Laporan Akhir Kuliah Kerja Nyata Kelurahan Karang Tengah 2026

Laporan Akhir Kuliah Kerja Nyata Kelurahan Karang Tengah 2026

: Kamis, 20 Agustus 2026 : Karang tengah

Latar belakang kegiatan

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu pilar utama dan esensial dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di tingkat akar rumput. Di kawasan perkotaan yang dinamis seperti Rukun Warga (RW) 07 Kelurahan Karang Tengah, Kota Tangerang, dinamika sosial dan ekologi menuntut adanya pendekatan yang komprehensif, adaptif, serta inovatif terhadap kebutuhan warganya. Wilayah ini sejatinya dianugerahi modal sosial yang menjanjikan serta potensi besar dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia dan pelestarian lingkungan. Hal ini dibuktikan dengan tingginya partisipasi dan keterlibatan elemen masyarakat yang aktif sebagai penggerak di lapangan, seperti Posyandu Kecubung, Kelompok Wanita Tani (KWT) Kecubung, organisasi kepemudaan Karang Taruna, serta institusi pendidikan tingkat dasar yakni SDN Karang Tengah 7.

Meskipun memiliki modal sosial yang kuat, masyarakat setempat secara realitas masih terbelenggu oleh berbagai tantangan operasional dan struktural yang membutuhkan intervensi terarah. Tantangan multidimensi ini mencakup inefisiensi pencatatan manual di bidang kesehatan masyarakat, keterbatasan lahan dan literasi teknis dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga, ancaman krisis kesadaran pengelolaan limbah yang mengancam sanitasi lingkungan, hingga perlunya revitalisasi peran pemuda dalam merawat harmoni dan kohesi sosial kemasyarakatan.

Merespons urgensi tersebut, pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) yang diselenggarakan pada periode 20 Juli hingga 20 Agustus 2026 hadir sebagai wujud tanggung jawab akademis untuk menjadi katalisator perubahan. Mahasiswa terjun langsung untuk memberikan kontribusi nyata melalui pendekatan multidisiplin yang tidak hanya berfokus pada satu aspek penyelesaian, melainkan menyentuh berbagai ranah secara terintegrasi.

Program pengabdian ini secara strategis mengusung empat pilar fokus intervensi. Pertama, transformasi dan digitalisasi tata kelola administrasi kesehatan di Posyandu Kecubung guna mempercepat pelayanan dan menekan risiko kehilangan data medis. Kedua, optimalisasi lahan pekarangan melalui modernisasi pertanian perkotaan (urban farming) dengan sistem hidroponik dan budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) bersama KWT Kecubung. Ketiga, penanaman karakter peduli ekologi melalui edukasi pemilahan sampah secara interaktif di SDN Karang Tengah 7. Keempat, penguatan kohesi sosial dan persaudaraan warga melalui manajemen acara kolaboratif bersama Karang Taruna RW 07 dalam menyelenggarakan perayaan hari besar nasional.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Pelaksanaan kegiatan KKN ini karena didasari oleh beberapa permasalahan utama di lapangan:

  1. Inefisiensi Administrasi di Posyandu Kecubung: 
    Pencatatan dan pelaporan tumbuh kembang anak, ibu hamil, serta lansia masih menggunakan buku register fisik, serta membutuhkan waktu lama dalam merekapitulasi laporan bulanan untuk dinas kesehatan.
  2. Keterbatasan Keterampilan Pertanian Perkotaan pada KWT Kecubung:
    Anggota KWT menghadapi keterbatasan pemahaman teknis terkait pemeliharaan hidroponik, peracikan media tanam, serta belum optimalnya pemanfaatan lahan untuk Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang bernilai ekonomis dan kesehatan. 
  3. Edukasi Kesadaran Pemilahan Sampah Sejak Dini:
    Di lingkungan SDN Karang Tengah 7 dan pemukiman warga, sampah belum dipilah berdasarkan kategorinya (organik, anorganik, dan B3) karena minimnya sarana tempat sampah terpisah dan kurangnya media edukasi visual yang menarik.
     
