Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk kegiatan akademik yang menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan KKN memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu dan pengetahuan yang telah diperoleh selama proses perkuliahan ke dalam kehidupan masyarakat secara langsung. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga belajar memahami kondisi, kebutuhan, serta permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat di lingkungan tempat pelaksanaan KKN.
Pelaksanaan KKN Terpadu di wilayah Kabupaten Tangerang menjadi salah satu sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dalam berinteraksi, berkomunikasi, bekerja sama, serta berkontribusi terhadap masyarakat. Kegiatan ini dirancang mahasiswa mampu menghubungkan teori yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan kondisi nyata di lapangan. Dengan adanya perbedaan latar belakang keilmuan dalam satu kelompok, mahasiswa diharapkan dapat saling melengkapi dalam menyusun dan melaksanakan berbagai kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
KKN juga merupakan bentuk nyata dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dituntut untuk tidak hanya menjadi penerima ilmu, tetapi juga mampu memberikan manfaat melalui kegiatan yang bersifat edukatif, sosial, keagamaan, lingkungan, maupun pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, program yang dilaksanakan dapat memberikan dampak positif dan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.
Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, pelaksanaan KKN menjadi proses pembelajaran bagi mahasiswa untuk meningkatkan rasa tanggung jawab, kepedulian sosial, kemampuan bekerja dalam kelompok, serta kemampuan dalam menyelesaikan permasalahan yang ditemukan di lapangan. Interaksi secara langsung dengan masyarakat juga memberikan pengalaman berharga dalam memahami kehidupan sosial dan membangun hubungan yang baik dengan berbagai pihak.
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Saga Tahun 2026 merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian yang memiliki peran penting dalam memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Melalui KKN, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman dalam menerapkan pengetahuan yang telah dipelajari di perguruan tinggi, tetapi juga dapat memahami kondisi, kebutuhan, serta permasalahan yang dihadapi masyarakat secara langsung.
Bagi Mahasiswa, kegiatan KKN menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan dalam berkomunikasi, bekerja sama, menyelesaikan permasalahan, serta beradaptasi dengan lingkungan masyarakat. Mahasiswa juga dapat mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang dimiliki melalui berbagai kegiatan yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan desa saga.
Bagi Masyarakat Desa Saga, keberadaan mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi melalui kontribusi melalui berbagai kegiatan yang bersifat edukatif, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan tersebut dapat mencakup bidang pendidikan, Kesehatan, lingkungan, sosial, maupun pengembangan potensi ekonomi masyarakat. Dengan adanya kolaborasi anatara mahasiswa dan masyarakat, berbagai kegiatan yang dilaksanakan diharapkan dapat memberikan manfaat serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam membangun lingkungan desa.
Selain itu, KKN juga menjadi salah satu bentuk perwujudan tanggung jawab perguruan tinggi dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan KKN Desa Saga 2026, diharapkan terjalin hubungan yang baik antara mahasiswa, masyarakat, dan perguruan tinggi sehingga dapat menciptakan kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Oleh karena itu, kegiatan KKN perlu dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan pengalaman mahasiswa sekaligus mendukung perkembangan dan pemberdayaan masyarakat Desa Saga.
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Saga tahun 2026 bertujuan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan melalui keterlibatan secara langsung dalam kehidupan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk lebih memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat serta ikut berperan dalam memberikan solusi melalui program kerja yang telah direncanakan. Selain itu, KKN Desa Saga 2026 diarahkan untuk memberikan kontribusi positif dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, khususnya melalui kegiatan di bidang Pendidikan, lingkungan, sosial keagamaan, serta pemberdayaan masyarakat. Pelaksanaan program juga diharapkan dapat meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan sekitar dan membangun hubungan yang baik dengan masyarakat Desa Saga. Bagi mahasiswa, kegiatan KKN menjadi sarana untuk mengembangkan sikap tanggung jawab, kepedulian, kreativitas, kemampuan berkomunikasi, dan kerja sama dalam menyelesaikan berbagai kegiatan di lapangan. Sementara bagi perguruan tinggi, KKN merupakan salah satu bentuk penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Dengan demikian, melalui KKN Desa Saga 2026 diharapkan terjalin kerja sama yang baik antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah desa, dan perguruan tinggi sehingga berbagai program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat serta mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan.
