Nusa jaya adalah salah satu kelurahan di kecamatan Karawaci. Nusa jaya merupakan kelurahan hasil pemekaran Kelurahan Karawaci Baru. Sebelum tahun 2000, kelurahan Nusa jaya belum di kenal karena masih menjadi bagian dari kelurahan karawaci. Nusa jaya lahir sebagai implementasi perda No. 16 tahun 2000 terkait pembentukan tujuh kecamatan di kota Tangerang.
Kelurahan Nusa Jaya merupakan salah satu kelurahan yang berada di Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Secara administratif, Kelurahan Nusa Jaya terbagi ke dalam 12 Rukun Warga (RW) dan 40 Rukun Tetangga (RT) dengan jumlah penduduk sekitar ± 15.700 jiwa (berdasarkan data tahun 2022). Lokasi kelurahan ini cukup strategis karena berada di wilayah perkotaan dengan akses menuju pusat Kota Tangerang yang relatif mudah.
Beberapa kegiatan dan program yang telah berjalan di Kelurahan Nusa Jaya antara lain:
Pelaksanaan KKN di Kelurahan Nusa Jaya memiliki tujuan sebagai berikut:
Penjelasan detail dari pertiap kegiatan atau proker yang dilakukan:
Program kerja sosialisasi ke sekolah, khususnya kepada siswa kelas VI SD, dibuat sebagai salah satu bentuk kegiatan yang bertujuan memberikan pengetahuan, wawasan, dan motivasi kepada siswa dalam menghadapi masa akhir pendidikan sekolah dasar. Siswa kelas VI berada pada tahap persiapan menuju jenjang pendidikan berikutnya sehingga membutuhkan arahan dan informasi yang dapat membantu mereka lebih siap secara akademik maupun dalam kehidupan sosial.
Selain itu, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pendidikan di lingkungan sekitar serta sebagai sarana untuk berbagi pengetahuan secara langsung kepada siswa. Melalui kegiatan sosialisasi, mahasiswa juga dapat berinteraksi dengan siswa dan menerapkan pengetahuan serta keterampilan yang telah diperoleh selama proses perkuliahan.
Nama Kegiatan : Sosialisasi Sekolah
Waktu Pelaksanaan : 30 Juli 2026
Tempat Pelaksanaan : SD Negeri Karawaci 08
Narasumber : Mahasiswa/I KKN UMT
Audiens Kegiatan : Audiensnya adalah siswa kelas VI SD yang berada di SD Negeri Karawaci 08
Bagaimana cara mengikuti agenda ini : Kegiatan dapat diikuti dengan cara:
Program kerja pembuatan QRIS bagi pelaku usaha di lingkup RW 12 merupakan salah satu bentuk kegiatan mahasiswa KKN dalam memberikan kontribusi secara langsung kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung perkembangan dan digitalisasi usaha masyarakat di lingkungan RW 12. Berdasarkan hasil pengamatan dan pendataan yang dilakukan selama pelaksanaan KKN, terdapat sejumlah pelaku usaha di wilayah RW 12 yang masih mengandalkan transaksi secara tunai dalam menjalankan kegiatan usahanya. Penggunaan pembayaran tunai memang masih menjadi salah satu metode pembayaran yang umum digunakan, namun seiring dengan perkembangan teknologi, masyarakat mulai terbiasa menggunakan pembayaran digital dalam melakukan transaksi sehari-hari. Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar bagi mahasiswa KKN untuk membuat program kerja berupa pendampingan pembuatan QRIS bagi pelaku usaha. QRIS dipilih karena dapat menjadi salah satu alternatif pembayaran yang lebih praktis bagi pelaku usaha maupun pelanggan. Dengan adanya QRIS, pelanggan dapat melakukan pembayaran melalui berbagai aplikasi pembayaran digital yang mendukung QRIS tanpa harus menyediakan uang tunai.
Program kerja ini juga dibuat dengan mempertimbangkan kebutuhan pelaku usaha untuk mengikuti perkembangan teknologi dalam kegiatan usahanya. Selain membantu menyediakan alternatif metode pembayaran, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.
