Seminar Stunting Di Aula Kelurahan Batusari

Seminar Stunting Di Aula Kelurahan Batusari

: Rabu, 30 Agustus 2023 : Batusari

Latar belakang kegiatan

            Masalah Stunting yang Serius: Stunting merupakan masalah gizi kronis yang merusak pertumbuhan anak-anak dan menyebabkan dampak serius pada kesehatan dan perkembangan mereka. Hal ini dapat mengakibatkan masalah kesehatan seumur hidup dan pengurangan potensi manusia. Adapun dampak jangka panjang anak-anak yang mengalami stunting memiliki risiko lebih tinggi terhadap penyakit kronis, rendahnya prestasi sekolah, dan produktivitas yang rendah saat dewasa. Ini dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dan perkembangan sosial suatu negara. Oleh karena itu perlu adanya keterlibatan Mahasiswa yang merupakan sumber daya berharga yang dapat digunakan untuk menyebarkan pengetahuan tentang stunting dan membantu dalam program pencegahan dan penanganan. Dengan adanya KKN merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam memecahkan masalah sosial ini.

                     Pemerintah dan lembaga internasional seperti WHO telah mengidentifikasi stunting sebagai masalah kesehatan masyarakat yang mendesak. Mereka telah mendorong upaya pencegahan dan penanganan          stunting melalui berbagai program. Maka pendidikan gizi yang diperlukan adalah Kebutuhan akan edukasi gizi yang baik di komunitas-komunitas yang rentan terhadap stunting sangat penting. KKN dapat menjadi               saluran untuk menyampaikan pengetahuan ini kepada masyarakat. Program KKN dapat berkolaborasi dengan lembaga kesehatan, pemerintah daerah, LSM, dan organisasi lainnya yang fokus pada pencegahan dan               penanganan stunting untuk mengoptimalkan upaya bersama. Dengan latar belakang ini, program KKN dapat berperan penting dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting, dengan melibatkan mahasiswa                 dalam menyebarkan pengetahuan, memberikan dukungan, dan mengembangkan solusi yang relevan di tingkat komunitas.

 


Tujuan kegiatan

  1. Memberikan edukasi dan kesadaran : Meningkatkan pemahaman masyarakat terkait stunting, penyebabnya, dan dampaknya terhadap pertumbuhan anak.
  2. Gizi seimbang : Memberikan edukasi tentang pentingnya gizi seimbang pada ibu hamil, bayi, dan anak-anak, serta membantu dalam menyusun rencana makanan sehat.
  3. Pemantauan kesehatan anak : Melakukan pemantauan pertumbuhan anak secara berkala untuk mendeteksi stunting dini.
  4. Kesehatan Ibu : Memberikan perawatan prenatal yang baik kepada ibu hamil, termasuk pemeriksaan kesehatan rutin.
  5. Kebersihan dan sanitasi : Mendorong praktik kebersihan, sanitasi, dan penyediaan air bersih untuk mencegah penyakit yang dapat mempengaruhi pertumbuhan anak.
  6. Pemberdayaan masyarakat : Mengajak masyarakat untuk aktif dalam program pencegahan stunting, termasuk pengembangan usaha pertanian dan pangan lokal.
  7. Advokasi kebijakan : Mendukung upaya perubahan kebijakan yang mendukung pencegahan dan penanganan stunting di tingkat lokal atau nasional.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  • Bapak Jariri, SH., MAP ( Kepala Kelurahan Batusari )
  • Bapak  Ns. Alpan Habibi, S.Kep., M.K.M., M.Kep. ( Dosen Pembimbing Lapangan )
  • Bapak Anwar Mubarok ( Ketua RW 05 )
  • Bapak Rusi Salam  ( Ketua RT 04 )
  • Tokoh Masyarakat
  • Mahasiswa KKN UMT 2023 Kelurahan Batusari


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

Dampak terhadap Masyarakat:

  1. Keterbatasan Kemampuan Belajar: Anak-anak yang mengalami stunting cenderung memiliki keterbatasan dalam kemampuan belajar dan perkembangan kognitif, yang dapat menghambat produktivitas mereka saat dewasa.

      2. Penurunan Produktivitas: Stunting dapat mengakibatkan penurunan produktivitas di masa dewasa, karena mereka cenderung memiliki masalah kesehatan dan lebih rentan terhadap penyakit.

