Bimbingan belajar adalah suatu proses pemberian bantuan kepada siswa dengan cara mengembangkan suasana belajar yang kondusif dan menumbuhkan kemampuan agar siswa terhindar dari dan atau dapat mengatasi kesulitan belajar yang mungkin dihadapinya sehingga mencapai hasil belajar yang optimal. Hal ini dilakukan untuk memfasilitasi siswa yang mengalami kesulitan belajar sehingga bisa mencapai hasil belajar yang optimal.
Perubahan-perubahan pola pendidikan yang begitu cepat silih berganti serta globalisasi di segala bidang termasuk bidang pendidikan, memunculkan banyak lembaga-lembaga bimbingan belajar bermunculan sehingga persaingan yang sangat ketat di bidang bisnis jasa pendidikan. Secara statistik jumlah bimbingan belajar yang beroperasi tidak diketahui secara pasti. Hal ini dikarenakan tidak semua lembaga bimbingan belajar melaporkan kegiatannya atau meminta izin operasional dari Dinas pendidikan Kabupaten/Kota. Jumlah lembaga bimbingan belajar yang tercatat di Dinas pendidikan Kabupaten/Kota adalah bimbingan yang telah memiliki izin operasional.
Dikelurahan Neglasari terdapat anak-anak yang putus sekolah atau bahkan tidak mengenyam pendidikan, sehingga ada yang belum bisa membaca, menulis, ataupun berhitung. Tingkat pendidikan di kelurahan Neglasari terlihat sangat timpang, karena ada yang memang berpendidikan tinggi, akan tetapi juga ada yang tidak mengenyam pendidikan sama sekali. Oleh karenanya Rumah Mengajar ini dilaksanakan untuk memberikan pembelajaran secara non formal untuk masyarakat sekitar, terkhususnya anak-anak agar semangat belajar meningkat dan dapat memperbaiki kualitas pendidikannya.
Rumah mengajar merupakan kegiatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Neglasari untuk berbagi keceriaan, ilmu pengetahuan, dan nilai-nilai luhur untuk anak-anak di sekitar pondok. Kegiatan rumah mengajar dilaksanakan setiap hari Senin s.d Jumat pukul 16.00 – 18.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan di pos daya Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelurahan Neglasari. Kegiatan dimulai membaca doa dan membaca surat-surat pendek. Untuk pembelajaran akan berbeda setiap harinya, beberapa topik yang disampaikan sebagai berikut :
Setiap hari pelaksanaannya akan mempelajari salah satu dari topik diatas. Mahasiswa KKN Kelurahan Neglasari melakukan pembelajaran dengan metode yang disukai anak-anak, karena menggunakan media dan cara penyampaian materi yang mudah dipahami seperti menghafal dengan lagu, menampilkan gambar-gambar menggunakan tablet, dan kegiatan ini juga diselingi dengan ice breaking untuk mencairkan suasana agar anak-anak tidak bosan dan jenuh.
Setelah pembelajaran selesai ada beberapa pertanyaan untuk anak-anak dan yang bisa menjawab akan mendapatkan hadiah. Kegiatan ditutup dengan berdoa Bersama dan membaca surat pendek.
Pada awal kegiatan ini ada beberapa kekurangan seperti alat tulis dan meja belajar. Oleh sebab itu mahasiswa KKN melakukan open donasi untuk memfasilitasi anak-anak dalam belajar. Dan pada akhirnya mahasiswa KKN mendapatkan donatur dan memberikan serangkaian alat tulis seperti buku, pensil, pulpen, penghapus, dan pensil warna ke setiap anak yang mengikuti kegiatan Rumah Mengajar ini.







Dalam mengakhiri laporan ini, dapat disimpulkan bahwa kegiatan Rumah Mengajar telah berhasil terlaksana dan mencapai beberapa tujuan yang telah ditetapkan. Melalui upaya bersama antara peserta didik, guru, dan tutor, kami telah melihat perkembangan signifikan dalam pemahaman materi pelajaran dan kemampuan belajar peserta didik. Antusiasme anak-anak dalam mengikuti kegiatan ini sangat tinggi, semoga semangat yang dibentuk dapat berjalan seterusnya meskipun masa KKN sudah selesai.
Shifa Aulia