LAPORAN AKHIR KKN KARAWACI 2026

LAPORAN AKHIR KKN KARAWACI 2026

: Senin, 20 Juli 2026 : Karawaci

KKN KELURAHAN KARAWACI 2026

 

Latar belakang kegiatan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah kehidupan masyarakat. Melalui KKN, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai mitra belajar bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan yang ada di lingkungan sekitar.

Kegiatan KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang Tahun 2026 dilaksanakan di Kelurahan Karawaci, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang selama satu bulan. Kelurahan Karawaci dipilih sebagai lokasi pengabdian karena memiliki potensi sosial, ekonomi, dan lingkungan yang cukup besar untuk dikembangkan, namun di sisi lain masih menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan literasi digital pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pengelolaan sampah rumah tangga yang belum optimal, serta pemanfaatan lahan pekarangan yang belum banyak dikelola secara produktif.

Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan oleh mahasiswa KKN, teridentifikasi bahwa masyarakat Kelurahan Karawaci memiliki antusiasme yang tinggi terhadap program-program pemberdayaan, baik dalam bidang digitalisasi usaha, lingkungan hidup, maupun pertanian perkotaan. Kondisi tersebut menjadi dasar bagi mahasiswa KKN untuk menyusun program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat, sekaligus mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat kelurahan. 

Program kerja yang disusun tidak berdiri sendiri, melainkan saling berkaitan satu sama lain. Program edukasi digital dan legalitas usaha (Digi Legal) mendukung penguatan ekonomi warga, program pengelolaan sampah dan edukasi lingkungan (kompos, tong sampah strategis, dan Eco Talk) mendukung kebersihan dan kesadaran ekologis, program kreativitas berbasis bahan alami dan bibit ikan (Eco Creativity, kebun hidroponik, dan bibit lele) mendukung pendidikan lingkungan bagi anak sekolah, program Eco Map berfungsi sebagai dokumentasi dan panduan keberlanjutan seluruh kegiatan, sedangkan program utama berupa budidaya hidroponik bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Karawaci menjadi puncak dari upaya mahasiswa Universitas Muhammadiyyah Tangerang dalam mendorong pertanian perkotaan yang produktif dan berkelanjutan.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Pelaksanaan program-program tersebut didasari oleh beberapa alasan mendasar. Pertama, banyak pelaku UMKM di Kelurahan Karawaci yang belum memanfaatkan pembayaran digital secara optimal dan belum memahami risiko keamanan data pribadi, sehingga rentan mengalami kerugian maupun tertinggal dalam persaingan usaha. Kedua, pengelolaan sampah rumah tangga masih dilakukan secara konvensional tanpa pemilahan maupun pengolahan lanjutan, padahal sampah organik memiliki potensi untuk diolah menjadi kompos yang bermanfaat bagi lingkungan. Ketiga, lahan pekarangan warga sebagian besar belum dimanfaatkan secara produktif, padahal metode hidroponik memungkinkan budidaya tanaman pangan tanpa memerlukan lahan yang luas. Keempat, pengetahuan mengenai pengolahan barang bekas dan bahan alami menjadi produk bernilai guna masih terbatas, khususnya di kalangan siswa sekolah dasar yang sejatinya perlu dikenalkan sejak dini pada nilai-nilai kepedulian lingkungan. Kelima, diperlukan sebuah media dokumentasi dan edukasi yang dapat merangkum seluruh capaian program agar dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat setelah masa KKN berakhir, yang kemudian diwujudkan dalam bentuk Eco Map. Atas dasar berbagai kondisi tersebut, mahasiswa KKN memandang perlu untuk menghadirkan program-program yang bersifat edukatif, aplikatif, dan berkelanjutan, sehingga manfaat yang dirasakan masyarakat tidak berhenti pada masa pelaksanaan KKN saja, melainkan dapat terus dikembangkan secara mandiri oleh warga Kelurahan Karawaci.


