Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan KKN UMT merupakan wadah untuk dapat menyumbangkan pengetahuan secara langsung kepada masyarakat secara melembaga Sebagai kegiatan kelompok yang terdiri dari berbagai disiplin ilma, KKN diharapkan mampu untuk menangani masalah-masalah nyata yang sifatnya mejemuk secara terpadu dan interdisipliner. Kemajemukan disiplin ilmu yang dimilki dan dikembangkan UMT sangat memungkinkan perguruan tinggi ini akan mengakar di tengah masyarakat. Hal ini dapat diaplikasikan melalui pengembangan misi yang terdapat dalam Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah yakni pengajaran, penelitian, pengabdian masyarakat dan Al Islam Kemuhammadiyahan. Stunting merupakan masalah gizi akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya kepada anak. Kegiatan stunting juga termasuk tema bagi kegitan KKN di tahun 2023. Program stunting ditujukan untuk anak di usia dibawah 5 tahun di kelurahan sukasari. Mahasiswa membantu program pemerintah tentang stunting yang di langsungkan selama 28 Hari dan prpses persiapan 17 agustus.
Kegiatan tersebut penting dikarenakan untuk membantu masyarakat untuk memberi gizi yang cukup kepada anak-anak yang terkena stunting dan membagikan ilmu kepada masyarakat, selain itu kegiatan menyiapkan lampu lampion yang dilakukan oleh peserta KKN sukasari untuk membantu memerihkan acara 17 agustus 2023.
Kegiatan stunting dengan mendatangi posyandu yang dimulai dari pukul 10.00-11.30. Posyandu yang didatangi adalah posyandu di RW 02 dan RW 12. Setiap mahasiswa dibagi tugas untuk membantu kader membagikan makanan kepada anak-anak. Di RW 02, terdapat beberapa anak KKN untuk membantu anak-anak bermain dan makan, selain itu. Anak-anak di RW 02 terdiri dari 6 anak yang dinyatakan positif stunting. Sedangkan, di RW 12 terdapat 8 anak yang diundang untuk dibagikan makanan yang bergizi.
Selain memberi makan di posyandu, peserta KKN membantu kader untuk mengambil makanan yang dimasak untuk anak-anak. Makanan yang diberikan meliputi buah-buahan, terkadang semangka, melon, jeruk, dll. Untuk lauk biasa menyiapkan kuah ikan, tahu/tempe, telur puyuh, dan sayur-sayuran. Dan setiap 7 hari, dilakukan penyuluhan terhadap anak-anak di balai warga.
Kegiatan sore hari, menyiapkan lampu lampion yang diajukan kepada masyarakat untuk membantu memeriahkan acara 17 agustus. Barang yang diperlukan untuk membuat lampu lampion yaitu cat warna merah, botol aqua, dan balon. Setelah itu, membantu rw dan rt untuk memasang bendera kecil di setiap gang.

Hari jum'at melaksanakan 3 kegiatan. Pagi hari, melakukan kegiatan stunting di RW 02 dan RW 012. Setiap harinya melakukan kegiatan stunting dengan membagikan makanan kepada anak-anak di sukasari dilanjutkan dengan mengecat botol aqua untuk lampion dan memasang bendera di sore hari bersama bapak RT
Ahmad Salman El Badrun