Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan melalui kegiatan pengabdian serta pemberdayaan masyarakat. Pendekatan partisipatif dan kolaboratif dalam KKN memungkinkan mahasiswa berperan sebagai fasilitator dalam mengidentifikasi permasalahan dan mengembangkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Tahun 2026 dilaksanakan di Desa Gempol Sari, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, pada 20 Juli–20 Agustus 2026. Hasil observasi dan koordinasi dengan pemerintah desa, sekolah, BUMDes, dan Karang Taruna menunjukkan beberapa permasalahan lingkungan, antara lain terbatasnya penghijauan sekolah, belum optimalnya pengelolaan minyak jelantah, serta belum tertatanya pemilahan sampah organik dan anorganik.
Permasalahan tersebut menunjukkan perlunya penguatan pengetahuan, sarana, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. Lingkungan sekolah menjadi salah satu ruang strategis untuk menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini melalui kegiatan penghijauan dan edukasi pemilahan sampah. Sementara itu, pengelolaan minyak jelantah dapat dikembangkan sebagai upaya mengurangi pencemaran sekaligus membuka potensi pemanfaatan limbah yang bernilai ekonomi.
Berdasarkan kondisi tersebut, program KKN diarahkan pada kegiatan penghijauan, edukasi pemilahan sampah, pengelolaan minyak jelantah, dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, sekolah, BUMDes, Karang Taruna, dan masyarakat. Program tersebut diharapkan tidak hanya menyelesaikan permasalahan selama pelaksanaan KKN, tetapi juga membangun kesadaran dan kapasitas masyarakat agar mampu melanjutkan pengelolaan lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan.
Pelaksanaan KKN di Desa Gempol Sari penting dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan serta mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan. Hasil observasi menunjukkan masih terdapat permasalahan berupa belum optimalnya pemilahan sampah, pengelolaan minyak jelantah, dan penghijauan di lingkungan sekolah. Kondisi tersebut membutuhkan penguatan edukasi, sarana, dan kebiasaan masyarakat dalam mengelola lingkungan secara berkelanjutan.
Kegiatan KKN diarahkan untuk memberikan edukasi dan praktik langsung mengenai pemilahan sampah, pengelolaan minyak jelantah, serta penghijauan sekolah sebagai upaya menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini. Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Posyandu dan pembelajaran PAUD/TK diharapkan dapat mendukung aktivitas sosial dan pendidikan yang telah berjalan di desa.
Keberhasilan program juga didukung melalui kolaborasi antara pemerintah desa, sekolah, BUMDes, Karang Taruna, dan masyarakat. Salah satu upaya keberlanjutan yang dikembangkan adalah pembentukan Bank Sampah sebagai sarana pengelolaan sampah sekaligus potensi pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, KKN diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama pelaksanaan kegiatan, tetapi juga mendorong terbentuknya kesadaran, partisipasi, dan sistem pengelolaan lingkungan yang dapat dilanjutkan secara mandiri.
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Gempol Sari bertujuan untuk:
Pelaksanaan KKN di Desa Gempol Sari melibatkan berbagai unsur yang saling berkoordinasi dalam mendukung pencapaian program. Keterlibatan tersebut disesuaikan dengan peran masing-masing pihak dalam kegiatan lingkungan, pendidikan, pemberdayaan, dan sosial kemasyarakatan.
NO | NAMA ANGGOTA KKN | FAKULTAS/PRODI | NIM |
| |
1 | Ahmad Falza Yunani | FH/S1 Ilmu Hukum | 23742010100 | ||
2 | Ahmad Murtado | FPAR/Pariwisata & Indsutri Kreatif | 23392010002 | ||
3 | Amri Ramadhan | FAI/S1 Pend. Agama Islam | 23862080107 | ||
4 | Ahmad Sirojul Mukhlisin | FISIP/S1 Ilmu Komunikasi | 23702010045 | ||
5 | Alfisco Hanta Aprili | FT.S1. teknik Informatika | 23552010208 | ||
6 | Desya Salsabila | FIKES/S1. Keperawatan | 23142010054 | ||
7 | Desi Ashari | FKIP/PAUD | 23862070002 | ||
8 | Dela Sri Wahyuni | FEB/S1 Manajemen | 23612010521 | ||
9 | Fawwaz Abiyyu | FT/S1. Teknik Informatika | 23552010131 | ||
10 | Hunafa Sabirah | FEB/S1 Manajemen | 23612010169 | ||
11 | Ilham Aulia Rachman | FISIP/S1 Ilmu Komunikasi | 23702010270 | ||
12 | Juwita | FEB/S1 Manajemen | 23612010224 | ||