Nama Kegiatan : Implementasi Qris – UMKM Go Digital
Waktu Pelaksanaan : 4 Agustus 2026
Tempat Pelaksanaan : Lingkungan RW.012 RT 01 - 04
Narasumber : Mahasiswa/I KKN UMT
Audiens Kegiatan : Audiensnya adalah Pelaku Usaha di lingkungan RW.012 RT 01, RT 02, RT 03, RT 04
Bagaimana cara mengikuti agenda ini : Kegiatan dapat diikuti dengan cara:
Sampah merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang perlu mendapatkan perhatian, terutama di lingkungan masyarakat yang memiliki aktivitas sehari-hari cukup tinggi. Kurangnya kesadaran dalam memilah dan mengelola sampah dapat menyebabkan sampah menumpuk, menimbulkan bau tidak sedap, mengurangi kebersihan lingkungan, serta berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan dan pencemaran lingkungan.
Nama Kegiatan : Bank Sampah
Waktu Pelaksanaan : 11 Agustus 2026
Tempat Pelaksanaan : Kelompok Wanita Tani (Kwt) Rw.012
Program kerja Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember) merupakan salah satu bentuk kegiatan mahasiswa KKN dalam memberikan kontribusi secara langsung kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung pemanfaatan lahan terbatas dan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam melakukan budidaya ikan secara sederhana di lingkungan RW 12.
Dalam pelaksanaannya, program ini menggunakan galon bekas Le Minerale sebagai wadah budidaya ikan yang dimodifikasi sehingga dapat digunakan sebagai media pemeliharaan ikan sekaligus tempat pertumbuhan tanaman. Sistem aquaponik memanfaatkan air dari wadah ikan yang mengandung nutrisi untuk mendukung pertumbuhan tanaman, sehingga dapat menggabungkan kegiatan budidaya ikan dan tanaman dalam satu media. Dengan metode ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan barang bekas sekaligus memperoleh pengalaman dalam menerapkan sistem budidaya yang sederhana dan ramah lingkungan.
Dengan adanya program ini, mahasiswa KKN berupaya memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan ruang yang terbatas dan barang bekas menjadi sarana budidaya yang produktif. Program Budikdamber diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan yang mudah diterapkan, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan RW 12.
Nama Kegiatan : Budikdamber dan Aquaponik
Waktu Pelaksanaan : 11 Agustus 2026
Tempat Pelaksanaan : Kelompok Wanita Tani (Kwt) Rw.012
Pelaksanaan program kerja mural di lingkungan Nusa Jaya RW 12 bukan sekadar kegiatan memperindah fasilitas fisik atau pemanis pandangan semata, melainkan sebuah inisiatif strategis yang memiliki dimensi sosial, budaya, dan psikologis yang sangat luas. Di tengah dinamika perkotaan yang sering kali monoton dan dipenuhi oleh dinding-dinding beton yang kusam, kehadiran seni mural di ruang publik mampu bertindak sebagai katalisator perubahan positif yang langsung menyentuh kehidupan keseharian warga. Oleh karena itu, program ini mendesak untuk segera direalisasikan demi membawa transformasi nyata bagi kawasan tersebut.
Program mural ini juga berfungsi sebagai sarana strategis untuk menyalurkan energi kreatif para pemuda dan remaja yang tinggal di Nusa Jaya RW 12. Sering kali, potensi seni di kalangan generasi muda terhambat karena minimnya fasilitas dan ruang ekspresi yang legal serta positif di lingkungan tempat tinggal mereka. Dengan melibatkan mereka secara aktif dalam proses perencanaan hingga eksekusi pembuatan mural, program ini tidak hanya melatih keterampilan seni rupa dan kerja sama tim, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) yang tinggi terhadap fasilitas lingkungan yang mereka perindah sendiri, lebih dari sekadar lukisan di atas tembok, mural dapat dirancang untuk merepresentasikan nilai-nilai luhur, sejarah lokal, budaya, maupun cita-cita bersama warga Nusa Jaya RW 12. Kehadiran visual tematik ini akan memperkuat identitas lingkungan serta menjadi daya tarik tersendiri yang membanggakan bagi warga setempat. Selain itu, proses pengerjaan mural yang melibatkan gotong royong antarwarga dari berbagai usia akan mempererat tali silaturahmi, meningkatkan interaksi sosial, dan menghidupkan kembali semangat kebersamaan yang mulai terkikis oleh kesibukan modern.
