LAPORAN AKHIR KEGIATAN KULIAH KERJA NYATA (KKN) DESA DAON Pengembangan Lingkungan Sehat di Desa Daon
: Jumat, 21 Agustus 2026: Daon
Latar belakang kegiatan
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa sebagai wujud penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan. Melalui kegiatan KKN, mahasiswa diharapkan mampu berinteraksi secara langsung dengan masyarakat, memahami berbagai permasalahan yang ada di lingkungan sekitar, serta memberikan kontribusi positif melalui program-program yang bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pelaksanaan KKN juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dalam bekerja sama, berkomunikasi, berorganisasi, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sosial. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan di bidang pendidikan, lingkungan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Dalam pelaksanaannya di Desa Daon, mahasiswa KKN melaksanakan berbagai program kerja yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain Edukasi Lingkungan Sehat di sekolah, Pembuatan dan Penyerahan Tong Sampah, Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA), Pembuatan lubang Biopori, Pemasangan Lampu Panel Surya sebagai penerangan, Pembuatan Garis kejut, Serta ikut giat Posbindu. Melalui berbagai program tersebut, kegiatan KKN diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, mendukung kegiatan pendidikan, serta menciptakan lingkungan desa yang lebih sehat, bersih, aman, dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan KKN menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung dari masyarakat sekaligus memberikan pengabdian yang nyata dan bermanfaat bagi Desa Daon.
Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Daon tahun 2026 sangat penting untuk dilaksanakan karena dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi mahasiswa maupun bagi masyarakat setempat. Bagi mahasiswa, KKN bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan juga menjadi kesempatan berharga untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kuliah ke dalam kehidupan masyarakat. Dengan terjun langsung, mahasiswa akan belajar menghadapi dinamika sosial, melatih kemampuan beradaptasi, komunikasi, kepemimpinan, serta meningkatkan kepekaan sosial dan rasa tanggung jawab. Selain itu, kegiatan KKN juga berperan sebagai jembatan yang memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat. Kampus tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi dalam pembangunan daerah. Melalui program KKN di Desa Daon, diharapkan terbentuk kolaborasi yang positif antara mahasiswa, masyarakat, serta pemerintah desa sehingga berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi Desa Daon.
Tujuan kegiatan
Tujuan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Daon Tahun 2026 adalah memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta pengalaman akademik secara nyata di tengah masyarakat. Secara khusus, KKN ini bertujuan untuk :
Meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap kondisi sosial, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan masyarakat Desa Daon.
Menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh mahasiswa selama perkuliahan secara langsung dalam kehidupan bermasyarakat.
Membantu masyarakat Desa Daon melalui berbagai program kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan setempat.
Meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan.
Mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik melalui kegiatan edukasi lingkungan sehat, penyediaan tempat sampah, penanaman TOGA, pembuatan biopori, dan pemanfaatan energi terbarukan melalui lampu panel surya.
Mendukung kegiatan kesehatan masyarakat melalui keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Posbindu.
Meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat melalui kegiatan pembuatan garis kejut pada lokasi yang membutuhkan.
Membangun kerja sama dan hubungan yang baik antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah Desa Daon.
Mendorong partisipasi masyarakat agar dapat melanjutkan dan mengembangkan kegiatan-kegiatan positif yang telah dilaksanakan selama KKN.
Memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Daon melalui program-program yang dapat mendukung terciptanya desa yang sehat, bersih, aman, nyaman, dan peduli terhadap lingkungan.
Siapa saja yang terlibat pada kegiatan
Mahasiswa KKN UMT Desa Daon 2026 sebagai pelaksana utama program kerja.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Desa Daon Bapak Wahidin, SKM.,S.SOS.,MKM.,M.Si. sebagai pembimbing, pengarah, serta pengawas mahasiswa selama pelaksanaan kegiatan KKN.
Kepala Desa Daon beserta perangkat dan anggota pemerintahan desa sebagai pihak yang memberikan dukungan, arahan, serta membantu koordinasi pelaksanaan program KKN di Desa Daon.
Masyarakat setempat, khususnya anak-anak, orang tua, serta warga RT. 02 RW. 05
Bapak Muhamad Amud, S. Sos selaku Bapak Dewan sebagai tokoh yang memberikan dukungan, arahan, serta membantu menjembatani komunikasi antara mahasiswa KKN dengan masyarakat Desa Daon.
