Laporan Akhir Kegiatan KKN Kelurahan Pakulonan Barat 2026

Laporan Akhir Kegiatan KKN Kelurahan Pakulonan Barat 2026

: Kamis, 20 Agustus 2026 : Pakulonan Barat

Latar belakang kegiatan

     Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa sebagai bagian dari proses pendidikan di perguruan tinggi. Melalui kegiatan KKN, mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga dituntut untuk mampu berinteraksi secara langsung dengan masyarakat, memahami berbagai permasalahan yang terdapat di lingkungan sekitar, serta memberikan kontribusi yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dalam bekerja sama, berkomunikasi, menyelesaikan permasalahan, dan membangun kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Pelaksanaan KKN di Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua dilaksanakan dengan melibatkan mahasiswa, pihak kelurahan, pengurus RW dan RT, karang taruna, serta masyarakat setempat. Keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan setiap kegiatan karena keberhasilan program tidak hanya bergantung pada mahasiswa, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat sebagai pihak yang secara langsung menerima manfaat dari kegiatan yang dilaksanakan.

    Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN melakukan pengamatan terhadap kondisi lingkungan dan kehidupan masyarakat di wilayah Kelurahan Pakulonan Barat. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Permasalahan lingkungan seperti pengelolaan sampah rumah tangga serta kurang optimalnya pemanfaatan sampah organik dan lingkungan sekitar memerlukan perhatian bersama. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga dapat memberikan pengetahuan dan mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.

Berdasarkan kondisi tersebut, mahasiswa KKN menyusun beberapa program kerja yang berfokus pada bidang lingkungan, khususnya melalui bank sampah, dan pembuatan biopori. Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan sekaligus memberikan manfaat praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pelaksanaan program dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari perencanaan, koordinasi dengan pihak kelurahan dan masyarakat, persiapan bahan dan tempat, pelaksanaan kegiatan, hingga penyerahan dan keberlanjutan program bersama masyarakat.

    Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah pembuatan dan pengembangan bank sampah sebagai wadah bagi masyarakat dalam mengelola dan mengumpulkan sampah yang masih memiliki nilai guna. Selain itu, pembuatan biopori dilakukan sebagai upaya membantu meningkatkan daya resap air ke dalam tanah serta memanfaatkan sampah organik sebagai bahan yang dapat terurai di dalam lubang biopori.

Khusus dalam pelaksanaan biopori, kegiatan diawali oleh mahasiswa KKN dan kemudian dilanjutkan bersama masyarakat agar program tersebut dapat tetap berjalan setelah masa KKN berakhir. Pelaksanaannya melibatkan RW 03, RT 04, Karang Taruna, dan warga setempat. Dengan adanya keterlibatan masyarakat, program yang telah dibuat diharapkan tidak berhenti setelah mahasiswa menyelesaikan kegiatan KKN, tetapi dapat dirawat, dimanfaatkan, dan dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat.

    Selain program utama di bidang lingkungan, mahasiswa KKN juga berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan di Kelurahan Pakulonan Barat, seperti kegiatan bersama kelurahan, kerja bakti, kegiatan kesehatan, kegiatan Karang Taruna, kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, serta berbagai kegiatan sosial lainnya. Keikutsertaan tersebut menjadi bentuk nyata pengabdian mahasiswa sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat.

    Dengan demikian, pelaksanaan KKN di Kelurahan Pakulonan Barat diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu dan kemampuan yang dimiliki, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui kerja sama antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, pengurus lingkungan, organisasi kepemudaan, dan masyarakat, berbagai program yang telah dilaksanakan diharapkan dapat memberikan manfaat serta menjadi langkah awal bagi terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan memiliki kesadaran yang lebih baik terhadap pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

 
 


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Kegiatan KKN di Kelurahan Pakulonan Barat perlu dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penerapan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat, memahami kondisi lingkungan setempat, serta ikut membantu memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada di masyarakat.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan KKN adalah pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Pengelolaan sampah yang baik serta upaya menjaga kondisi lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, program bank sampah dan biopori dilaksanakan sebagai upaya untuk membantu masyarakat dalam mengelola sampah sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Program bank sampah diperlukan sebagai sarana untuk mendorong masyarakat agar lebih tertib dalam memilah dan mengelola sampah yang masih memiliki nilai guna. Sementara itu, pembuatan biopori dilakukan sebagai salah satu upaya untuk membantu meningkatkan daya resap air ke dalam tanah serta memanfaatkan sampah organik yang dapat terurai.

