Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan KKN UMT merupakan wadah untuk dapat menyumbangkan pengetahuan secara langsung kepada masyarakat secara melembaga Sebagai kegiatan kelompok yang terdiri dari berbagai disiplin ilma, KKN diharapkan mampu untuk menangani masalah-masalah nyata yang sifatnya mejemuk secara terpadu dan interdisipliner. Kemajemukan disiplin ilmu yang dimilki dan dikembangkan UMT sangat memungkinkan perguruan tinggi ini akan mengakar di tengah masyarakat. Hal ini dapat diaplikasikan melalui pengembangan misi yang terdapat dalam Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah yakni pengajaran, penelitian, pengabdian masyarakat dan Al Islam Kemuhammadiyahan. Stunting merupakan masalah gizi akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya kepada anak. Kegiatan stunting juga termasuk tema bagi kegitan KKN di tahun 2023. Program stunting ditujukan untuk anak di usia dibawah 5 tahun di kelurahan sukasari. Mahasiswa membantu program pemerintah tentang stunting yang di langsungkan selama 28 Hari.
Kegiatan stunting sangat penting untuk dilaksanakan karena untuk mengurangi tingkat kenaikan anak-anak yang kena stunting dan membantu anak-anak supaya bertambah gizi yang didapatkan oleh anak-anak.
Kegiatan stunting pada hari ini dengan mendatangi posyandu yang dimulai dari pukul 10.00-11.30. Posyandu yang didatangi adalah posyandu di RW 02 dan RW 12. Setiap mahasiswa dibagi tugas untuk membantu kader membagikan makanan kepada anak-anak. Di RW 02, terdapat beberapa anak KKN untuk membantu anak-anak bermain dan makan, selain itu. Anak-anak di RW 02 terdiri dari 6 anak yang dinyatakan positif stunting. Sedangkan, di RW 12 terdapat 8 anak yang diundang untuk dibagikan makanan yang bergizi.
Selain memberi makan di posyandu, peserta KKN membantu kader untuk mengambil makanan yang dimasak untuk anak-anak. Makanan yang diberikan meliputi buah-buahan, terkadang semangka, melon, jeruk, dll. Untuk lauk biasa menyiapkan kuah ikan, tahu/tempe, telur puyuh, dan sayur-sayuran. Dan setiap 7 hari, dilakukan penyuluhan terhadap anak-anak di balai warga.
Kegiatan bimbel pada kali ini yaitu mewarnai bersama dan mengerjakan soal yang telah disiapkan oleh mahasiswa dan mahasiswi. Kegiatan bimbingan belajar ini di mulai dari jam 17.00 sampai dengan jam 20.00. Pada kegiatan kali ini para anak - anak di berikan gambar buah - buahan untuk diwarnai setelah kegiatan mewarnai anak - anak mengerjakan soal seperti penjumlahan, perkalian, pembagian, dan pengurangan. Setelah kegiatan mewarnai dan mengerjakan soal selesai para mahasiswa dan anak - anak bermain tebak - tebakan tentang gizi pada buah yang mereka gambar. Kegiatan bimbingan belajar ini di lakukan di tempat KKN para mahasiswa.
Dari kegiatan posyandu dan mengajar bimbel ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini sangat bagus untuk meningkatkan sosialisasi tentang kesahatan, pembelajaran dan kreatifitas dari masyarakat yang ikut serta dalam kegiatan ini
Ahmad Salman El Badrun