Kebersihan diri adalah upaya individu dalam memelihara kebersihan diri yang meliputi kebersihan rambut, gigi dan mulut, mata, telinga, kuku, kulit, dan tangan. Pemeliharaan kebersihan diri sangat menentukan status kesehatan, dimana individu secara sadar dan atas inisiatif pribadi menjaga kesehatan dan mencegah terjadinya penyakit. Pengetahuan kebersihan diri sangat dibutuhkan oleh setiap individu dalam mempertahankan kebiasaan hidup yang sesuai dengan kesehatan dan akan menciptakan kesejahteraan serta kesehatan yang optimal, dengan melakukan perawatan kesehatan diri.
PHBS merupakan suatu kegiatan untuk memelihara kesehatan pribadi, keiuarga, maupun lingkungan dengan cara menerapkan perilaku sederhana untuk memulai hidup bersih dan sehat. Pada masyarakat di Kelurahan Bunder kami melihat PHBS yang ada disana kurang maksimal oleh karena itu Kami Mahasiswa KKN melaksanakan kegiatan yaitu membuat Plang PHBS ( Perilaku Hidup Bersih Sehat) yang diharapkan dapat meningkatkan tingkat kesadaran kepada masyarakat tentang Perilaku Hidup Bersih Sehat.
Meninjau dari kebiasaan masyarakat Bunder yang memang masih kurang tingkat kesadarannya akan Perilaku Hidup Bersih Sehat, Maka dari itu salah satu upaya yang mahasiswa KKN lakukan ialah membuat plang yang isinya tentang 10 PHBS. Plang 10 PHBS ini nantinya akan di pasang di 3 tempat, yaitu di wilayah RW 1, Wilayah RW 2, Wilayah RW 3. Dengan harapan setelah pemasangan plang PHBS, maka banyak warga yang akan membaca plang 10 PHBS ini.
Kami juga memberikan edukasi kepada anak-anak di kelurahan bunder saat melaksanakan les, agar para anak-anak bisa memahami tentang point-point 10 PHBS. Sehingga nantinya mereka bisa menerapkan Pola Hidup Bersih Sehat di sekitar lingkungann mereka dan dimanapun.
pertama-tama kami membeli peralatan dan bahan-bahan yang di butuhkan untuk membuat plang PHBS, kami mulai dari membeli kayu palet yang nantinya akan menjadi dasar untuk menuliskan point-point PHBS. Mahasiswa juga membeli kaso untuk tiang plang PHBS, lalu membeli paku,cat, dan pilok. setelah semua bahan terkumpul maka langsung kami cat untuk tiang plang dan kayu-kayu yang lain.
setelah semua kayu di cat dasar, kayu lalu di cat dengan warna-warna yang berbeda. Setelah itu kami membuat pola yang di print agar memudahkan kami untuk memilok kayu nanti. lalu langkah selanjutnya yaitu menempelkan pola-pola yang sudah dibuat ke kayu. setelah itu kayu di pilok menggunakan pilok warna hitam. setelah semua kayu dipilok maka kayu-kayu di paku pada tiang yang sudah disiapkan.
setelah semua plang jadi kami mahasiswa berkonsultasi kepada lurah, ketua RW, ketua RT, para kader, dan para katar (Karang Taruna). kami berkonsultasi perihal penempatan mana yang bagus untuk plang yang sudah jadi. setiap RW kami taruh 1 plang. setelah sudah menemukan tempat yang tepat, mahasiswa mulai memasng plang-plang yang sudah dibuat. tentu saja semua pemasangan plang sudah diberikan izin oleh ketua RW setempat.




Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada dasarnya merupakan sebuah upaya untuk menularkan pengalaman mengenai perilaku hidup sehat melalui individu, kelompok ataupun masyarakat luas dengan jalur – jalur komunikasi sebagai media berbagi informasi. Ada berbagai informasi yang dapat dibagikan seperti materi edukasi guna menambah pengetahuan serta meningkatkan sikap dan perilaku terkait cara hidup yang bersih dan sehat. Meninjau dari kebiasaan warga Bunder yang kurang terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Program KKN tersebut dibuat dengan tujuan utama pergerakan kesehatan melalui penyadartahuan yang menjadi awal dari kontribusi individu agar perilaku kehidupan sehari - hari bersih dan sehat.
Winardianto