SEMINAR STUNTING DI GOR RW 03

SEMINAR STUNTING DI GOR RW 03

: Rabu, 30 Agustus 2023 : Kelurahan Gembor

SEMINAR STUNTING DI KELURAHAN GEMBOR

 

Latar Belakang

Stunting, atau pertumbuhan terhambat pada anak balita, adalah masalah kesehatan yang serius dan kompleks yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan fisik serta kognitif anak-anak. Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 149 juta anak di seluruh dunia mengalami stunting, dengan dampak jangka panjang yang signifikan pada kesejahteraan mereka. Stunting dapat menghambat kemampuan anak untuk mencapai potensi maksimal dalam berbagai aspek kehidupan, seperti pendidikan, pekerjaan, dan kesehatan di masa depan.

Di Indonesia, masalah stunting juga menjadi perhatian serius. Menurut Survei Kesehatan Nasional (SKN) tahun 2018, prevalensi stunting di Indonesia mencapai 27,7%, yang berarti hampir satu dari tiga anak mengalami stunting. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka stunting ini termasuk gizi buruk, akses terbatas ke sumber makanan bergizi, praktik pemberian makan yang tidak tepat, serta kurangnya pengetahuan orang tua tentang pentingnya perawatan dan nutrisi yang baik bagi anak-anak.

Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen untuk mengabdi kepada masyarakat, memiliki peran yang sangat penting dalam upaya penanggulangan masalah stunting ini. Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat tentang stunting dan memberikan solusi yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, UMT telah menginisiasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Kelurahan Gembor.

Kelurahan Gembor dipilih sebagai lokasi pelaksanaan KKN karena memiliki tingkat prevalensi stunting yang signifikan, dan oleh karena itu, menjadi lokasi yang sangat relevan untuk melakukan intervensi edukatif dan penyuluhan. Selain itu, UMT telah mengirimkan tim dosen dari Fakultas Kesehatan untuk memberikan penyuluhan tentang stunting dan teknik pijatan untuk balita kepada masyarakat setempat. Kehadiran tim dosen ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, perawatan anak yang baik, dan teknik pijatan yang bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan balita.

Melalui kegiatan seminar stunting dan penyuluhan yang telah dilaksanakan di Kelurahan Gembor, diharapkan bahwa masyarakat setempat akan lebih memahami dampak stunting, cara mencegahnya, serta praktik-praktik sehat yang dapat membantu anak-anak tumbuh dengan baik. Selain itu, upaya ini juga bertujuan untuk membangun kerjasama yang erat antara UMT, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menanggulangi masalah stunting sebagai bagian dari komitmen UMT dalam menjalankan misi sosialnya. Dengan demikian, laporan KKN ini akan memberikan gambaran yang komprehensif tentang implementasi program dan dampaknya terhadap kesadaran dan tindakan masyarakat dalam mengatasi masalah stunting di Kelurahan Gembor.

Mengapa Kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

kegiatan ini perlu dilaksanakan dengan alasan-alasan berikut:

 

Masalah Stunting yang Serius: Stunting adalah masalah kesehatan global yang serius, termasuk di Indonesia. Stunting dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak-anak, dengan dampak jangka panjang pada kesejahteraan fisik, mental, dan ekonomi mereka. Oleh karena itu, perlu ada upaya konkret untuk mengatasi masalah ini.

Pentingnya Edukasi: Edukasi adalah kunci untuk mengatasi stunting. Banyak orang tua tidak menyadari dampak buruk dari gizi buruk dan praktik perawatan yang tidak tepat terhadap pertumbuhan anak-anak mereka. Oleh karena itu, kegiatan ini penting untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara mencegah dan mengatasi stunting.

Peran Universitas dalam Pengabdian kepada Masyarakat: Sebagai lembaga pendidikan tinggi, UMT memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekitarnya. Melalui KKN dan kegiatan serupa, UMT dapat berperan aktif dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan masalah kesehatan yang ada.

Kerjasama dengan Pemerintah dan Masyarakat: Kegiatan ini juga menciptakan peluang untuk membangun kerjasama yang kuat antara UMT, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Kolaborasi ini penting untuk menjalankan program-program yang lebih efektif dalam mengatasi stunting dan masalah kesehatan lainnya.

Pencegahan Lebih Baik daripada Pengobatan: Upaya pencegahan stunting lebih baik daripada pengobatan, karena dampak stunting yang sudah terjadi bisa permanen. Dengan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang praktik gizi yang sehat dan perawatan anak yang baik, kita dapat mencegah banyak kasus stunting di masa depan.

Bagaimana Kegiatan Tersebut Dapat Berjalan

Oleh karena itu, kegiatan ini perlu dilaksanakan untuk mengatasi masalah stunting secara komprehensif, meningkatkan kualitas hidup anak-anak, dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat serta menguatkan peran UMT dalam pengabdian kepada masyarakat.

