Pendidikan karakter merupakan suatu konsep pendidikan yang tidak hanya fokus pada pengembangan aspek intelektual saja, melainkan juga pada aspek moral dan etika individu. Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat seperti saat ini, tantangan yang dihadapi generasi muda tidak hanya sebatas pencapaian prestasi akademik, namun juga bagaimana mereka mampu mempertahankan nilai-nilai moral dan etika di tengah arus perubahan. Dengan demikian, pendidikan karakter menjadi salah satu elemen krusial dalam pendidikan saat ini.
Banyak kasus di masyarakat yang menunjukkan bahwa degradasi moral dan etika sudah semakin meningkat. Mulai dari kasus korupsi, tindak kriminal, hingga perilaku tidak etis lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter perlu ditanamkan sejak dini dan secara terus menerus dalam setiap jenjang pendidikan.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai salah satu program yang dijalankan oleh perguruan tinggi memiliki peran penting dalam penerapan dan internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter. Melalui KKN, mahasiswa diberikan kesempatan untuk langsung berinteraksi dengan masyarakat dan mengaplikasikan ilmu yang mereka peroleh di kampus, sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter positif dalam setiap kegiatannya.
Dengan demikian, pentingnya pendidikan karakter dalam laporan KKN ini menjadi relevan dan urgen untuk ditekankan, sebagai salah satu upaya dalam membentuk generasi muda khususnya siswa Sekolah Dasar Negeri Daan Mogot 01 yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga berakhlak mulia.
Kegiatan "pendidikan karakter" dilakukan di Sekolah Dasar N geri Daan Mogot 01, karena alasan-alasan berikut:
1. Masa Kritis Pembentukan Karakter:
Usia anak-anak di tingkat Sekolah Dasar merupakan masa kritis dalam pembentukan karakter. Di usia ini, anak-anak mulai membentuk pandangan tentang diri sendiri, orang lain, dan dunia di sekitarnya. Mereka mudah menerima dan menyerap nilai-nilai yang diajarkan.
2. Dasar Pembelajaran Selanjutnya:
Pendidikan karakter di SD menjadi dasar bagi pembelajaran di jenjang pendidikan selanjutnya. Nilai-nilai yang ditanamkan di usia dini cenderung bertahan dan berkembang seiring pertumbuhan anak.
3. Pencegahan Perilaku Negatif:
Dengan memahami dan menginternalisasi nilai-nilai positif sejak dini, anak-anak memiliki dasar yang kuat untuk menghindari perilaku negatif di kemudian hari, seperti kenakalan remaja, bullying, atau tindakan tidak etis lainnya.
4. Mendorong Interaksi Sosial yang Positif:
Melalui pendidikan karakter, anak-anak diajarkan bagaimana berinteraksi dengan teman-temannya, guru, dan lingkungan sekitar dengan cara yang positif, saling menghargai, dan bekerja sama.
5. Mengembangkan Keterampilan Hidup:
Selain nilai moral dan etika, pendidikan karakter juga mencakup pengembangan keterampilan hidup, seperti empati, kerjasama, dan penyelesaian konflik. Keterampilan ini penting bagi perkembangan personal dan sosial anak.
6. Kesinambungan Pendidikan di Rumah:
Sekolah Dasar menjadi salah satu tempat di mana anak-anak menghabiskan waktu mereka, selain di rumah. Pendidikan karakter di sekolah dapat menjadi penguatan atau pelengkap dari nilai-nilai yang diajarkan di rumah.
7. Menanamkan Rasa Cinta Tanah Air:
Di Sekolah Dasar, anak-anak mulai diperkenalkan dengan konsep kebangsaan dan cinta tanah air. Pendidikan karakter memastikan bahwa pemahaman ini tidak hanya sebatas teori, tapi juga diterapkan dalam perilaku sehari-hari.
Karena alasan-alasan di atas, kegiatan pendidikan karakter sangat penting dilakukan di Sekolah Dasar Negeri Daan Mogot 01, sebagai dasar pembentukan individu yang berkarakter baik di masa depan.
Pada tanggal 21 Agustus 2023, kami mahasiswa KKN melakukan diskusi. Dari diskusi ini kami merencanakan untuk melakukan kegiatan edukasi di Sekolah Dasar.
Di hari selanjutnya, kami membuat surat permohonan izin melaksanakan edukasi di Sekolah Dasar Negeri Daan Mogot 01. Dengan persetujuan oleh Kelurahan Tanah Tinggi dan Universitas Muhammadiyah Tangerang.
Di hari Rabu, kami mengantarkan surat ke Sekolah Dasar Negeri Daan Mogot 01. Diterima langsung oleh Kepala Sekolah. Dan diizinkan untuk melakukan kegiatan edukasi di hari Sabtu tanggal 26 Agustus 2023.
Setelahnya, kami mahasiswa membuat materi terkait dengan edukasi pendidikan karakter. Materi ini meliputi, budaya literasi, budaya perilaku hidup sehat dan bersih, budaya toleransi, bullying, dan budaya menabung.
Di hari Sabtu, pelaksanaan dimulai pada pukul 06.30 pagi. Mahasiswa, bersama dengan murid melakukan senam pagi bersama. Setelah kegiatan tersebut, kami mahasiswa melakukan kegiatan di kelas.
Mahasiswa dibagi-bagi sesuai dengan tugasnya, untuk melakukan kegiatan edukasi. Kegiatan ini berjalan dengan antusias murid yang tinggi.
Di akhir acara, kami melakukan pembagian hadiah untuk murid yang berani untuk tampil di hadapan kawan.
Setelah kegiatan edukasi selesai, kami melakukan foto bersama dengan Kepala Sekolah dan Guru yang membantu, mengarahkan, dan memberikan kesempatan kepada kita.




Pendidikan karakter tidak hanya merupakan tambahan kurikulum, melainkan esensi dalam pembentukan generasi penerus bangsa yang berintegritas. Di Sekolah Dasar Negeri Daan Mogot 01, pendidikan karakter telah menjadi salah satu pilar utama dalam proses pendidikan. Melalui pendekatan holistik, sekolah ini berupaya menanamkan nilai-nilai luhur kepada setiap siswa, memastikan mereka tumbuh dan berkembang bukan hanya sebagai individu yang cerdas secara akademik, tetapi juga yang memiliki karakter yang kuat. Dengan fondasi yang telah diletakkan di SDN Daan Mogot 01, kita mahasiswa KKN Kelurahan Tanah Tinggi memiliki harapan besar bahwa siswa-siswa ini akan menjadi warga negara yang bertanggung jawab, memiliki rasa empati yang tinggi, dan siap berkontribusi secara positif untuk masyarakat, bangsa, dan dunia. Semoga upaya pendidikan karakter ini terus diperkuat dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di seluruh Indonesia.
Aditya Mangesti Heru Pandu Negara