Latar Belakang Kegiatan
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mewajibkan mahasiswa untuk terjun langsung ke tengah masyarakat guna menerapkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama proses perkuliahan. Melalui KKN, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai agen pembelajar, tetapi juga sebagai agen perubahan (agent of change) yang berkontribusi nyata dalam pemberdayaan dan pembangunan masyarakat di tingkat akar rumput.
Wilayah RW 07 (RT 01 dan RT 02), Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang memiliki potensi sosial yang cukup baik, tercermin dari aktifnya kegiatan keagamaan, kegiatan kesehatan lansia, dan kegiatan olahraga warga. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang memerlukan intervensi dari berbagai pihak. Berdasarkan observasi dan identifikasi awal yang dilakukan oleh tim KKN, diketahui bahwa kurangnya pemahaman warga mengenai pengelolaan sampah rumah tangga secara berkelanjutan masih menjadi persoalan utama. Masyarakat setempat masih terbiasa membuang sampah rumah tangga secara tercampur antara sampah organik dan anorganik, tanpa ada pemahaman yang memadai mengenai dampak lingkungan dari kebiasaan tersebut.
Selain permasalahan lingkungan, minimnya pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan ekonomi warga juga menjadi tantangan tersendiri. Banyak warga, khususnya ibu-ibu dan pelaku UMKM rumahan, belum memahami cara memasarkan produk secara daring maupun cara menerima pembayaran digital, sehingga berdampak pada terbatasnya jangkauan usaha mereka. Di sisi lain, belum optimalnya edukasi mengenai isu-isu sosial seperti perundungan (bullying) pada anak usia dini menjadi perhatian tersendiri mengingat dampak jangka panjang yang dapat ditimbulkan terhadap tumbuh kembang anak.
Kondisi ini mendorong Kelompok KKN Kelurahan Sudimara Barat untuk mengangkat tema "Kampung Cerdas Lingkungan: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat". Tema ini diwujudkan melalui serangkaian program terpadu yang memadukan aspek literasi digital (teknologi) dan kesadaran lingkungan (ekologi) sebagai dua pilar utama dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat secara partisipatif.
Mengapa Kegiatan Tersebut Perlu Dilaksanakan
Pelaksanaan kegiatan KKN di Kelurahan Sudimara Barat dinilai perlu dilaksanakan berdasarkan beberapa pertimbangan mendesak berikut:
· Kurangnya pemahaman warga mengenai pengelolaan sampah rumah tangga secara berkelanjutan. Pengelolaan sampah di lingkungan RW 07 masih dilakukan secara konvensional tanpa pemilahan, sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, bau tidak sedap, dan berkembangnya vektor penyakit.
· Minimnya pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan ekonomi warga. Banyak pelaku usaha rumahan yang belum memahami cara memasarkan produk secara daring dan menerima pembayaran digital (QRIS), sehingga jangkauan usaha mereka terbatas.
· Belum optimalnya edukasi mengenai isu-isu sosial seperti perundungan (bullying) pada anak usia dini. Kasus perundungan dapat terjadi sejak usia dini dan berdampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak, sehingga sosialisasi anti-bullying di lingkungan PAUD menjadi langkah preventif yang penting.
· Adanya potensi penguatan modal sosial melalui kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan yang aktif di RW 07, yang menjadi momentum tepat bagi mahasiswa KKN untuk berintegrasi dan menyalurkan program secara partisipatif bersama warga.
· Kebutuhan untuk menumbuhkan kesadaran dan kebiasaan baru masyarakat dalam mengelola lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat kampung cerdas lingkungan yang berbasis kesadaran ekologis.
· Pentingnya memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga melalui literasi digital dan pemanfaatan teknologi dalam pemasaran produk usaha rumahan.