 

Rundown Acara Seminar Stunting dan Penyuluhan Teknik Pijat Bayi

Waktu: Hari Minggu, 27 Agustus 2023, pukul 09.00 - 11.00 WIB Lokasi: Gor RW03, Kelurahan Gembor

09.00 - 09.10: Pendaftaran Peserta

Tim registrasi akan menyambut peserta yang datang dan memberikan         konsumsi

09.10 - 09.15: 

Mahasiswa KKN dapat memulai acara dengan aktivitas dengan balita         singkat dan ice-breaker untuk menciptakan suasana yang ramah dan akrab.

09.15 - 09.20: Sambutan Pembuka oleh Ketua KKN

Ketua KKN menyampaikan sambutan singkat untuk membuka acara,         menjelaskan tujuan acara, dan mengucapkan terima kasih kepada semua           peserta yang hadir.

09.20 - 09.25: Sambutan oleh Dosen Pembimbing

Dosen pembimbing KKN memberikan kata sambutan dan menekankan      pentingnya upaya bersama dalam mengatasi stunting di Kelurahan         Gembor.

09.25 - 09.30: Sambutan oleh Ketua RW 03

Ketua RW 03 menyampaikan sambutan dan apresiasi atas inisiatif KKN    serta harapannya terhadap hasil yang positif dari acara ini.

09.30 - 10.00: Sesi Seminar Stunting

Dosen dari Fakultas Kesehatan UMT memimpin sesi seminar tentang         stunting, mencakup:

Pengertian stunting dan dampaknya pada pertumbuhan anak. Faktor-faktor penyebab stunting. Cara mencegah stunting melalui pola makan sehat dan perawatan anak yang baik.

10.00 - 10.05: Sesi Tanya Jawab

Peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan terkait            seminar stunting yang baru saja berlangsung. Dosen akan menjawab       pertanyaan selama 5 menit.

10.05 - 10.35: Sesi Penyuluhan Teknik Pijat Bayi

Dosen dari Fakultas Kesehatan UMT memimpin sesi penyuluhan tentang   teknik memijat bayi yang bermanfaat untuk pertumbuhan dan   perkembangan mereka. Sesi mencakup:

Teknik pijat yang aman dan menyehatkan. Manfaat pijatan bagi                  pertumbuhan bayi. Demonstrasi praktik pijatan bayi.

10.35 - 10.45: Pertanyaan dari Peserta untuk Mahasiswa

Mahasiswa KKN memberikan kesempatan kepada peserta untuk     mengajukan pertanyaan atau klarifikasi terkait materi yang disampaikan.  Peserta yang dapat menjawab pertanyaan dengan benar akan mendapatkan   door prize sebagai apresiasi.

10.45 - 10.50: Penutupan Acara

Ketua KKN mengucapkan terima kasih kepada semua peserta, dosen, dan  pihak terkait lainnya yang telah berpartisipasi dalam acara ini.

Peserta diingatkan tentang pentingnya pengetahuan yang telah mereka                   peroleh dalam mengatasi stunting di keluarga mereka.

10.50 - 11.00: Networking dan Diskusi Tambahan

Tujuan Kegiatan

Peserta dapat berbincang-bincang lebih lanjut dengan dosen dan     mahasiswa KKN, serta berdiskusi dengan sesama peserta.

 

 

Menyadarkan masyarakat di Kelurahan Gembor tentang masalah stunting, dampaknya, serta cara mencegahnya.

Memberikan edukasi tentang gizi seimbang dan teknik pijat bayi yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan balita.

Membangun kerjasama yang erat antara Universitas Muhammadiyah Tangerang, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya bersama mengatasi stunting.

Mendorong tindakan positif dari masyarakat dalam mendukung pertumbuhan sehat anak-anak dan mengurangi angka stunting di wilayah tersebut.

Dokumentasi

 

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

Dampak Bagi Masyarakat

Peningkatan Pengetahuan: Masyarakat di Kelurahan Gembor akan mendapatkan pengetahuan baru tentang stunting, gizi seimbang, dan teknik pijat bayi. Mereka akan lebih memahami pentingnya perawatan anak yang baik.

Perubahan Praktik: Dengan pengetahuan baru ini, masyarakat diharapkan akan mengadopsi praktik gizi yang lebih baik dan teknik perawatan yang lebih sehat untuk anak-anak mereka.

Kesejahteraan Anak: Melalui perubahan praktik perawatan dan pemahaman yang lebih baik tentang gizi, diharapkan anak-anak di Kelurahan Gembor akan tumbuh dan berkembang dengan lebih baik, meningkatkan kualitas hidup mereka.

 

Kolaborasi yang Kuat: Kegiatan ini akan memperkuat kerjasama antara Universitas Muhammadiyah Tangerang, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat dalam mengatasi masalah stunting dan kesehatan anak-anak.

Dampak Bagi Lingkungan

Pengurangan Dampak Stunting: Dengan meningkatnya kesadaran dan perubahan praktik, diharapkan jumlah kasus stunting akan berkurang. Hal ini berarti lebih banyak anak yang tumbuh dengan sehat, yang pada gilirannya dapat mengurangi dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan oleh stunting.

