Rocket Stove (Pembakaran Minim Asap)

Rocket Stove (Pembakaran Minim Asap)

: Sabtu, 15 Agustus 2026 : Desa Mekarsari

 

Latar belakang kegiatan

Kebutuhan masyarakat akan alat pembakaran yang hemat bahan bakar dan ramah lingkungan semakin meningkat. Di sisi lain, pembakaran sampah di lingkungan terbuka secara berlebihan dapat menghasilkan asap yang cukup banyak. Oleh karena itu, diperlukan inovasi sederhana yang dapat membantu masyarakat dalam mengurangi dampak pencemaran udara.
Rocket Stove merupakan kompor sederhana yang dirancang untuk menghasilkan pembakaran yang lebih efisien dibandingkan tungku tradisional. Dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan, seperti hebel, semen, pasir, dan besi, Rocket Stove dapat menjadi solusi alternatif bagi masyarakat untuk kegiatan pembakaran sampah sehari-hari. Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN berupaya memberikan edukasi sekaligus praktik pembuatan Rocket Stove kepada masyarakat.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Kegiatan pembuatan Rocket Stove perlu dilaksanakan karena masih banyak masyarakat yang melakukan pembakaran sampah secara bebas di lahan terbuka. Selain itu, pembakaran sampah di lahan terbuka sering menghasilkan asap berlebih yang dapat mengganggu kesehatan.
Program ini juga bertujuan untuk memperkenalkan teknologi tepat guna yang murah, mudah dibuat, dan dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat. Dengan adanya Rocket Stove, masyarakat dapat membakar sampah yang minim asap dan yang lebih ramah lingkungan.


Tujuan kegiatan

  1. Memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai teknologi tepat guna yang sederhana dan bermanfaat.
  2. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan media pembakaran sampah yang minim asap.
  3. Mengurangi asap saat pembakaran dan pencemaran polusi udara.
  4. Mendorong masyarakat untuk menerapkan inovasi ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Menciptakan contoh alat pembakaran yang hemat biaya dan mudah dibuat.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  1. Mahasiswa KKN Mekarsari 2026 sebagai pelaksana program kerja.
  2. Perangkat desa yang memberikan dukungan dan fasilitas kegiatan.
  3. Masyarakat setempat yang mengikuti proses pembuatan dan sosialisasi.
  4. Narasumber atau pembimbing yang memberikan arahan terkait pembuatan Rocket Stove.


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

  1. Dampak bagi Masyarakat
  • Menambah wawasan masyarakat mengenai teknologi tepat guna.
  • Membantu masyarakat mengurangi polusi udara.
  • Memberikan keterampilan baru yang dapat diterapkan secara mandiri.
  • Menjadi alternatif pembakaran sampah yang ekonomis dan praktis.
     
  1. Dampak bagi Lingkungan
  • Mengurangi polusi udara karena proses pembakaran yang minim asap.
  • Mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui penggunaan rocket stove.
  • Memanfaatkan bahan bangunan sederhana yang mudah diperoleh di sekitar masyarakat.


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Kegiatan diawali dengan tahap persiapan berupa penyediaan alat dan bahan yang dibutuhkan, seperti hebel, semen, pasir, besi, dan perlengkapan kerja lainnya. Mahasiswa KKN terlebih dahulu melakukan perencanaan desain Rocket Stove yang akan dibuat.
Pada hari pelaksanaan, mahasiswa KKN bersama masyarakat berkumpul di lokasi kegiatan. Kegiatan diawali dengan penjelasan mengenai fungsi, manfaat, dan prinsip kerja Rocket Stove. Setelah itu, dilakukan demonstrasi pembuatan mulai dari penyusunan hebel sebagai rangka utama, pembuatan ruang pembakaran, hingga proses pelapisan menggunakan campuran semen dan pasir agar konstruksi lebih kuat.
Setelah Rocket Stove selesai dibuat, dilakukan uji coba dengan menyalakan api menggunakan kayu bakar. Hasil uji coba menunjukkan bahwa Rocket Stove mampu menghasilkan panas yang cukup tinggi dengan penggunaan bahan bakar yang lebih sedikit. Masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan dan aktif bertanya mengenai cara pembuatan serta penggunaannya.


Dokumentasi

Foto persiapan alat dan bahan.

Foto proses pembuatan Rocket Stove.

Foto penyampaian materi dan edukasi kepada masyarakat.

Foto Bersama Perangkat Desa dan Masyarakat.

Foto uji coba penggunaan Rocket Stove.

Foto penyerahan Rocket Stove kepada Ketua RT.

Penutup

Program kerja pembuatan Rocket Stove telah terlaksana dengan baik dan mendapatkan respons positif dari masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru mengenai pembakaran sampah yang ramah lingkungan. Diharapkan Rocket Stove dapat dimanfaatkan dan dikembangkan lebih lanjut oleh masyarakat sebagai salah satu solusi penggunaan energi yang efisien dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pembangunan masyarakat yang lebih mandiri dan peduli terhadap lingkungan.

Penulis

Dicky Derryansyah Siregar

Dicky Derryansyah Siregar

S1-Akuntansi