  4. Kevakuman Aktivitas Pemuda dan Kurangnya Sarana Interaksi Warga:
    Karang Taruna membutuhkan fasilitasi dan pendampingan manajerial untuk mengaktifkan kembali peran pemuda sebagai motor penggerak acara kemasyarakatan, khususnya dalam menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI.


Tujuan kegiatan

Adapun tujuan utama dari rangkaian kegiatan KKN ini meliputi:

  1. Digitalisasi Pelayanan Kesehatan: 
    Mengimplementasikan aplikasi berbasis web "SIDIPAKE" (Sistem Digital Posyandu Kecubung) untuk mengintegrasikan alur pelayanan kesehatan dari meja 1 hingga meja 4 secara otomatis dan terpusat 
  2. Optimalisasi Pertanian Perkotaan:
    Meningkatkan produktivitas KWT Kecubung melalui pendampingan budidaya tanaman hidroponik dan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) seperti jahe, kunyit, dan kencur 
  3. Edukasi Lingkungan Usia Dini:
    Menanamkan kebiasaan dan kesadaran pemilahan sampah (organik, anorganik, dan B3) pada siswa SDN Karang Tengah 7 melalui pendekatan edutainment dan penyediaan fasilitas tempat sampah hasil daur ulang galon bekas 
  4. Penguatan Kohesi Sosial dan Kepemudaan:
    Membangun sinergi kolaboratif bersama Karang Taruna dalam manajemen acara peringatan HUT RI ke-81 serta merancang instalasi framebooth sebagai sarana dokumentasi komunal warga


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

Pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan KKN di Kelurahan Karang Tengah terbagi menjadi beberapa kelompok, yaitu:

  1. Lurah (Kepala Kelurahan Karang Tengah): Bapak H Syarujih, S.IP.
  2. Seluruh Perangkat Kelurahan Karang Tengah
  3. Ketua RW (Rukun Warga): Bapak Abdullah Jafar, S.E.
  4. Seluruh Ketua RT (Rukun Tetangga)
  5. Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) / Kelompok Warga: Karang Taruna, Posyandu, Posbindu, dan Kelompok Wanita Tani (KWT)
  6. Instansi Sektoral di Wilayah Kelurahan: SDN Karang Tengah 7
  7. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelurahan Karang Tengah: Ibu Grace Vita Vidyani, SE., MM. Tr.
  8. Seluruh Anggota Kuliah Kerja Nyata Kelurahan Karang Tengah 2026:
     