Pelaksanaan kegiatan tersebut juga melibatkan Kelurahan Pakulonan Barat, RW 03, RT 04, Karang Taruna, dan masyarakat. Keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar program yang telah dilaksanakan tidak hanya berhenti pada saat KKN berlangsung, tetapi dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat setelah mahasiswa menyelesaikan kegiatan KKN.

Dengan demikian, kegiatan KKN di Kelurahan Pakulonan Barat perlu dilaksanakan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang lingkungan, sekaligus membangun kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tertata, dan berkelanjutan.


Tujuan kegiatan

    Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan lingkungan setempat. Kegiatan KKN tidak hanya ditujukan sebagai bentuk pelaksanaan kewajiban akademik mahasiswa, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun hubungan, kerja sama, dan kepedulian antara mahasiswa dengan masyarakat. Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan KKN adalah sebagai berikut:

  1. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat secara langsung
    Kegiatan KKN bertujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang diperoleh selama proses perkuliahan ke dalam kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memberikan manfaat dan membantu masyarakat sesuai dengan kemampuan serta bidang kegiatan yang dilaksanakan.
  2. Mengenali dan memahami kondisi masyarakat secara langsung
    KKN bertujuan agar mahasiswa dapat mengetahui kondisi sosial dan lingkungan masyarakat Kelurahan Pakulonan Barat secara lebih dekat. Dengan terjun langsung ke lingkungan masyarakat, mahasiswa dapat memahami kebutuhan, permasalahan, serta potensi yang terdapat di wilayah setempat sehingga kegiatan yang dilaksanakan dapat lebih tepat sasaran.
  3. Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan pengelolaan lingkungan
    Salah satu tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Melalui kegiatan yang dilaksanakan, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan setiap anggota masyarakat.
  4. Mendukung pengelolaan sampah melalui program bank sampah
    Program bank sampah bertujuan untuk membantu masyarakat mengenal cara pengelolaan sampah yang lebih teratur, terutama melalui pemilahan dan pengumpulan sampah yang masih memiliki nilai guna. Keberadaan bank sampah diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengelola sampah sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa sampah yang dikelola dengan baik dapat memberikan manfaat.
  5. Membantu meningkatkan daya resap air melalui pembuatan biopori
    Pembuatan biopori bertujuan untuk membantu meningkatkan kemampuan tanah dalam menyerap air sehingga dapat mengurangi genangan di lingkungan sekitar. Selain itu, lubang biopori dapat dimanfaatkan sebagai tempat penguraian sampah organik sehingga memberikan manfaat ganda dalam pengelolaan lingkungan.
  6. Meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam setiap program kegiatan
    Pelaksanaan KKN bertujuan mendorong masyarakat untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga ikut terlibat dalam proses perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan pemeliharaan program. Dalam pelaksanaannya, kegiatan melibatkan RW 03, RT 04, Karang Taruna, dan warga setempat, sehingga tercipta kerja sama dan rasa tanggung jawab bersama.
  7. Membangun kerja sama antara mahasiswa, pemerintah setempat, dan masyarakat
    Kegiatan KKN bertujuan mempererat hubungan antara mahasiswa dengan pihak Kelurahan Pakulonan Barat, pengurus RW dan RT, Karang Taruna, serta masyarakat. Kerja sama tersebut diperlukan agar setiap kegiatan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat.
  8. Mendorong keberlanjutan program setelah KKN berakhir
    Program yang dilaksanakan diharapkan tidak hanya berlangsung selama mahasiswa berada di Kelurahan Pakulonan Barat. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat sejak awal kegiatan bertujuan agar masyarakat memiliki pemahaman dan rasa memiliki terhadap program yang telah dibuat, sehingga bank sampah dan biopori dapat dirawat, digunakan, dan dikembangkan secara berkelanjutan.
  9. Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berinteraksi dan bekerja sama dengan masyarakat
    KKN juga bertujuan mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam berkomunikasi, bekerja sama, mengatur kegiatan, menyelesaikan permasalahan, serta menyesuaikan diri dengan kondisi masyarakat. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam dunia kerja.
  10. Mendorong terciptanya lingkungan masyarakat yang lebih bersih dan tertata
    Secara keseluruhan, kegiatan KKN bertujuan memberikan kontribusi terhadap terciptanya lingkungan Kelurahan Pakulonan Barat yang lebih bersih, tertata, dan memiliki kepedulian yang lebih baik terhadap pengelolaan lingkungan. Melalui kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat, program yang telah dilaksanakan diharapkan dapat memberikan manfaat yang dapat dirasakan dalam jangka panjang.
 