Berdasarkan kondisi tersebut, Kelompok KKN Kelurahan Sudimara Barat memandang bahwa intervensi berupa sosialisasi anti-bullying, program penghijauan lingkungan, sosialisasi Smart Maps dan toko daring, sosialisasi pembuatan QRIS, serta pembuatan plang edukasi sampah merupakan langkah yang tepat dan mendesak untuk dilaksanakan di wilayah ini.
Tujuan Kegiatan
Kegiatan KKN ini bertujuan untuk:
· Meningkatkan kesadaran ekologis warga RW 07 terhadap pentingnya pengelolaan sampah dan penghijauan lingkungan melalui program pembuatan pot dari galon bekas dan pembagian bibit tanaman.
· Meningkatkan kapasitas literasi digital warga, khususnya dalam pemasaran daring melalui Google Maps dan Shopee, serta penggunaan sistem pembayaran digital (QRIS GoPay) bagi pelaku usaha rumahan.
· Memberikan edukasi preventif mengenai bahaya perundungan (bullying) kepada anak usia dini di lingkungan PAUD melalui metode cerita, permainan, dan visualisasi sederhana.
· Mendorong partisipasi aktif warga dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan sebagai bentuk penguatan hubungan antara mahasiswa dan masyarakat.
· Menyediakan media edukasi visual berkelanjutan melalui pemasangan plang informasi jenis sampah dan lama waktu penguraiannya di titik strategis RW 07.
· Mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh mahasiswa selama perkuliahan ke dalam praktik nyata pengabdian masyarakat.
· Melatih soft skill mahasiswa, seperti kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, dan pemecahan masalah di lapangan.
Siapa Saja yang Terlibat pada Kegiatan
Pelaksanaan program KKN Kelurahan Sudimara Barat melibatkan berbagai pihak yang berperan penting dalam mendukung kelancaran dan keberhasilan kegiatan, di antaranya:
· Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ibu Dr. DJENNI SASMITA, S. Ap., MA yang memberikan arahan, bimbingan, dan pengawasan terhadap perencanaan dan pelaksanaan program kerja mahasiswa selama masa KKN.
· Pemerintah Kelurahan Sudimara Barat, sebagai pihak yang memberikan izin resmi, dukungan administratif, serta memfasilitasi koordinasi antara mahasiswa dengan warga setempat.
· Pengurus RW 07 dan RT 01/RT 02, yang menjadi mitra utama di tingkat wilayah, membantu mobilisasi warga, penyediaan lokasi kegiatan, dan penyebaran informasi program.
· Pengurus Masjid Jami An-Nur, yang melibatkan mahasiswa dalam kegiatan Pengajian Majlis Ta'lim rutin setiap malam Sabtu.
· Kader Posyandu Seruni, yang bermitra dalam kegiatan Sekolah Lansia setiap Rabu pagi.
· Kepala Sekolah dan Guru PAUD Seruni, PAUD Tulip, dan PAUD Wijaya Kusuma, yang memfasilitasi pelaksanaan sosialisasi anti-bullying di masing-masing satuan PAUD.
· Ibu-ibu dan Warga RW 07, yang berperan sebagai peserta aktif dalam pengajian, sosialisasi Smart Maps dan QRIS, senam pagi, serta program penghijauan.
· Panitia Peringatan HUT RI Ke-81 RW 07, yang melibatkan mahasiswa sebagai peserta sekaligus panitia pendukung dalam rangkaian lomba kemerdekaan.
· Mahasiswa Kelompok KKN, sebagai pelaksana utama seluruh program kerja, mulai dari tahap perencanaan, koordinasi, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan.
