Implementasi Teknologi Artificial Intelligence bagi UMKM

Implementasi Teknologi Artificial Intelligence bagi UMKM

: Sabtu, 08 Agustus 2026 : Sukamulya

Latar belakang kegiatan

Geliat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tumpuan utama perekonomian yang berdenyut di level komunal. Akan tetapi, lanskap persaingan komersial terkini sepenuhnya digerakkan oleh atensi pasar di ranah siber (e-commerce dan social media marketing)7. Studi pendahuluan yang dieksekusi di wilayah Kelurahan Sukamulya mencatatkan fenomena yang memprihatinkan: mayoritas pelaku usaha ritel dan industri rumahan menderita gagap adaptasi dalam mementaskan visual produknya secara digital. Konstruksi pemasaran UMKM terpantau masih amat statis, monoton, dan konvensional. Mereka umumnya mengemas produk olahan dalam balutan plastik bening nir-identitas tanpa kejelasan rincian legalitas merek, yang sangat merugikan tingkat kepercayaan khalayak konsumen (brand trust).

Kelemahan elementer lainnya mengerucut pada kelumpuhan kapabilitas operasional content creation. Pemilik UMKM sering kali berhadapan dengan tembok (writer's block) saat diminta memformulasikan kalimat tawaran penjualan (copywriting) di unggahan Instagram atau TikTok, serta alpa memanfaatkan pendaftaran radar koordinat spasial (geotagging) yang memutus potensi jangkauan pembelian dari area luar desa.

Meretas belenggu disrupsi ini, delegasi KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang meletakkan jangkar solusi mutakhir dengan mendekonstruksi kerumitan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence / AI) Generatif. Aplikasi komputasi AI menjanjikan percepatan produksi visual, copywriting, hingga otomasi teks video, dengan metode biaya sangat rendah (low-cost) dan daya kejut maksimal (high-impact). Lokakarya dirancang inklusif untuk menyadarkan UMKM Sukamulya bahwa piranti raksasa ini dapat dikendalikan seluruhnya melalui genggaman ponsel mereka.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Inti dari pusaran dilema ini ialah anomali kapasitas teknis vs kebutuhan persaingan. Penyajian informasi bisnis bersifat sporadis tanpa rekam spasial geografis, diperparah dengan kebingungan pelaku UMKM dalam merakit instruksi digital.

Kubu yang paling terkena fatalitas kompetisi adalah pelaku UMKM sendiri (pedagang kuliner, camilan olahan rumahan, dll). Andai kelemahan digital branding dan inkompetensi packaging dibiarkan, daya tarung (competitiveness) barang jualan lokal akan hangus diterjang eksploitasi produk pabrikan besar. Mahasiswa KKN dan tim dosen informatika hadir guna menyuntikkan technical know-how. Sistem pendampingan hands-on training individual (satu-lawan-satu) mutlak diturunkan agar mahasiswa dapat melenyapkan kepanikan peserta lansia ketika mengoperasikan aplikasi, memberikan intervensi instan yang tidak dapat dicapai hanya dari mendengarkan seminar teori satu arah.


Tujuan kegiatan

Tujuan Umum Mengangkat supremasi, derajat visual, dan nilai daya saing perekonomian produk UMKM di Kelurahan Sukamulya lewat injeksi optimalisasi digital branding, revitalisasi desain packaging, dan fungsionalisasi cerdas teknologi Artificial Intelligence (AI).

Tujuan Khusus

  •     Membekali kecakapan pengoperasian prompt engineering (rumus perintah teks AI) pada antarmuka ChatGPT/Gemini untuk menciptakan takarir (copywriting) yang membujuk audiens.
  •     Memandu mahakarya desain grafis stiker kemasan (melalui Canva) yang estetik, memuat entitas komposisi, tenggat kedaluwarsa, dan identitas merek.
  •     Membangkitkan kemahiran kompilasi audiovisual instan (short-form video) dengan fitur sulih teks suara (auto-caption) berbasis platform Veo3 atau CapCut.
  •     Meluncurkan jangkar geomarketing spasial dengan memasukkan kordinat UMKM ke pelacak global Google My Maps.
  •     Merangkai inovasi pemasaran melalui pengunduhan QR Code untuk dicetak lekat ke bagian label stiker produk.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  1. Mahasiswa KKN

Bertugas sebagai instruktur hands-on pendampingan langsung peserta: 