Nama Kegiatan : Mural
Waktu Pelaksanaan : 7 Agustus 2026
Tempat Pelaksanaan : RT.02
Kesehatan remaja merupakan salah satu aspek penting yang perlu mendapat perhatian, mengingat pada masa remaja sering terjadi perubahan fisik, pola makan, dan gaya hidup yang dapat memengaruhi status kesehatan secara umum. Namun demikian, kesadaran remaja untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin masih tergolong rendah, sehingga berbagai masalah kesehatan berpotensi tidak terdeteksi sejak dini.
Berdasarkan kondisi tersebut, mahasiswa menginisiasi program kerja berupa kegiatan pemeriksaan kesehatan atau Medical Check-Up (MCU) sederhana bagi remaja dan anak-anak di lingkungan Posyandu Remaja Nusa Jaya RW 12. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah (tensi), penggalian riwayat penyakit, serta pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS) sebagai bentuk skrining kesehatan dasar.
Nama Kegiatan : Posyandu Remaja
Waktu Pelaksanaan : 16 Agustus 2026
Tempat Pelaksanaan : Posyandu Melati RW.012
Narasumber : Mahasiswa/I KKN UMT dan Puskesmas Nusa Jaya
Audiens Kegiatan : Audiensnya adalah: Para remaja yang berada dilingkungan RW.012
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Nusa Jaya Tahun 2026 bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kesadaran, dan kemandirian masyarakat melalui program-program yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi lingkungan setempat. Kegiatan KKN juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah kelurahan, serta berbagai pihak terkait dalam menciptakan lingkungan yang lebih edukatif, sehat, kreatif, produktif, dan berkelanjutan.
Melalui program kerja yang dilaksanakan, mahasiswa berupaya membantu masyarakat dalam bidang pendidikan melalui sosialisasi sekolah, ekonomi melalui implementasi QRIS, lingkungan melalui bank sampah dan mural, ketahanan pangan melalui budikdamber dan aquaponik, serta kesehatan melalui kegiatan cek kesehatan. Dengan demikian, program KKN diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat mendorong masyarakat untuk melanjutkan dan mengembangkan kegiatan tersebut secara mandiri.
Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang sebagai penyusun sekaligus pelaksana program. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang memberikan arahan, bimbingan serta evaluasi terhadap kegiatan.
PENANGGUNG JAWAB KEGIATAN : REYZAN SULAEMAN | |||||
PENANGGUNG JAWAB PER PROKER | |||||
Sosialisasi Sekolah | Implementasi Qris - UMKM Go Digital | Bank Sampah | Budikdamber dan Aquaponik | Mural | Cek Kesehatan |
Riska Septiayani | Hilda Maulida | Bastian Ramadhan | Ivana Azis Fauziah | Ahmad Faishal Baehaki | Daffa Ramzi Ramadhan |
ANGGOTA PROKER | |||
|---|---|---|---|
NO | NAMA | NIM | PRODI |
1 | Ahmad Faishal Baehaki | 23932020027 | PARIWISATA |
2 | Ainun | 23612010332 | FEB |
3 | Annisa Ramadhani | 23862060017 | FKIP |
4 | Bastian Ramadhan | 23222010033 | TEKNIK SIPIL |
5 | Bayu Ramadhan | 23622010100 | FEB |
6 | Bayu Sopwan Sudarsono | 23202010011 | TEKNIK ELEKTRO |
7 | Daffa Ramzi Ramadhan | 23142010011 | FIKES |
8 | Dian Lestari | 23612010304 | FEB |
9 | Fedryan Deka Herlambang | 23222010053 | TEKNIK SIPIL |
10 | Hanifah Dhiyaa Islami | 23742010179 | HUKUM |
11 | Hilda Maulida | 23622010102 | FEB |
12 | Ivana Azis Fauziah | 23222010024 | TEKNIK SIPIL |
13 | Karina Andini | 23882010004 | FKIP |
14 | Malfina Aurora Permata Putri | 23612010342 | FEB |
15 | Muhamad Julianto | 23222010027 | TEKNIK SIPIL |
16 | Pitri Maharani | 23612010329 | FEB |
17 | Putri Aulia Fatimah | 23612010036 | FEB |
18 | Putri Revani | 23612010525 | FEB |
19 | Reyzan Sulaeman | 23742010035 | HUKUM |
20 | Riska Septiyani | 23862060062 | FKIP |
21 | Shinta Aulia Sari | 23702010166 | ILKOM |
22 | Silfiah Fauziah | 23702010187 | ILKOM |
23 | Siti Khumayro | 23862080066 | PAI |
24 | Siti Nurbaiti | 23702010163 | ILKOM |
25 | Ulfa Khusnul Khotimah | 23702010195 | ILKOM |
26 | Yogi Saputra | 23262010001 | TEKNIK INDUSTRI |