Pengurangan Limbah: Penekanan pada praktik gizi seimbang juga dapat membantu mengurangi limbah makanan yang tidak terpakai, berkontribusi pada lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Siapa Saja yang Terlibat dalam kegiatan

 

Dengan demikian, kegiatan ini memiliki potensi untuk menciptakan perubahan positif yang signifikan baik dalam kehidupan sehari-hari masyarakat maupun dalam perlindungan lingkungan di Kelurahan Gembor.

Tim Dosen Fakultas Kesehatan UMT:

Pemateri Seminar: Tim dosen ini bertanggung jawab untuk memberikan materi seminar tentang stunting, gizi seimbang, dan teknik pijat bayi kepada peserta. Mereka membawa pengetahuan dan wawasan yang mendalam dalam bidang kesehatan anak.

 

Ibu dengan Balita:

Peserta dan Mitra Penting: Para ibu dengan balita adalah peserta utama kegiatan ini. Mereka memiliki peran kunci dalam mendengarkan materi, berpartisipasi dalam sesi tanya jawab, dan menerapkan pengetahuan yang diberikan dalam perawatan anak-anak mereka.

 

Mahasiswa KKN:

Kelompok Pelaksana Kegiatan: Mahasiswa KKN merupakan pelaksana kegiatan utama. Mereka terbagi ke dalam tim-tim berikut dengan peran masing-masing:

Ketua: Bertanggung jawab atas pengaturan umum dan koordinasi tim.

Wakil Ketua: Mendukung ketua dan menggantikannya jika diperlukan.

Sekretaris: Bertugas untuk dokumentasi dan pengarsipan selama kegiatan.

Bendahara: Mengelola anggaran dan pengeluaran terkait acara.

Peralatan: Menyiapkan dan mengatur peralatan teknis seperti proyektor, mikrofon, dan alat presentasi.

Publikasi dan Dokumentasi: Bertanggung jawab atas promosi acara dan dokumentasi visual selama acara.

Humas: Berkomunikasi dengan peserta dan menjawab pertanyaan mereka.

Konsumsi: Mengurus makanan dan minuman bagi peserta untuk menjaga kenyamanan selama acara.

Penutup

Setiap tim memainkan peran penting dalam memastikan kelancaran dan keberhasilan acara. Tim dosen memberikan pengetahuan esensial, ibu dengan balita menjadi peserta yang aktif, sementara mahasiswa KKN bertindak sebagai pelaksana yang menyelenggarakan acara dari awal hingga akhir. Semua elemen ini bekerja sama untuk mencapai tujuan utama, yaitu peningkatan kesadaran tentang stunting dan gizi seimbang serta penyuluhan teknik pijat bayi kepada masyarakat Kelurahan Gembor.

Dalam pelaksanaan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) di Kelurahan Gembor, Kota Tangerang, kegiatan seminar stunting dan penyuluhan teknik pijat bayi merupakan salah satu tonggak penting yang memberikan dampak signifikan pada masyarakat dan lingkungan sekitar. Kegiatan ini bukan hanya sekadar serangkaian acara, tetapi juga representasi nyata dari komitmen kami untuk memberikan kontribusi positif dan membantu mengatasi permasalahan kesehatan yang terjadi di masyarakat.

Melalui pemateri seminar yang ahli dari Fakultas Kesehatan UMT, kami berusaha memberikan pemahaman mendalam tentang stunting, pentingnya gizi seimbang, dan teknik pijat bayi yang benar. Kami juga ingin berterima kasih kepada para ibu dengan balita yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam acara ini. Kesediaan mereka untuk belajar dan bertanya adalah langkah pertama dalam mengubah praktik perawatan anak-anak yang lebih sehat.

Peran mahasiswa KKN dalam mengorganisasi, mengkoordinasikan, dan menjalankan kegiatan ini adalah suatu kehormatan. Setiap peran di dalam tim kami memiliki peran yang krusial, dan kerjasama yang kuat di antara kami adalah kunci kesuksesan. Kami berharap bahwa pengetahuan yang telah kami bagikan akan terus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kelurahan Gembor.

Semoga apa yang kami lakukan selama KKN ini dapat menjadi bekal yang berharga bagi masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak mereka dan dalam mengatasi permasalahan stunting. Kami berharap agar semangat kolaborasi dan perubahan yang kami ajarkan akan terus berkembang, dan kami siap memberikan dukungan lanjutan jika diperlukan.

Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kami percaya bahwa melalui upaya bersama, kita dapat mencapai kemajuan yang lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan anak-anak dan masyarakat Kelurahan Gembor. Kami merasa terhormat telah menjadi bagian dari perjalanan ini, dan kami berharap untuk melihat perkembangan positif yang terus berlanjut di masa depan.

Penulis

Irfan Setiawan

Irfan Setiawan

S1-Manajemen