Kebutuhan masyarakat akan alat pembakaran yang hemat bahan bakar dan ramah lingkungan semakin meningkat. Di sisi lain, pembakaran sampah di lingkungan terbuka secara berlebihan dapat menghasilkan asap yang cukup banyak. Oleh karena itu, diperlukan inovasi sederhana yang dapat membantu masyarakat dalam mengurangi dampak pencemaran udara.
Rocket Stove merupakan kompor sederhana yang dirancang untuk menghasilkan pembakaran yang lebih efisien dibandingkan tungku tradisional. Dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan, seperti hebel, semen, pasir, dan besi, Rocket Stove dapat menjadi solusi alternatif bagi masyarakat untuk kegiatan pembakaran sampah sehari-hari. Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN berupaya memberikan edukasi sekaligus praktik pembuatan Rocket Stove kepada masyarakat.
Kegiatan pembuatan Rocket Stove perlu dilaksanakan karena masih banyak masyarakat yang melakukan pembakaran sampah secara bebas di lahan terbuka. Selain itu, pembakaran sampah di lahan terbuka sering menghasilkan asap berlebih yang dapat mengganggu kesehatan.
Program ini juga bertujuan untuk memperkenalkan teknologi tepat guna yang murah, mudah dibuat, dan dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat. Dengan adanya Rocket Stove, masyarakat dapat membakar sampah yang minim asap dan yang lebih ramah lingkungan.
Kegiatan diawali dengan tahap persiapan berupa penyediaan alat dan bahan yang dibutuhkan, seperti hebel, semen, pasir, besi, dan perlengkapan kerja lainnya. Mahasiswa KKN terlebih dahulu melakukan perencanaan desain Rocket Stove yang akan dibuat.
Pada hari pelaksanaan, mahasiswa KKN bersama masyarakat berkumpul di lokasi kegiatan. Kegiatan diawali dengan penjelasan mengenai fungsi, manfaat, dan prinsip kerja Rocket Stove. Setelah itu, dilakukan demonstrasi pembuatan mulai dari penyusunan hebel sebagai rangka utama, pembuatan ruang pembakaran, hingga proses pelapisan menggunakan campuran semen dan pasir agar konstruksi lebih kuat.
Setelah Rocket Stove selesai dibuat, dilakukan uji coba dengan menyalakan api menggunakan kayu bakar. Hasil uji coba menunjukkan bahwa Rocket Stove mampu menghasilkan panas yang cukup tinggi dengan penggunaan bahan bakar yang lebih sedikit. Masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan dan aktif bertanya mengenai cara pembuatan serta penggunaannya.

Foto persiapan alat dan bahan.





Foto proses pembuatan Rocket Stove.

Foto penyampaian materi dan edukasi kepada masyarakat.

Foto Bersama Perangkat Desa dan Masyarakat.

Foto uji coba penggunaan Rocket Stove.

Foto penyerahan Rocket Stove kepada Ketua RT.
Program kerja pembuatan Rocket Stove telah terlaksana dengan baik dan mendapatkan respons positif dari masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru mengenai pembakaran sampah yang ramah lingkungan. Diharapkan Rocket Stove dapat dimanfaatkan dan dikembangkan lebih lanjut oleh masyarakat sebagai salah satu solusi penggunaan energi yang efisien dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pembangunan masyarakat yang lebih mandiri dan peduli terhadap lingkungan.
Dicky Derryansyah Siregar