Pihak sekolah dan tenaga pendidik yang mendukung pelaksanaan kegiatan edukasi dan program KKN di lingkungan sekolah.
Pihak PLTU yang telah memberikan dukungan berupa dana dan lampu panel surya untuk mendukung pelaksanaan program kerja pemasangan lampu panel surya di Desa Daon. Dukungan tersebut sangat membantu mahasiswa KKN dalam menyediakan fasilitas penerangan yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung pemanfaatan energi terbarukan yang ramah lingkungan.
Kader Posbindu yang mendampingi pelaksanaan kegiatan Layanan Kesehatan bagi orang tua.
Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda yang turut mendukung, mengarahkan, dan membantu kelancaran pelaksanaan program kerja KKN.
Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan
Pelaksanaan berbagai program kerja KKN di Desa Daon memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun lingkungan, diantaranya:
Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan kesehatan melalui edukasi lingkungan sehat serta kegiatan Posbindu.
Mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan dengan adanya penyediaan dan penyerahan tong sampah serta edukasi mengenai pengelolaan sampah.
Meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan penanaman TOGA dan pembuatan lubang biopori.
Mengurangi genangan air dan meningkatkan resapan air melalui pembuatan lubang biopori di lingkungan masyarakat.
Menambah penerangan dan meningkatkan keamanan lingkungan melalui pemasangan lampu panel surya pada lokasi yang membutuhkan penerangan.
Mendukung penggunaan energi terbarukan dengan memanfaatkan energi matahari sebagai sumber energi untuk lampu panel surya.
Meningkatkan keselamatan pengguna jalan melalui pembuatan garis kejut pada lokasi yang membutuhkan, sehingga masyarakat lebih berhati-hati saat berkendara.
Meningkatkan kenyamanan dan kualitas lingkungan desa sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Meningkatkan partisipasi dan gotong royong masyarakat melalui keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan KKN.
Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan
Bidang Pendidikan
Kegiatan Edukasi Kesehatan dan Kebersihan di PAUD Kegiatan di PAUD dilaksanakan selama tiga hari dengan rangkaian kegiatan edukatif yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak-anak mengenai kebersihan diri serta lingkungan. Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan edukasi mengenai cara mencuci tangan yang baik dan benar, kemudian dilanjutkan dengan pengenalan tentang sampah, pengertian sampah, serta jenis-jenis sampah seperti sampah organik dan nonorganik. Materi disampaikan dengan cara yang sederhana dan interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak. Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan praktik memilah sampah organik dan nonorganik berdasarkan jenisnya. Setelah itu, anak-anak mempraktikkan kembali cara mencuci tangan yang telah dipelajari pada hari sebelumnya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan edukasi mengenai pentingnya membuang dan mengelola sampah sesuai dengan jenisnya serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Anak-anak turut berpartisipasi secara aktif sehingga kegiatan berlangsung menyenangkan dan interaktif. Pada hari ketiga, kegiatan difokuskan pada edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan gigi. Anak-anak diberikan penjelasan mengenai manfaat menyikat gigi, waktu yang tepat untuk menyikat gigi, serta cara menyikat gigi yang baik dan benar. Setelah mendapatkan penjelasan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik menyikat gigi bersama. Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan di PAUD berlangsung dengan lancar, menyenangkan, dan mendapat antusiasme dari anak-anak. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini.
Edukasi Lingkungan Sehat di SDN DAON III Kegiatan edukasi lingkungan sehat di SDN Daon III menjadi salah satu pengalaman yang berkesan selama pelaksanaan KKN. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta membiasakan perilaku hidup sehat sejak dini. Dalam kegiatan tersebut, kami memberikan beberapa materi. Pertama, siswa diajarkan cara memilah sampah organik dan anorganik. Siswa diajak mengenali jenis-jenis sampah dan memahami bahwa sampah harus dibuang pada tempat yang sesuai agar lingkungan tetap bersih. Selanjutnya, kami memberikan edukasi mengenai tata cara mencuci tangan yang benar. Siswa diajak mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Kegiatan ini dilakukan secara langsung agar siswa dapat memahami dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kami juga memberikan edukasi mengenai tanaman obat keluarga (TOGA). Siswa diperkenalkan dengan beberapa jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat dan diajak untuk memahami manfaat menjaga serta menanam tanaman di lingkungan sekitar. Materi terakhir adalah cara mencegah penyakit demam berdarah dengue (DBD). Siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menguras dan membersihkan tempat penampungan air, menutup tempat yang dapat menjadi sarang nyamuk, serta menghindari genangan air. Melalui kegiatan ini, kami merasa senang dapat berbagi pengetahuan dengan siswa SDN Daon III. Antusiasme dan keaktifan siswa selama mengikuti kegiatan membuat suasana menjadi menyenangkan.