NAMA | NIM | FAKULTAS | PROGRAM STUDI |
Syafilla Aulia Septiana | 23142010026 | Kesehatan | S1-Keperawatan |
Kurnalia | 23152010016 | Kesehatan | S1-Kebidanan |
Afifah Melina | 23702010192 | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | S1-Ilmu Komunikasi |
Syahlu Febriyan | 23612060014 | Agama Islam | S1-Perbankan Syariah |
Bunga Citra Lestari | 23702010026 | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | S1-Ilmu Komunikasi |
Nadila Okta Viona | 23742010166 | Hukum | S1-Ilmu Hukum |
Ciko Aufana Khoironi | 23652010039 | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | S1-Ilmu Pemerintah |
Muhammad Aa Sirozudin | 23612010510 | Ekonomi dan Bisnis | S1-Manajemen |
Rika Aprilia | 23742010023 | Hukum | S1-Ilmu Hukum |
Lusi Amel | 23862070028 | Keguruan dan Ilmu Pendidikan | S1-PAUD |
Anggi Adelia Purbarani | 23612010302 | Ekonomi dan Bisnis | S1-Manajemen |
Mohamad Toupik Hidayah | 23862080097 | Agama Islam | S1-Pend. Agama Islam |
MilaniCintia Handaningsih | 23622010059 | Ekonomi dan Bisnis | S1-Akuntansi |
Retno Handayani | 23612010471 | Ekonomi dan Bisnis | S1-Manajemen |
Rara Candraningtyas | 23702010172 | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | S1-Ilmu Komunikasi |
Rizky Kurnia Ramdani | 23612010408 | Ekonomi dan Bisnis | S1-Manajemen |
Siti Irmawati | 23612010470 | Ekonomi dan Bisnis | S1-Manajemen |
Azkal Adilla | 23612010349 | Ekonomi dan Bisnis | S1-Manajemen |
Faisal Ilham | 23902410011 | Pariwisata dan Industri Kewirausahaan | S1-Desain Komunikasi Visual |
Fitri Ayu Noviyanti | 25862060035 | Keguruan dan Ilmu Pendidikan | S1-PGSD |
Muhammad Nur Ilham | 23262010105 | Teknik | S1-Teknik Industri |
Siti Zakia Wardah | 23652010027 | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | S1-Ilmu Komunikasi |
Neneng Wahyuni | 23612010503 | Ekonomi dan Bisnis | S1-Manajemen |
Rissa Fajrie | 23882010039 | Keguruan dan Ilmu Pendidikan | S1-Pend. Bahasa dan Sastra Indonesia |
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Saga tahun 2026 memberikan berbagai dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Melalui program-program yang dilaksanakan, masyarakat memperoleh manfaat dalam bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan, sosial, serta lingkungan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menambah pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta mendorong partisipasi warga dalam kegiatan yang bermanfaat bagi desa.
Selain itu, kehadiran mahasiswa KKN turut membantu masyarakat dalam melaksanakan berbagai kegiatan dan memberikan edukasi sesuai dengan kebutuhan di lingkungan Desa Saga. Interaksi yang terjalin antara mahasiswa dan warga juga dapat mempererat hubungan sosial, meningkatkan semangat gotong royong, serta menciptakan kerja sama yang lebih baik dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di lingkungan masyarakat. Terlebih itu, kegiatan KKN tidak hanya memberikan manfaat selama program berlangsung, tetapi juga diharapkan dapat memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan Desa Saga.
