Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk suatu pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat dan merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan diadakannya KKN diharapkan seorang mahasiswa semakin matang dengan disiplin keilmuannya. KKN juga berupaya mewujudkan pendidikan yang lebih efektif yaitu pendidikan yang langsung dialami oleh mahasiswa, jadi tidak hanya sekadar materi, tetapi yang lebih penting adalah aplikasi dari teori-teori yang telah diperoleh dibangku kuliah yang harus diterapkan didalam lingkungan masyarakat. Selain itu terkadang teori-teori yang telah kita dapat dibangku kuliah ternyata tidak sama dengan kenyataan yang ada didalam lingkungan masyarakat. Sebagai peserta KKN kita harus bisa menyesuaikan dengan kenyataan yang ada. Kita tidak hanya paham tentang teori saja, melainkan kita harus bisa menerapkan dan belajar dari pengalaman-pengalaman yang telah kita dapat didalam lingkungan masyarakat dari pengalaman tersebut kita dapat menjadikan pemikiran kita menjadi lebih dewasa.
Melalui program KKN ini diharapkan mahasiswa diperkenalkan secara langsung dengan kehidupan bermasyarakat secara langsung dengan segenap permasalahannya. Dengan ditemukannya masalah di dalam masyarakat, mahasiswa dituntut untuk mencari pemecahannya melalui mekanisme sistem kerja interdisipliner keilmuan masing-masing.
Kegiatan tersebut perlu dilakukan karena masih banyak masyarakat setempat yang masih belum paham atau masih minim pengetahuan terkait bahaya stunting yang terjadi pada tumbuh kembang anak (balita). Kegiatan pos gizi merupakan kegiatan berupa penimbangan bayi pengukuran tinggi badan bayi, lingkar kepala bayi, dan pengukuran Lila (lingkar lengan) bayi. Selain itu kegiatan pos gizi juga memberikan penyuluhan tentang makanan sehat, gizi seimbang, cara mengolah bahan makanan seperti sayur, protein hewani, protein nabati dan lainnya.
1. Untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait bahaya stunting.
2. Untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penanganan stunting.
3. Untuk membantu masyarakat dalam pencegahan stunting.
4. Untuk membantu masyarakat menangani stunting.
1. Ibu-ibu kader Kelurahan Porisgaga
2. Bapak RW setempat
3. Bapak RT setempat
4. Warga setempat (yang memiliki balita dan terkena stunting)
5. Seluruh anggota KKN Terpadu UMT Kelurahan Porisgaga
1. Mengunjungi lokasi posyandu RW 06, RW 08, dan RW 09
Mengsurvei lokasi posyandu RW 06 dan bertemu dengan ibu lilis untuk perihal kegiatan stunting, dan berbicara mengenai bersih-bersih posyandu yang akan dipakai selama 14 hari, dan yang terakhir membahas untuk mendekorasi agar anak-anak tertarik dan nyaman.
Dan dilanjutkan kegiatan sore hari yakni, Mendengarkan arahan dari ibu Asih selaku kader posyandu RW 08 mengenai stunting yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2023. Dan meminta izin untuk mendekor posyandu setempat agar lebih menarik dan tidak membuat anak mudah bosan dalam kegiatan ini. Dan akan dibantu oleh beberapa kader posyandu untuk kerja sama dalam berjalan nya stunting selama 14 hari.
Dan terakhir beberapa teman-teman kelompok rw 09 berkunjung ke rumah pak rt untuk mengenai kegiatan stunting. Yang berlokasi dekat dengan rel kereta api. Dan juga membahas dekorasi di rumah teras depan rumah pak rt, karna kelompok rw 09 kegiatan stunting tidak di posyandu. Menghindari rawan dengan jalan raya.
2. Pembukaan Pos Gizi
• Kegiatan pada pagi hari ini adalah pembukaan posyandu dalam kegiatan pencegahan dan penanganan stunting di RW 8 yang di hadiri oleh pak lurah dari kelurahan poris gaga, Bu Neni dari kasi kemasyarakatan Porisgaga, beserta ibu RWdan RT beserta kader posyandu, dan ibu-ibu beserta anak-anaknya Dan ada materi dengan judul Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA).
