LAPORAN AKHIR KKN DESA LEBAK WANGI 2026

LAPORAN AKHIR KKN DESA LEBAK WANGI 2026

: Senin, 20 Juli 2026 : Desa Lebak Wangi

Latar belakang kegiatan

       Desa Lebak Wangi merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Secara umum, wilayah desa ini berupa dataran rendah dengan mata pencaharian penduduk yang beragam, meliputi sektor pertanian, perdagangan, industri, dan jasa. Perkembangan aktivitas masyarakat tersebut turut mendorong munculnya berbagai kebutuhan yang perlu diperhatikan secara berkelanjutan, khususnya dalam aspek lingkungan, pertanian, keagamaan, kesehatan, serta pemberdayaan generasi muda.

     Kehidupan sosial kemasyarakatan di Desa Lebak Wangi terjalin cukup erat, ditandai dengan aktifnya organisasi kemasyarakatan seperti Karang Taruna, Kelompok Wanita Tani (KWT), Posyandu, serta kegiatan keagamaan yang rutin dilaksanakan oleh warga. Kondisi tersebut menunjukkan adanya potensi sosial yang dapat dikembangkan untuk mendukung peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. Partisipasi warga, khususnya melalui Karang Taruna dan KWT, menjadi faktor penting dalam keberhasilan berbagai program pembangunan yang dilaksanakan di desa.

     Dalam pelaksanaan pembangunan masyarakat, diperlukan keterlibatan berbagai pihak agar program yang dilaksanakan dapat sesuai dengan kebutuhan dan potensi wilayah. Universitas Muhammadiyah Tangerang melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) memiliki peran dalam menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat secara langsung. Mahasiswa berkontribusi melalui proses observasi, identifikasi permasalahan, penyusunan program, serta pelaksanaan kegiatan yang melibatkan masyarakat, pemerintah desa, Karang Taruna, dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Lebak Wangi.

     Berdasarkan kondisi tersebut, pelaksanaan KKN di Desa Lebak Wangi diarahkan pada kegiatan yang bersifat edukatif, partisipatif, dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan potensi serta kebutuhan lingkungan setempat, khususnya di bidang lingkungan, pertanian, keagamaan, kesehatan, serta kepemudaan dan kebangsaan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan, sementara masyarakat diharapkan memperoleh manfaat dari program kerja yang dilaksanakan serta dapat melanjutkannya secara mandiri setelah program KKN berakhir.
 


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

      Kegiatan KKN di Desa Lebak Wangi perlu dilaksanakan karena permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga menjadi salah satu perhatian utama warga, sehingga menjadi dasar penting bagi mahasiswa untuk melaksanakan program yang berfokus pada lingkungan hidup, khususnya melalui pembuatan alat pembakaran sampah minim asap (Rocket Stove) serta edukasi lingkungan melalui mural.

     Desa Lebak Wangi memiliki modal sosial yang kuat melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Karang Taruna yang aktif. Potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi program pelestarian tanaman pangan di kebun KWT serta program lingkungan yang melibatkan pemuda-pemudi Karang Taruna. Kegiatan KKN diperlukan untuk memperkuat partisipasi masyarakat melalui program yang praktis dan sesuai dengan kondisi wilayah, dengan pendekatan partisipatif agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima program, tetapi juga terlibat langsung dalam pelaksanaannya.

     Berdasarkan kondisi tersebut, pelaksanaan KKN dengan fokus pada bidang lingkungan, pertanian dan pemberdayaan masyarakat, keagamaan, kesehatan, serta kepemudaan dan kebangsaan menjadi relevan untuk mendukung terciptanya Desa Lebak Wangi yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, Karang Taruna, dan Kelompok Wanita Tani (KWT) diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta kepedulian warga, sehingga kegiatan KKN tidak hanya memberikan manfaat selama program berlangsung, tetapi juga mendorong terbentuknya kebiasaan dan partisipasi masyarakat secara berkelanjutan.
 


Tujuan kegiatan

1. Meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan lingkungan hidup melalui pembuatan Rocket Stove dan Mural Edukasi Lingkungan yang melibatkan masyarakat dan Karang Taruna secara aktif.
2. Mendukung pelestarian tanaman pangan dan pemberdayaan masyarakat melalui program penanaman dan perawatan tanaman di Kebun Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Lebak Wangi.

3. Mempererat silaturahmi dan wawasan keagamaan masyarakat melalui kegiatan kajian rutin malam Sabtu bersama warga Dusun 2 Desa Lebak Wangi.

4. Mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan di Posyandu Kamboja bagi bayi, balita, dan lansia.

5. Membangun kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa dalam melaksanakan program lingkungan, pertanian, keagamaan, kesehatan, serta kepemudaan dan kebangsaan secara partisipatif agar manfaat kegiatan dapat dirasakan secara berkelanjutan.
 


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

1.    Aparatur kelurahan Desa Lebak Wangi

2.    Dosen pembimbing lapangan: Ibu Reni Anggraeni, SE., M.AKT.
3.    Masyarakat Desa Lebak Wangi
4.    Ketua RT dan RW se-Desa Lebak Wangi, pengurus Karang Taruna, dan ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Lebak Wangi

5.  Mahasiswa peserta KKN Desa Lebak Wangi



Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan






 


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

  1. Kegiatan Pemanfaatan Sampah Plastik Bekas di SPS Kamboja Ceria
    Pada tanggal 22 Juli 2026 kami melaksanakan kegiatan Pemanfaatan Sampah Plastik Bekas di SPS Kamboja Ceria sebagai salah satu program kerja KKN di bidang lingkungan. Kegiatan ini ditujukan kepada anak-anak SPS Kamboja Ceria sebagai upaya menanamkan kesadaran mengelola sampah plastik sejak usia dini. Kegiatan diawali dengan sosialisasi sederhana mengenai jenis-jenis sampah, dilanjutkan dengan praktik pembuatan prakarya dari sampah plastik bekas bersama anak-anak.
    Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga anak-anak lebih antusias dalam memahami pentingnya mengurangi dan memanfaatkan kembali sampah plastik. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan dan kesadaran mengelola sampah sejak dini di lingkungan Desa Lebak Wangi.

2. Kegiatan Pemanfaatan Sampah Plastik Bekas di SD Lebak Wangi
Pada tanggal 25 Juli 2026 mahasiswa KKN melanjutkan kegiatan Pemanfaatan Sampah Plastik Bekas dengan sasaran siswa-siswi SD Lebak Wangi. Kegiatan diisi dengan sosialisasi mengenai pentingnya mengurangi dan memanfaatkan kembali sampah plastik, dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan prakarya dari bahan sampah plastik bekas seperti botol dan kemasan plastik.
Kegiatan berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari siswa-siswi SD Lebak Wangi. Program ini menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pendidikan lingkungan bagi anak-anak sejak dini.

 

3.  Kegiatan Mural Edukasi Lingkungan
Pada tanggal 26 Juli hingga 20 Agustus 2026 mahasiswa KKN bersama pemuda-pemudi Karang Taruna Desa Lebak Wangi melaksanakan program Mural Edukasi Lingkungan sebagai media penyampaian pesan pelestarian lingkungan melalui media visual yang menarik dan mudah dipahami. Kegiatan dimulai dari tahap sketsa desain, pengecatan dasar, hingga pewarnaan akhir gambar mural dengan tema ajakan menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, dan pelestarian alam sekitar.
Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan partisipasi aktif Karang Taruna sebagai bentuk penguatan rasa memiliki terhadap lingkungan desa. Hasil mural diharapkan dapat menjadi pengingat visual yang berkelanjutan bagi masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar.
    
4.  Kegiatan Rocket Stove (Pembakaran Sampah Minim Asap)
Pada tanggal 27 Juli hingga 20 Agustus 2026 mahasiswa KKN bersama Karang Taruna, Kepala Desa, dan Ketua RT Desa Lebak Wangi melaksanakan program pembuatan Rocket Stove sebagai solusi atas permasalahan pembakaran sampah rumah tangga yang selama ini menimbulkan asap tebal. Kegiatan diawali dengan diskusi mengenai konsep, desain, dan lokasi penempatan, dilanjutkan dengan pengumpulan bahan seperti drum atau bata tahan api dan pipa cerobong.
Proses pembuatan dilakukan secara gotong royong bersama pemuda Karang Taruna sebagai bentuk kaderisasi dan transfer keterampilan, dengan dukungan penuh dari Kepala Desa dan Ketua RT setempat. Setelah proses pembuatan selesai, dilakukan uji coba pembakaran untuk memastikan alat berfungsi dengan baik dan mampu meminimalkan asap yang dihasilkan.