Melalui kegiatan KKN di Desa Saga, bidang pendidikan diarahkan pada peningkatan pengetahuan dan kesadaran anak-anak melalui edukasi mengenai lingkungan serta praktik memilah sampah organik dan anorganik. Selain itu, kegiatan belajar mengaji juga dilaksanakan untuk membantu meningkatkan kemampuan akademik serta pemahaman keagamaan anak-anak di Desa Saga.
Kondisi kesehatan masyarakat di Desa Saga, khususnya lansia, ibu hamil, dan balita, tergolong baik berdasarkan kegiatan pelayanan kesehatan yang dilakukan melalui Posyandu. Kegiatan Posyandu menjadi salah satu sarana untuk memantau kondisi kesehatan serta memberikan pelayanan dan edukasi kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan KKN juga turut memberikan perhatian terhadap kesehatan gigi melalui edukasi dan pemeriksaan kesehatan gigi bagi siswa-siswi di SDN Balaraja 02. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan gigi sejak dini.
Masyarakat Desa Saga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, mayoritas memeluk agama Islam dengan persentase sekitar 80%. Meskipun Islam menjadi agama mayoritas, masyarakat Desa Saga memiliki sikap toleransi yang baik terhadap masyarakat yang memiliki latar belakang agama yang berbeda. Hal ini tercermin dari kehidupan bermasyarakat yang harmonis, saling menghargai, dan menjaga kerukunan antarwarga.
Masyarakat Desa Saga memiliki hubungan sosial yang baik dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan serta gotong royong. Hal ini terlihat dari partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan desa, seperti kerja bakti, kegiatan keagamaan, kegiatan lingkungan, serta kegiatan sosial lainnya. Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa juga dapat berinteraksi dan bekerja sama dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan, sehingga tercipta hubungan yang harmonis, saling membantu, dan meningkatkan kepedulian sosial antarwarga.
Kondisi lingkungan di Desa Saga menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam pelaksanaan KKN. Berbagai kegiatan dilakukan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, seperti edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik, praktik pengelolaan sampah, serta kegiatan kebersihan lingkungan. Selain itu, melalui program insinerator, masyarakat diberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah yang lebih baik dan bertanggung jawab. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kebersihan serta menciptakan lingkungan Desa Saga yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Kegiatan kelompok KKN yang kami lakukan berlangsung sesuai dengan rencana kerja yang telah kami siapkan. Beberapa kegiatan dalam Program Kerja KKN UMT kelompok kami meliputi :
PENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN
A. Edukasi dan Praktik Pemilihan Sampah
Memberikan edukasi kepada anak-anak SDN Saga 04 dan SDN Saga 01 mengenai pengertian sampah organik dan non-organik, contoh-contohnya, serta cara memilah sampah sesuai jenisnya. Bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak-anak mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui pemilahan sampah organik dan non-organik. Kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan tempat sampah organik dan non-organik menggunakan galon bekas Le Minerale yang di Lukis anak-anak sebagai upaya memanfaatkan barang bekas dan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
B. Mengajar Mengaji
Melaksanakan kegiatan mengajar mengaji bersama anak-anak di Majlis Ta’lim An Nawawi dengan memberikan bimbingan dalam membaca I’qra, Juz ama, dan Al-Qur’an, mengenalkan tadjwid, serta membantu meningkatkan kemampuan dan pemahaman mereka dalam membaca.
KESEHATAN
A. Senam Bersama Ibu-Ibu Desa Saga
Melaksanakan kegiatan senam bersama Ibu-ibu Desa Saga sebagai upaya meningkatkan kebugaran dan menjaga Kesehatan tubuh. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat.
B. Edukasi dan Pemeriksaan Gigi Bagi Siswa-Siswi SDN Balaraja 02
Melaksanakan edukasi mengenai pentingnya menjaga Kesehatan dan kebersihan gigi kepada siswa-siswi SDN Balaraja 02. Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan gigi untuk mengetahui kondisi Kesehatan gigi siswa serta memberikan pemahaman mengenai cara menyikat gigi yang baik dan benar.
