Stunting adalah kondisi kronis di mana anak mengalami pertumbuhan tubuh yang terhambat, biasanya akibat gizi yang buruk selama periode pertumbuhan awal mereka. Stunting memiliki dampak jangka panjang yang serius terhadap perkembangan fisik dan kognitif anak, serta kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Anak-anak yang mengalami stunting memiliki risiko lebih tinggi terhadap berbagai penyakit, berkurangnya kemampuan belajar, dan kurangnya produktivitas di masa dewasa. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan penanganan stunting menjadi penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan perkembangan sosial-ekonomi masyarakat.
Penelitian ilmiah telah menunjukkan bahwa stunting dapat dicegah dan diatasi melalui penanganan yang tepat pada periode pertumbuhan anak, seperti pemberian makanan gizi yang memadai, akses ke layanan kesehatan, dan pendidikan gizi kepada orang tua. Dengan diadakanya program pencegahan stunting diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan gizi anak agar terhindar dari stunting.
Sedangkan obesitas adalah kondisi dimana jumlah lemak yang didapatkan tidak sebanding dengan jumlah lemak yang dibakar, sehingga menyebabkan penumpukan lemak dan membuat anak menjadi kelebihan berat badan. Meningkatnya obesitas pada anak tak lepas dari gaya hidup, seperti menurunnya aktivitas fisik dan jumlah makanan yang dikonsumsi. Dampak yang terjadi jika anak terkena obesitas yaitu anak akan mengalami peningkatan tekanan darah sehingga berpengaruh pada denyut jantung. Saat ini, sekitar 20-30% anak dengan obesitas mengalami hipertensi.
Obesitas bisa dihindari dengan menerapkan pola makan dengan gizi seimbang dan menghindari makanan cepat saji, serta perbanyak aktivitas fisik pada anak sehingga anak menjadi aktif. Oleh karna itu program pengenalan obesitas perlu diberikan kepada orangtua sehingga orang tua dapat teredukasi dengan baik dan mengetahui penanganan yang tepat untuk anak-anak mereka.
Dengan ini diharapkan program yang kami buat dapat membantu masyarakat mengerti memahami pentingnya gizi seimbang pada anak dan menerapkan pola hidup yang sesuai.
Melakukan kegiatan pencegahan stunting dan obesitas sangat diperlukan karena dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Dengan adanya program pencegahan ini dapat membantu mengurangi beban kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dan demi keberlanjutan hidup anak-anak yang nantinya akan memimpin negeri ini kita harus membantu kondisi anak yang baik sehingga mampu mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik.
kami menjalankan edukasi pencegahan stunting dan obesitas di Kampung Markisa Kelurahan Pasar Baru, Kota Tangerang. Kami menjalankan pos gizi selama 14 hari yang dilaksanakan bersama Ibu Kader Posyandu dan warga Kampung Markisa. Kegiatan dimulai dari mengukur berat dan tinggi badan anak, lalu mengedukasi dan mempraktekkan cara mencuci tangan serta menggosok gigi, setelah itu pemberian makanan tambahan kepada anak-anak.
Beberapa kali kami juga menambahkan sesi penjelasan untuk edukasi lebih lanjut mengenai stunting dan obesitas. Lalu kami juga mengundang narasumber dari YAICI (Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia) untuk membantu penyuluhan langsung kepada warga Kampung Markisa. Dan agar edukasi yang kami berikan dapat dipahami oleh target yang tepat, kami meminta bantuan dari Ibu Kader Posyandu untuk memberikan daftar anak-anak yang mengalami stunting dan obesitas di wilayah Kampung Markisa. Setelah itu kami mengunjungi rumah anak-anak sesuai daftar tersebut dan memberikan edukasi menyeluruh secara langsung kepada orangtua anak yang mengalami stunting dan obesitas.

narasumber yang kami undang sedang melakukan penyuluhan stunting.

mengunjungi penderita obesitas untuk memberikan edukasi tentang penyakit yang di derita
kesimpulanya ialah bahwa pencegahan stunting dan obesitas melalui seminar yang dibuat itu memang harus diadakan. terlebih di kampung tersebut sudah ada yang terkena obesitas bahkan stunting. dan juga seminar ini juga kami mengundang narasumber yang benar benar ahli dalam bidang ini yaitu ibu yuli yang berasal dari yayasan abhipraya insan cendikia indonesia yang pastinya sudah berpengalaman dalam memberikan materi materi tentang stunting dan obesitas.
Achmad Rifaldi