Edukasi dan Monitoring Pemilahan Sampah 3R dengan Berprinsip Bersinambungan

Edukasi dan Monitoring Pemilahan Sampah 3R dengan Berprinsip Bersinambungan

: Kamis, 20 Agustus 2026 : Pasar Baru

Latar belakang kegiatan

Kelurahan Pasar Baru merupakan salah satu wilayah administratif yang berada di Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Kelurahan ini terdiri atas 5 Rukun Warga (RW) dan 19 Rukun Tetangga (RT), dengan jumlah penduduk sekitar 3.457 jiwa berdasarkan data tahun 2026. Letaknya yang berada di kawasan perkotaan menjadikan Kelurahan Pasar Baru memiliki akses yang cukup mudah menuju berbagai pusat kegiatan di Kota Tangerang, baik dalam bidang sosial maupun ekonomi. Masyarakat Kelurahan Pasar Baru memiliki latar belakang pekerjaan yang beragam, seperti pedagang, pegawai swasta, aparatur sipil negara (ASN), ibu rumah tangga, serta pelaku usaha lainnya. Keberagaman tersebut menjadikan kehidupan masyarakat cukup aktif dan dinamis, terutama dalam kegiatan sosial, kemasyarakatan, dan perekonomian. Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui kegiatan KKN di Kelurahan Pasar Baru, mahasiswa tidak hanya menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga memperoleh pengalaman secara langsung dalam memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar berinteraksi, bekerja sama, serta berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang terdapat di lingkungan masyarakat.

Dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, Kelurahan Pasar Baru telah memiliki berbagai kegiatan yang berjalan secara aktif. Beberapa di antaranya yaitu:

  1. Penghijauan lingkungan melalui kegiatan penanaman dan perawatan tanaman guna menciptakan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan nyaman. 
  2. Pemanfaatan barang bekas dengan membuat pot tanaman dari botol plastik dan galon bekas sebagai upaya mengurangi limbah serta meningkatkan nilai guna barang bekas. 
  3. Pengelolaan sampah melalui kegiatan Bak Sampah serta pemilahan sampah organik dan non-organik sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan mengurangi dampak sampah terhadap lingkungan. 
  4. Pembuatan dan perawatan biopori sebagai salah satu upaya meningkatkan daya resap air ke dalam tanah, mengurangi potensi genangan air, serta memanfaatkan sampah organik sebagai bahan pengomposan di dalam lubang biopori.
  5. Pembuatan wastafel sebagai fasilitas pendukung kebersihan dan kesehatan masyarakat, sekaligus sebagai upaya membiasakan perilaku mencuci tangan dan menjaga kebersihan lingkungan.
  6. Partisipasi dalam kegiatan Posyandu serta membantu penataan fasilitas guna mendukung kenyamanan dan kelancaran pelayanan kesehatan masyarakat.
  7. Kegiatan sosial dan kemasyarakatan, seperti kerja bakti lingkungan serta partisipasi dalam kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia bersama warga.
  8. Edukasi lingkungan kepada anak-anak di RW 01 dan peserta didik TK Islam Nur Habib mengenai pentingnya menjaga kebersihan, memilah sampah organik dan non-organik, serta melestarikan lingkungan sekitar.
  9. Tim pelaksana kegiatan pemeriksaan kesehatan bersama UTPAS, yang berkolaborasi dalam melaksanakan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah bagi masyarakat Kelurahan Pasar Baru sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan serta upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. 

Melalui berbagai program kerja tersebut, diharapkan kegiatan KKN dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kelurahan Pasar Baru, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan yang telah berjalan. Selain itu, program-program yang telah dilaksanakan diharapkan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. 


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Kegiatan KKN di Kelurahan Pasar Baru perlu dilaksanakan karena masih terdapat berbagai kebutuhan masyarakat yang dapat didukung melalui keterlibatan mahasiswa, khususnya dalam bidang kebersihan, penghijauan, kesehatan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Lingkungan yang bersih, hijau, dan nyaman perlu terus dijaga melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Oleh karena itu, program seperti pengelolaan dan pemilahan sampah, bak sampah, pemanfaatan barang bekas menjadi pot tanaman, pembuatan kompos dari sampah organik, penghijauan, serta pembuatan biopori dapat menjadi langkah sederhana dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Posyandu, kerja bakti, dan kegiatan kemasyarakatan dapat membantu mendukung program yang sudah berjalan di kelurahan sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. 