No

Nama

NIM

Fakultas

Prodi

1

Achmad Syairoji

23862080080

Agama Islam

S1-Pend. Agama Islam

2

Tiara Zahira

23612090065

Ekonomi

Bisnis Digital

3

Luthfi Ramdani Rachman

23612090026

Ekonomi

Bisnis Digital

4

Novi Yanti

23612010225

Ekonomi

S1-Manajemen

5

Ummu Fadillah Aulia

23612010200

Ekonomi

S1-Manajemen

6

Ikrimah Amanah Jelita

23612010170

Ekonomi

S1-Manajemen

7

Destia Rani

23612010517

Ekonomi

S1-Manajemen

8

Bella Nadiyah Putri

23622010032

Ekonomi

S1-Akuntansi

9

Muhammad Rizky Ariyanto

23622010006

Ekonomi

S1-Akuntansi

10

Septian Tri Putra

23622010019

Ekonomi

S1-Akuntansi

11

Revalina Keyza

23742010005

Hukum

S1-Ilmu Hukum

12

Nahda Syifa Aulia

23742010041

Hukum

S1-Ilmu Hukum

13

Fahri Adnan

23702010144

Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

S1-Ilmu Komunikasi

14

Sandi Kurniawan

23702010138

Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

S1-Ilmu Komunikasi

15

Caesa Apriana Fadianti

23702010175

Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

S1-Ilmu Komunikasi

16

Jul Fadli Aji

23702010174

Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

S1-Ilmu Komunikasi

17

Alya Nur Ramadani

23862060010

Keguruan dan Ilmu Pendidikan

S1-PGSD

18

Chika Aprillah Fitriadi

23862060201

Keguruan dan Ilmu Pendidikan

S1-PGSD

19

Salwa Alika Waluyo

23862060043

Keguruan dan Ilmu Pendidikan

S1-PGSD

20

Farizka Riyani

23142010003

Kesehatan

S1-Keperawatan

21

Andri Sawaludin

23902410004

Pariwisata & Industri Kreatif

Desain Komunikasi Visual

22

Fauza Lail

23552010215

Teknik

S1-Teknik Informatika

23

Feby Khaisya Saliya

23552010103

Teknik

S1-Teknik Informatika

24

Muhammad Irsyad Hawari

23552010086

Teknik

S1-Teknik Informatika

25

Aji

2155201230

Teknik

S1-Teknik Informatika

26

Ghitha Luthfi Ramadhan

23212010035

Teknik

S1-Teknik Mesin


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

Pelaksanaan program pengabdian ini memberikan dampak nyata yang dapat dirasakan oleh berbagai pihak:

  1. Bagi Pelayanan Kesehatan & Posyandu:
    Masyarakat: Mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, akurat, dan terstruktur untuk balita, ibu hamil, remaja, hingga lansia.
    Kader Posyandu: Efisiensi kerja meningkat karena pencatatan otomatis tanpa berkas fisik, risiko kesalahan data berkurang, serta rekapitulasi data imunisasi dan status gizi dapat diunduh instan dalam format PDF.
     
  2. Bagi KWT & Ketahanan Pangan:
    Masyarakat: Terpenuhinya kebutuhan pangan organik dan obat herbal alami skala rumah tangga, serta terciptanya lingkungan pemukiman yang asri.
    KWT: Meningkatnya literasi teknis budidaya hidroponik, efisiensi ruang pekarangan, dan potensi hasil panen yang lebih optimal.
     
  3. Bagi Siswa & Lingkungan Sekolah/Pemukiman:
    Siswa SDN Karang Tengah 7: Tertanamnya disiplin dan pemahaman kognitif mengenai pentingnya memilah sampah sejak dini.
    Lingkungan: Berkurangnya penumpukan sampah residu akibat terfasilitasinya tempat sampah terpisah (organik, anorganik, B3) berbahan dasar daur ulang galon bekas (upcycle).
     
  4. Bagi Pemuda & Karang Taruna:
    Masyarakat: Tersedianya ruang interaksi sosial dan spot foto (photobooth) yang merekatkan persaudaraan antarwarga.
    Karang Taruna: Mendapatkan pengalaman praktis (experiential learning) dalam manajemen acara kolaboratif, merancang dekorasi, serta membangkitkan kembali semangat kepemimpinan pemuda.


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Rangkaian kegiatan KKN UMT Kelurahan Karang Tengah berlangsung selama 4 minggu, terhitung mulai tanggal 27 Juli hingga 20 Agustus 2026 dengan rincian sebagai berikut:

  1. Minggu 1 (27 Juli – 2 Agustus 2026)
    Kegiatan diawali dengan koordinasi dan aktivitas bersama KWT Kecubung, mendampingi pelaksanaan Posbindu dan senam lansia, serta pengolahan media tanam dan pot. Tim mahasiswa juga menggelar rapat perdana bersama Karang Taruna RW 07 Komplek Barata, melakukan pengecatan pot hidroponik, pembenihan tanaman, serta pengumpulan bahan pembuatan framebooth
     
  2. Minggu 2 (3 Agustus – 9 Agustus 2026)
    Mahasiswa rutin melakukan perawatan tanaman hidroponik, menyiram dan membersihkan area KWT, serta berpartisipasi dalam senam Lien Tien Kung. Pada 7 Agustus 2026, mahasiswa membantu penimbangan balita di Posyandu Kecubung. Minggu ini juga diisi dengan pendataan tanaman, persiapan lomba catur, pengerjaan konstruksi framebooth, serta rapat besar persiapan perayaan 17-an.
     