NO | NAMA | NIM | FAKULTAS | PRODI |
1 | Bintang Wahyu F | 23612010197 | FEB | Manajemen |
2 | Febry Erwan | 23612010455 | FEB | Manajemen |
3 | Zahra Maulidia | 23882030018 | FKIP | Pendidikan Bahasa Inggris |
4 | Almas Fauziah Silmi | 23882030003 | FKIP | Pendidikan Bahasa Inggris |
5 | Meutya Zahra | 23612010188 | FEB | Manajemen |
6 | Nur Esa Setiawan | 23612010459 | FEB | Manajemen |
7 | Nova Wulandari | 23612010423 | FEB | Manajemen |
8 | Suci Indah Sari | 23882030060 | FKIP | Pendidikan Bahasa Inggris |
9 | Jaza Al Aufa | 23862080020 | FAI | Pendidikan Agama Islam |
10 | Wulan Rahmawati | 23862060002 | FKIP | PGSD |
11 | Mefianda Shiva | 23702010058 | FISIP | Ilmu Komunikasi |
12 | Lola Syahirah K. | 23702010060 | FISIP | Ilmu Komunikasi |
13 | Muhammad Iqbal | 23862080070 | FAI | Pendidikan Agama Islam |
14 | Najwa Husnul K. | 23612010433 | FEB | Manajemen |
15 | M. Sulistio | 23612010223 | FEB | Manajemen |
16 | Dessy Fitriani | 23902410007 | PARINKRAF | DKV |
17 | Debi Amelia | 23702010179 | FISIP | Ilmu Komunikasi |
18 | Sri Sholikhatun Windiati | 23702010028 | FISIP | Ilmu Komunikasi |
19 | Zahra Puspita | 23862060125 | FKIP | PGSD |
20 | Maspupah | 23142010005 | FIKES | Keperawatan |
21 | Rio Praditya S. | 23613010441 | FEB | Manajemen |
22 | Gilang Ramadhan | 23862080077 | FAI | Pendidikan Agama Islam |
23 | Hendri F. | 23612010368 | FEB | Manajemen |
24 | Hifna Naya | 2293202032 | PARINKRAF | Pariwisata |
Apa Dampak bagi Masyarakat dan Lingkungan
Pelaksanaan kegiatan KKN dengan tema "Kampung Cerdas Lingkungan: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat" memberikan sejumlah dampak positif, baik bagi masyarakat maupun lingkungan sekitar, antara lain:
Bagi Masyarakat:
· Meningkatnya pemahaman warga mengenai pengelolaan sampah, penghijauan, serta pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan sehari-hari.
· Warga, khususnya ibu-ibu pelaku usaha rumahan, mampu membuat titik lokasi usaha di Google Maps dan memiliki toko daring di Shopee, sehingga memperluas jangkauan pasar.
· Sejumlah pelaku usaha rumahan berhasil mengaktifkan dan menggunakan QRIS GoPay sebagai metode pembayaran digital yang praktis dan aman.
· Anak usia dini memperoleh pemahaman awal mengenai pentingnya sikap saling menghargai dan bahaya perundungan (bullying).
· Terjalinnya hubungan sosial yang erat antara mahasiswa dan warga melalui partisipasi aktif dalam pengajian, sekolah lansia, senam pagi, dan lomba peringatan HUT RI ke-81.
Bagi Lingkungan:
· Terwujudnya lingkungan RW 07 yang lebih hijau melalui pembagian puluhan pot tanaman hasil daur ulang galon bekas kepada warga untuk dirawat secara mandiri.
· Tersedianya plang edukasi mengenai jenis dan lama waktu penguraian sampah di titik strategis RW 07 sebagai pengingat jangka panjang bagi warga.
· Meningkatnya kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
· Berkurangnya sampah plastik melalui pemanfaatan galon bekas sebagai media tanam (konsep reuse).
Bagi Mahasiswa:
· Mengasah kemampuan bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungan dan budaya masyarakat yang beragam.
· Melatih jiwa kepemimpinan, kerja sama tim, dan kemampuan manajemen kegiatan secara langsung di lapangan.
· Menjadi sarana penerapan ilmu akademik ke dalam permasalahan nyata di tengah masyarakat (link and match).