 


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

Pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan kkn di kelurahan pakulonan barat antara lain:

  1. Aparatur Kelurahan Pakulonan Barat
  2. Dosen Pembimbing Lapangan dari Perguruan Tinggi: Bapak Lazuardi El Ghiffary SE.Sy.,Si
  3. Kader Ibu-Ibu PKK
  4. Karang taruna Cita Insani Kelurahan Pakulonan Barat
  5. Perwakilan Lembaga Pendidikan di Wilayah Pakulonan Barat
  6. Mahasiswa Peserta KKN Kelurahan Pakulonan Barat Antara lain:
Nuralfia Sauhana
Adinda Nur Fajriyanti
Septiani Nur Sabibah
Adhirra Putri Wahyumam
Aditiya Saputra
Andini Suryaningsih
Rizqi Nur Khasanah
Revia Widiyanti
Muhammad Ridwan
Falbio Danu Prsetyo
Jihan Sunny Nabillah 
Mawaddah Khoiriyah Lubis
Asarotul Kamilah
Indry Fransisca Kaslow
Samrotul Puadah
Louna Regyana Salaa
Mahadri Lanang Rajwa
Ahmad Dahlan
Zafarizwan Putra Dinar
Rezky Aryu Prasetya
Nazla Keyla Jasmine
Ahmad Safii
Fajar Putra Ma’arif
Muhammad Faiz Fahdihilah
Faiq Anagata
Galih Widya Ramandhani


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

Pelaksanaan kegiatan KKN di Kelurahan Pakulonan Barat memberikan dampak yang tidak hanya dirasakan oleh mahasiswa, tetapi juga oleh masyarakat dan lingkungan sekitar. Melalui pelaksanaan program bank sampah dan biopori, masyarakat memperoleh pengetahuan, pengalaman, serta sarana yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Adapun dampak yang diharapkan maupun yang dapat dirasakan dari kegiatan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Dampak bagi Masyarakat

a. Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan
Kegiatan KKN membantu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab individu atau petugas kebersihan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat didorong untuk lebih memperhatikan kondisi lingkungan tempat tinggal dan berpartisipasi dalam menjaga kebersihannya.

b. Meningkatkan pengetahuan mengenai pengelolaan sampah
Melalui program bank sampah, masyarakat mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya memilah dan mengelola sampah dengan baik. Sampah yang sebelumnya hanya dibuang dapat dipisahkan berdasarkan jenisnya dan dikumpulkan untuk dikelola melalui bank sampah.

c. Memberikan sarana pengelolaan sampah bagi masyarakat
Adanya bank sampah memberikan wadah yang dapat digunakan masyarakat untuk mengumpulkan dan mengelola sampah yang masih memiliki nilai guna. Dengan adanya sarana tersebut, masyarakat memiliki alternatif dalam menangani sampah rumah tangga.

d. Meningkatkan partisipasi dan gotong royong masyarakat
Pelaksanaan kegiatan yang melibatkan RW 03, RT 04, Karang Taruna, dan warga dapat memperkuat semangat gotong royong. Masyarakat tidak hanya terlibat dalam pelaksanaan kegiatan, tetapi juga memiliki peran dalam menjaga dan melanjutkan program yang telah dibuat.

e. Mendorong kemandirian masyarakat
Program yang dilaksanakan diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mampu mengelola lingkungan secara mandiri. Setelah kegiatan KKN selesai, masyarakat dapat melanjutkan pengelolaan bank sampah dan melakukan perawatan terhadap biopori yang telah dibuat.

f. Meningkatkan hubungan sosial antarwarga
Kegiatan bersama yang dilakukan selama KKN menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara warga, pengurus lingkungan, Karang Taruna, dan mahasiswa. Interaksi tersebut dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan kepedulian antaranggota masyarakat.

