Sampah merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang masih sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan permukiman Griya Catania RW. 03 Desa Panongan. Peningkatan jumlah sampah yang tidak diimbangi dengan pengelolaan yang baik dapat menyebabkan lingkungan menjadi kotor, menimbulkan bau tidak sedap, serta berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya sederhana yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengelola dan mengurangi sampah.
Salah satu upaya yang dilakukan dalam program kerja KKN UMT Desa Panongan adalah pembuatan dan pemasangan Papan Edukasi Penguraian Sampah di Griya Catania RW. 03. Papan edukasi ini memuat informasi mengenai lama waktu yang dibutuhkan berbagai jenis sampah untuk terurai, seperti sampah kardus, kaleng, botol plastik, dan styrofoam. Informasi tersebut disajikan secara sederhana dan menarik agar mudah dipahami oleh masyarakat, khususnya anak-anak dan warga yang berada di sekitar lingkungan.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi media edukasi yang dapat dilihat dan dipelajari masyarakat secara berkelanjutan. Dengan mengetahui dampak dan lamanya proses penguraian sampah, masyarakat diharapkan lebih peduli dalam mengurangi penggunaan barang sekali pakai, memilah sampah, serta memanfaatkan kembali barang yang masih dapat digunakan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UMT turut berperan dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendukung terciptanya lingkungan Griya Catania RW. 03 Desa Panongan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Kegiatan Papan Edukasi Penguraian Sampah perlu dilaksanakan karena masih diperlukan peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai jenis sampah serta lamanya waktu yang dibutuhkan untuk terurai. Melalui papan edukasi yang ditempatkan di lingkungan Griya Catania RW. 03 Desa Panongan, masyarakat dapat memperoleh informasi secara mudah dan berulang mengenai dampak sampah terhadap lingkungan. Kegiatan ini juga mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan barang sekali pakai, memilah sampah, serta memanfaatkan kembali barang yang masih dapat digunakan sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Kegiatan Papan Edukasi Penguraian Sampah dilaksanakan di lingkungan Griya Catania RW. 03 Desa Panongan dengan diawali persiapan alat dan bahan yang dibutuhkan. Mahasiswa KKN UMT mempersiapkan papan, kayu palet, cat, serta bahan pendukung lainnya. Papan kemudian dibuat dan dihias dengan tampilan yang menarik agar informasi mengenai penguraian sampah mudah dibaca dan dipahami oleh masyarakat.
Setelah papan selesai dibuat, mahasiswa KKN melakukan pemasangan papan edukasi di lokasi yang telah ditentukan bersama pihak lingkungan setempat. Papan tersebut berisi informasi mengenai berbagai jenis sampah dan perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk terurai, seperti kardus, kaleng, botol plastik, dan styrofoam. Selama proses pemasangan, mahasiswa memastikan papan terpasang dengan kokoh, aman, dan berada di tempat yang mudah terlihat oleh masyarakat.
Setelah pemasangan selesai, mahasiswa melakukan pengecekan kembali untuk memastikan papan edukasi dapat digunakan dengan baik dan informasi yang disampaikan terlihat jelas. Masyarakat yang berada di sekitar lokasi dapat membaca dan memahami informasi tersebut sebagai pengetahuan tambahan mengenai pentingnya pengelolaan sampah. Kegiatan kemudian diakhiri dengan merapikan area sekitar sehingga lokasi tetap bersih dan tertata.

Tahap Perancangan Papan

Tahap Pengecatan Papan

Tahap Pendesainan Papan Edukasi

Tahap Pemasangan Papan Edukasi di Fasum Griya Catania RW. 03
Kegiatan Papan Edukasi Penguraian Sampah di Griya Catania RW. 03 Desa Panongan merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UMT dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Melalui media edukasi yang sederhana dan mudah dipahami, diharapkan masyarakat dapat lebih mengetahui dampak sampah serta terdorong untuk menerapkan kebiasaan memilah, mengurangi, dan memanfaatkan kembali sampah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan Griya Catania RW. 03 yang lebih bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
Putri Nabila