Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui KKN, mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memberikan kontribusi kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian berbasis pemberdayaan pada dasarnya menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat agar program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat dan berkelanjutan. Pada tahun 2026, KKN UMT dilaksanakan di Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, pada 21 Juli–20 Agustus 2026 dengan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Abdul Kadir, S.H., M.H. Kelurahan Gondrong dipilih karena memiliki berbagai potensi dan kebutuhan yang dapat dikembangkan dalam bidang lingkungan, kesehatan, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Kelurahan Gondrong memiliki kehidupan masyarakat yang aktif dengan berbagai kegiatan di tingkat RT dan RW, seperti kegiatan kesehatan, sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan. Meskipun demikian, masih terdapat perhatian terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah lingkungan, khususnya dalam membangun kebiasaan memilah dan membuang sampah dengan baik. Edukasi dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun perilaku pengelolaan lingkungan yang lebih baik. Selain itu,
terdapat lahan yang dapat dimanfaatkan untuk penghijauan dan penanaman tanaman yang bermanfaat bagi masyarakat. Kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan program penanaman TOGA di RT 02 serta pembuatan tong sampah dan papan edukasi di Kampung ATM. Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dapat menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat karena mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan potensi lingkungan untuk mendukung kesehatan keluarga (Ramadhani et al., 2026).
Dalam bidang pendidikan dan sosial, diperlukan edukasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama mengenai kepedulian terhadap lingkungan dan penggunaan teknologi secara bijak. Melalui kegiatan Trash to Treasure di SDN Gondrong 4, siswa diajak memanfaatkan barang bekas menjadi karya yang bernilai guna. Kegiatan edukatif seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
Sementara itu, penyuluhan hukum mengenai cyberbullying dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai dampak dan pencegahan perundungan di ruang digital. Penelitian Efianingrum, Dwiningrum, dan Nurhayati (2021) menunjukkan bahwa cyberbullying merupakan permasalahan yang cukup tinggi di kalangan pelajar dan berkaitan dengan semakin intensifnya penggunaan media sosial. Selain itu, penelitian Nurhayati, Suwandayani, dan Waluyo (2026) menunjukkan bahwa pendidikan karakter dan etika digital dapat membantu meningkatkan kesadaran perilaku di ruang digital serta mendukung upaya pengurangan cyberbullying. Oleh karena itu, penyuluhan mengenai cyber bullying menjadi salah satu upaya penting untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran hukum masyarakat.
Selain lingkungan dan pendidikan, kesehatan menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam kehidupan masyarakat Kelurahan Gondrong. Kegiatan Posbindu di RW 02 menjadi salah satu bentuk kegiatan kesehatan yang melibatkan masyarakat dan kader setempat, yang turut didukung oleh mahasiswa KKN. Rohmayanti et al. (2021) menunjukkan bahwa penguatan kader melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dapat meningkatkan pengetahuan serta keterampilan kader sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posbindu PTM. Hal tersebut menunjukkan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung kegiatan kesehatan berbasis masyarakat.
Mahasiswa juga berpartisipasi dalam kegiatan senam sehat dan berbagai kegiatan sosial masyarakat, termasuk peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80. Kegiatan bersama tersebut tidak hanya menjadi sarana interaksi antara mahasiswa dan masyarakat, tetapi juga memperkuat partisipasi, kerja sama, dan semangat gotong royong. Melalui berbagai kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya mendukung kebutuhan masyarakat dengan mengedepankan kerja sama, partisipasi, dan pemberdayaan agar program KKN dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kelurahan Gondrong.
Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan
Kegiatan KKN UMT di Kelurahan Gondrong dilaksanakan dengan mengangkat tema “Kampung Cerdas Lingkungan” sebagai upaya meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Adapun alasan pelaksanaan kegiatan tersebut adalah sebagai berikut:
Meningkatkan pengetahuan tentang TOGA Penanaman TOGA perlu dilakukan sebagai sarana edukasi agar masyarakat mengenal dan dapat memanfaatkan tanaman obat yang ada di lingkungan sekitar. Kegiatan ini juga dapat membuat lingkungan menjadi lebih hijau dan asri.
Meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan Kebersihan lingkungan perlu diperhatikan bersama agar tercipta lingkungan yang nyaman, sehat, dan terawat. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan yang mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan.
Mengedukasi tentang pengelolaan dan pemanfaatan sampah Edukasi mengenai sampah penting diberikan sejak dini agar masyarakat dan anak-anak memahami bahwa barang bekas yang masih dapat digunakan tidak selalu harus dibuang, tetapi dapat dimanfaatkan menjadi benda yang memiliki nilai guna dan kreativitas.
Meningkatkan pemahaman mengenai cyber bullying Penggunaan media digital yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari membuat edukasi mengenai cyber bullying diperlukan. Masyarakat perlu mengetahui bentuk, dampak, pencegahan, serta pentingnya berkomunikasi secara bijak dan bertanggung jawab di ruang digital.
Membentuk kebiasaan menjaga kebersihan Penyediaan tong sampah dan papan edukasi diperlukan sebagai fasilitas sekaligus pengingat bagi masyarakat agar terbiasa membuang dan memilah sampah dengan baik.
Memperkuat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat Kegiatan bersama dapat membangun komunikasi, kerja sama, rasa kekeluargaan, dan gotong royong antara mahasiswa KKN dengan masyarakat.
Mendorong keberlanjutan program setelah KKN selesai Kegiatan perlu dilaksanakan dengan harapan manfaatnya tidak berhenti ketika KKN berakhir. Masyarakat diharapkan dapat melanjutkan kebiasaan dan program positif yang telah dilakukan secara mandiri dan berkelanjutan.
Tujuan kegiatan
Adapun tujuan yang ingin dicapai melalui pelaksanaan KKN di Kelurahan Gondrong adalah sebagai berikut:
Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA).
Meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Memberikan edukasi kepada masyarakat dan anak-anak mengenai pemilahan, pengurangan, dan pemanfaatan kembali sampah.
Meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai cyber bullying serta penggunaan media digital secara bijak dan bertanggung jawab.
Mendorong masyarakat untuk membiasakan perilaku hidup bersih melalui penyediaan tong sampah dan papan edukasi lingkungan.
Mempererat hubungan dan kerja sama antara mahasiswa KKN dengan masyarakat melalui kegiatan yang melibatkan partisipasi dan gotong royong.
Mendorong masyarakat untuk melanjutkan dan mengembangkan program-program positif secara mandiri setelah kegiatan KKN selesai.
Siapa saja yang terlibat pada kegiatan
Bapak Dr. Abdul Kadir,SH.,M.Hselaku Dosen Pembimbing Lapangan
Bapak Muhlis Cahyadi, SKM, M.Si selaku Kepala Lurah Gondrong
Bapak Herman Iskandar, S.T selaku Sekretaris Lurah Gondrong
Bapak Sopian selaku Ketua RW 02
Bapak Hasan Basri selaku Ketua RT 02
Bapak Tajri selaku Ketua RT 04
Bapak Suparno selaku Ketua Paguyuban
Ibu Pancawati selaku Ibu Kader RT 02
Bapak Sabeni selaku Tokoh Masyarakat Kampung ATM
Masyarakat RW 02 khususnya Kampung ATM
Mahasiswa KKN UMT Kelurahan Gondrong 2026
No
Nama
Fakultas
Jurusan
Divisi
1
Muhammad Rifa Ali Akbar
Hukum
S1-Ilmu Hukum
Ketua
2
Firanda Aquino
Hukum
S1-Ilmu Hukum
Wakil Ketua
3
Indah Khairina Hasan
Kesehatan
S1-Kebidanan
Seketaris
4
Nailatul Hayya
Ekonomi
S1-Akuntansi
Sekretaris
5
Amaliah Dinia
Ekonomi
S1-Manajemen
Bendahara
6
Chelma Oktavira
Ekonomi
S1-Manajemen
Bendahara
7
Gadis Kamilah Cahyadi
Keguruan dan Ilmu Pendidikan
S1-Pend. Bahasa Inggris
Kadiv Perlengkapan
8
Galih Saddam Alhafizh
Teknik
S1-Teknik Informatika
Perlengkapan
9
Muhamad Haikal
Ekonomi
S1-Manajemen
Perlengkapan
