Stunting (kerdil) adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Kondisi ini diukur dengan panjang atau tinggi badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari WHO. Dampak yang ditimbulkan stunting dapat dibagi menjadi dampak jangka pendek dan jangka panjang. Dampak jangka pendek yaitu peningkatan kejadian kesakitan dan kematian, perkembangan kognitif, motorik, dan verbal pada anak tidak optimal, dan peningkatan biaya kesehatan. Sedangkan, dalam jangka panjang yaitu postur tubuh yang tidak optimal saat dewasa (lebih pendek dibandingkan pada umumnya), meningkatnya risiko obesitas dan penyakit lainnnya, menurunnya kesehatan reproduksi, kapasitas belajar dan performa yang kurang optimal saat masa sekolah, dan produktivitas dan kapasitas kerja yang tidak optimal.
Penyebab balita mengalami stunting antara lain kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi sebelum dan pada masa kehamilan dan setelah melahirkan, terbatasnya layanan kesehatan untuk Ibu selama masa kehamilan, makanan bergizi di Indonesia tergolong mahal, kurangnya akses air bersih dan sanitasi, dan balita tidak mendapatkan ASI eksklusif. Resiko kejadian stunting dapat dipengaruhi oleh kondisi kesehatan dan gizi ibu sebelum dan saat masa kehamilan. Selain itu, faktor lain yang mempengaruhi adalah postur tubuh ibu (pendek), jarak kehamilan terlalu dekat, usia ibu yang masih muda, serta asupan nutrisi yang kurang pada masa kehamilan
Penyuluhan kesehatan ini merupakan tindak lanjut dari program kerja mahasiswa KKN Kelurahan Neglasari yaitu survei pengetahuan masyarakat mengenai stunting atau gizi buruk. Dari hasil survei tersebut dapat diketahui bahwa masyarakat masih kurang memahami apa itu stunting. Bagaimana seseorang atau masyarakat ingin mencegah stunting apabila tidak mengetahui dasar dari stunting itu sendiri. Oleh sebab itu mahasiswa KKN Kelurahan Neglasari membuat penyuluhan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang stunting/gizi buruk. Dengan harapan setelah mengetahui apa itu stunting, penyebab stunting, dan cara pencegahannya masyarakat dapat merubah pola hidupnya, merubah pola asuhnya agar tidak terjadi kondisi stunting pada anak di sekitar wilayah RW 08 Kelurahan Neglasari.






Kegiatan penyuluhan kesehatan mengenai stunting merupakan salah satu program yang dibuat oleh KKN Kelurahan Neglasari untuk menjalankan tugasnya sebagai mahasiswa dan memenuhi tema dari KKN terpadu UMT tahun ini. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengedukasi masyarakat mengenai stunting agar kesadaran masyarakat mulai tumbuh untuk melakukan pola hidup sehat. Ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan kegiatan ini. Kekurangan yang terjadi di dalam kegiatan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk mahasiswa KKN kelurahan Neglasari.
Shifa Aulia