Tujuan kegiatan

  1. Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan lingkungan melalui pembuatan kompos, penyediaan tong sampah strategis, dan sosialisasi Eco Talk.
  2. Mengembangkan program utama budidaya tanaman hidroponik bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Karawaci sebagai upaya pemanfaatan lahan secara produktif dan berkelanjutan.
  3. Menumbuhkan kreativitas dan kepedulian lingkungan sejak dini pada siswa sekolah dasar melalui kegiatan Eco Creativity, serta memperkenalkan budidaya hidroponik dan pemberian bibit lele sebagai bentuk edukasi ketahanan pangan.
  4. Mempererat hubungan sosial antara mahasiswa KKN dengan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan pendukung, seperti mengajar mengaji, menonton film bersama anak-anak, pembuatan dendeng pepaya, dan senam sore bersama warga.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

Pelaksanaan KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang di Kelurahan Karawaci Tahun 2026 melibatkan berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan dan keberlanjutan program, yaitu:

Wahyudin Syahrawi, S.K.M., M.AP., yang memberikan dukungan dan membantu koordinasi kegiatan di wilayah Kelurahan Karawaci.

Ahmad Zarkasih (Ketua RW 002), Hidayat (Ketua RT 001), Ruslan (Ketua RT 002), dan Djayadi (Ketua RT 003), yang membantu koordinasi kegiatan dengan masyarakat.

Nek Ami dan Ibu Muti, yang menjadi mitra dalam pengembangan dan pengelolaan program hidroponik.

Mang Subah dan Mang Midun, serta warga lainnya yang berpartisipasi sebagai peserta sekaligus penerima manfaat kegiatan.

Berperan sebagai peserta dalam kegiatan edukasi dan pendampingan digitalisasi UMKM.

Dr. Indah Kusumawati, S.E., M.M., yang memberikan edukasi terkait lingkungan dan pengembangan hidroponik.

Djuhrijjani, S.H., M.H. dan Drs. H. Imron Rosidi, N.H., M.H., yang memberikan materi dan edukasi dalam kegiatan Digi Map.

Yanthi Meitry Gunawan, S.E., M.M., yang memberikan arahan, pendampingan, dan evaluasi selama pelaksanaan KKN.

Ketua : Hasby Winata

Wakil : Nurul Hikmah

Sekretaris : Arrizki Putra Kholma, Kayla Aisyah Azahra

Bendahara : Adzra Ahadiyyah, Ranti Diah Anggraini

Seksi Acara : Kevin Juniantoro, Armelya Az Zahra, Haliza Nur Fazriyah, Sinta Ramadhanti

Seksi Peralatan : Wahyu Fajar Ramadhan, Raykafazriel Al Razqi, Muhammad Satrio Amin

Seksi Humas : Hans Sitorus, Tiara Wida Ramadhani, Gisha Tri Utami, Dzulfikar Ainul Mulya, Haliza Azzahro

Seksi Dokumentasi : Natasya Amelia Aprilliyani, Wiwied Handayani, Ikrima Mawadatul Rahmah, Ilham Nurfajri, Dicky Satrio

Seksi Konsumsi : Dias Bintang Purnamasari, Shofi MardhiyYah, Risna Damayanti


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Program kerja KKN Kelurahan Karawaci Tahun 2026 disusun dan dilaksanakan secara bertahap selama satu bulan, dimulai dari program yang bersifat edukasi digital dan ekonomi, dilanjutkan dengan program lingkungan, program kreativitas dan ketahanan pangan bagi anak sekolah, penyusunan media dokumentasi berupa Eco Map, hingga program utama berupa budidaya hidroponik bersama KWT Karawaci.

Program Kerja 1: Digi Legal — Edukasi Literasi Digital, Pembuatan QRIS, dan Klinik Usaha UMKM

Program kerja pertama yang dilaksanakan adalah Digi Legal, yaitu program edukasi dan pendampingan bagi masyarakat serta pelaku UMKM di lingkungan Kelurahan Karawaci. Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pelaku usaha akan sarana pembayaran digital yang praktis serta pemahaman mengenai keamanan transaksi dan perlindungan data pribadi. Rangkaian kegiatan diawali dengan pendampingan pembuatan QRIS secara door to door kepada pelaku UMKM, yang dilakukan bertahap mulai dari pendaftaran dan edukasi singkat penggunaan QRIS.

