Kegiatan Posyandu

Kegiatan Posyandu

: Rabu, 09 Agustus 2023 : Margasari

Latar belakang kegiatan

Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi. Upaya pengembangan kualitas sumberdaya manusia yang mengoptimalkan potensi tumbuh kembang anak dapat dilaksanakan secara merata apabila sistem pelayanan kesehatan yang berbasis masyarakat seperti posyandu dapat dilakukan secara efektif dan efisien, dan dapat menjangkau semua sasaran yang membutuhkan pelayanan, salah satunya adalah layanan  tumbuh kembang anak (Depkes RI, 2006).

Kegiatan pemantauan pertumbuhan di Indonesia telah dilaksanakan sejak tahun 1974 melalui penimbangan bulanan di posyandu dengan menggunakan Kartu Menuju Sehat (KMS). KMS memuat kurva pertumbuhan normal anak berdasarkan indeks antropometri berat badan menurut umur.   Dengan penimbangan bulanan ini diharapkan gangguan pertumbuhan setiap anak dapat diketahui lebih awal sehingga dapat ditanggulangi secara cepat dan tepat. Pemantauan pertumbuhan perlu ditingkatkan perannya dalam tindak kewaspadaan untuk mencegah memburuknya keadaan gizi balita (Depkes RI, 2002)..


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Karena Posyandu dapat menjadi pilihan faskes yang dekat dan ramah bagi masyarakat, terutama untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Dengan adanya posyandu balita, kesehatan keluarga di Indonesia diharap dapat menjadi lebih baik, khususnya untuk memperbaiki gizi dan mencegah stunting (kerdil) pada balita dan anak-anak.


Tujuan kegiatan

 

A. Penimbangan Balita: Penimbangan balita dilakukan tiap bulan di posyandu. Penimbangan secara rutin di posyandu untuk pemantauan pertumbuhan dan mendeteksi sedini mungkin penyimpangan pertumbuhan balita. Dari penimbangan yang kemudian dicatat di KMS, dari data tersebut dapat diketahui status pertumbuhan balita, apabila penyelenggaraan posyandu baik maka upaya untuk pemenuhan dasar pertumbuhan anak akan baik pula.KMS adalah kartu untuk mencatat dan memantau perkembangan balita dengan melihat garis pertumbuhan berat badan anak dari bulan ke bulan. Pada KMS dapat diketahui status pertumbuhan anaknya

B. Imunisasi

Di posyandu balita akan mendapatkan layanan imunisasi. 

  1. Macam imunisasi yang diberikan di posyandu adalah 
  2. - BCG untuk mencegah penyakit TBC.
  3. - DPT untuk mencegah penyakit difteri, pertusis (batuk rejan), tetanus.
  4. - Polio untuk mencegah penyakit kelumpuhan.
  5. - Hepatitis B untuk mencegah penyakit hepatitis B (penyakit kuning). Peningkatan Gizi 
  6. Dengan adanya posyandu yang sasaran utamanya bayi dan balita, sangat tepat untuk meningkatkan gizi balita. Peningkatan gizi balita di posyandu yang dilakukan oleh kader berupa memberikan penyuluhan tentang ASI, status gizi balita, MPASI, Imunisasi, Vitamin A, stimulasi tumbuh kembang anak, diare pada balita.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

 


Adapun yang terlibat dalam kegiatan program kerja KKN  Posyandu Margasari yaitu sebagai berikut:
1. Ibu kader posyandu 
2. Faskes Puskesmas Bugel
3. Mahasiswa/i KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang
1. Azizul Adha
2. M. Farhan Abdillah
3. Yoga Agus P
4. Nuryasih
5.  Kurnia  Tri Astuti
6. Arum Kurnia Sani 
7. Sarah Nurmila Putri

8. Taufik Hidayat 

 

 

 

Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan






Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Pelayanan Posyandu di laksanakan disetiap RW yang ada di Kelurahan Margasari, Sosialisasi Posyandu dilaksanakan ditempat yang sudah di sediakan oleh para kader Posyandu Kelurahan Margasari, Rabu (09/08/2023)


Sosialisasi Posyandu Yang bertujuan mencegah peningkatan angka kematian ibu dan bayi saat kehamilan, persalinan, atau setelahnya melalui pemberdayaan masyarakat.

Dokumentasi

 

 

 

Penutup

- timbulnya kesadaran pada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta menjaga lingkungan.

- meningkatkan keberdayaan masyarakat dengan adanya program–program di Posyandu

- meningkatnya jumlah bayi dan balita yang datang ke posyandu.

- posyandu bukan lagi hanya tempat melakukan imunisasi tetapi juga posyandu sebagai wadah pembelajaran ibu dan bayi seperti mengenai pola asuh anak, pemahaman pada ibu mengenai gizi yang tepat, serta pertumbuhan kognitif pada anak.

- dan yang terpenting kepercayaan masyarakat terhadap posyandu menjadi meningkat.

Penulis

Azizul Adha

Azizul Adha

S1-Manajemen