Kehidupan). Merupakan salah satu masalah yang perlu diatasi mengenai tumbuh kembang anak dikarenakan salah satunya yaitu gizi pada anak. Dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting yang memiliki calon pengantin, ibu hamil, ibu meyusui dan baduta/balita stuting terutama dari keluarga kurang mampu.
Team KKN TERPADU UMT 2023 Desa Lebak wangi Bersama Kader Posyandu mengadakan sebuah atau salah satu kegiatan yaitu “Dapur Sehat” . Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya percepatan penurunan angka prevalensi stunting.
Dapur Sehat akan diadakan disalah satu Posyandu di Desa Lebak wangi dan menjadi pusat gizi serta pelayanan pada anak stunting, Team KKN Desa Lebak Wangi bersama kader posyandu telah menyusun menu sehat dengan konsep produk lokal, karena sekaligus memberdayakan dan mensejahterakan masyarakat sendiri.
Kegiatan Dapur Sehat sendiri mencakup edukasi perbaikan gizi dan konsumsi pangan ibu hamil, ibu menyusui dan balita. Dalam hal ini masyarakat akan diberi sosilaisasi terkait pangan lokal yang terjangkau, bericita rasa dan bergizi baik dan dipadukan dengan cara memasaka masakan yang bergizi seimbang yang akan diolah oleh Team KKN dan Kader Posyandu.
Dapur Sehat dibuat sebagai salah satu bentuk upaya mencegah stunting lewat kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting seperti calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, baduta/balita terutama dari keluarga kurang mampu. Serta mengedukasi masyarakat dalam pengelolaan bahan makanan yang baik dan kaya akan protein untuk tumbuh kembang anak
Dapur Sehat bertujuan untuk menjamin ketersediaan dan akses makanan sehat bagi anak stunting, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, serta peningkatan pengetahuan terkait gizi seimbang, terutama untuk keluarga yang berisiko stunting, dimana dengan adanya kegiatan ini dapat mencegah terjadinya stunting pada anak melalui pengelolahan bahan makanan yang kaya akan protein serta edukasi tentang gizi seimbang dan factor yang meyebabkan stunting dimana dengan adanya pengetahuan dan ketrampilan penyiapan pangan, kita mampu memberikan pangan sehat dan bergizi menggunakan sumber daya lokal. Serta Dengan adanya dapur sehat tiap ibu hamil, ibu yang hendak hamil dan ibu menyusui lebih diperhatikan asupan nutrisinya sehingga lahir generasi penerus yang optimal, sehat dan berkualitas
Dapur sehat ini diadakan oleh team kkn desa lebak wangi dengan bantuan kader Posyandu dimana kegiatan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya stunting serta menekan laju presentase stunting yang ada di desa lebak wangi dengan pengelolahan makanan yang tinggi protein, kegiatan ini didahuli dengan kegiatan edukasi atau penyuluhan tentang stunting dan gizi seimbang untuk bayi oleh pemateri yaitu mahasiswa fakultas kesehatan yang dibantu oleh kader posyandu setempat setelah melakukan penyuluhan kami kemudian melakukan kegiatan demo masak atau pengelolahan bahan makanan mentah yang didapat dari sumber daya lokal menjadi cemilan dan makanan yang bergizi serta berprotein tinggi yang dapat meningkatkan laju pertumbuhan dan perkembangan anak
Kegiatan ini didanai menggunakan uang kas dari hasil iuran kelompok dan dari hasil uang yang diberikan oleh pihak kampus kepada kelompok kkn desa lebak wangi


Kegiatan Dapur Sehat ini berlangsung dengan baik dan kondisif, masyarakat tertutama kelompok ibu hamil, ibu menyusui, balita dan baduta antusias dalam mengikuti kegiatan dapur sehat ini sampai akhir. Program ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai pengelolahan bahan makanan untuk tumbuh kembang anak serta dapat mencegah dan menurunkan stunting di desa lebak wangi
Devi Sartika