LINGKUNGAN, KEMASYARAKATAN, DAN SOSIAL
A. Pembuatan Insinerator
Melaksanakan pembuatan INSINERATOR sebagai salah satu program kerja utama KKN Desa Saga 2026 yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mengatasi permasalahan sampah dan menyediakan sarana pembakaran sampah. Kegiatan meliputi persiapan bahan, pembangunan, penyemenan, hingga pengecatan insinerator.
B. Kolaborasi bersama Karang Taruna RT 006/RW 002
Melaksanakan kegiatan kemasyarakatan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 bersama Karang Taruna Desa Saga RT 006/ RW 002, seperti membantu persiapan perlombaan, berkoordinasi dengan masyarakat dan Karang Taruna, serta ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan berbagai kegiatan 17 Agustus. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan rasa kebersamaan, mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat maupun Karang Taruna, serta meningkatkan semangat nasionalisme dan partisipasi masyarakat dalam memperingati Hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
C. Seminar dan Peresmian
Melaksanakan seminar dan edukasi mengenai cara penggunaan serta pemanfaatan INSINERATOR secara tepat kepada masyarakat yang bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penggunaan yang tepat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah. Kemudian, ada kegiatan Peresmian INSINERATOR yang dihadiri oleh Jaro, RT, RW, Aparatur Desa, dan Warga Desa Saga sebagai bentuk dukungan dan kerja sama dalam pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat. Peresmian juga bertujuan sebagai bentuk penyerahan dan pemanfaatan fasilitas INSINERATOR bersama masyarakat Desa Saga.


























1. Minimnya Kehadiran Anggota
Salah satu hambatan yang dihadapi adalah tidak semua anggota kelompok dapat hadir dalam setiap kegiatan. Kondisi ini menyebabkan pembagian tugas dan pelaksanaan beberapa program kerja menjadi kurang optimal.
2. Keterlambatan Anggota dalam Mengikuti Kegiatan
Beberapa anggota terkadang hadir tidak sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Hal ini menyebabkan persiapan dan pelaksanaan kegiatan menjadi sedikit terlambat dari jadwal yang telah direncanakan.
3. Partisipasi Masyarakat yang Beragam
Tingkat kehadiran dan keterlibatan masyarakat dalam beberapa kegiatan tidak selalu sesuai dengan yang direncanakan. Kesibukan masing-masing warga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi partisipasi dalam kegiatan KKN.
4. Kendala dalam Menentukan Ide dan Pelaksanaan Insinerator
Pada tahap awal pelaksanaan program Insinerator, Kelompok kami mengalami kendala dalam menentukan ide, konsep, peletakan, dan Langkah yang tapat untuk pembuatan Insinerator. Selain itu, proses pelaksanaan juga membutuhkan penyesuaian terhadap bahan dan kondisi di lapangan sehingga pengerjaan dilakukan secara bertahap.
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Saga periode 20 Juli–20 Agustus 2026 telah menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa melalui keterlibatan secara langsung di tengah masyarakat. Berbagai kegiatan dan program kerja yang telah dilaksanakan disusun berdasarkan kondisi, kebutuhan, serta potensi yang terdapat di Desa Saga. Program tersebut mencakup bidang pendidikan, keagamaan, kesehatan, lingkungan, sosial kemasyarakatan, serta kegiatan pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kehadiran mahasiswa dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat dan mendorong masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian serta partisipasi dalam membangun lingkungan desa.
Secara keseluruhan, rangkaian KKN di Desa Saga dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan dan partisipasi berbagai pihak. Kegiatan yang telah dilakukan tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk belajar beradaptasi, berkomunikasi, bekerja sama, dan memahami kondisi masyarakat secara langsung. Berbagai pengalaman selama pelaksanaan KKN menjadi pembelajaran yang berharga dalam menghubungkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dengan kehidupan nyata di lingkungan masyarakat.
Milani Cintia Handaningsih