10
Muhamad Riswan
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
S1-Ilmu Komunikasi
Perlengkapan
11
Rifqi Bairistiawan
Teknik
S1-Teknik Informatika
Perlengkapan
12
Djildhan Sulviramadhan
Teknik
S1-Teknik Informatika
Kadiv Acara
13
Dede Diah Puji Lestari
Ekonomi
S1-Akuntansi
Acara
14
Dela A’idah
Ekonomi
S1-Manajemen
Acara
16
Mohamad Khairi
Pariwisata & Industri Kreatif
S1-Pariwisata
Acara
17
Abdilah Risqiyandi Hafiz
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
S1-Ilmu Komunikasi
Acara
18
Lanna Lalita Oktodio
Ekonomi
S1-Manajemen
Kadiv PDD
19
Elang Ramadhan Putra
Teknik
S1-Teknik Informatika
PDD
20
Alparizi Zulpian Nugraha
Teknik
S1-Teknik Informatika
PDD
21
Lulu Latifah Hardjadinata
Ekonomi
S1-Akuntansi
PDD
22
Anashya Meidyana Azzahra
Keguruan dan Ilmu Pendidikan
S1-PGSD
Kadiv Humas
23
Bilqist Aqila Izdihar
Keguruan dan Ilmu Pendidikan
S1-PGSD
Humas
24
Ihwal Fahriza
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
S1-Ilmu Komunikasi
Humas
25
Zahra Desfiani Bahari
Teknik
S1-Pend. Agama Islam
Kadiv Konsumsi
26
Nazwa
Teknik
S1-Teknik Sipil.
Konsumsi
Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan
Dampak bagi Masyarakat
Menambah pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) dan pentingnya menjaga kesehatan.
Meningkatkan pemahaman tentang cyber bullying, termasuk bentuk, dampak, pencegahan, dan etika dalam menggunakan media digital.
Mempererat hubungan sosial dan gotong royong antara mahasiswa dan masyarakat melalui berbagai kegiatan bersama
Meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan, terutama melalui penyediaan tong sampah dan papan edukasi mengenai pengelolaan sampah.
Dampak bagi Lingkungan
Lingkungan menjadi lebih hijau dan asri melalui penanaman TOGA serta penataan area taman.
Mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan dengan menyediakan fasilitas tempat sampah dan edukasi pengelolaan sampah.
Mendorong pemanfaatan kembali barang bekas, sehingga siswa memahami bahwa sampah tertentu masih dapat diolah menjadi barang yang berguna dan kreatif.
Meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui edukasi yang dilakukan secara langsung kepada masyarakat dan anak-anak.
Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan
ChatGPT said:
1. Pembukaan KKN UMT Kelurahan Gondrong
Pada hari Selasa, 21 Juli 2026, telah dilaksanakan kegiatan Pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UMT Kelurahan Gondrong yang bertempat di aula Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Kegiatan ini menjadi awal dari rangkaian pelaksanaan KKN mahasiswa di lingkungan masyarakat Kelurahan Gondrong. Acara dihadiri oleh pihak kelurahan, Ketua RW dan RT, tokoh masyarakat, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta seluruh mahasiswa peserta KKN. Kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan mahasiswa yang menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan KKN serta program kerja yang akan dilaksanakan selama berada di lingkungan masyarakat. Selanjutnya, pihak kelurahan dan DPL memberikan arahan serta dukungan kepada mahasiswa agar dapat menjalankan seluruh program kerja dengan baik dan menyesuaikan kegiatan dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh keakraban sebagai bentuk awal terjalinnya hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat. Melalui kegiatan pembukaan ini, diharapkan tercipta kerja sama yang baik sehingga seluruh rangkaian program KKN dapat terlaksana dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kelurahan Gondrong.
