Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menekankan pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap permasalahan nyata di lingkungan sekitar
Kelurahan Bojong Nangka, khususnya RW 001, memiliki berbagai potensi sosial dan lingkungan yang dapat dikembangkan melalui keterlibatan aktif masyarakat. Kelompok KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang ditempatkan di wilayah ini dengan mengangkat tema "Kampung Cerdas Lingkungan: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat", yaitu tema yang telah ditetapkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Tangerang untuk pelaksanaan KKN tahun 2026. Tema tersebut menjadi landasan bagi kelompok dalam menyusun program kerja di RW 001 Kelurahan Bojong Nangka.
Setelah dilaksanakan observasi serta koordinasi dengan Ketua RW 001 dan tokoh masyarakat setempat, diketahui beberapa kondisi di lapangan. Kesadaran warga dalam memilah sampah masih rendah, sebagian warga cenderung membakar sampah atau membuangnya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) meskipun sampah tersebut sesungguhnya masih dapat memiliki nilai guna maupun nilai ekonomi. Selain itu, belum ada edukasi mengenai lama waktu yang dibutuhkan berbagai jenis sampah untuk terurai. Berdasarkan kondisi tersebut, mahasiswa KKN menyusun beberapa program kerja, di antaranya penyuluhan dan sosialisasi pemilahan sampah, pembuatan bank sampah, pembuatan papan edukasi lamanya sampah terurai, serta pembuatan denah wilayah RW 001. Selain itu, untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, dilaksanakan pula kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG), Posyandu (BIAS), dan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Melalui KKN, mahasiswa tidak hanya belajar dalam ruang kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung di lapangan. Dengan adanya interaksi sosial di tengah masyarakat, mahasiswa akan lebih terlatih dalam mengembangkan sikap tanggung jawab, kerja sama tim, komunikasi, serta keterampilan kepemimpinan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi jembatan penghubung antara kampus dengan masyarakat sehingga tercipta hubungan yang saling menguatkan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam isu kebersihan, pengelolaan sampah, dan pemanfaatan teknologi sebagai media edukasi warga.
Dengan demikian, KKN di Kelurahan Bojong Nangka diharapkan dapat memberikan dampak positif baik bagi masyarakat maupun mahasiswa. Masyarakat memperoleh tambahan pengetahuan dan pendampingan program yang bermanfaat, sementara mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengasah kemampuan akademik dan sosialnya
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Bojong Nangka tahun 2026 sangat penting untuk dilaksanakan karena dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi mahasiswa maupun bagi masyarakat setempat. Bagi mahasiswa, KKN bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan juga menjadi kesempatan berharga untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kuliah ke dalam kehidupan masyarakat. Dengan terjun langsung, mahasiswa belajar menghadapi dinamika sosial, melatih kemampuan beradaptasi, komunikasi, kepemimpinan, serta meningkatkan kepekaan sosial dan rasa tanggung jawab.
Sementara itu, bagi masyarakat RW 001 Bojong Nangka, program KKN diharapkan dapat mendukung berbagai kebutuhan warga, terutama dalam hal kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Pengelolaan dan pemilahan sampah organik-anorganik belum sepenuhnya menjadi kebiasaan warga, padahal potensi pemanfaatannya cukup besar baik dari sisi kebersihan maupun nilai ekonomi. Teknologi pun belum dimanfaatkan secara optimal sebagai media edukasi, dokumentasi, maupun sarana pengenalan potensi wilayah, dan belum tersedia media informasi wilayah seperti denah yang dapat membantu warga maupun pendatang mengenali batas dan pembagian wilayah RW 001 secara jelas.
Setiap program kerja yang dipilih pun lahir dari alasan yang konkret di lapangan. Edukasi pemilahan sampah bersama Komunitas Teras Peduli dipilih karena sampah organik dan anorganik pada dasarnya dapat dikelola kembali menjadi barang bernilai guna maupun bernilai ekonomi, namun kesadaran warga untuk memilahnya sejak dari sumbernya masih perlu ditumbuhkan. Sosialisasi PHBS di SDN Kampung Bambu 3 diperlukan karena kebiasaan hidup bersih dan sehat idealnya ditanamkan sejak usia sekolah dasar. Posyandu (BIAS) penting dilaksanakan karena warga membutuhkan sarana pemantauan kesehatan berkala yang terjangkau. Lomba kreativitas anak bertema lingkungan dipilih sebagai cara menumbuhkan kepedulian lingkungan pada anak melalui kegiatan yang menyenangkan, sementara peringatan HUT ke-81 RI diperlukan untuk mempererat kebersamaan dan gotong royong warga tiga RT sekaligus. Pembuatan denah wilayah dan papan edukasi sampah dibutuhkan sebagai media informasi yang terus hadir di lingkungan warga, agar kebiasaan baik yang ditanamkan tidak berhenti setelah masa KKN usai.