Kegiatan pada siang hari adalah melanjutkan dekorasi posyandu di RW 09. Pada hari sebelumnya yaitu di tanggal 13 Agustus pada hari minggu sudah mendekorasi posyandu di RW 09 dengan menempel karya-karya dari kertas origami yang sudah di buat. Maka pada hari ini adalah melakukan tambahan dekorasi dengan meniup balon, dan menempel absensi yang telah dibuat untuk kehadiran anak-anak dalam kegiatan stunting.
Kegiatan pada sore hari adalah mendekorasi posyandu di RW 06. Dengan menempel karya-karya dari kertas origami yang sudah di buat, meniup balon, dan menempel absensi yang telah dibuat untuk kehadiran anak-anak dalam kegiatan pencegahan dan penanganan stunting di RW 06.
3. Penutupan Pos Gizi
Pada hari minggu, 27 Agustus 2023 sekitar pukul 08.30 sampai dengan pukul 10.30 wib kami sudah memasuki kegiatan pos gizi hari ke 14 di Kemuning 8 (RW 08), pada pos gizi hari ke 14 materi yang diberikan oleh ibu bidan adalah pemberian makanan yang bergizi kepada anak-anak agar cepat menambah berat badannya.
• Pada hari Senin, 28 agustus 2023 kami anggota KKN melaksanakan Pos Gizi stunting hari ke 14 mulai pukul 09.00 sampai degan 11.00 WIB, Anggota KKN melakukan pos gizi bersama, dengan Ibu Rw dengan Tema “Gizi Seimbang” materi yang di sampaikan oleh Ibu Fia dari puskesmas porisgaga, di lanjutkan oleh bapak polisi Ekswanto dan Ibu Neni selaku ibu Lurah PorisGaga memberikan sedikit materi tentang mencakup Pos Gozi untuk Balita yang masi di bawah umur. Setelah apa yang di sampaikan oleh bapak dan ibu, kami Anggota KKN mengadakan senam bersama adik-adik balita sekitar 10/15 adik-adik dengan senang hati kami mengajarkan adik-adik agar supaya mengikuti gerakan yang kami ajarkan. Setelah senam selesai adik-adik makan bersama yang sudah di siapkan oleh Ibu Rw. 09. Setelah makan bersama selesai di lanjutkan dengan Menggosok gigi di bantu oleh Ibu dari adik-adik, dan di bantu oleh kami selaku Mahasiswa Anggota KKN, setelah itu di lanjutkan acara makan-makan bersama di rumah pak Rw 09 dengan Bapak, ibu, dan Mahasiswa Anggota KKN.
Selanjutnya makan bersama Ibu dan Bapak Lurah, Anggota KKN, dan kemudian DPL kami Mulai datang ke pos gizi Pukul 11.00 sampai dengan 12.00 WIB, karena Mengadakan Acara makan-makan bersama ini sebagai hari terakhir yaitu Penutup di Pos Gizi di Rw 09 PorisGaga.
Dilanjutkan dengan Membantu Mendekorasi posyandu Gercep Rw 06 untuk penutupan adanya pos gizi di hari terakhir di mulai pukul 15.00 sampai pukul 17.00 WIB, di tambah Anggota KKN dan ibu kader menyanyi bersama, Mendokorasi bersama Anggota KKN dan ibu-ibu Rw 06 Poris gaga. Di lanjutkan mempersiapkan makanan ringan untuk Balita yang ada di pos gizi untuk persiapan besok.




Kelurahan Poris Gaga Kecamatan Batu Ceper termasuk masyarakat yang sudah berkembang dengan optimal dan baik dari beberapa sektor, baik sektor pertanian, kebudayaan, kelembagaan sosial masyarakat, maupun sektor pendidikan. Ada beberapa program yang di rencanakan oleh peserta KKN Terpadu UMT 2023 di Kelurahan Poris Gaga Kecamatan Batu Ceper diantaranya pada sektor pendidikan dan keagamaan, dan pengembangan lingkungan. Dimana beberapa sektor tersebut dibawa masing-masing fakultas diantaranya Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Agama Islam (FAI), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP), Fakultas Pariwisata dan Industri Kreatif (PARINKRAF) dan Fakultas Hukum (FH).
Yaa Mardhatillah