Proker 1 – Sosialisasi Sekolah
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di sekolah dasar dengan sasaran utama siswa kelas VI. Kegiatan diawali dengan koordinasi antara mahasiswa dengan pihak sekolah untuk menentukan waktu, tempat, serta teknis pelaksanaan kegiatan. Setelah mendapatkan izin dari pihak sekolah, mahasiswa mempersiapkan materi dan perlengkapan yang akan digunakan selama kegiatan sosialisasi. Pada saat pelaksanaan, kegiatan diawali dengan pembukaan dan perkenalan mahasiswa kepada siswa. Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan materi sosialisasi dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh siswa kelas VI. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar siswa tidak hanya mendengarkan, tetapi juga dapat berpartisipasi melalui sesi tanya jawab dan diskusi.Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat cukup antusias dalam mengikuti sosialisasi. Beberapa siswa aktif menjawab pertanyaan dan menyampaikan pendapat. Mahasiswa juga memberikan motivasi kepada siswa agar tetap semangat belajar, percaya diri, serta mempersiapkan diri dengan baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab, penyampaian pesan dan motivasi, serta ucapan terima kasih kepada pihak sekolah dan seluruh siswa yang telah berpartisipasi. Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi berjalan dengan lancar dan mendapatkan respons yang baik dari siswa maupun pihak sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan pengalaman positif bagi mahasiswa maupun siswa kelas VI.
Proker 2 – Sosialisasi Sekolah
Kegiatan pembuatan QRIS dilaksanakan dengan menyasar pelaku usaha yang berada di wilayah RW 12. Sebelum kegiatan dilaksanakan, mahasiswa KKN terlebih dahulu melakukan pengamatan dan pendataan terhadap pelaku usaha yang terdapat di lingkungan RW 12. Pendataan dilakukan untuk mengetahui jumlah pelaku usaha yang menjadi sasaran program sekaligus mengetahui kebutuhan masing-masing pelaku usaha terhadap penggunaan pembayaran digital. Dari hasil pendataan tersebut, diperoleh sebanyak 18 pelaku usaha yang menjadi sasaran program pembuatan QRIS.
Pelaku usaha tersebut terdiri dari:
Wilayah | Jumlah Pelaku Usaha |
RT 01 & 02 | 6 Pelaku Usaha |
RT 03 | 6 Pelaku Usaha |
RT 04 | 6 Pelaku Usaha |
Total | 18 Pelaku Usaha |
Setelah proses pendataan dilakukan, mahasiswa KKN kemudian melakukan komunikasi dengan pelaku usaha mengenai rencana kegiatan. Pelaku usaha diberikan penjelasan mengenai program yang akan dilaksanakan serta manfaat QRIS dalam mendukung transaksi usaha. Pada tahap selanjutnya, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai QRIS kepada pelaku usaha. Penjelasan meliputi pengertian QRIS, fungsi QRIS, manfaat penggunaan QRIS, serta gambaran mengenai proses transaksi menggunakan QRIS. Penyampaian dilakukan secara sederhana agar dapat dipahami oleh seluruh pelaku usaha, mengingat tingkat pemahaman terhadap teknologi digital pada setiap pelaku usaha berbeda-beda.
Setelah pelaku usaha memahami penjelasan yang diberikan dan bersedia mengikuti program, mahasiswa melakukan pendampingan dalam proses pembuatan QRIS. Pendampingan dilakukan dengan membantu pelaku usaha mempersiapkan data yang diperlukan dan mengikuti tahapan pendaftaran sesuai dengan ketentuan penyedia layanan QRIS yang digunakan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mengenai cara menggunakan QRIS dalam kegiatan transaksi. Mahasiswa menjelaskan bagaimana QRIS dapat digunakan oleh pelanggan untuk melakukan pembayaran serta bagaimana pelaku usaha dapat memastikan bahwa pembayaran telah berhasil diterima. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap berdasarkan wilayah RT agar proses pendataan dan pendampingan dapat berjalan dengan lebih teratur. Pada wilayah RT 01 dan RT 02, kegiatan menyasar sebanyak 6 pelaku usaha. Selanjutnya, pendampingan dilakukan kepada 6 pelaku usaha di RT 03 dan 6 pelaku usaha di RT 04. Dengan demikian, keseluruhan sasaran kegiatan mencapai 18 pelaku usaha di lingkungan RW 12.