2. Ikut serta kegiatan Posbindu di RW 02
Pada tanggal 25 Juli 2026 pukul 08.00 WIB, mahasiswa KKN UMT turut serta dalam kegiatan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) yang dilaksanakan di lingkungan RW 02 Kelurahan Gondrong. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kesehatan masyarakat sekaligus upaya untuk mengenal lebih dekat aktivitas dan kebutuhan warga di lingkungan sekitar. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa membantu kader dalam mempersiapkan tempat, mengatur alur kegiatan, serta mendampingi masyarakat yang mengikuti pemeriksaan. Warga mengikuti berbagai kegiatan pemeriksaan kesehatan sesuai dengan pelayanan yang tersedia, sementara kader dan petugas memberikan arahan serta edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala. Keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan Posbindu memberikan pengalaman dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus mendukung kegiatan pelayanan kesehatan yang telah berjalan di lingkungan RW 02. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan mendapat antusiasme dari masyarakat.
3. Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di RT 02
Pada tanggal 2 Agustus 2026, mahasiswa KKN UMT melaksanakan kegiatan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di lingkungan RT 02 Kelurahan Gondrong. Kegiatan dilaksanakan sejak pagi hingga sore hari dan dilakukan secara bertahap, mulai dari mempersiapkan lahan, mengolah dan merapikan tanah, menyiapkan media tanam, hingga melakukan penanaman berbagai jenis tanaman obat. Mahasiswa bersama masyarakat bergotong royong membersihkan area yang akan digunakan sebagai lahan TOGA agar dapat dimanfaatkan secara optimal. Setelah tanah selesai dipersiapkan, tanaman mulai ditanam dan ditata sesuai dengan area yang telah ditentukan. Selain proses penanaman, mahasiswa juga melakukan pembuatan pagar dan penataan area agar taman TOGA terlihat lebih rapi dan menarik. Kegiatan dilakukan secara bersama-sama sehingga menciptakan suasana gotong royong dan mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat. Melalui program ini, diharapkan keberadaan TOGA dapat menjadi sarana edukasi mengenai pemanfaatan tanaman obat sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan bermanfaat bagi masyarakat RT 02.
4. Kegiatan Trash to Treasure di SDN Gondrong 4
Pada tanggal 8 Agustus 2026 pukul 08.00–12.00 WIB, mahasiswa KKN UMT melaksanakan kegiatan Trash to Treasure di SDN Gondrong 4. Kegiatan ini mengangkat tema pemanfaatan barang bekas sebagai benda yang memiliki nilai guna dan nilai kreativitas. Kegiatan diawali dengan pengenalan mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta membiasakan diri untuk memilah dan memanfaatkan kembali sampah yang masih dapat digunakan. Selanjutnya, mahasiswa memberikan contoh pembuatan berbagai prakarya sederhana menggunakan botol bekas yang telah disiapkan. Para siswa kemudian diajak untuk membuat dan menghias prakarya secara langsung dengan menggunakan bahan-bahan yang tersedia. Kegiatan berlangsung secara interaktif dan menyenangkan karena siswa dapat berkreasi sesuai dengan ide dan imajinasi masing-masing. Mahasiswa juga memberikan pendampingan selama proses pembuatan prakarya agar siswa dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik. Melalui kegiatan Trash to Treasure, siswa diharapkan dapat memahami bahwa barang bekas tidak selalu harus dibuang, tetapi dapat dimanfaatkan kembali menjadi benda yang menarik dan bermanfaat. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi lingkungan melalui pendekatan kreatif dan menyenangkan.
