Penyuluhan Kesehatan Mengenai Stunting/Gizi Buruk

Penyuluhan Kesehatan Mengenai Stunting/Gizi Buruk

: Sabtu, 02 September 2023 : Kelurahan Neglasari

Latar belakang kegiatan

Stunting (kerdil) adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Kondisi ini diukur dengan panjang atau tinggi badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari WHO. Dampak yang ditimbulkan stunting dapat dibagi menjadi dampak jangka pendek dan jangka panjang. Dampak jangka pendek yaitu peningkatan kejadian kesakitan dan kematian, perkembangan kognitif, motorik, dan verbal pada anak tidak optimal, dan peningkatan biaya kesehatan. Sedangkan, dalam jangka panjang yaitu postur tubuh yang tidak optimal saat dewasa (lebih pendek dibandingkan pada umumnya), meningkatnya risiko obesitas dan penyakit lainnnya, menurunnya kesehatan reproduksi, kapasitas belajar dan performa yang kurang optimal saat masa sekolah, dan produktivitas dan kapasitas kerja yang tidak optimal.

Penyebab balita mengalami stunting antara lain kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi sebelum dan pada masa kehamilan dan setelah melahirkan, terbatasnya layanan kesehatan untuk Ibu selama masa kehamilan, makanan bergizi di Indonesia tergolong mahal, kurangnya akses air bersih dan sanitasi, dan balita tidak mendapatkan ASI eksklusif. Resiko kejadian stunting dapat dipengaruhi oleh kondisi kesehatan dan gizi ibu sebelum dan saat masa kehamilan. Selain itu, faktor lain yang mempengaruhi adalah postur tubuh ibu (pendek), jarak kehamilan terlalu dekat, usia ibu yang masih muda, serta asupan nutrisi yang kurang pada masa kehamilan


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Penyuluhan kesehatan ini merupakan tindak lanjut dari program kerja mahasiswa KKN Kelurahan Neglasari yaitu survei pengetahuan masyarakat mengenai stunting atau gizi buruk. Dari hasil survei tersebut dapat diketahui bahwa masyarakat masih kurang memahami apa itu stunting. Bagaimana seseorang atau masyarakat ingin mencegah stunting apabila tidak mengetahui dasar dari stunting itu sendiri. Oleh sebab itu mahasiswa KKN Kelurahan Neglasari membuat penyuluhan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang stunting/gizi buruk. Dengan harapan setelah mengetahui apa itu stunting, penyebab stunting, dan cara pencegahannya masyarakat dapat merubah pola hidupnya, merubah pola asuhnya agar tidak terjadi kondisi stunting pada anak di sekitar wilayah RW 08 Kelurahan Neglasari.


Tujuan kegiatan

  1. Untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai stunting.
  2. Untuk menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat agar lebih memperhatikan anak.

 


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  • Masyarakat sekitar RW 08 Kelurahan Neglasari
  • Karang Taruna RW 08
  • Perwakilan dari Kelurahan
  • Para Pemateri : Bp. Kamsanuddin Hsb, S.E., M.M, Bp. Isrok, S.E., M.M, Ns. Mega Surya, S.Ter Kep
  • Majelis Talim Nusur Sa'adah
  • Mahasiswa KKN Kelurahan Neglasari


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Pada hari ini mahasiswa KKN kelurahan Neglasari melaksanakan program kerja untuk Penyuluhan Kesehatan mengenai Stunting/Gizi Buruk. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai stunting/Gizi Buruk dan bagaimana untuk mencegahnya. Mahasiswa KKN mengundang masyarakat sekitar, karang taruna, dan pihak dari kelurahan untuk hadir di acara ini.
Penyuluhan ini menghadirkan 3 orang narasumber, yaitu :
  1. Bapak Kamsanudin Hsb, S.E., M.M, 
  2. Bapak Isrok, S.E., M.M, dan 
  3. Ns. Mega Surya, S.Ter Kep.
Susunan acara pada kegiatan penyuluhan kesehatan ini sebagai berikut :
  1. Pembukaan oleh MC
  2. Pembacaan Ayat Suci Al Quran
  3. Menyanyikan Indonesia Raya
  4. Sambutan dari ketua kelompok KKN Kelurahan Neglasari sekaligus membuka acara
  5. Penyampaian materi oleh narasumber yang dipandu oleh Moderator
  6. Pemberian Sertifikat Narasumber
  7. Penutup 
  8. Foto bersama
Penyuluhan dibuka oleh pemateri pertama yaitu Bapak Kamsanudin Hsbuan, S.E., M.M yang memberikan pengantar dan dasar pelaksanaan dari acara penyuluhan ini. Bahwa dari hasil survei yang dilakukan oleh mahasiswa KKN kelurahan Neglasari diketahui masyarakat masih belum mengetahui tentang stunting. Sehingga kegiatan penyuluhan ini harus dilaksanakan. Materi kedua disampaikan oleh Bapak Isrok, S.E., M.M yang menjelaskan tentang stunting secara umum, dan yang terakhir dari Ns Mega yang menyampaikan stunting dari perspektif kesehatan. Narasumber telah menyampaikan materi tentang stunting, penyebab terjadinya, dan cara mencegahnya. Sebelum ditutup ada satu pertanyaan dari masyarakat apakah ketika sudah terkena stunting itu dapat normal kembali. Dan dijawab oleh Ns Mega bahwa stunting pada balita dapat disembuhkan dengan memberikan nutrisi dan pendampingan khusus terhadap anak tersebut.
Pada akhir acara mahasiswa KKN membagikan vitamin dan sembako kepada masyarakat yang hadir mengikuti acara penyuluhan kesehatan ini.
 


Dokumentasi

 

Penutup

Kegiatan penyuluhan kesehatan mengenai stunting merupakan salah satu program yang dibuat oleh KKN Kelurahan Neglasari untuk menjalankan tugasnya sebagai mahasiswa dan memenuhi tema dari KKN terpadu UMT tahun ini. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengedukasi masyarakat mengenai stunting agar kesadaran masyarakat mulai tumbuh untuk melakukan pola hidup sehat. Ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan kegiatan ini. Kekurangan yang terjadi di dalam kegiatan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk mahasiswa KKN kelurahan Neglasari. 

Penulis

Shifa Aulia

Shifa Aulia

S1-Manajemen