Perkembangan teknologi informasi berkembang dengan pesat. Sebagaian aktivitas Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memanfaatkan teknologi informasi untuk menjalankan usahanya. Semakin banyaknya pesaing menjadi pertimbangan bagi pelaku usaha untuk melakukan inovasi dalam memenangkan persaingan tersebut. Strategi komunikasi pemasaran yang tepat digunakan untuk bisa meraih pangsa pasar yang dituju sehingga dapat meningkatkan penjualan.
Pelaku UMKM menemui kesulitan untuk mendapatkan solusi teknologi informasi yang tepat karena pelaku UMKM tidak memiliki staf khusus yang ahli dalam bidang teknologi informasi yang dinamis. Kendala lain, yakni banyaknya ragam produk teknologi, membuat pelaku UMKM bingung memilih solusi yang pas. Oleh sebab itu para pelaku UMKM membutuhkan panduan dalam memilih teknologi informasi yang tepat sesuai jenis usaha dan kebutuhannya.
Memberikan pemahaman kepada masyarakat umum tentang meningkatkan dan membangkitkan UMKM serta perekonomian kreatif
Kegiatan workshop dan digitalisasi UMKM dilaksanakan di kampung belanja kelurahan buarabn Indah. Kegiatan ini diikuti oleh kader umkm, anggota umkm dan juga melibatkan narasumber dosen UMT yang ahli dibidang ekonomi mikro dan makro. pengenalan produk yang dibuat oleh para pelaku umkm di kampung belanja yang berupa tas anyaman dan juga busana handmade. Pada kegiatan workshop ini juga diadakan praktek membuat tas anyaman yang dibuat dengan menggunakan bahan jali (semacam tali plastic yang terbuat dari bahan daur ulang)



Untuk memiliki daya saing dan keberlanjutan usaha, UMKM harus merespon Perubahan inovasi teknologi yang cepat, fokus pada kepentingan jangka panjang, menghasilkan kinerja yang handal SDA, serta efisiensi penggunaan teknologi. Faktor-faktor pendukung keberlanjutan usaha perlu ditingkatkan pada aktivitas usaha untuk mendukung keberlanjutan usaha UMKM. Data-data yang disebutkan sebelumnya telah membuktikan begitu besarnya variabel variavel tersebut berpengaruh terhadap UMKM yang ada di masyrakat kelurahan buaran indah itu sendiri , meskipun demikian bisnis UMKM tidak selalu berjalan mulus, masih banyak hambatan dan kendala, baik yang bersifat internal maupun eksternal yang harus dihadapi para pelaku UMKM.
Ridwan Agni Pambudi