5. Penyuluhan Hukum Cyber Bullying
Pada tanggal 13 Agustus 2026 pukul 07.00–12.00 WIB, mahasiswa KKN UMT melaksanakan kegiatan Penyuluhan Hukum dengan tema Cyber Bullying. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bentuk-bentuk perundungan yang terjadi melalui media digital serta dampak dan konsekuensi yang dapat ditimbulkan. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyampaian materi mengenai pengertian cyber bullying, bentuk-bentuk tindakan yang termasuk dalam cyber bullying, dampaknya terhadap korban, serta pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab sehingga peserta dapat menyampaikan pendapat maupun pertanyaan berdasarkan pengalaman dan kondisi yang terjadi di lingkungan sekitar. Untuk menciptakan suasana yang lebih interaktif, kegiatan juga dilengkapi dengan pemberian doorprize kepada peserta yang aktif mengikuti diskusi dan menjawab pertanyaan. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengenali tindakan cyber bullying, memahami cara mencegahnya, serta mengetahui pentingnya menjaga etika dalam berkomunikasi di ruang digital. Kegiatan berlangsung secara interaktif dan mendapatkan partisipasi aktif dari peserta.
6. Pembuatan Tong Sampah dan Papan Edukasi Sampah di Kampung ATM
Mahasiswa KKN UMT melaksanakan program pembuatan tong sampah dan papan edukasi mengenai pengelolaan sampah di wilayah Kampung ATM. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya membuang dan memilah sampah pada tempatnya. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mempersiapkan dan membuat tong sampah yang dapat digunakan untuk mendukung pemilahan sampah di lingkungan masyarakat. Selain itu, dibuat pula papan edukasi yang berisi informasi dan pesan mengenai kebersihan serta pengelolaan sampah agar dapat menjadi pengingat bagi masyarakat. Setelah seluruh perlengkapan selesai dibuat dan dipersiapkan, tong sampah dan papan edukasi kemudian diserahkan kepada masyarakat di Kampung ATM pada tanggal 15 Agustus 2026. Penyerahan dilakukan sebagai bentuk keberlanjutan program agar fasilitas yang telah dibuat dapat terus dimanfaatkan setelah kegiatan KKN selesai. Melalui program ini, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan dan terbiasa menerapkan perilaku membuang serta memilah sampah dengan baik.
7. Senam sehat bersama ibu-ibu RT 04
Pada tanggal 16 Agustus 2026 pukul 08.00–09.00 WIB, mahasiswa KKN UMT melaksanakan kegiatan senam sehat bersama ibu-ibu RT 04 Kelurahan Gondrong. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk aktivitas bersama masyarakat sekaligus upaya untuk mendorong pola hidup sehat melalui olahraga ringan yang dapat dilakukan secara rutin. Kegiatan diawali dengan persiapan peserta dan tempat pelaksanaan, kemudian dilanjutkan dengan senam bersama yang dipandu dengan gerakan-gerakan sederhana dan menyenangkan. Ibu-ibu RT 04 mengikuti kegiatan dengan antusias dan penuh semangat. Selain memberikan manfaat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh, kegiatan senam juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat RT 04. Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap masyarakat dapat semakin termotivasi untuk menjaga kesehatan serta menjadikan olahraga sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.
8. Kolaborasi dengan Masyarakat RT 04 dalam memperingati HUT RI ke-80
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, mahasiswa KKN UMT berkolaborasi bersama masyarakat RT 04 dalam melaksanakan berbagai kegiatan pada tanggal 15–17 Agustus 2026. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan berbagai kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga kelompok masyarakat dewasa. Rangkaian kegiatan diisi dengan jalan sehat, berbagai macam perlombaan, serta kegiatan hiburan seperti karaoke bersama. Mahasiswa KKN turut membantu masyarakat dalam mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan tertib dan meriah. Berbagai perlombaan untuk anak-anak menjadi salah satu kegiatan yang mendapat antusiasme tinggi karena memberikan kesempatan bagi mereka untuk bermain, berkompetisi, dan bersosialisasi dengan teman-temannya. Selain itu, kegiatan kelompok dan hiburan karaoke turut menciptakan suasana kebersamaan di antara warga. Kolaborasi ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa karena dapat terlibat langsung dalam kegiatan sosial dan kebersamaan masyarakat. Melalui peringatan HUT RI ke-80 ini, diharapkan semangat kemerdekaan, gotong royong, kekeluargaan, dan kebersamaan masyarakat dapat terus terjaga.