13 | Laesa Awalin | FH/S1 Ilmu Hukum | 23742010046 | ||
14 | Meli Agustin | FKIP/PGSD | 2386206123 | ||
15 | Novi Rmadani | FEB/S1 Manajemen | 23612010015 | ||
16 | Nurhaity | FKIP/S1. Pend. Bahasa. Inggris | 23882030057 | ||
17 | Satrio Adrian S | FPAR/Desain Komunikasi Visual | 23902410079 | ||
18 | Shilla Safitri | FKIP/PGDS | 23862060164 | ||
19 | Silpi | FEB/S1 Manajemen | 23612010240 | ||
20 | Tiara Dwilestari | FEB/S1 Manajemen | 23612010002 | ||
21 | Khoril An’am | FT/S1 Teknik Industri | 2326201010040 |
Pelaksanaan KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) di Desa Gempol Sari dilakukan secara bertahap selama empat minggu dengan melibatkan mahasiswa dan berbagai unsur masyarakat. Kegiatan diawali dengan pembekalan, observasi kondisi lapangan, serta koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak sekolah. Tahap ini dilakukan untuk menentukan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mempersiapkan berbagai keperluan kegiatan.
Pada minggu pertama, mahasiswa melaksanakan kegiatan sosialisasi lingkungan dan penghijauan bersama siswa. Kegiatan dilakukan melalui penyampaian edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan yang kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon. Keterlibatan siswa secara langsung memberikan pengalaman praktis dalam menanam dan merawat tanaman sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekolah.
Selanjutnya, mahasiswa mulai mempersiapkan program Bank Sampah melalui rapat dan koordinasi dengan DPL, pihak sekolah, serta pihak terkait. Pembahasan meliputi konsep kegiatan, pembagian tugas, kebutuhan perlengkapan, dan rencana pelaksanaan. Program tersebut dirancang agar dapat terus dijalankan setelah masa KKN berakhir dengan melibatkan pihak yang berada di lingkungan desa.
Pada minggu ketiga, persiapan Bank Sampah dilanjutkan dengan pembuatan tempat pengumpulan dan pemilahan sampah serta papan informasi edukatif. Mahasiswa bekerja secara gotong royong dengan pembagian tugas dalam menyiapkan bahan, membuat papan informasi, dan menata lokasi Bank Sampah. Kegiatan ini sekaligus menjadi media untuk mengenalkan pentingnya pemilahan sampah kepada siswa dan masyarakat.
Selain kegiatan lingkungan, mahasiswa turut mendukung kegiatan sosial dan pendidikan masyarakat melalui Posyandu, pembelajaran PAUD/TK, serta praktik salat bagi anak-anak. Dalam kegiatan Posyandu, mahasiswa membantu kader dalam mengatur pelaksanaan dan mendampingi masyarakat yang hadir. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kontribusi mahasiswa terhadap pelayanan masyarakat sekaligus mempererat interaksi dengan warga.
Pada minggu terakhir, Bank Sampah mulai diterapkan melalui kegiatan edukasi dan praktik pengelolaan sampah di SDN Gempol Sari. Rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan senam, kolase, serta perlombaan yang melibatkan anak-anak dan wali murid. Kegiatan tersebut memperoleh antusiasme dari siswa dan masyarakat sehingga pelaksanaannya dapat berlangsung dengan baik.
Mahasiswa juga melaksanakan kegiatan pembersihan dan pengecatan sekolah PAUD secara gotong royong. Kegiatan dilakukan dengan membersihkan serta mempersiapkan bagian sekolah sebelum proses pengecatan. Meskipun terdapat keterbatasan waktu dan tenaga, kegiatan dapat diselesaikan melalui koordinasi dan kerja sama antara mahasiswa, pihak sekolah, dan masyarakat.
Sebagai bentuk keberlanjutan, Bank Sampah diserahkan kepada SDN Gempol Sari agar dapat digunakan dan dikembangkan setelah kegiatan KKN selesai. Penyerahan tersebut menjadi salah satu hasil utama program karena menyediakan sarana yang dapat mendukung kegiatan pemilahan dan pengelolaan sampah secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Secara keseluruhan, kegiatan KKN berjalan melalui tahapan perencanaan, koordinasi, pelaksanaan, pendampingan, dan tindak lanjut. Keterlibatan mahasiswa bersama pemerintah desa, sekolah, Karang Taruna, BUMDes, kader Posyandu, siswa, wali murid, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam kelancaran kegiatan. Melalui kerja sama tersebut, program yang dilaksanakan tidak hanya memberikan manfaat selama KKN berlangsung, tetapi juga diharapkan dapat terus dikembangkan oleh masyarakat setelah program berakhir.