Pelaksanaan kegiatan tersebut juga penting sebagai bentuk penerapan ilmu yang diperoleh mahasiswa selama perkuliahan agar dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Melalui KKN, mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga belajar memahami kondisi lingkungan, bekerja sama dengan warga, serta mencari solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan adanya program-program tersebut, diharapkan masyarakat Kelurahan Pasar Baru semakin peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, mampu memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat, serta dapat mempertahankan kegiatan positif yang telah dilaksanakan secara berkelanjutan. 


Tujuan kegiatan

  • Tujuan Sosial dan Kemasyarakatan
    • Meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan bersama warga. 
    • Membangun kerja sama dan komunikasi yang baik antara mahasiswa, masyarakat, dan pihak kelurahan. 
    • Mendukung kegiatan masyarakat seperti Posyandu, kerja bakti, kegiatan kepemudaan, serta kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
    • Meningkatkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. 
  • Tujuan Lingkungan 
    • Meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. 
    • Mendukung pengelolaan sampah melalui kegiatan pemilahan sampah organik dan nonorganik serta pengembangan bank sampah. 
    • Memanfaatkan barang bekas seperti botol plastik dan galon menjadi pot tanaman yang memiliki nilai guna. 
    • Mendukung penghijauan melalui kegiatan penanaman dan perawatan tanaman di lingkungan sekitar. 
    • Membantu meningkatkan daya resap air melalui pembuatan dan perawatan biopori. 
    • Menciptakan lingkungan yang lebih bersih, hijau, asri, dan nyaman bagi masyarakat. 
  • Tujuan Kesehatan 
    • Mendukung pelaksanaan kegiatan Posyandu di lingkungan Kelurahan Pasar Baru. 
    • Membantu menciptakan fasilitas Posyandu yang lebih bersih, rapi, dan nyaman. 
    • Meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sebagai salah satu bagian dari pola hidup sehat. 
  • Tujuan Pendidikan dan Edukasi 
    • Memberikan pemahaman sederhana kepada masyarakat dan anak-anak mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. 
    • Mengenalkan perbedaan sampah organik dan nonorganik serta cara sederhana dalam memilah sampah. 
    • Mendorong kebiasaan menjaga kebersihan dan mencintai lingkungan sejak dini.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

Pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan KKN di Kelurahan Pasar Baru meliputi: 

  1. Mahasiswa KKN, sebagai pelaksana dan penggerak utama dalam menjalankan program kerja yang telah disusun. 
  2. Pihak Kelurahan Pasar Baru, sebagai pihak yang memberikan arahan, dukungan, serta membantu dalam pelaksanaan kegiatan di lingkungan kelurahan.
  3. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), sebagai pembimbing dan pengarah mahasiswa selama kegiatan KKN berlangsung.
  4. Ketua RW dan Ketua RT, yang membantu mengoordinasikan kegiatan serta menghubungkan mahasiswa dengan masyarakat di lingkungan setempat. 
  5. Masyarakat Kelurahan Pasar Baru, sebagai peserta sekaligus pihak yang turut membantu dan merasakan manfaat dari pelaksanaan program kerja. 
  6. Kader Posyandu dan PKK, yang terlibat terutama dalam kegiatan kesehatan, Posyandu, serta pemberdayaan masyarakat.
  7. Teman-teman UTPAS (Universitas Utpadaka Swastika), yang turut berpartisipasi dan membantu dalam pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi warga.


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

Pelaksanaan program kerja KKN di Kelurahan Pasar Baru memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Bagi masyarakat, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kebersihan, kesehatan, serta pentingnya menjaga lingkungan. Masyarakat memperoleh pengetahuan dan pengalaman mengenai pemilahan sampah organik dan non-organik, pemanfaatan barang bekas, perawatan tanaman, serta pemanfaatan sampah organik melalui biopori. Pembuatan tanaman gantung menggunakan pot dari botol bekas yang ditempatkan di rumah-rumah warga juga mendorong masyarakat untuk terlibat secara langsung dalam penghijauan lingkungan tempat tinggal. Selain itu, pembuatan wastafel dapat mendukung kebiasaan mencuci tangan dan menjaga kebersihan, sedangkan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Posyandu, kerja bakti, pemeriksaan kesehatan, serta kegiatan sosial dapat mempererat hubungan dan meningkatkan semangat gotong royong antara mahasiswa dan masyarakat.