9. Penutupan KKN UMT di masyarakat RW 02
Pada tanggal 17 Agustus 2026 pukul 19.00 WIB, mahasiswa KKN UMT melaksanakan kegiatan penutupan rangkaian kegiatan KKN bersama masyarakat RW 02 Kelurahan Gondrong. Kegiatan ini menjadi salah satu momen akhir dalam pelaksanaan KKN sekaligus sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih mahasiswa kepada masyarakat yang telah menerima, membantu, dan mendukung seluruh rangkaian program kerja selama kegiatan berlangsung. Acara penutupan diisi dengan penyampaian kesan dan pesan dari mahasiswa serta ucapan terima kasih kepada masyarakat atas kerja sama yang telah terjalin. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa juga menyampaikan harapan agar berbagai program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat dan tetap dilanjutkan oleh masyarakat setelah KKN berakhir. Suasana penutupan berlangsung dengan penuh keakraban dan kekeluargaan. Kegiatan ini menjadi momen refleksi bagi mahasiswa terhadap seluruh proses KKN yang telah dilalui sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas kebersamaan yang telah terjalin selama berada di lingkungan RW 02.
10. Penutupan KKN UMT Kelurahan Gondrong
Sebagai akhir dari seluruh rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UMT di Kelurahan Gondrong, mahasiswa melaksanakan kegiatan penutupan KKN sebagai bentuk berakhirnya masa pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan penutupan menjadi momen untuk menyampaikan laporan dan evaluasi terhadap berbagai program kerja yang telah dilaksanakan, mulai dari kegiatan kesehatan, lingkungan, pendidikan, penyuluhan, hingga kegiatan sosial bersama masyarakat. Mahasiswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak kelurahan, RT dan RW, tokoh masyarakat, kader, serta seluruh warga yang telah memberikan dukungan dan membantu selama pelaksanaan KKN. Berbagai pengalaman dan kebersamaan yang diperoleh selama kegiatan menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa di luar lingkungan kampus. Meskipun masa KKN telah selesai, mahasiswa berharap hubungan baik yang telah terjalin dengan masyarakat dapat tetap terjaga. Seluruh program yang telah dilaksanakan juga diharapkan dapat memberikan manfaat serta menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk terus mengembangkan kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Dokumentasi
Pembukaan KKN di Kelurahan Gondrong Ikut Serta Dalam Kegiatan Posbindu Bersama Ibu Kader RW 02Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di RT 02Kegiatan “Trash To Treasure “ di SDN Gondrong 4
Penyuluhan Hukum “Cyber Bullying”
Pembuatan Tong Sampah dan Papan Edukasi Sampah di Kampung ATMSenam sehat bersama ibu-ibu RT 04
Kolaborasi dengan Masyarakat RT 04 dalam memperingati HUT RI ke-80Penutupan KKN di masyarakat RW 02Penutupan KKN di Kelurahan Gondrong
Penutup
Kesimpulan
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) yang dilaksanakan di Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang pada tanggal 21 Juli sampai dengan 20 Agustus 2026 telah terlaksana dengan baik dan lancar. Seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dengan dukungan dan partisipasi dari masyarakat, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, serta arahan dari Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Abdul Kadir, S.H., M.H.