Setelah pendampingan QRIS, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi dua materi utama, yaitu Literasi Pembayaran Digital dan Perlindungan Data Pribadi yang disampaikan oleh dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tangerang, serta Klinik Usaha dengan tema pengembangan UMKM naik kelas melalui pendampingan, inovasi, dan digitalisasi. Melalui kedua materi tersebut, masyarakat dan pelaku UMKM memperoleh pemahaman mengenai manfaat pembayaran digital, modus-modus penipuan yang perlu diwaspadai, langkah-langkah keamanan bertransaksi, serta strategi mengembangkan usaha agar lebih berdaya saing di era digital. Program Digi Legal dilaksanakan oleh divisi proker minggu ke-2 dengan penanggung jawab Dias Bintang Purnamasari, bersama Halizah Nur Fazriyah, Sinta Ramadhanti, Ranti Diah Anggraini, dan Nurul Hikmah, dengan sasaran utama warga dan pelaku UMKM di lingkungan Musala Kelurahan Karawaci RT001/RW02.

Program Kerja 2: Pembuatan Kompos, Tong Sampah Strategis, dan Sosialisasi Eco Talk

Program kerja kedua berfokus pada aspek lingkungan, yaitu pembuatan kompos dari sampah organik, penyediaan tong sampah pada titik-titik strategis, serta sosialisasi Eco Talk mengenai budidaya hidroponik sebagai solusi pertanian ramah lingkungan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi pengelolaan sampah rumah tangga yang masih dilakukan secara konvensional, sehingga diperlukan upaya edukasi sekaligus penyediaan fasilitas yang mendorong warga untuk memilah dan mengolah sampah dengan lebih baik.

Melalui pembuatan kompos, sampah organik rumah tangga diolah menjadi pupuk yang dapat dimanfaatkan kembali untuk kegiatan bercocok tanam, sekaligus mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir. Penempatan tong sampah pada lokasi strategis bertujuan memudahkan warga dalam membuang sampah secara tertib dan mendukung kebersihan lingkungan Kelurahan Karawaci secara menyeluruh. Sebagai pelengkap, program Eco Talk dihadirkan sebagai forum edukasi dan diskusi interaktif mengenai konsep dasar, manfaat, dan prinsip kerja hidroponik, yang turut dilengkapi dengan demonstrasi pembuatan instalasi hidroponik sederhana menggunakan barang bekas seperti botol plastik dan pipa paralon. Kegiatan ini dihadiri oleh warga, ibu-ibu PKK, serta anggota karang taruna, dan menjadi jembatan pengantar sekaligus sarana sosialisasi awal menuju program utama hidroponik yang akan dijelaskan lebih rinci pada bagian selanjutnya.

Program Kerja 3: Eco Creativity (Ecoprint dan Eco Keychain di SDN Cimone 6), Kebun Hidroponik, dan Pemberian Bibit Lele

Program kerja ketiga menyasar edukasi lingkungan bagi anak usia sekolah dasar melalui kegiatan Eco Creativity yang dilaksanakan di SDN Cimone 6 bersama siswa dan siswi kelas 5. Kegiatan ini berupa praktik pembuatan ecoprint, yaitu teknik memberi motif dan warna pada kain dengan memanfaatkan pigmen alami dari daun dan bunga, serta pembuatan eco keychain atau gantungan kunci dari tutup botol bekas. Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami bahwa barang bekas yang sering dianggap sampah masih dapat diolah menjadi produk kreatif dan bernilai guna, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sejak dini. Program ini dikoordinasikan oleh Wahyu Fajar Ramadhan selaku penanggung jawab, bersama Arriski Putra Kholma, Adzra Ahadiyyah, Ikrima Mawadatur Rahmah, dan Kayla Aisyah Azahra, dengan pendampingan dari mahasiswa KKN serta staf guru SDN Cimone 6.

Sebagai pelengkap program pendidikan lingkungan bagi anak-anak, mahasiswa KKN juga menghadirkan kebun hidroponik skala kecil sebagai media pembelajaran visual mengenai cara bercocok tanam tanpa media tanah, serta melakukan pemberian bibit lele kepada masyarakat sebagai upaya mendorong budidaya perikanan sederhana yang dapat dikembangkan di lingkungan rumah tangga. Kombinasi antara ecoprint, eco keychain, kebun hidroponik, dan pemberian bibit lele menjadikan program kerja ketiga ini sebagai rangkaian edukasi lingkungan yang menyeluruh, mencakup aspek kreativitas, ketahanan pangan, dan pemanfaatan sumber daya alam secara bijak.