Bagi lingkungan, kegiatan penghijauan melalui penanaman dan perawatan tanaman serta penempatan tanaman gantung di rumah warga dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan nyaman. Kegiatan Bak Sampah dan pemilahan sampah organik dan non organik membantu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dengan lebih baik. Pemanfaatan botol plastik dan galon bekas sebagai pot tanaman juga dapat mengurangi limbah sekaligus memberikan nilai guna baru pada barang bekas. Sementara itu, pembuatan dan perawatan biopori dapat meningkatkan daya resap air ke dalam tanah, mengurangi potensi genangan, serta menjadi sarana pemanfaatan sampah organik. Edukasi lingkungan kepada anak anak di RW 01 dan peserta didik TK Islam Nur Habib turut menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga kebersihan, memilah sampah, dan melestarikan lingkungan. 

Dengan demikian, program KKN tidak hanya memberikan manfaat secara langsung selama kegiatan berlangsung, tetapi juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk melanjutkan kebiasaan positif dalam menjaga kebersihan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Hal tersebut sejalan dengan tema KKN “Kampung Cerdas Lingkungan: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat”, yaitu melalui penerapan solusi sederhana dan tepat guna serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

  1. Proker 1 – Penghijauan Lingkungan
    • Proses Persiapan: Tim KKN melakukan koordinasi dengan pihak RT/RW dan masyarakat terkait lokasi yang akan digunakan untuk kegiatan penghijauan. Mahasiswa menyiapkan tanaman, termasuk tanaman kedondong cina, media tanam, pot, serta peralatan yang diperlukan. Selain itu, mahasiswa menyiapkan tanaman gantung yang akan ditempatkan di beberapa rumah warga untuk melibatkan masyarakat secara langsung dalam kegiatan penghijauan. 
    • Pelaksanaan Kegiatan: Kegiatan dilakukan dengan menanam dan merawat berbagai tanaman di beberapa titik lingkungan, termasuk menanam kedondong cina sebagai bagian dari upaya penghijauan. Mahasiswa juga melakukan penyiraman dan perawatan tanaman secara rutin serta membuat dan menempatkan tanaman gantung menggunakan pot dari botol bekas di rumah-rumah warga. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan nyaman sekaligus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga lingkungan tempat tinggal. 
    • Evaluasi & Tantangan: Tantangan yang dihadapi adalah menjaga tanaman agar dapat tumbuh dengan baik, terutama dalam hal penyiraman dan perawatan. Solusinya dilakukan dengan pemantauan dan penyiraman secara rutin serta mengajak warga untuk turut merawat tanaman yang ditempatkan di lingkungan dan rumah masing-masing. Secara umum, kegiatan berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi terhadap penghijauan lingkungan Kelurahan Pasar Baru.
  2. Proker 2 – Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Pot Tanaman
    • Proses Persiapan: Tim KKN mengumpulkan botol plastik dan galon bekas yang masih dapat digunakan. Barang bekas tersebut kemudian dibersihkan dan disiapkan untuk dimanfaatkan sebagai pot tanaman. 
    • Pelaksanaan Kegiatan: Botol dan galon bekas dihias dan dicat agar lebih menarik, kemudian digunakan sebagai wadah tanaman. Sebagian pot dimanfaatkan untuk tanaman gantung yang ditempatkan di rumah warga. Kegiatan ini menjadi bentuk pemanfaatan kembali barang bekas sekaligus mendukung kegiatan penghijauan lingkungan.
    • Evaluasi & Tantangan: Tantangan yang muncul adalah mengumpulkan barang bekas dalam jumlah yang cukup serta menyesuaikan ukuran wadah dengan tanaman yang akan digunakan. Dengan memanfaatkan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar, kegiatan dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan pot tanaman yang memiliki nilai guna kembali.
  3. Proker 3 – Pengelolaan dan Pemilahan Sampah
    • Proses Persiapan: Tim KKN melakukan koordinasi dengan pengelola Bak Sampah dan masyarakat untuk mengetahui kondisi pengelolaan sampah di lingkungan. Mahasiswa juga mempelajari jenis sampah yang dapat dipilah, dimanfaatkan, maupun disalurkan melalui Bank Sampah.
    • Pelaksanaan Kegiatan: Kegiatan dilakukan dengan membersihkan area Bank Sampah serta memilah sampah berdasarkan jenisnya. Sampah yang masih memiliki nilai guna atau dapat dijual dipisahkan dari sampah lainnya. Mahasiswa juga memberikan contoh pemilahan sampah organik dan non-organik agar masyarakat lebih memahami cara pengelolaan sampah yang tepat.
    • Evaluasi & Tantangan: Tantangan utama adalah membiasakan pemilahan sampah sesuai dengan jenisnya. Solusinya dilakukan melalui pemberian contoh secara langsung dan edukasi sederhana kepada masyarakat. Kegiatan ini membantu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan tertata.
  4. Proker 4 – Pembuatan dan Perawatan Biopori
    • Proses Persiapan: Tim KKN menentukan lokasi yang sesuai untuk pembuatan biopori dan menyiapkan peralatan yang diperlukan. Lokasi dipilih pada area yang membutuhkan peningkatan daya resap air serta memungkinkan untuk dilakukan perawatan secara berkala.
    • Pelaksanaan Kegiatan: Mahasiswa membuat lubang biopori di lingkungan sekitar serta melakukan pembersihan dan perawatan pada biopori yang sudah tersedia. Sampah organik seperti daun kering juga dimanfaatkan dengan memasukkannya ke dalam lubang biopori sebagai bahan yang dapat membantu proses penguraian alami.