Pembukaan KKN UMT 2026 & Bina Wilayah Desa Gempol Sari Senin, 20 Juli 2026

Kunjungan ke BUMDes: pembelajaran budidaya tanaman jagung Rabu, 22 Juli 2026

Sosialisasi & penanaman pohon bersama siswa MI Jannatul Amal Sabtu, 25 Juli 2026

Rapat persiapan Program Kerja II: pembentukan Bank Sampah 27 Jul – 31 Jul 2026

Kegiatan membantu pembelajaran di TK/PAUD SPS Mutiara Gemilang 27–28 Juli 2026

Pengolahan minyak jelantah menjadi produk bermanfaat Rabu, 29 Juli 2026

Konsultasi bersama Karang Taruna terkait Bank Sampah Kamis, 30 Juli 2026

Kegiatan bersih-bersih & persiapan taman sekolah Sabtu, 1 Agustus 2026

Penyerahan bibit cabai dan tomat dari Dinas Lingkungan Hidup ke BUMDes Minggu, 2 Agustus 2026


Kegiatan Posyandu bersama kader dan warga desa 4, 6, 7, 8, 14 Agustus 2026


Koordinasi program Bank Sampah dengan SDN Gempol Sari & evaluasi bersama DPL Kamis, 6 Agustus 2026

Pembuatan fisik Bank Sampah dan papan informasi edukasi sampah Minggu, 9 Agustus 2026

Penyerahan program Bank Sampah kepada SDN Gempol Sari Senin, 10 Agustus 2026

Edukasi lingkungan: senam, video edukasi, praktik pemilahan sampah, dan kolase bersama siswa 11–12 Agustus 2026

Perlombaan anak-anak dan wali murid 13 Agustus 2026

Bersih-bersih dan pengecatan sekolah PAUD SPS Mutiara Gemilang 15–16 Agustus 2026

Kegiatan penutupan KKN Desa Gempol Sari Kamis, 20 Agustus 2026
Laporan akhir Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang Tahun 2026 di Desa Gempol Sari, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, disusun sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban atas seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan selama empat minggu. Berbagai program, meliputi penghijauan, pemanfaatan limbah minyak jelantah, pengembangan Bank Sampah, edukasi lingkungan, serta kegiatan sosial dan kemasyarakatan, dapat terlaksana melalui koordinasi dan kerja sama dengan berbagai pihak.
Keberhasilan pelaksanaan kegiatan tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Desa Gempol Sari, Dosen Pembimbing Lapangan, pihak sekolah, Karang Taruna, BUMDes, kader Posyandu, serta masyarakat. Atas dukungan, arahan, dan partisipasi yang diberikan, mahasiswa KKN menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat.
Diharapkan program yang telah dilaksanakan, khususnya Bank Sampah dan kegiatan edukasi lingkungan, dapat terus dimanfaatkan, dikelola, dan dikembangkan setelah masa KKN berakhir. Keberlanjutan program tersebut diharapkan mampu memperkuat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi terciptanya lingkungan Desa Gempol Sari yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Ahmad Falza Yunani