Program Kerja 4: Eco Map — Media Dokumentasi dan Panduan Praktis Program KKN

Program kerja keempat adalah penyusunan Eco Map, yaitu media dokumentasi yang memuat gambaran menyeluruh mengenai hubungan antara masyarakat Kelurahan Karawaci dengan berbagai program dan sumber daya yang telah dijalankan selama KKN. Eco Map disusun dengan tujuan membantu mahasiswa memahami kondisi awal masyarakat sebelum program dijalankan, sekaligus menjadi panduan praktis yang dapat terus digunakan oleh warga setelah masa KKN berakhir.

Eco Map yang disusun memuat empat panduan utama, yaitu tutorial pembuatan QRIS bagi pelaku UMKM, cara pembuatan kompos dari sampah organik rumah tangga, cara pembuatan produk ecocreative seperti ecoprint dan eco keychain, panduan memilah sampah organik dan anorganik, serta cara merawat instalasi hidroponik agar tanaman dapat tumbuh optimal. Dengan tersedianya Eco Map, seluruh program kerja yang telah dilaksanakan tidak hanya berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan dapat dijadikan rujukan praktis oleh masyarakat dalam melanjutkan kebiasaan baik yang telah dibangun bersama mahasiswa KKN. Program ini disusun dengan penanggung jawab Dzulfikar Ainul Mulya bersama tim dokumentasi KKN.

Program Kerja 5 (Program Utama): Budidaya Tanaman Hidroponik bersama KWT Karawaci

Program kerja kelima merupakan program utama KKN Kelurahan Karawaci Tahun 2026, yaitu budidaya tanaman hidroponik yang dilaksanakan bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Karawaci. Program ini diangkat sebagai proker utama karena sejalan dengan kondisi lahan Kelurahan Karawaci yang terbatas, namun memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi lahan produktif melalui metode bercocok tanam tanpa media tanah. Hidroponik dipilih karena penggunaan lahan yang lebih efisien, kemudahan dalam memantau pertumbuhan tanaman, serta hasil panen yang relatif lebih cepat dan bersih dibandingkan metode pertanian konvensional.

Pelaksanaan program ini dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, dimulai dari tahap persiapan berupa penyediaan bibit, media semai, instalasi hidroponik, air, serta larutan nutrisi tanaman. Tahap selanjutnya adalah penyemaian bibit, yaitu proses penempatan bibit pada media semai hingga tumbuh menjadi tanaman muda yang cukup kuat untuk dipindahkan. Berdasarkan dokumentasi kegiatan, bibit yang disemai tumbuh dengan baik dan berdaun hijau, menandakan proses penyemaian berjalan sesuai harapan.

Setelah bibit siap, dilakukan tahap penanaman, yaitu pemindahan bibit dari media semai ke instalasi hidroponik yang telah disediakan. Mahasiswa KKN turut serta secara aktif dalam proses ini, mulai dari menempatkan bibit pada instalasi hingga memastikan tanaman memperoleh air dan nutrisi yang dibutuhkan. Tahap berikutnya adalah perawatan, yang dilakukan secara berkala dengan memantau kebutuhan air, nutrisi, serta kondisi lingkungan di sekitar instalasi agar pertumbuhan tanaman tidak terganggu. Perawatan ini berlangsung selama masa pertumbuhan hingga tanaman mencapai ukuran yang siap dipanen.

Tahap terakhir dari rangkaian budidaya adalah panen, di mana tanaman hidroponik yang telah tumbuh optimal dipanen bersama-sama oleh mahasiswa KKN dan anggota KWT Karawaci. Hasil panen kemudian dikumpulkan dan dimanfaatkan sebagai bahan pangan, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa lahan terbatas tetap dapat menghasilkan tanaman yang bermanfaat apabila dikelola dengan metode yang tepat. Sepanjang proses budidaya, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pelaksana, tetapi turut belajar bersama anggota KWT Karawaci mengenai teknik bercocok tanam hidroponik, sehingga tercipta hubungan kerja sama dan pertukaran pengetahuan yang saling menguntungkan antara mahasiswa dan masyarakat.