Pengajian Rutin TPQ di Desa Daon Selama melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Rajeg Daon, salah satu program kerja utama yang telah saya laksanakan secara rutin dan berkelanjutan adalah kegiatan pengajaran di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA/TPQ) serta pembinaan anak-anak desa. Kegiatan ini menjadi salah satu bidang pengabdian yang paling dekat dengan hati, mengingat pentingnya menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini kepada generasi penerus bangsa di Desa Rajeg Daon. Kegiatan pengajaran TPA/TPQ ini dilaksanakan setiap hari pada waktu yang telah disepakati bersama pengurus dan ustadz/ustadzah setempat, dengan sasaran anak-anak usia dini hingga usia sekolah dasar yang belajar mengaji di beberapa lokasi TPA yang tersebar di lingkungan Desa Rajeg Daon
Bidang Kesehatan
Giat Posbindu Kegiatan Posbindu berjalan dengan lancar dan mendapat antusiasme dari masyarakat. Kegiatan diawali dengan pendaftaran peserta, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan seperti pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, dan pemeriksaan lainnya sesuai kebutuhan. Setelah pemeriksaan, peserta mendapatkan edukasi dan arahan mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Mahasiswa KKN turut membantu petugas dalam proses pelayanan, pemeriksaan kesehatan dan pendataan peserta. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung tertib, interaktif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan.
Penanaman Bibit Toga Pelaksanaan program diawali pada tanggal 27 Juli dengan pengajuan permintaan bibit tanaman kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kantor Pemerintah Daerah Tigaraksa. Pengajuan tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk memperoleh bibit yang dapat digunakan dalam pelaksanaan program penanaman TOGA di Desa Daon. Selanjutnya, pada tanggal 30 Juli, kami melakukan silaturahmi sekaligus mengajukan permohonan bantuan kepada Bapak Muhammad Amud selaku Ketua DPRD Kabupaten Tangerang. Pertemuan tersebut dilakukan untuk menjalin komunikasi dan mendapatkan dukungan agar proses pengajuan serta penyediaan bibit dapat berjalan dengan lebih lancar. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN dalam membangun hubungan dan kerja sama dengan berbagai pihak yang dapat mendukung pelaksanaan program di masyarakat. Setelah proses pengajuan dan koordinasi dilakukan, pada tanggal 4 Agustus kami mengambil bibit tanaman di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan yang berada di Cisauk. Bibit yang telah diperoleh kemudian dipersiapkan untuk ditanam bersama masyarakat. Pada tanggal 9 Agustus, kegiatan utama penanaman dilaksanakan bersama warga Desa Daon. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN dan warga bekerja sama mempersiapkan lahan, menanam bibit, serta memberikan perhatian awal terhadap tanaman yang telah ditanam. Kegiatan dilakukan secara gotong royong sehingga tidak hanya menghasilkan lingkungan yang lebih hijau, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun interaksi dan partisipasi masyarakat dalam program KKN. Sebagai bentuk keberlanjutan dari kegiatan tersebut, pada tanggal 12 Agustus sisa bibit yang tersedia dibagikan kepada warga Desa Daon. Pembagian ini bertujuan agar manfaat program tidak hanya terpusat pada lokasi penanaman bersama, tetapi dapat dilanjutkan oleh masyarakat di lingkungan rumah masing-masing. Warga diberikan kesempatan untuk menanam dan merawat bibit tersebut sehingga program TOGA dapat berkembang secara lebih luas. Dengan adanya pembagian bibit, masyarakat diharapkan dapat memiliki rasa tanggung jawab dan kepedulian yang lebih besar terhadap keberlangsungan tanaman yang telah diberikan. Secara keseluruhan, program penanaman TOGA di Desa Daon tidak hanya berfokus pada kegiatan menanam tanaman, tetapi juga menjadi upaya untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya lingkungan yang hijau, pemanfaatan lahan, serta kemandirian dalam memanfaatkan tanaman yang memiliki nilai guna bagi keluarga. Program ini juga menunjukkan bahwa pelaksanaan KKN dapat menjadi wadah kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah desa, instansi terkait, dan pihak-pihak lainnya. Melalui proses pengajuan bibit, koordinasi, penanaman bersama, hingga pembagian bibit kepada warga, diharapkan kegiatan TOGA dapat terus dirawat dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Daon sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Bidang Sarana dan Terbarukan
Pembuatan Tong Sampah Kegiatan pembuatan tong sampah merupakan salah satu program kerja KKN UMT Desa Daon yang bertujuan untuk meningkatkan kebersihan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Tong sampah dibuat oleh mahasiswa KKN secara bersama-sama dengan memanfaatkan bahan yang sederhana dan mudah diperoleh. Setelah selesai dibuat, tong sampah ditempatkan di beberapa lokasi yang membutuhkan sarana pembuangan sampah, yaitu di Kantor Desa Daon, Klinik Bidan Halimah, dan SDN Daon III. Penempatan tong sampah di lokasi tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat, siswa, maupun perangkat desa dalam membuang sampah pada tempatnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN turut mengajak masyarakat untuk membiasakan perilaku hidup bersih dan menjaga lingkungan sekitar. Dengan adanya tong sampah, diharapkan sampah tidak lagi dibuang sembarangan sehingga lingkungan Desa Daon menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman.