    • Evaluasi & Tantangan: Tantangan yang dihadapi adalah kondisi tanah yang cukup keras pada beberapa lokasi sehingga proses pembuatan lubang membutuhkan tenaga dan waktu lebih. Kegiatan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi tanah. Secara umum, kegiatan berjalan dengan baik dan menjadi salah satu upaya meningkatkan daya resap air serta memanfaatkan sampah organik di lingkungan.
  5. Proker 5 – Pembuatan Wastafel
    • Proses Persiapan: Tim KKN melakukan koordinasi dengan pihak RT/RW dan masyarakat mengenai lokasi yang sesuai untuk penempatan wastafel. Mahasiswa menyiapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan, termasuk membuat penyangga wastafel serta menyiapkan bagian-bagian pendukung lainnya.
    • Pelaksanaan Kegiatan: Kegiatan dilakukan dengan membuat dan menata fasilitas wastafel agar dapat digunakan oleh masyarakat. Wastafel ditempatkan pada lokasi yang mudah dijangkau dan digunakan untuk mendukung kebiasaan mencuci tangan serta menjaga kebersihan. Pembuatan wastafel juga menjadi bentuk penerapan solusi sederhana dan tepat guna yang sesuai dengan tema KKN “Kampung Cerdas Lingkungan: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat”. 
    • Evaluasi & Tantangan: Tantangan yang dihadapi adalah menyesuaikan bentuk dan penyangga wastafel dengan kondisi lokasi serta memastikan fasilitas dapat digunakan dengan baik. Melalui kerja sama antaranggota tim dan koordinasi dengan masyarakat, kegiatan dapat diselesaikan dengan baik. Keberadaan wastafel diharapkan dapat mendukung kebiasaan hidup bersih dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. 
  6. Proker 6 – Dukungan Kegiatan Posyandu
    • Proses Persiapan: Tim KKN melakukan koordinasi dengan kader Posyandu dan pihak terkait mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan. Mahasiswa membantu mempersiapkan dan menata fasilitas Posyandu agar dapat digunakan dengan lebih nyaman.
    • Pelaksanaan Kegiatan: Mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan Posyandu serta membantu penataan dan pengecatan fasilitas Posyandu. Kegiatan tersebut dilakukan untuk menciptakan suasana yang lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan Posyandu.
    • Evaluasi & Tantangan: Tantangan yang dihadapi adalah menyesuaikan pelaksanaan kegiatan dengan jadwal Posyandu dan aktivitas warga. Melalui koordinasi dengan kader Posyandu, kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Kehadiran mahasiswa juga membantu mendukung pelaksanaan kegiatan dan penataan fasilitas Posyandu.
  7. Proker 7 – Edukasi Kebersihan dan Lingkungan
    • Proses Persiapan: Tim KKN menyiapkan materi edukasi mengenai kebersihan lingkungan, pemilahan sampah organik dan non-organik, serta pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan. Materi disesuaikan agar mudah dipahami oleh anak-anak di RW 01 dan peserta didik TK Islam Nur Habib.
    • Pelaksanaan Kegiatan: Edukasi dilakukan melalui penjelasan sederhana, contoh langsung, serta kegiatan interaktif. Anak-anak dikenalkan dengan perbedaan sampah organik dan non-organik, cara memilah sampah, pentingnya membuang sampah pada tempatnya, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
    • Evaluasi & Tantangan: Tantangan utama adalah menjaga perhatian dan keterlibatan anak anak selama kegiatan. Solusinya adalah menggunakan bahasa sederhana, contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, serta kegiatan yang lebih interaktif. Secara umum, kegiatan berjalan dengan baik dan anak-anak menunjukkan antusiasme serta mulai memahami pentingnya menjaga kebersihan dan lingkungan.
  8. Proker 8 – Kegiatan Sosial dan Kemasyarakatan
    • Proses Persiapan: Tim KKN melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan, RT/RW, dan masyarakat mengenai kegiatan sosial yang akan diikuti. Mahasiswa menyesuaikan pembagian tugas dan waktu pelaksanaan dengan kebutuhan kegiatan di lingkungan masyarakat.
    • Pelaksanaan Kegiatan: Mahasiswa berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, seperti kerja bakti, membantu persiapan dekorasi lingkungan, serta mengikuti kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia bersama warga Kelurahan Pasar Baru.
    • Evaluasi & Tantangan: Tantangan yang dihadapi adalah menyesuaikan waktu kegiatan dengan aktivitas mahasiswa dan masyarakat. Namun, melalui komunikasi dan kerja sama yang baik, kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat serta meningkatkan kebersamaan dan semangat gotong royong. 
  9. Proker 9 – Pemeriksaan Kesehatan Masyarakat
    • Proses Persiapan: Tim KKN melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan teman-teman UTPAS mengenai pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan. Mahasiswa membantu mempersiapkan lokasi, mengatur kebutuhan kegiatan, serta membantu menginformasikan kegiatan kepada masyarakat.
    • Pelaksanaan Kegiatan: Kegiatan dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat dengan melibatkan teman-teman UTPAS. Mahasiswa KKN turut membantu proses pelaksanaan agar kegiatan berjalan tertib dan masyarakat dapat mengikuti pemeriksaan dengan baik. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di lingkungan Kelurahan Pasar Baru. 
    • Evaluasi & Tantangan: Tantangan yang dihadapi adalah mengatur peserta dan menyesuaikan alur kegiatan agar pemeriksaan dapat berjalan dengan tertib. Melalui koordinasi antara mahasiswa KKN, teman-teman UTPAS, dan masyarakat, kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan serta meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya menjaga kesehata