Program budidaya hidroponik ini memberikan manfaat dari berbagai sisi. Bagi mahasiswa, program ini menjadi pengalaman langsung dalam memahami proses budidaya tanaman modern serta melatih kemampuan bekerja sama dengan masyarakat. Bagi KWT Karawaci dan warga sekitar, program ini memberikan pengetahuan baru mengenai pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif, sekaligus keterampilan yang dapat terus dikembangkan secara mandiri setelah program KKN berakhir. Bagi lingkungan, hidroponik menjadi alternatif metode bercocok tanam yang hemat lahan dan air, sehingga dapat menjadi solusi jangka panjang bagi keterbatasan lahan pertanian di wilayah perkotaan seperti Kelurahan Karawaci. Dengan capaian tersebut, program budidaya hidroponik bersama KWT Karawaci diharapkan dapat terus dikelola dan dikembangkan secara berkelanjutan oleh masyarakat, sehingga instalasi yang telah dibangun selama masa KKN dapat terus memberi manfaat dalam jangka panjang.

Selain lima program kerja utama di atas, mahasiswa KKN Kelurahan Karawaci Tahun 2026 juga melaksanakan sejumlah kegiatan pendukung yang bertujuan mempererat hubungan sosial dan kekeluargaan antara mahasiswa dengan masyarakat setempat. Kegiatan-kegiatan ini bersifat melengkapi program kerja utama, sekaligus menjadi wadah interaksi yang lebih dekat antara mahasiswa dan warga Kelurahan Karawaci.

• Mengajar mengaji bagi anak-anak di lingkungan Kelurahan Karawaci, sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pendidikan keagamaan generasi muda setempat.

• Menonton film bersama anak-anak, sebagai kegiatan edukatif dan menghibur yang mempererat kedekatan mahasiswa dengan anak-anak di lingkungan sekitar posko KKN.

• Pembuatan dendeng pepaya, sebagai kegiatan pemanfaatan hasil bumi lokal menjadi produk olahan pangan yang memiliki nilai jual dan dapat menjadi alternatif usaha rumahan bagi warga.

• Senam sore bersama warga, sebagai kegiatan rutin yang mendukung pola hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan antara mahasiswa KKN dan masyarakat Kelurahan Karawaci.

Meskipun bersifat sebagai kegiatan pendukung, seluruh kegiatan tersebut memberikan kontribusi nyata dalam membangun kedekatan emosional antara mahasiswa dan masyarakat, sehingga pelaksanaan program kerja utama dapat berjalan dengan dukungan dan partisipasi warga yang lebih baik.

 


Dokumentasi

DOKUMENTASI KEGIATAN PROKER : DIGIMAP DAN ECOTALK
DOKUMENTASI KEGIATAN PROKER : ECO CREATIVITY & ECOMAP
DOKUMENTASI KEGIATAN PROKER PENDUKUNG : PEMBUATAN DENDENG PEPAYA JEPANG, MENGAJI, MENONTON FILM BERSAMA & KEGIATAN POSYANDU
PROKER UTAMA REVITALISASI HIDROPONIK

   

Penutup

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang di Kelurahan Karawaci selama satu bulan pada tahun 2026 telah berjalan dengan baik melalui lima program kerja utama, yaitu Digi Legal, pengelolaan sampah dan Eco Talk, Eco Creativity beserta kebun hidroponik dan pemberian bibit lele, penyusunan Eco Map, serta program utama budidaya hidroponik bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Karawaci. Kelima program tersebut saling berkaitan dan disusun berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat, mulai dari aspek ekonomi digital, lingkungan, pendidikan, hingga ketahanan pangan.

Program utama budidaya hidroponik bersama KWT Karawaci menjadi capaian terpenting dari keseluruhan rangkaian KKN, karena berhasil menunjukkan bahwa lahan terbatas tetap dapat dimanfaatkan secara produktif melalui metode bercocok tanam yang efisien. Selain program kerja utama, kegiatan pendukung seperti mengajar mengaji, menonton film bersama anak-anak, pembuatan dendeng pepaya, dan senam sore turut memperkuat hubungan sosial antara mahasiswa dengan masyarakat Kelurahan Karawaci, sehingga pelaksanaan KKN tidak hanya berorientasi pada capaian program kerja, tetapi juga pada terjalinnya kebersamaan dan kekeluargaan.

Penulis

Hasby Winata

Hasby Winata

S1-Teknik Informatika