  •     Nanda Naufal Thufailah (Koordinator), 
  •     Riswanda Arif Fadillah (Koordinator), 
  •     Dwi Maya Ariyanti, Aisyah Fitri Yani, Zulfa Muthia Bilqis, serta Rahmah Khaerunnisa Difa.
  1. Dosen/DPL (Tim Pengusul)
  •     Ir. Fauyhi Eko Nugroho, M.Kom., IPM., ASEAN.Eng (Ketua Pengusul).
  •     Dr. Ir. Rohmat Taufik, S.T., M.Kom (Dekan / Anggota).
  •     Arief Herdiansah, S.Kom., M.T.I (Kaprodi / Anggota Pemateri).
  •     Dr. Ir Faridi, M.Kom (Anggota).
  1. Mitra
  •     Pemerintah Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa (melibatkan Bapak Lurah Soni Rahmat Sonjaya, S.IP yang turut memberi sambutan fasilitasi).
  1.  Peserta
  •     Pelaku usaha UMKM riil di Kelurahan Sukamulya berjumlah 16 orang, termasuk Ibu Yanti (usahawan "Keripik Pisang Bu Yanti" / "Bu Yanti Snack").


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

  1. Dampak bagi Masyarakat (Pelaku UMKM)

 

Akselerasi Pengetahuan (Kognitif):

 Peserta merontokkan kekhawatirannya akan sistem AI generatif, kini mencerap keunggulan instruksi presisi (prompting), dan mengonfirmasi bahwasanya kualitas pendaratan visual kemasan setara urgensinya dengan mutu isi produk. Peningkatan wawasan termanifestasi jelas dengan lonjakan rata-rata hasil asesmen sebesar 43,5 poin.

 

Keandalan Keterampilan (Psikomotorik):

 16 usahawan (100%) menuntaskan transformasi menjadi sutradara mini kontennya sendiri. Peserta dapat memanggil kemampuan ChatGPT/Gemini untuk merekayasa iklan copywriting persuasif berbasis algoritma formula AIDA (Attention, Interest, Desire, Action). Peserta menuntaskan pengeditan klip 8 detik (Reels) yang responsif memuculkan auto-caption ucapan secara sinkron.

 

 

B. Dampak bagi Lingkungan

 

(Inovasi ini mengedepankan revitalisasi daya beli digital, maka tiada singgungan khusus   terhadap indikator lingkungan hidup/ekologis).

 

   C. Dampak Jangka Panjang 

 

Bermodalkan templat prompt siap rakit dan buku saku manual pengoperasian dari KKN, para UMKM tak perlu mengeksploitasi kapitalnya demi membayar arsitek desainer visual dari pihak ketiga. Inovasi visual kemasan stiker yang menonjolkan fitur tanggal expired dan slogan "Tanpa Pengawet" membuka paspor keunggulan komparatif, mempercepat kans negosiasi penawaran suplai makanan tersebut menembus rak display swalayan atau kafe elit.


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Tahap 1 – Persiapan

 Operasi pemetaan awal diterjunkan (mulai 21 Juli 2026) guna mengaudisi kapabilitas gawai 16 pendaftar UMKM, mendata kelemahan akun media jejaring, resolusi kamera jepretan masa lalu, serta pengambilan garis lintang-bujur (latitude/longitude) markas usaha mereka. Mahasiswa menyiapkan infrastruktur purwarupa design dan mencetak User Manual ber-ISBN.

 

Tahap 2 – Pelaksanaan

 Hari perhelatan monumental diselenggarakan luring pada 8 Agustus 2026 (09:00 - 12:30 WIB) berlokasi di Balai Kelurahan Sukamulya. Agenda dibuka dengan pelepasan kuesioner pre-test. Arief Herdiansah merangkap tim dosen menyuntikkan narasi mengenai esensi brand trust. Lalu manuver demonstrasi (Live Demo) digerakkan ke layar proyeksi; menampilkan ajaibnya komputasi ChatGPT menghasilkan ribuan narasi komersil dalam kedipan mata, kemewahan Canva Magic Studio, dan navigasi VEO3 video.