Pembuatan Lubang Biopori Kegiatan pembuatan biopori merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang di Desa Daon. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya membantu masyarakat dalam mengelola air dan menjaga kesuburan tanah. Mahasiswa bersama warga menentukan lokasi yang sesuai untuk pembuatan lubang biopori, kemudian mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan.Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN membuat lubang biopori pada beberapa titik yang telah ditentukan. Lubang tersebut dibuat dengan kedalaman dan ukuran yang sesuai, kemudian dapat dimanfaatkan untuk memasukkan sampah organik seperti daun kering. Selain membantu proses penyerapan air ke dalam tanah, biopori juga dapat menjadi tempat penguraian sampah organik sehingga menghasilkan kompos yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap program biopori dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Daon dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk berinteraksi dan bekerja sama dengan masyarakat secara langsung. Dengan adanya biopori, diharapkan lingkungan Desa Daon menjadi lebih bersih, memiliki sistem resapan air yang lebih baik, serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Pemasangan Lampu Panel Surya dan Pembuatan Garis Kejut Program pemasangan lampu penerangan bertenaga surya dan pembuatan marka kejut di depan Sekolah SD Negeri Daon III, para warga juga ikut membantu secara gotong royong dalam melakukan pengamanan dan pengaturan jalan terutama bagi kendaraan bermotor yang melintas ketika kegiatan tersebut dilakukan. Para masyarakat atau warga berkolaborasi dengan perangkat desa setempat seperti Babinsa, Ketua Komite, Ibu Kepala SDN Daon III, Bina Warga, dan perangkat-perangkat setempat lainnya, hingga kegiatan atau program tersebut dapat selesai dilakukan dengan aman dan terkendali.
Dokumentasi
Proker Edukasi dan Literature Lingkungan Di SDN DAON III
Proker Pangan Lahan Terbatas ( Penanaman Bibit Toga )
Proker Sarana Dan Energi Terbarukan ( Energi Surya )
Proker Kesehatan Dan Lingkungan ( Posbindu dan Posyandu )
Penutup
Dengan penuh rasa syukur, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, bantuan, bimbingan, dan kerja sama selama pelaksanaan KKN di Desa Daon. Terima kasih kami sampaikan kepada pihak Universitas Muhammadiyah Tangerang, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Pemerintah Desa Daon, Bapak/Ibu perangkat desa, tokoh masyarakat, serta seluruh warga Desa Daon yang telah menerima dan mendukung kami dengan baik. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota kelompok KKN yang telah bekerja sama, saling membantu, dan berusaha menyelesaikan setiap program kerja dengan penuh tanggung jawab. Berbagai pengalaman, pembelajaran, dan kebersamaan yang kami dapatkan selama berada di Desa Daon menjadi kenangan yang sangat berharga bagi kami. Kami menyadari bahwa selama pelaksanaan KKN masih terdapat kekurangan dan kesalahan. Oleh karena itu, kami memohon maaf atas segala kekhilafan yang mungkin terjadi. Semoga seluruh program kerja yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Daon dan dapat menjadi kontribusi yang berarti bagi kemajuan desa. Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih atas segala kebaikan dan dukungan yang telah diberikan. Semoga silaturahmi dan hubungan baik yang telah terjalin selama kegiatan KKN ini tetap terjaga.