Melalui berbagai program kerja yang dilaksanakan, mahasiswa KKN turut memberikan kontribusi dalam bidang kesehatan, lingkungan, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi penanaman dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA), penyediaan serta penempatan tempat sampah organik dan nonorganik, kegiatan edukasi mengenai cyber bullying, kegiatan Trash to Treasure bersama siswa sekolah dasar, partisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan, serta berbagai kegiatan sosial dan koordinasi bersama masyarakat Kelurahan Gondrong. Kegiatan-kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap kebutuhan dan kondisi masyarakat di lingkungan setempat.
Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, pelaksanaan KKN juga menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa. Selama mengikuti kegiatan, mahasiswa belajar berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat, bekerja sama dalam kelompok, menyelesaikan berbagai permasalahan, serta menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan KKN juga menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong dalam diri mahasiswa.
Secara keseluruhan, pelaksanaan KKN di Kelurahan Gondrong tidak hanya menjadi bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun hubungan yang baik antara mahasiswa, masyarakat, dan pihak kelurahan. Diharapkan berbagai program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat dan dapat dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat setelah kegiatan KKN berakhir.
Saran
Untuk Masyarakat: Diharapkan masyarakat Kelurahan Gondrong dapat terus menjaga dan memanfaatkan hasil dari program KKN, seperti tanaman TOGA, tempat sampah organik dan nonorganik, serta papan atau media edukasi yang telah diberikan. Partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan, kesehatan, dan lingkungan juga diharapkan dapat terus ditingkatkan.
Untuk Pemerintah Kelurahan: Diharapkan pihak Kelurahan Gondrong dapat terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan positif yang telah berjalan selama KKN. Dukungan terhadap kegiatan kesehatan, lingkungan, pendidikan, UMKM, dan pemberdayaan masyarakat sangat diperlukan agar program yang telah dilaksanakan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Untuk Mahasiswa: Mahasiswa diharapkan dapat menjadikan pengalaman selama KKN sebagai bekal untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, berorganisasi, serta memahami kondisi masyarakat secara langsung. Pengalaman tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa peduli dan tanggung jawab mahasiswa terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.
Untuk Universitas: Universitas Muhammadiyah Tangerang diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pelaksanaan KKN dengan melakukan perencanaan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Koordinasi antara mahasiswa, Dosen Pembimbing Lapangan, dan pihak wilayah juga perlu terus ditingkatkan agar kegiatan KKN dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih besar.
Dengan berakhirnya kegiatan KKN di Kelurahan Gondrong, diharapkan seluruh program yang telah dilaksanakan dapat memberikan dampak positif dan tidak berhenti setelah mahasiswa meninggalkan lokasi. Semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat terus berjalan. Hubungan baik yang telah terjalin antara mahasiswa, masyarakat, dan pihak Kelurahan Gondrong juga diharapkan tetap terjaga dan menjadi awal dari kerja sama yang lebih baik di masa yang akan datang.
DAFTAR PUSTAKA
Efianingrum, A., Dwiningrum, S. I. A., & Nurhayati, R. (2021). Cyberbullying pelajar SMA di media sosial: Prevalnsi dan rekomendasi. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 8(2), 144–153.
Nurhayati, N., Suwandayani, B. I., & Waluyo, L. (2026). Implementation of digital character education to reduce cyberbullying: A case study at Muhammadiyah Limbung Senior High School in Indonesia. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 10(3), 2092–2114.
Ramadhani, A. T., Norhidayat, N., Winarti, H. T., & Wahyuni, S. (2026). Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di PKK Dasawisma Berkah 1 dan Berkah 2 RT 22 Kelurahan Jawa Samarinda Ulu. Comm-Edu (Community Education Journal), 9(1), 152–157.
Rohmayanti, R., Istutik, D., Islamiyah, I., Rahmawati, R., & Septiandani, Z. (2021). Pembentukan kader Posbindu PTM tingkatkan skill kader dan partisipasi warga sebagai upaya mengatasi penyakit tidak menular di Desa Rambeanak, Magelang. Community Empowerment, 6(3), 404–410.