2. Dampak bagi Lingkungan

a. Mengurangi penumpukan sampah di lingkungan
Dengan adanya bank sampah, sampah yang dapat dikelola tidak langsung dibuang bersama sampah lainnya. Hal ini dapat membantu mengurangi jumlah sampah yang menumpuk di lingkungan dan membuat kondisi sekitar menjadi lebih bersih.

b. Meningkatkan pengelolaan sampah secara lebih teratur
Bank sampah membantu menciptakan sistem pengumpulan dan pemilahan sampah yang lebih terorganisir. Dengan demikian, pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat dapat dilakukan secara lebih tertib.

c. Meningkatkan daya resap air ke dalam tanah
Pembuatan biopori memberikan manfaat bagi lingkungan karena lubang biopori dapat membantu air hujan meresap ke dalam tanah. Hal tersebut dapat membantu mengurangi genangan air, terutama ketika terjadi hujan dengan intensitas cukup tinggi.

d. Membantu pemanfaatan sampah organik
Biopori dapat dimanfaatkan sebagai tempat memasukkan sampah organik yang mudah terurai. Dengan demikian, sampah organik tidak hanya dibuang, tetapi dapat dimanfaatkan dalam proses penguraian alami di dalam tanah.

e. Menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman
Pengelolaan sampah yang lebih baik dan keberadaan biopori dapat memberikan perubahan positif terhadap kondisi lingkungan. Lingkungan yang lebih bersih dan terawat juga dapat menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi masyarakat.

f. Mendorong keberlanjutan pengelolaan lingkungan
Dampak yang paling penting dari kegiatan ini adalah terbentuknya kebiasaan dan kesadaran masyarakat untuk terus menjaga lingkungan. Dengan adanya keterlibatan masyarakat sejak pelaksanaan program, bank sampah dan biopori diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan dirawat meskipun kegiatan KKN telah berakhir.


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Pelaksanaan program kerja KKN di Kelurahan Pakulonan Barat dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari persiapan, edukasi, pengumpulan sampel, survei lokasi, pembuatan, hingga peresmian program. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan dengan melibatkan mahasiswa KKN serta masyarakat setempat agar program yang dijalankan dapat memberikan manfaat dan dapat dilanjutkan setelah kegiatan KKN berakhir.

  1. Kegiatan diawali dengan edukasi mengenai pengelolaan sampah kepada siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 1 sampai dengan kelas 6. Edukasi ini dilakukan sebagai upaya untuk mengenalkan kepada anak-anak sejak dini mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, serta mengenali jenis-jenis sampah yang dapat dipilah dan dikelola. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menyampaikan materi dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami oleh siswa sesuai dengan usia mereka. Kegiatan edukasi ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif pada anak-anak sehingga mereka dapat menerapkannya baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
  2. Setelah kegiatan edukasi kepada siswa, mahasiswa KKN melanjutkan kegiatan dengan mengumpulkan sampel bank sampah dari lima rumah warga. Pengambilan sampel tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi dan kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga. Sampah yang dikumpulkan kemudian menjadi bahan untuk melihat jenis sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga serta bagaimana sampah tersebut dapat dipilah dan dikelola melalui program bank sampah. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal untuk memperkenalkan konsep bank sampah secara langsung kepada masyarakat.
  3. Selanjutnya, mahasiswa KKN melakukan edukasi kepada warga dan Karang Taruna mengenai pengelolaan serta pembuatan bank sampah. Edukasi ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai cara kerja bank sampah, proses pemilahan sampah, pengumpulan sampah, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan program. Dalam kegiatan tersebut, warga dan Karang Taruna diberikan pemahaman bahwa bank sampah tidak hanya menjadi tempat untuk mengumpulkan sampah, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk membangun kebiasaan masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah secara lebih teratur.
  4. Selain program bank sampah, mahasiswa KKN juga melakukan survei lokasi untuk menentukan tempat yang sesuai untuk pembuatan dan penempatan biopori. Survei dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan serta lokasi yang memungkinkan untuk dibuat biopori. Berdasarkan hasil survei, lokasi yang dipilih berada di rumah Bapak Aziz dan lapangan bulu tangkis RT 04. Pemilihan lokasi tersebut dilakukan agar biopori dapat ditempatkan pada area yang sesuai dan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar, khususnya dalam membantu meningkatkan daya resap air ke dalam tanah serta memanfaatkan sampah organik.
  5. Setelah tahapan persiapan, edukasi, pengumpulan sampel, dan survei lokasi selesai dilakukan, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan pembuatan bank sampah dan biopori. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN bekerja sama dengan masyarakat, pengurus lingkungan, dan Karang Taruna. Kerja sama tersebut dilakukan mulai dari persiapan bahan dan lokasi hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting karena program yang dibuat diharapkan dapat terus digunakan dan dirawat setelah mahasiswa KKN menyelesaikan masa pengabdiannya.
  6. Sebagai tahap akhir, dilaksanakan peresmian program bank sampah dan biopori yang menjadi bentuk penanda bahwa kedua program tersebut telah selesai dibuat dan dapat mulai dimanfaatkan oleh masyarakat. Kegiatan peresmian dilaksanakan dengan melibatkan pihak kelurahan, pengurus RW dan RT, Karang Taruna, mahasiswa KKN, serta masyarakat. Peresmian ini sekaligus menjadi bentuk penyerahan dan komitmen bersama agar program yang telah dilaksanakan dapat terus dijaga, dimanfaatkan, dan dikembangkan oleh masyarakat setempat.

