Seminar Edukasi Stunting Melalui Lembaga Pendidikan

Seminar Edukasi Stunting Melalui Lembaga Pendidikan

: Sabtu, 02 September 2023 : Kel. Sindangsari

Latar Belakang Kegiatan

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh dan kembang pada anak, yang diakibatkan kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang pada 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan). Indonesia menduduki peringkat 115 dari 151 negara stunting dunia, peringkat ke-2 untuk Asia Tenggara (WHO). Penyebab stunting diantaranya yaitu ketidakseimbangan nutrisi, ibu hamil dengan anemia, kurangnya pemantauan tumbuh kembang anak, kurangnya kebiasaan hidup bersih. Manfaat asi eksklusif  (0-6 bulan) yaitu untuk membantu perkembangan tubuh dan otak bayi, mencegah kanker payudara, menurunkan berat badan Ibu, mempercepat pemulihan pasca melahirkan. Anemia merupakan suatu kondisi dimana jumlah sel darah merah atau kadar Hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari normal. Cara menjaga kebersihan lingkungan yaitu dengan membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan toilet juga sanitasi, dan yang terakhir menutup, menguras, mengubur. Tips agara menjadi generasi penerus banngsa yang berkualitas yaitu dengan berolahraga dan mengatur pola hidup sehat, produktif dari hobi yang positif, mengasah pengetahuan kita dan pmahaman mengenai stunting, bersosialisasi mencari dan mnyebarkan inormasi. 

 

Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Salah  satu bentuk  upaya  dalam pencegahan  stunting,  adalah melalui  pendidikan  yang ditujukan kepada anak-anak dalam perubahan perilaku peningkatan kesehatan dan gizi. Usaha kami untuk  membantu pemerintah  dalam mencegah  stunting di Kelurahan Sindangsari. Sosialisasi stunting  ini  bertujuan untuk  mengajarkan anak-anak  akan pentingnya  kesehatan dengan melakukan pencegahan akan terjadinya stunting khususnya diwilayah Kelurahan Sidangsari.

Tujuan kegiatan

  1. Meningkatkan pengetahuan tentang stunting dan penyebab gejalanya.
  2. Meningkatkan pengetahuan peserta tentang resiko stunting.
  3. Memberikan pemahaman pola hidup sehat dan bersih.

Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  1. Mahasiswa/i KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang.
  2. Dosen Pembimbing Lapangan KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang.
  3. Ibu Dr. Erdhita Oktrifianty, S.E, M.Pd (Narasumber 1)
  4. Ibu Een Unaenah, S.Pd, M.Pd (Narasumber 2)
  5. Ibu Rahmawati Eka Saputri,S.Pd.I, M.SI (Narasumber 3)
  6. Kepala Sekolah SD Negeri Sindangsari III.
  7. Para siswa/i kelas 4,5, dan 6 SD Negeri Sindangsari III. (Audiens)


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

  1. Masyarakat menjadi paham akan dampak dan resiko stunting.
  2. Anak-anak paham akan pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat.
  3. Masyarakat menjadi saling menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Dihari ini tanggal 2 September 2023 kami mengadakan kegiatan seminar dengan di awali pukul 08:00 – 09:00 persiapan acara lalu pukul 09:00 – 09:05 sesi pembukaan oleh MC dari perwakilan mahasiswa/i dilanjutkan pukul 09:15 – 09:20 pembacaan Al-Qur’an oleh perwakilan mahasiswa/i lalu pukul 09:20 – 09:25 menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh peserta seminar, pukul 09:25 – 09:30 sambutan ketua KKN, pukul 09:30 – 09:35 diisi dengan sambutann DPL, pukul 09:35 – 09:40 sesi perwakilan sekolah, pukul 09:45 – 09:50 narasumber mempersiapkan materi, selanjutnya pukul 09:55 – 11:35 penyampaian materi oleh narasumber, pukul 11:35 – 11:45 sesi tanya jawab terakhir sesi pnutup pukul 11:45 – 11:50.  


Dokumentasi

Gambar 1 Menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Gambar 2 Peserta seminar edukasi stunting melalui lembaga pendidikan.

 

Gambar 3 Narasumber memberikan penjelasan

 

Gambar 4 Narasumber memberikan penjelasan

Penutup

Kegiatan seminar ini bukan hanya sekedar acara formal, tetapi juga memotivasi mahasiswa KKN untuk terus mensosialisasikan pola hidup sehat dan bersih guna mencegah dan menangani stunting khususnya di wilayah Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Pasarkemis.

 

Penulis

M. Alfareta Panji Purnawan

M. Alfareta Panji Purnawan

S1-Teknik Informatika