      3. Beban Kesehatan Masyarakat: Stunting meningkatkan beban kesehatan masyarakat karena anak-anak yang mengalaminya lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit kronis.

      4. Meningkatkan Ketidaksetaraan: Stunting cenderung memengaruhi anak-anak yang berasal dari keluarga miskin atau berisiko. Ini bisa memperkuat ketidaksetaraan dalam masyarakat.

Dampak terhadap Lingkungan:

  1. Pemanfaatan Sumber Daya yang Lebih Tinggi : Anak-anak yang mengalami stunting cenderung membutuhkan perawatan kesehatan yang lebih intensif dan sumber daya yang lebih tinggi, seperti air bersih dan makanan.

      2. Rendahnya Produktivitas Lingkungan : Ketika sebagian besar penduduk menderita stunting, produktivitas ekonomi dan lingkungan dapat terganggu karena sebagian besar anggota masyarakat tidak dapat                             berkontribusi secara optimal.

      3. Kemiskinan Siklus : Stunting dapat memulai siklus kemiskinan yang sulit diputuskan, di mana anak-anak yang mengalami stunting kemungkinan besar akan menghadapi masalah serupa saat mereka menjadi orang                dewasa dan memiliki keluarga sendiri.


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

         Kegiatan sosialisasi pencegahan stunting merupakan salah satu program utama dalam KKN Angkatan 2023 di kecamatan Batuceper, Kelurahan Batusari i. Kegiatan ini dilakukan sebanyak 14 hari dihitung dari tanggal 14 agustus sampai 27 agustus 2023 di kelurahan batusari   yang dimulai dengan melakukan koordinasi dengan Kepala kelurahan bapak Jariri, SH.,MAP dan selanjutnya melakukan sosialisasi secara langsung dengan ibu Sukarti dan tokoh Masyarakat di lingkungan KWT (Kelompok Warga Tani). kami diundang oleh pihak kelurahan untuk dapat menghadiri rapat pemberian makanan gizi kepada peserta stunting oleh pak lurah yang dihadiri oleh pak santoso sebagai kasi kemas , kepala puskesmas, dan ibu ibu kader. 
Hasil dari sosialisasi terdapat 45 anak stunting dikelurahan batusari yang terdiri dari 3 pos gizi, yaitu :
1.    Pos gizi strowbery di rw 06
2.    Pos gizi Anggur di Rw 04
3.    Pos gizi apple di Rw 01
Masing masing pos terdiri dari 15 data stunting
Dihari pertama, ketujuh dan keempatbelas peserta stunting diukur tinggi badan, berat badan, lingkar kepala dan lingkar lengan. Dari hasil tersebut peserta stunting mengalami peningkatan dan penurunan dari hasil evaluasi. Adapun program lainnya yang kami jalani, yaitu :
1.    Membuat papan edukasi
2.    Kunjungan ke sekolah MI Nurrohman 
3.    Sosialisasi UMKM
4.    Bimbingan belajar
5.    Senam sehat
6.    Bank sampah
7.    Gotong royong di kecamatan batuceper
8.    Mengajar mengaji
9.    Membuat mini library
10.    Malam keakraban bersama warga dilingkungan kebun bahagia
Dari program – program yang kami punya, hanya beberapa program yang sudah kami jalankan, seiring berjalan nya waktu, kami sebagai mahasiswa sudah dianggap keluarga oleh masyarakat sekitar di lingkungan KWT atau kebun bahagia, begitupun sebaliknya. Masyarakat antusias dan mendukung dalam setiap kegiatan yang kami lakukan.


Dokumentasi

                                                                                                                                                          Pelepasan dan Pembukaan KKN

                                                                                                                                                                Penutupan KKN

Program Kerja Selama Kegiatan KKN
Malam Keakraban

Penutup

         Stunting adalah masalah serius yang memiliki dampak jangka panjang terhadap individu, masyarakat, dan lingkungan. Untuk mengatasi stunting, perlu adanya upaya bersama dari berbagai sektor, termasuk kesehatan, pendidikan, pangan, dan lingkungan. Edukasi tentang gizi yang baik, pemberian akses yang lebih baik terhadap nutrisi, serta perhatian khusus terhadap keluarga yang rentan adalah langkah-langkah kunci dalam memerangi stunting. Dengan upaya bersama, kita dapat membantu generasi masa depan tumbuh dengan sehat dan kuat, serta menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Penulis

Irwan Kurniawan

Irwan Kurniawan

S1-PGSD