  3. Minggu 3 (10 Agustus – 16 Agustus 2026)
    Fokus kegiatan berada pada pemantauan tanaman, rapat koordinasi teknis aplikasi web Posyandu, dan pengerjaan lanjutan frameboothDay 1) Acara Puncak 17-an di Komplek Barata pada 16 Agustus 2026
     
  4. Minggu 4 (17 Agustus – 20 Agustus 2026)
    Pada 17 Agustus 2026, dilaksanakan Hari Kedua (Day 2) Acara Puncak 17-anedutainment Edukasi Pemilahan Sampah di SDN Karang Tengah 7


Dokumentasi

Kelompok Wanita Tani
POSBINDU
POSYANDU
Senam Lien Tien Kung
Edukasi Jenis Jenis Sampah di SDN Karang Tengah 7
17-an di RW 07 Karang Tengah (Karang Taruna x KKN UMT 2026) 
Sosialisasi dan Penyerahan Website Administrasi Posyandu/Posbindu

Penutup

Demikian Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) di Kelurahan Karang Tengah selama kurun waktu 20 Juli hingga 20 Agustus 2026 telah menjadi sebuah perjalanan pengabdian yang sarat akan pembelajaran, dedikasi, dan kolaborasi. Selama empat minggu terjun langsung ke tengah dinamika masyarakat RW 07, kami tidak hanya mengimplementasikan program kerja, tetapi juga menyerap banyak nilai kearifan lokal, kegotongroyongan, dan ketangguhan warga. Seluruh rangkaian program utama mulai dari transisi sistem manual ke digital di Posyandu Kecubung melalui aplikasi "SIDIPAKE", peningkatan produktivitas lahan terbatas bersama KWT Kecubung, penanaman karakter peduli lingkungan sejak dini di SDN Karang Tengah 7, hingga rekatnya kembali persaudaraan warga melalui kolaborasi perayaan kemerdekaan bersama Karang Taruna telah berhasil direalisasikan dan melampaui target yang diharapkan.

Namun, kami menyadari sepenuhnya bahwa waktu pengabdian yang relatif singkat ini hanyalah sebuah langkah awal atau pemantik (trigger) dari proses perubahan yang lebih besar. Keberhasilan sesungguhnya dari program KKN ini tidak diukur pada saat acara penutupan, melainkan pada asas keberlanjutan (sustainability). Yakni, pada bagaimana inovasi fisik, sistem digital, serta wawasan yang telah kami serahterimakan dapat dirawat, diadaptasi, dan dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat. Kami menaruh harapan besar agar "SIDIPAKE" terus digunakan untuk meringankan beban administratif kader Posyandu, instalasi hidroponik dan TOGA KWT terus dipanen dan dikembangkan, tempat sampah terpilah di sekolah terus membiasakan generasi penerus membuang sampah pada tempatnya, serta semangat kepemimpinan pemuda Karang Taruna tak lagi redup.

Kesuksesan seluruh program kerja ini tentu mustahil terwujud tanpa adanya sinergi, penerimaan, dan dukungan tanpa henti dari berbagai pihak. Melalui lembar laporan ini, kami menghaturkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang terus memberikan arahan, pihak pemerintah Kelurahan Karang Tengah, Bapak Ketua RW 07 beserta jajaran RT, para kader penggerak Posyandu dan KWT Kecubung, pihak sekolah SDN Karang Tengah 7, rekan-rekan Karang Taruna, serta seluruh warga RW 07 Komplek Barata yang telah menerima kami dengan tangan terbuka dan menganggap kami sebagai bagian dari keluarga. Akhir kata, semoga setiap peluh, waktu, dan langkah kecil yang kita torehkan bersama di Karang Tengah ini dicatat sebagai amal kebaikan, serta memberikan manfaat yang terus mengalir demi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.

 


"Honorable Mention: Luthfi Ramdani Rachman"
-----------------------------------------------------

Penulis

Septian Tri Putra

Septian Tri Putra

S1-Akuntansi