· Menumbuhkan kepekaan sosial, empati, dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
· Memperluas jejaring (networking) dengan aparat kelurahan, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Ceritakan Bagaimana Kegiatan Tersebut Berjalan
Kegiatan KKN dengan tema "Kampung Cerdas Lingkungan: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat" ini dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2026 s.d. 20 Agustus 2026 melalui beberapa tahapan secara sistematis agar seluruh program dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi warga RW 07 (RT 01 dan RT 02) Kelurahan Sudimara Barat:
a. Tahap Persiapan
Tahap awal diawali dengan observasi lapangan dan pemetaan sosial untuk mengidentifikasi kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan warga RW 07. Tim KKN melakukan wawancara bersama pengurus RW, RT, dan tokoh masyarakat untuk menggali informasi mengenai potensi dan permasalahan yang ada. Dari hasil observasi, disusunlah rencana program kerja terpadu yang memadukan aspek teknologi dan kesadaran ekologis. Tim kemudian melakukan koordinasi perizinan dengan pihak kelurahan, menyiapkan materi edukasi sosialisasi anti-bullying, pengadaan sarana pembuatan pot dari galon bekas, bibit tanaman, perlengkapan sosialisasi Smart Maps dan QRIS, serta material pembuatan plang edukasi sampah.
b. Tahap Pendekatan dan Pembauran dengan Masyarakat
Sebagai bentuk pendekatan sosial dan pembauran dengan warga, mahasiswa turut aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan rutin yang telah berjalan di lingkungan RW 07, antara lain:
· Pengajian Majlis Ta'lim di Masjid Jami An-Nur RW 07 yang dilaksanakan setiap malam Sabtu.
· Pengajian Ibu-ibu yang dilaksanakan pada Selasa, 28 Juli 2026.
· Sekolah Lansia di Posyandu Seruni RW 07 yang dilaksanakan setiap Rabu pagi.
· Senam Pagi di Lapangan RW 07 yang dilaksanakan setiap Minggu pagi.
· Lomba Peringatan HUT RI Ke-81 RW 07 yang dilaksanakan pada bulan Agustus 2026.
Partisipasi dalam kegiatan rutin ini bertujuan membangun kedekatan emosional dan kepercayaan warga sebelum menjalankan program kerja utama.
c. Tahap Pelaksanaan Program Kerja Utama
Setelah menjalin kedekatan dengan warga, tim KKN melaksanakan serangkaian program kerja utama sebagai berikut:
1. Sosialisasi Anti-Bullying
Dilaksanakan di tiga PAUD, yaitu PAUD Seruni, PAUD Tulip, dan PAUD Wijaya Kusuma. Materi disampaikan melalui metode cerita interaktif, permainan edukatif, dan visualisasi sederhana agar mudah dipahami oleh anak usia dini. Sosialisasi ini bertujuan menanamkan nilai saling menghargai dan pentingnya sikap anti-perundungan sejak usia dini.
2. Program Penghijauan Lingkungan
Tim KKN bersama warga melakukan pembuatan pot dari galon air minum bekas yang diisi dengan campuran pupuk dan kompos, kemudian ditanami bibit tanaman. Proses pembuatan dilakukan secara gotong royong, dan pot tanaman tersebut dibagikan kepada warga RW 07 untuk dirawat secara mandiri sebagai bagian dari program penghijauan berkelanjutan. Kegiatan ini mengedukasi warga mengenai konsep reuse (pemanfaatan kembali barang bekas) sekaligus memperindah lingkungan.
3. Sosialisasi Smart Maps dan Toko Online
Tim KKN memberikan pelatihan kepada warga, khususnya ibu-ibu pelaku usaha rumahan, mengenai cara menandai lokasi usaha pada Google Maps dan cara membuat toko daring di platform Shopee. Pelatihan dilakukan melalui pendampingan langsung (praktik) agar warga dapat langsung mengaplikasikannya. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan visibilitas dan jangkauan pasar usaha rumahan warga.