5.  Kegiatan Pelestarian Tanaman di Kebun KWT Desa Lebak Wangi
Pada tanggal 31 Juli hingga 20 Agustus 2026 mahasiswa KKN bersama ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Ibu Lurah Desa Lebak Wangi melaksanakan program pelestarian tanaman pangan di Kebun KWT sebagai upaya mendukung ketahanan pangan skala rumah tangga. Kegiatan penanaman meliputi bibit cabai, tomat, kangkung, bayam, dan beberapa jenis tanaman sayur lainnya.
 

Setelah proses penanaman, mahasiswa KKN turut serta dalam perawatan kebun dengan melakukan penyiraman secara rutin setiap sore hari, penyiangan gulma, serta pemantauan pertumbuhan tanaman secara berkala. Hasil panen dari kebun ini dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi warga sekitar, sehingga memberikan manfaat langsung bagi ketahanan pangan masyarakat.

6.  Kegiatan Kajian Malam Sabtu Bersama Warga
Kajian pertama dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2026 dan dilanjutkan secara rutin pada setiap malam Sabtu berikutnya selama masa KKN berlangsung, bertempat di lingkungan Dusun 2 Desa Lebak Wangi. Kegiatan ini dirancang sebagai kegiatan rutin di bidang keagamaan untuk mempererat silaturahmi antara mahasiswa KKN dan warga, sekaligus menjadi sarana penambah wawasan keagamaan.
Kegiatan diisi dengan ceramah agama, tanya jawab, serta doa bersama, dan mendapat respons yang positif serta dihadiri secara antusias oleh warga Dusun 2 Desa Lebak Wangi setiap minggunya.

7.  Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan di Posyandu Kamboja
Pada tanggal 6 sampai dengan 8 Agustus 2026 mahasiswa KKN turut berpartisipasi dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan di Posyandu Kamboja untuk mendukung pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita, meliputi penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan, serta pemeriksaan kesehatan bagi lansia meliputi gula darah, kolesterol, dan tekanan darah.
Kegiatan berjalan lancar dengan partisipasi aktif kader Posyandu Kamboja serta antusiasme warga, baik orang tua yang membawa bayi dan balita maupun warga lanjut usia. Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam mendukung program kesehatan masyarakat.

8.  Kegiatan Upacara dan Lomba HUT Kemerdekaan RI
Pada tanggal 17 Agustus 2026 mahasiswa KKN turut berpartisipasi dalam kegiatan Upacara dan Lomba HUT Kemerdekaan RI bersama warga RT 05 Desa Lebak Wangi. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan upacara bendera, dilanjutkan dengan berbagai perlombaan tradisional dan edukatif untuk anak-anak dan warga sebagai bentuk perayaan Hari Kemerdekaan.
Kegiatan berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari seluruh warga RT 05 Desa Lebak Wangi, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, serta menjadi momen untuk mempererat kebersamaan dan semangat kebangsaan.
 


Dokumentasi

 

Pembukaan
Pembukaan
Sosialisasi Edukasi Lingkungan di SD Lebak Wangi
Penanaman dan Pelestarian Tanaman di Kebun KWT Desa Lebak Wangi
Rocket Stove (Pembakaran Minim Asap)

Penutup

      Pelaksanaan kegiatan KKN di Desa Lebak Wangi merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui program yang berfokus pada lingkungan, pertanian dan pemberdayaan masyarakat, keagamaan, kesehatan, serta kepemudaan dan kebangsaan. Seluruh program disusun berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat serta melibatkan partisipasi warga secara langsung.

     Kegiatan lingkungan seperti Rocket Stove, Mural Edukasi Lingkungan, serta Pemanfaatan Sampah Plastik Bekas diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kegiatan pertanian di Kebun KWT turut mendukung ketahanan pangan, sementara kegiatan Kajian Malam Sabtu, Pemeriksaan Kesehatan di Posyandu Kamboja, serta Upacara dan Lomba HUT Kemerdekaan RI memberikan manfaat dalam mempererat silaturahmi keagamaan, kesehatan, dan semangat kebangsaan warga.

    Secara keseluruhan, kegiatan KKN dapat terlaksana melalui kerja sama antara mahasiswa, masyarakat, Kepala Desa Bapak Samsudin, SE, Karang Taruna, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan pihak terkait. Diharapkan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata dan mendorong masyarakat Desa Lebak Wangi untuk terus menjaga lingkungan, mengembangkan potensi pertanian, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempertahankan semangat kebangsaan secara berkelanjutan.
 

Penulis

Ismi Nazilaturrahmah

Ismi Nazilaturrahmah

S1-PGSD