 


Dokumentasi

Pembukaan KKN (Kuliah Kerja Nyata)

 

Edukasi dan Sosialisai Bank Sampah, di SDN Pakulonan Barat 1.

Sosialisai Bank Sampah dan Biopori kepada rt, warga, serta karang taruna di pakulonan barat

Proses Kegiatan Pembuatan Bank Sampah 

Proses kegiatan pembuatan ember biopori untuk ditanam

Kegiatan Penanaman Proker Biopori di Lapangan Bulu Tangkis RT 004

Kegiatan Penanaman Biopori, di Lingkungan Rumah Pak Aziz RT 004

Peresmian program kerja bank sampah, yang dihadari oleh pak lurah dan jajarannya, 

dosen pembimbing lapangan, RT 002 dan RT 004, Pak RW 003, 

warga pakulonan barat, dan karang taruna.

Peresmian Biopori yang dihadiri Dosen Pembimbing Lapangan, RT 004, Pak aziz

Foto bersama setelah acara peresmian biopori dan bank sampah 

Menghadiri undangan Praktik Perkomposan di kelurahan pakulonan barat

Membantu ibu-ibu pkk dan tim medis untuk cek kesehatan, mulai dari pendataan, pemanggilan, cek tensi darah

Menghadiri upcara 17 agustus di SMA 23 kelapa dua, bersama kelurahan pakulonan barat

Memeriahkan lomba agustusan di RT 004 bersama pak RT, warga dan karang taruna

Foto bersama karang taruna dan mahasiswa/i KKN UMT, setelah acara lomba agustusan

Dokumentasi Perpisahan bersama karang taruna, dan memberikan sertifikat 

Penutupan pengambdian selama 1 bulan di kelurahan pakulonan barat,

 dihadiri oleh pak lurah dan jajarannya. serta dosen pembimbing lapangan, dan teman- teman KKN 2026

 

 

Penutup

Pelaksanaan kegiatan KKN di Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, telah memberikan pengalaman dan pembelajaran yang berharga bagi mahasiswa sekaligus memberikan kontribusi kepada masyarakat. Melalui rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan, mahasiswa dapat berinteraksi dan bekerja sama secara langsung dengan pihak kelurahan, pengurus RW dan RT, Karang Taruna, serta masyarakat dalam menjalankan program yang telah direncanakan.

Program bank sampah dan biopori menjadi salah satu bentuk kegiatan yang dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bertahap, mulai dari edukasi kepada siswa SD kelas 1 sampai dengan kelas 6, pengumpulan sampel bank sampah dari lima rumah warga, edukasi kepada warga dan Karang Taruna, survei lokasi biopori di rumah Bapak Aziz dan lapangan bulu tangkis RT 04, hingga pelaksanaan dan peresmian bank sampah serta biopori.

Selama pelaksanaan kegiatan, dukungan dan keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan program. Kerja sama yang terjalin antara mahasiswa KKN dengan masyarakat diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan KKN berakhir, tetapi dapat terus dilanjutkan melalui pemanfaatan dan pemeliharaan bank sampah serta biopori yang telah dibuat.

Pada akhirnya, kegiatan KKN di Kelurahan Pakulonan Barat diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran terhadap kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman dalam menerapkan ilmu, membangun kerja sama, serta memahami secara langsung kehidupan dan kebutuhan masyarakat. Semoga program yang telah dilaksanakan dapat terus dimanfaatkan, dirawat, dan dikembangkan sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan Kelurahan Pakulonan Barat.

Penulis

Indry Fransisca Kaslow

Indry Fransisca Kaslow

S1-Ilmu Hukum