Dokumentasi

Penutup

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Pasar Baru telah memberikan pengalaman yang berharga bagi mahasiswa dalam memahami kehidupan masyarakat secara langsung serta menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Berbagai program kerja yang telah dilaksanakan, mulai dari penghijauan lingkungan, pemanfaatan barang bekas, pengelolaan dan pemilahan sampah, pembuatan serta perawatan biopori, pembuatan wastafel, dukungan kegiatan Posyandu, edukasi lingkungan, pemeriksaan kesehatan, hingga kegiatan sosial dan kemasyarakatan, dapat terlaksana melalui kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak.

Kegiatan KKN ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat dalam bidang lingkungan, kesehatan, dan sosial, tetapi juga menjadi proses pembelajaran bagi mahasiswa untuk membangun komunikasi, meningkatkan kepedulian, bekerja sama, serta menumbuhkan semangat gotong royong. Program-program yang telah dilaksanakan diharapkan tidak berhenti setelah berakhirnya masa KKN, tetapi dapat terus dirawat, dikembangkan, dan menjadi kebiasaan positif bagi masyarakat Kelurahan Pasar Baru.

Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan KKN masih terdapat kekurangan dan keterbatasan. Oleh karena itu, kami berharap pengalaman dan hasil kegiatan selama KKN dapat menjadi bahan evaluasi serta pembelajaran untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di masa yang akan datang. Semoga hubungan baik, kerja sama, dan semangat gotong royong yang telah terjalin antara mahasiswa, pihak kelurahan, RT/RW, kader Posyandu, masyarakat, DPL, serta seluruh pihak yang terlibat dapat terus dipertahankan meskipun kegiatan KKN telah selesai.

Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, bantuan, arahan, dan kesempatan kepada mahasiswa selama pelaksanaan KKN di Kelurahan Pasar Baru. Semoga seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat dan meninggalkan dampak positif bagi masyarakat serta menjadi pengalaman yang bermakna bagi mahasiswa dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

Penulis

Zayyan Afif Himawan

Zayyan Afif Himawan

S1-Teknik Sipil