4. Sosialisasi Pembuatan QRIS di GoPay
Memberikan edukasi dan pendampingan kepada pelaku usaha rumahan mengenai cara membuat dan menggunakan QRIS melalui aplikasi GoPay sebagai sarana pembayaran digital yang praktis dan aman. Warga didampingi secara langsung dalam proses pendaftaran dan aktivasi QRIS hingga siap digunakan.
5. Pembuatan Plang Edukasi Sampah
Tim KKN melakukan pembuatan dan pemasangan plang informasi berisi jenis-jenis sampah (organik, anorganik, B3) beserta estimasi lama waktu penguraiannya. Plang ini dipasang di titik strategis lingkungan RW 07 sebagai media edukasi visual yang dapat diakses warga secara berkelanjutan meskipun masa KKN telah berakhir.
d. Tahap Evaluasi dan Monitoring
Setelah seluruh program berjalan, tim KKN melakukan evaluasi secara berkala melalui diskusi internal kelompok setiap akhir pekan untuk menilai capaian program, mengidentifikasi kendala di lapangan, dan menyusun langkah tindak lanjut. Tim juga mengumpulkan masukan dari warga serta menyusun rekomendasi perbaikan agar program-program tersebut dapat terus berkembang secara berkelanjutan.
e. Hasil yang Dicapai
· Meningkatnya pemahaman anak-anak PAUD mengenai perilaku anti-bullying dan pentingnya sikap saling menghargai sesama teman.
· Terwujudnya lingkungan RW 07 yang lebih hijau melalui pembagian puluhan pot tanaman hasil daur ulang galon bekas kepada warga.
· Warga, khususnya ibu-ibu pelaku usaha rumahan, mampu membuat titik lokasi usaha di Google Maps dan memiliki toko daring di Shopee.
· Sejumlah pelaku usaha rumahan berhasil mengaktifkan dan menggunakan QRIS GoPay sebagai metode pembayaran digital.
· Terpasangnya plang edukasi mengenai jenis dan lama waktu penguraian sampah di titik strategis RW 07 sebagai pengingat jangka panjang bagi warga.
· Terjalinnya hubungan sosial yang erat antara mahasiswa dan warga melalui partisipasi aktif dalam pengajian, sekolah lansia, senam pagi, dan lomba peringatan HUT RI ke-81.
Dokumentasi



Penutup
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata dengan tema "Kampung Cerdas Lingkungan: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat" yang dilaksanakan di RW 07 (RT 01 dan RT 02), Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada 20 Juli 2026 s.d. 20 Agustus 2026 telah berjalan dengan lancar berkat dukungan dan partisipasi aktif dari berbagai pihak, khususnya warga setempat, pengurus RW dan RT, serta Kelurahan Sudimara Barat. Melalui program sosialisasi anti-bullying, penghijauan lingkungan, literasi digital (Smart Maps, toko daring, dan QRIS), serta pembuatan plang edukasi sampah, diharapkan masyarakat dapat terus menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan yang lebih cerdas, sehat, dan lestari.
Kelompok KKN Kelurahan Sudimara Barat menyadari bahwa program ini baru merupakan langkah awal dan masih memerlukan keberlanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara jangka panjang. Oleh karena itu, dukungan dan kerja sama dari seluruh warga serta perangkat setempat sangat diharapkan agar program-program yang telah diinisiasi dapat terus dikelola secara mandiri dan berkelanjutan di masa yang akan datang.
Akhir kata, tim penyusun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung terlaksananya kegiatan ini, termasuk Dosen Pembimbing Lapangan yang telah memberikan bimbingan selama pelaksanaan kegiatan, pemerintah kelurahan, pengurus RW dan RT, tokoh masyarakat, serta seluruh warga RW 07 atas kerja sama dan dukungannya. Semoga laporan ini dapat bermanfaat dan menjadi bahan evaluasi serta rujukan bagi program pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat selanjutnya.
Zahra Maulidia