Perpustakaan merupakan sarana belajar yang didirikan oleh pemerintah untuk masyarakat. Untuk itu sudah sepantasnya apabila masyarakat juga berpartisipasi dalam pengembangan perpustakaan. Dengan partisipasi ini, masyarakat diharapkan akan memilki perpustakaan yang menjadi sarana belajar ataupun membaca. Perpustakaan masyarakat menduduki peran penting untuk mendidik dan akses-akses informal melalui jalur nonformal atau Taman Bacaan Masyarakat (TBM)
Taman Bacaan Masyarakat atau disingkat TBM adalah sebuah wadah yang didirikan dan dikelola oleh masyarakat maupun pemerintah untuk memudahkan akses bacaan bagi masyarakat sebagai sarana pembelajaran seumur hidup dalam rangka peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Program gerakan pendidikan melalui TBM mengacu pada UU RI No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 26 ayat (4), disebukan bahwa satuan pendidikan nonformal terdiri atas lembaga kursus, lembaga pelatihan, kelompok belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat, majelis taklim, serta satuan pendidikan yang sejenis.
Membaca merupakan salah satu cara manusia untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam berbagai bidang untuk memperbaiki mutu hidupnya sesuai dengan perbaikan dan kemampuan intelektual dan spritualnya. Berbagai tokoh dan ilmuan memperoleh keberhasilan dalam hidupnya melalui membaca berbagai sumber. Membaca menjadi salah satu kebutuhan yang perlu dipenuhi dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia yang ingin berkembang cepat dan maju, baik secara spiritual intelektuan, maupun fisik.
Taman bacaan masyarakat merupakan salah satu perpuskaan masyarakat yang memberikan pelayanan gratis kepada masyarakat. Dengan adanya Taman Bacaan Masyarakat (TBM), masyarakat termotivasi, terminati untuk membaca kabar-kabar dan berita-berita lainnya yang menarik perhatian masyaarakat.
Dengan adanya taman bacaan masyarakat (TBM) di Kampung Melayu Barat besar harapan dapat meningkatkan minat dan kecintaan membaca, meningkatkan pengalaman belajar warga, menambah imformasi dari berbagai disiplin ilmu dan teknologi, serta mengurangi tingkat kebelum mahiran dalam membaca dan Meningkatkan kemampuan literasi dan pemberantasan buta aksara.
Kegiatan dilaksanakan pada hari Senin, 4 September 2023 yang mana pada kegiatan tersebut kami mengerjakan program kerja taman baca di kediaman ustad Juel selaku pengelola Majelis Ta’lim Riyadhul Ulum Dimana anak-anak mengaji disana. Dengan adanya taman baca tersebut selain anak-anak mengaji disana juga diharapkan menambah wawasan ilmu-ilmu agama dan ketaqwaan serta ilmu-ilmu lainnya pada anak sejak usia dini. Kami juga turut memberikan buku-buku ilmu pengetahuan umum untuk semua kalangan, terutama untuk kalangan anak-anak agar anak-anak disana lebih gemar dan giat dalam membaca, serta kami turut menghiasi majelis dengan memberikan poster-poster islami.





Hari demi hari telah usai. Tiba saatnya masa bakti kami di Desa Kampung Melayu Barat berakhir dengan berjuta-juta kenangan. Kami sangat berterimakasih kepada seluruh elemen pemerintahan dan seluruh warga Kampung Melayu Barat karena telah menerima kami dengan sangat baik, dengan kekurangan yang kami punya. Kami berharap kenang-kenangan yang kami tinggalkan di desa ini akan sangat bermanfaat bagi warga sekitar. Sekali lagi kami haturkan terimakasih.
Irfan Nur Ikhsan