Kegiatan berjalan dengan cukup baik dan mendapat respons positif dari pelaku usaha. Pendampingan secara langsung juga membantu pelaku usaha yang sebelumnya belum terbiasa dengan sistem pembayaran digital untuk lebih memahami cara penggunaannya. Secara keseluruhan, program kerja pembuatan QRIS telah dilaksanakan dengan melibatkan 18 pelaku usaha yang tersebar di wilayah RT 01, RT 02, RT 03, dan RT 04 dalam lingkup RW 12. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN dapat memberikan kontribusi dalam memperkenalkan dan membantu penerapan pembayaran digital kepada pelaku usaha di lingkungan masyarakat. Diharapkan setelah kegiatan KKN selesai, pelaku usaha dapat terus memanfaatkan QRIS sebagai salah satu alternatif pembayaran dan semakin terbiasa menggunakan teknologi digital dalam menjalankan kegiatan usahanya.
Proker 3 – Bank Sampah
Pelaksanaan program kerja Bank Sampah dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya mahasiswa dalam mendukung kebersihan dan pengelolaan sampah di lingkungan Kelurahan Nusa Jaya. Kegiatan ini dilaksanakan melalui penyediaan dan pembagian sarana tempat sampah yang akan digunakan sebagai fasilitas pendukung dalam pemilahan dan pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat. Sebelum kegiatan dilaksanakan, mahasiswa melakukan koordinasi dengan pihak Kelurahan Nusa Jaya serta pengurus RT terkait lokasi dan teknis penempatan Bank Sampah. Koordinasi dilakukan agar fasilitas yang diberikan dapat ditempatkan pada lokasi yang mudah dijangkau oleh masyarakat serta dapat dimanfaatkan dan dirawat secara bersama-sama.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menyediakan sebanyak 4 unit tempat Bank Sampah, yang kemudian dibagikan masing-masing 1 unit untuk RT 01, RT 02, RT 03, dan RT 04. Setiap unit ditempatkan pada lokasi yang telah disepakati bersama dengan pengurus RT. Pembagian tersebut diharapkan dapat membantu setiap lingkungan RT memiliki sarana pengelolaan sampah yang lebih teratur dan mudah digunakan oleh masyarakat. Kegiatan diawali dengan persiapan sarana Bank Sampah, pengecekan kondisi tempat sampah, serta penentuan lokasi penempatan. Setelah seluruh persiapan selesai, mahasiswa bersama pengurus lingkungan melakukan pendistribusian Bank Sampah ke masing-masing RT. Pada saat penyerahan, mahasiswa juga memberikan penjelasan mengenai fungsi Bank Sampah serta pentingnya membuang dan memilah sampah sesuai dengan jenisnya.
Selain pembagian fasilitas, mahasiswa juga mengajak pengurus RT dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan serta merawat fasilitas Bank Sampah yang telah diberikan. Pengurus RT diharapkan dapat membantu mengawasi penggunaan tempat sampah dan mengarahkan masyarakat agar memanfaatkannya dengan baik.
Proker 4 – Budikdamber dan Aquaponik
Pelaksanaan program kerja Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember) dengan sistem aquaponik dilaksanakan sebagai salah satu kegiatan KKN yang bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat dalam memanfaatkan lahan terbatas untuk kegiatan budidaya. Kegiatan diawali dengan melakukan persiapan alat dan bahan, yaitu galon bekas Le Minerale sebagai wadah budidaya ikan, benih ikan, air, media tanam, serta bibit tanaman.
Setelah ikan ditebar, bibit tanaman ditempatkan pada bagian atas galon dengan menggunakan media tanam yang telah disiapkan. Sistem aquaponik memungkinkan tanaman memanfaatkan nutrisi yang terdapat dalam air budidaya ikan, sedangkan tanaman membantu menyerap sebagian unsur hara dari air. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN memberikan penjelasan dan pendampingan kepada masyarakat mengenai cara pemberian pakan, penggantian atau penambahan air, perawatan ikan, serta pemeliharaan tanaman.
Tahap terakhir adalah pemantauan dan evaluasi terhadap perkembangan ikan dan tanaman.