Selain itu, kegiatan KKN juga berperan sebagai jembatan yang memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat. Kampus tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi dalam pembangunan wilayah. Melalui program KKN di Kelurahan Bojong Nangka, diharapkan terbentuk kolaborasi yang positif antara mahasiswa, masyarakat, serta pemerintah kelurahan sehingga tujuan pembangunan berkelanjutan dapat tercapai dengan baik.
Tujuan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Bojong Nangka tahun 2026 adalah memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta pengalaman akademik secara nyata di tengah masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi konkret bagi warga RW 001. Secara khusus, KKN ini bertujuan untuk:
Pelaksanaan dan penggerak utama kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) di Kelurahan Bojong Nangka melibatkan 23 mahasiswa dari berbagai fakultas yang tergabung dalam satu kelompok KKN. Keberlangsungan kegiatan juga didukung oleh berbagai pihak yang berperan dalam memberikan pendampingan, fasilitas, koordinasi, serta dukungan terhadap pelaksanaan program kerja. Pihak-pihak yang terlibat antara lain:
NO | NAMA LENGKAP | NIM | FAKULTAS |
1 | Abellia Putri D | 22612010111 | Ekonomi |
2 | Ahmad Lutfi Saputra | 23552010044 | Teknik |
3 | Anggun Faiza Anandita Witorejo | 24612010143 | Ekonomi |
4 | Avita Rahma Adila | 23702010225 | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |
5 | Ayu Indah Purwati | 23152010020 | Kesehatan |
6 | Bintang Dwi Prasta | 23552010004 | Teknik |
7 | Drajat Ali Muhtarom | 23702010147 | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |
8 | Eka Indah Trisnawati | 23622010015 | Ekonomi |
9 | Fathimatuzzahra Indiana Zulfa | 23702010102 | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |
10 | Indah Aura Wibisono | 23862080069 | Agama Islam |
11 | Inshan Wicaksana | 23702010224 | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |
12 | Muhamad Sayres Reviadi | 23552010025 | Teknik |
13 | Nurmala Dewi | 23622010039 | Ekonomi |
14 | Nurulia Hijriyani | 23862060150 | Keguruan dan Ilmu Pendidikan |
15 | Radita Maharani | 23862060203 | Keguruan dan Ilmu Pendidikan |
16 | Rijal Junaedi | 23622010030 | Ekonomi |
17 | Risky Maulana | 23552010016 | Teknik |
18 | Santika | 23612010378 | Ekonomi |
19 | Steyo Bimantoro | 23552010054 | Teknik |
20 | Surya Suprapto | 23612090018 | Ekonomi |
21 | Vinka Zarkia | 23612090029 | Ekonomi |
22 | Yusmita Aulia | 23862060207 | Keguruan dan Ilmu Pendidikan |
23 | Zeldy Abdul Nizar | 23552010046 | Teknik |
Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Bojong Nangka memiliki dampak positif yang cukup luas, baik terhadap masyarakat maupun lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi kehidupan sosial masyarakat. Beberapa dampak yang dapat dirasakan di antaranya:
Edukasi dan sosialisasi pemilahan sampah bersama Komunitas Teras Peduli (25 warga RT 01 dan RT 02) serta edukasi pemilahan sampah bagi siswa di SDN Kampung Bambu 3 (200 siswa) meningkatkan pemahaman mengenai perbedaan sampah organik dan anorganik serta potensi pemanfaatannya menjadi produk bernilai jual atau melalui kerja sama dengan Komunitas Teras Peduli untuk diolah kembali agar bernilai sosial. Dengan penanganan yang tepat, sampah tidak hanya dapat bernilai ekonomi, tetapi juga bernilai sosial bagi masyaraka. Pembuatan bank sampah, papan edukasi " Berapa Lama Sampah itu Terurai? " di RT 02 dan RT 03, serta denah wilayah RW 001 yang dipasang di Balai Warga RT 01 turut menjadi media informasi dan pengingat yang terus hadir di lingkungan warga.
Edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat bagi 40 siswa kelas 6C SDN Kampung Bambu 3, pelaksanaan Posyandu (BIAS) yang melayani 31 warga dewasa dan pemeriksaan anak-anak (pengukuran tinggi/berat badan serta pemberian Vitamin A), serta kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga RT 01 memberi manfaat langsung berupa layanan kesehatan gratis dan peningkatan kesadaran warga untuk memantau kesehatan secara rutin sejak dini.
