Go Green melalui teknik penanaman cocodama

Go Green melalui teknik penanaman cocodama

: Minggu, 27 Agustus 2023 : Kel. Bunder

Latar belakang kegiatan

Kokedama adalah teknik menanam dengan media tanam lumut. Cara ini merupakan seni tradisional asal Negeri Matahari Terbit, Jepang. Kokedama biasa disebut juga dengan bola lumut Jepang. Tanah yang ditanami benih lumut lalu dibentuk bulat. Jika kebanyakan dari kita menggunakan pot sebagai media tanam, maka kokedama adalah seni menanam tanpa pot. pada kegiatan ini kami menggunakan serabut kelapa, pupuk kompos, dan juga tanah sebagai media tanam. kami mengadakan kegiatan ini dengan tujuan untuk memberi pemahaman kepada masyarakat untu tetap bisa bercocok tanaman walaupun dengan lahan yang terbatas.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Kegiatan ini perlu dilakukan agar para mahasiswa bisa memberikan pemahaman kepada orang tua serta anak-anak agar bisa bercocok tanam walapun dengan kondisi lahan yang terbatas, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengurangi polusi udara yang semakin hari memburuk. penanaman dengan teknik cocodama ini juga bisa bertujuan untuk memperindah rumah dengan tanaman-tanaman hias yang nantinya di gantung, contohnya di teras.


Tujuan kegiatan

  1. Memberikan arahan kepada anak-anak serta orang tua untuk bisa menanam melalui metode cocodama.
  2. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengurangi polusi udara (Go Green).
  3. Memberikan himbauan untuk masyarakat agar tetap bisa bercocok tanaman walaupun lahan terbatas.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  • Seluruh Mahasiswa KKN.
  • Anak-anak kelurahan bunder yang ikut berpartisipasi dalam praktek penanaman tanaman.
  • Para orang tua yang mengawasi kegiatan anak-anak.


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Sebelum kegiatan dimulai kami mahasiswa KKN mencari alat dan bahan yang diperlukan untuk melakukan kegiatan tersebut. Mulai dari mencari pupuk kompos, mencari tanah, dan juga mencari serabut kelapa yang nantinya akan digunakan sebagai media tanam. tak lupa kami dari mahasiswa KKN membeli tanaman hias yang nantinya akan di bagikan kepada anak-anak kelurahan bunder. tak lupa juga kami siapkan benang untuk mengikat serabut kelapa nantinya.

lalu di hari minggu anak-anak sekitar kelurahan bunder sudah mulai datang ke basecamp KKN UMT pada pukul 2 siang. anak-anak kami arahkan untuk berangkat ke tempat praktek penanaman teknik cocodama. sebelum memulai praktek kami adakan ice breaking terlebih dahulu agar anak-anak merasa senang. setelah ice breaking mahasiswa KKN memberikan arahan serta contoh untuk penanaman melaui teknik cocodama. setelah memberikan contoh mahasiswa KKN memberi arahan kepada anak2.

  1. Langkah pertama yaitu mencampur antara pupuk kompos dengan tanah, alu di beri air agar bisa di bentuk menjadi bulat.
  2. Langkah kedua, setelah tanah dan kompos sudah berbentuk bulat maka kita belah menjadi dua yang dimana nantinya bagian tengah akan di tanamkan tanaman hias yang sudah disiapkan.
  3. Langkah ketiga, setelah diberikan tanaman maka bulatan tanah yang tadi di padatkan kembali, lalu sekeliling bulatan tanah kita tempelkan serabut kelapa sampai seluruh bulatan tanah tertutup.
  4. Langkah keempat, setelah seluruh permukaan tanah sudah tertutup serabut kelapa maka dikencangkan dengan lilitan benang.
  5. Tanaman dengan media cocodama sudah selesai, dan siap untuk dipajang.

setelah selesai melaksanakan praktek mahasiswa KKN memberikan informasi tentang perawatan tanaman tersebut. Kegitan hari itu di tutup dengan games dan pembagian hadiah.


Dokumentasi

Penutup

Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian di kelurahan bunder dalam bentuk Pelatihan Pembuatan Kokedama sebagai Wadah Tanaman Hias dengan Memanfaatkan Bahan Sisa Limbah Sabut Kelapa, disimpulkan bahwa kokedema merupakan inovasi yang sangat potensial dikembangkan di kawasan pertanian. Selain itu, pemanfaatan bahan sisa seperti sabut kelapa juga sangat potensial dikembangkan dengan pemanfaatan bahan baku yang relatif murah dan tersedia di lingkungan sekitar.

Penulis

Winardianto

Winardianto

S1-Manajemen