Proker 5 – Mural
Pelaksanaan Program Kerja
Nama Kegiatan : Pembuatan Mural di Kelurahan Nusa Jaya
Tema Kegiatan : "Seni Warisan Budaya Dalam bentuk Modern"
Tanggal Pelaksanaan : 7-10 Agustus 2026
Waktu : 13.00 – 17.00 WIB
Lokasi Kegiatan : Di Rw 12 tepatnya di RT 2 Di tembok Gang RT 2
Penyelenggara : Tim Mural dan Mahasiswa KKN
Jalannya Kegiatan
Hari Jumat Jam 13.00 -15.30 : Melakukan survei tempat, perizinan kepada warga/pemilik wilayah, dan belanja kebutuhan alat/bahan.
Hari Sabtu 15.00 – 17.00 : Pembersihan dinding, Pembuatan Sketsa Yang akan dibuat dan Pelapisan Cat dasar oleh Tim Mural dan Mahasiswa.
Hari Minggu 13.00 - 17.00 : Melanjutka Proses Pengecatan Warna untuk gambar Sketsa oleh tim Mural.
Hari Senin 13.00 – 17.00 : Finishing dan pelapisan pelindung (clear coat).
Proker 6 – Cek Kesehatan
Kegiatan pemeriksaan kesehatan (MCU) dilaksanakan di Posyandu Remaja Nusa Jaya RW 12 dengan menyasar remaja dan anak-anak dari wilayah RT 01, RT 02, RT 03, dan RT 04. Sebelum kegiatan dilaksanakan, mahasiswa terlebih dahulu berkoordinasi dengan kader Posyandu Remaja Nusa Jaya RW 12 mengenai jadwal, tempat, serta persiapan alat dan bahan yang diperlukan, seperti timbangan berat badan, alat ukur tinggi badan (microtoise), tensimeter, glukometer beserta strip GDS, lancet, kapas alkohol, serta kartu atau formulir pencatatan hasil pemeriksaan.
Wilayah | Jumlah Peserta |
RT 01, RT 02, RT 03, RT 04 | 27 Peserta |
Total | 27 Peserta |
Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilakukan, mahasiswa memberikan penjelasan singkat kepada peserta maupun orang tua/pendamping mengenai hasil pemeriksaan yang diperoleh, termasuk memberikan saran sederhana apabila ditemukan hasil pemeriksaan yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut, seperti anjuran untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.







Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di Kelurahan Nusa Jaya merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dengan tujuan memberikan kontribusi melalui penerapan ilmu, pengetahuan, dan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan. Selama pelaksanaan KKN, berbagai kegiatan telah dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat, pihak kelurahan, RT/RW, sekolah, kader, serta unsur masyarakat lainnya.
Program kerja yang dilaksanakan meliputi sosialisasi sekolah, implementasi QRIS, bank sampah, budikdamber dan aquaponik, mural, serta cek kesehatan. Seluruh program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, mendukung kegiatan ekonomi, menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan ketahanan pangan, serta meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan.
Pelaksanaan KKN juga memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat, bekerja sama dalam menyelesaikan permasalahan, serta memahami kondisi dan potensi yang terdapat di lingkungan Kelurahan Nusa Jaya. Keberhasilan berbagai kegiatan tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama seluruh pihak yang terlibat.
Berdasarkan pelaksanaan kegiatan KKN, diharapkan masyarakat Kelurahan Nusa Jaya dapat terus melanjutkan dan mengembangkan program-program yang telah dilaksanakan, khususnya dalam bidang pengelolaan sampah, pemanfaatan teknologi digital, ketahanan pangan, kesehatan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Pihak kelurahan, RT/RW, kader, sekolah, serta masyarakat diharapkan dapat terus menjaga kerja sama dan mendukung keberlanjutan program yang telah dirintis selama kegiatan KKN. Bagi mahasiswa yang akan melaksanakan KKN di masa mendatang, diharapkan dapat melakukan observasi dan koordinasi secara lebih matang agar program yang dilaksanakan semakin sesuai dengan kebutuhan dan potensi masyarakat.
Demikian laporan akhir kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di Kelurahan Nusa Jaya ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban atas seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan. Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan maupun penyusunan laporan ini masih terdapat kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan di masa yang akan datang.
Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, bantuan, arahan, dan kerja sama selama kegiatan KKN berlangsung. Semoga seluruh program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kelurahan Nusa Jaya serta dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan
Siti Khumayro