Lomba kreativitas anak bertema lingkungan (62 anak) menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak dini melalui kegiatan yang menyenangkan, sementara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang diikuti warga RT 01, RT 02, dan RT 03 mempererat rasa kebersamaan, gotong royong, dan semangat nasionalisme antarwarga.
Secara keseluruhan, keberadaan mahasiswa KKN di Kelurahan Bojong Nangka diharapkan dapat membantu masyarakat meningkatkan kesadaran lingkungan dan kesehatan, memperkuat kebersamaan warga, serta memperkuat hubungan harmonis antara perguruan tinggi dengan masyarakat.
Pelaksanaan program KKN di RW 001 Kelurahan Bojong Nangka berjalan sesuai dengan rencana kegiatan yang telah disusun sejak awal, berlangsung selama satu bulan penuh dari 21 Juli hingga 20 Agustus 2026. Setiap program difokuskan pada peningkatan kesadaran lingkungan dan kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat, dan dilakukan secara terstruktur dengan dukungan penuh dari aparatur kelurahan, RW, RT, serta warga setempat.
Bidang Kesehatan
Selain kegiatan Posyandu, mahasiswa KKN melaksanakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) secara langsung kepada masyarakat. Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh mahasiswa KKN yang berasal dari Fakultas Kesehatan dan memiliki pengetahuan serta kompetensi dalam melakukan pemeriksaan kesehatan dasar. Pemeriksaan diberikan kepada 31 warga dewasa dan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, serta kadar kolesterol. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan pemeriksaan secara langsung kepada warga pada meja pelayanan yang telah disediakan serta memberikan informasi mengenai hasil pemeriksaan sebagai bentuk edukasi awal mengenai kondisi kesehatan warga.
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan dasarnya sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Adapun susunan kegiatan meliputi pembukaan, registrasi peserta, pelaksanaan pelayanan Posyandu dan Cek Kesehatan Gratis pada meja pelayanan, serta penutup.
Bidang Sosial dan Kemasyarakatan
Secara keseluruhan, kegiatan KKN di RW 001 Kelurahan Bojong Nangka berlangsung lancar dan memberikan manfaat nyata. Seluruh agenda yang telah dijadwalkan berhasil dilaksanakan, dan hasil program kerja seperti denah wilayah serta papan edukasi berhasil diselesaikan dan dipasang tepat sebelum masa KKN berakhir. Selain membantu masyarakat dalam berbagai bidang, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara mahasiswa, warga, dan aparat kelurahan sehingga tercipta suasana kebersamaan dan gotong royong.
Dokumentasi Kegiatan




Laporan KKN Kelurahan Bojong Nangka RW 001 ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban atas rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan mahasiswa di tengah masyarakat. Selama masa pelaksanaan KKN, berbagai program kerja telah dijalankan sesuai dengan kebutuhan warga, meliputi bidang lingkungan, kesehatan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan. Seluruh kegiatan tersebut diharapkan mampu memberi manfaat nyata, baik untuk mendukung peningkatan kesadaran dan keterampilan masyarakat, maupun untuk membangun kebiasaan yang berkelanjutan dalam menjaga lingkungan.
Bagi mahasiswa, kegiatan KKN ini menjadi pengalaman berharga karena tidak hanya melatih keterampilan akademik, tetapi juga membentuk sikap peduli, disiplin, serta tanggung jawab sosial. Interaksi langsung dengan masyarakat RW 001 juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar memahami kondisi nyata di lapangan, mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama tim.
Hasil pelaksanaan KKN di Kelurahan Bojong Nangka RW 001 menunjukkan adanya dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam bidang lingkungan dan kesehatan. Program yang dijalankan turut membantu meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya pemilahan sampah, pola hidup sehat, serta pemanfaatan teknologi sebagai media edukasi. Secara keseluruhan, kegiatan KKN ini berhasil terlaksana dengan baik berkat dukungan penuh dari pihak kelurahan, aparat RW/RT, tokoh masyarakat, serta seluruh warga yang ikut berpartisipasi aktif. Besar harapan kami, apa yang telah dilakukan selama KKN dapat menjadi langkah awal untuk keberlanjutan program-program yang bermanfaat di masa depan.
Dengan demikian, kami menutup laporan akhir ini dengan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam pelaksanaan KKN di Kelurahan Bojong Nangka RW 001. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi masyarakat setempat maupun bagi mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.
Avita Rahma Adila