 

Tahap 3 – Interaksi dengan Peserta 

Sesi paling memanas terwujud saat Hands-on Training. Terjadi pengeroyokan teknis; keenam mahasiswa KKN menyebar membimbing lansia dan ibu-ibu secara privat satu-satu. Turbulensi minor mengadang: ponsel berkapasitas memori aus (storage full). Mahasiswa merespons cekatan menyingkirkan cache usang atau memutar rute akses browser web Canva. Problem kegagapan (writer's block) mengetik prompt dipatahkan lewat hibah "Template Rumpang". Saat jepretan foto di sudut gelap balai berujung buram, mahasiswa inisiatif memboyong produk tersebut mencari celah pancaran mentari dari balik jendela demi membangun mini-studio darurat guna memastikan fungsi kecerdasan buatan (background remover) bekerja optimal membedah kemasan. Sebagai bedah bukti: Ibu Yanti, penopang "Keripik Pisang Bu Yanti", mulanya menjual produk di plastik polos. Didampingi mahasiswa, ia meramu prompt AIDA, merekam suara aslinya yang ditransformasikan CapCut sebagai sulih teks berjalan, diringingi irama sinkron, seraya mendirikan stiker kekuningan memikat di dada kemasan barunya.

 

Tahap 4 – Hasil Kegiatan

Produk inventaris luaran meliputi penciptaan 10 purwarupa visual stiker label identitas, 16 produksi rancang poster Gemini/ChatGPT, serta rampungnya klip konten berdurasi masif 8 detikan sebanyak 9 buah video Reels/TikTok yang langsung mengangkasa terunggah serentak dari ponsel peserta. Lima balok pemindai (QR Code) berhasil mengunci peta kedai komersial.

 

Tahap 5 – Evaluasi

 Berdasarkan instrumen tabulasi statistik kognitif komparatif (skala 100):

  • Nilai Rata-Rata Awal (Pre-test): Terpuruk pada level 42,5 imbas kebutaan akan instruksi mesin.
  • Nilai Rata-Rata Evaluasi (Post-test): Melambung ekuivalen pada angka 86,0. Terdeteksi margin rekor absolut peningkatan di angka 43,5 poin. Spektrum merakit AI mencetak kenaikan 50 poin, dan pencantuman Geotagging menggapai surplus 47 poin. Di kuadran lain, kuesioner mutu kepuasan pelanggan melibas plafon indeks Sangat Baik: mencapai 4,76 dari parameter 5.

 

Tahap 6 – Tindak Lanjut

Seremonial dikunci dengan penyerahan buku tutorial ber-ISBN, peletakan tempelan label barcode cerdas ke kemasan riil, pencetakan desain stiker master file, dan pengabadian foto kebersamaan tim Kelurahan. Publikasi portal media massa (Banten Satu) menyorot kemilau agenda tersebut.


Dokumentasi

                                                                                           Pembukaan acara yang di pimpin oleh ketua KKN Sukamulya

                        Antarmuka gawai layar sentuh (aplikasi TikTok) yang dipraktekkan mitra Keripik Pisang Bu Yanti saat melakukan pengunggahan rekaman video 8 detik berbasis AI.

Perwajahan purwarupa stiker label bertajuk "Bu Yanti Snack" berselimutkan spektrum gradasi warna kuning keemasan menawan, menampilkan peringatan kelengkapan tanggal expired, narasi organik (tanpa pengawet), dan ukiran QR Code Maps terintegrasi.

                                                                              Tim KKN membantu pelaku UMKM untuk mencoba membuat design dari AI

Penutup

Kesimpulan 

Infiltrasi revolusioner pengabdian AI dalam KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang meletakkan bukti radikal bahwa literasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) bukan lagi dominasi intelektual kelas atas. Perguruan tinggi meretas keterbelakangan UMKM Kelurahan Sukamulya dengan taktik hands-on yang empatik. Dampaknya menakjubkan: balutan plastik tanpa pesan kini bertransformasi menjadi kemasan bernilai tinggi (high quality packaging) berplakat QR Spasial. Kelumpuhan inspirasi kalimat promosi terobati penuh dengan pengaplikasian otomatis teks instruksional ChatGPT/Gemini. Kenaikan drastis komputasi penilaian post-test (+43,5) mensahihkan validasi bahwa pendekatan mahasiswa KKN sanggup menebus jurang digitalisasi dan memberdayakan kembali nafas saing kewirausahaan desa.

 

Saran 

Bagi entitas UMKM asuhan, mutlak dipesan agar kedisiplinan pemanfaatan fitur automasi teks serta pemublikasian klip auto-caption pada beranda media dipelihara dengan gigih untuk menjebol kurva algoritma pemasaran. Pihak Kelurahan Sukamulya disarankan untuk menaungi kumpulan titik Maps (geotagging) ini ke dalam payung direktori pasar e-commerce balai desa sebagai promosi terpusat. 

Penulis

Hanifah Arnelia

Hanifah Arnelia

S1-Akuntansi