Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat. Melalui kegiatan KKN, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memberikan kontribusi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang terdapat di lingkungan masyarakat, tetapi juga belajar membangun komunikasi, kerja sama, kepedulian, serta hubungan yang harmonis dengan masyarakat dan perangkat pemerintahan setempat. Oleh karena itu, berakhirnya rangkaian kegiatan KKN bukan sekadar menandai selesainya masa pengabdian mahasiswa, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi, evaluasi, serta mempererat hubungan yang telah terjalin selama pelaksanaan program.
Dalam rangka mengakhiri seluruh rangkaian kegiatan KKN di Kelurahan Bojong Renged, dilaksanakan kegiatan penutupan KKN pada hari Jumat, 21 Agustus 2026, yang bertempat di Taman Tematik, Kelurahan Bojong Renged. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi mahasiswa KKN untuk menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, bantuan, serta partisipasi selama kegiatan KKN berlangsung. Berbagai program kerja yang telah dilaksanakan bersama masyarakat, baik dalam bidang lingkungan, pemberdayaan masyarakat, edukasi, kesehatan, maupun pemanfaatan teknologi, merupakan hasil dari kerja sama antara mahasiswa dengan berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan di Kelurahan Bojong Renged.
Acara penutupan tersebut dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Lurah Bojong Renged, serta berbagai unsur masyarakat yang selama ini turut mendukung pelaksanaan kegiatan KKN, di antaranya Kader Posyandu, Kelompok Wanita Tani (KWT), Guru PAUD, Ibu-Ibu PKK, serta Ketua RT dan RW setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan KKN tidak dapat dipisahkan dari peran aktif masyarakat. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam keberhasilan berbagai program yang telah dilaksanakan, sekaligus mencerminkan adanya semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun lingkungan Kelurahan Bojong Renged.
Kegiatan penutupan juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa KKN dengan masyarakat serta perangkat Kelurahan Bojong Renged. Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa memperoleh berbagai pengalaman berharga melalui interaksi secara langsung dengan masyarakat, mulai dari proses perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, hingga menghadapi berbagai kondisi dan tantangan yang ada di lapangan. Sebaliknya, masyarakat juga menjadi bagian penting dalam memberikan masukan, dukungan, serta pengalaman yang dapat memperkaya proses pembelajaran mahasiswa. Hubungan yang terbentuk selama KKN diharapkan tidak berhenti setelah program berakhir, tetapi dapat menjadi kenangan dan hubungan baik yang tetap terjaga di kemudian hari.
Selain sebagai acara seremonial, penutupan KKN merupakan bentuk penghargaan terhadap seluruh proses pengabdian yang telah dilaksanakan. Kegiatan ini memberikan ruang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk melihat kembali berbagai kegiatan yang telah dilakukan serta memahami nilai dan manfaat yang dihasilkan. Dengan demikian, penutupan KKN tidak hanya menjadi simbol berakhirnya masa pengabdian mahasiswa di Kelurahan Bojong Renged, tetapi juga menjadi momentum untuk menyampaikan harapan agar semangat kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta inovasi yang telah dibangun selama KKN dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat.
Melalui kegiatan penutupan KKN ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara perguruan tinggi, mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penutup yang penuh makna atas seluruh rangkaian pengabdian mahasiswa selama berada di Kelurahan Bojong Renged. Dengan adanya rasa saling menghargai, kebersamaan, dan semangat gotong royong yang telah terbentuk, diharapkan kontribusi mahasiswa selama KKN dapat memberikan kesan positif serta manfaat yang dapat terus dirasakan oleh masyarakat, meskipun masa pelaksanaan KKN telah berakhir.
Menandai berakhirnya rangkaian kegiatan KKN
Penutupan menjadi bentuk resmi bahwa seluruh program kerja dan kegiatan pengabdian mahasiswa selama berada di Kelurahan Bojong Renged telah selesai dilaksanakan.
Sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Lurah, Dosen Pembimbing Lapangan, perangkat kelurahan, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan dan membantu selama pelaksanaan KKN.
Mempererat silaturahmi dengan masyarakat
Selama KKN berlangsung, mahasiswa telah berinteraksi dan bekerja sama dengan berbagai unsur masyarakat. Penutupan menjadi momentum untuk mempererat hubungan tersebut sebelum mahasiswa kembali ke lingkungan kampus.
Melakukan refleksi dan evaluasi
Penutupan dapat menjadi kesempatan untuk melihat kembali berbagai program yang telah dilaksanakan, manfaat yang diberikan, serta pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
Menghargai partisipasi masyarakat
Kehadiran Kader Posyandu, Kelompok Wanita Tani, Guru PAUD, Ibu-Ibu PKK, serta RT dan RW menunjukkan bahwa keberhasilan KKN merupakan hasil kerja sama berbagai pihak. Karena itu, kegiatan penutupan menjadi bentuk penghargaan atas keterlibatan mereka.
Meninggalkan kesan dan hubungan yang baik
Penutupan diharapkan dapat menjadi akhir yang positif dari pelaksanaan KKN, sehingga hubungan antara mahasiswa, perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan masyarakat tetap terjalin dengan baik meskipun kegiatan KKN telah selesai.
Menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan KKN yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa di Kelurahan Bojong Renged.
Menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dosen Pembimbing Lapangan, Lurah Bojong Renged, perangkat kelurahan, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam pelaksanaan KKN.
Mempererat hubungan silaturahmi antara mahasiswa KKN dengan pemerintah kelurahan dan masyarakat, khususnya Kader Posyandu, Kelompok Wanita Tani, Guru PAUD, Ibu-Ibu PKK, serta RT dan RW setempat.
Melakukan refleksi terhadap pelaksanaan program kerja KKN, termasuk berbagai pengalaman, capaian, dan kontribusi yang telah diberikan mahasiswa selama melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
Menghargai peran serta masyarakat yang telah terlibat dalam mendukung berbagai kegiatan dan program kerja KKN sejak awal hingga akhir pelaksanaan.
Meninggalkan hubungan dan kesan yang positif antara mahasiswa dengan masyarakat Kelurahan Bojong Renged sebagai bagian dari akhir masa pengabdian.
Mendorong keberlanjutan program dan nilai-nilai positif yang telah dibangun selama KKN agar dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat setelah mahasiswa kembali ke lingkungan kampus.
1. Rizki Nurilhan (23742010054)
2. Erika Ulandari (23552010206)
3. Nabila Ardenia (23932020002)
4. Dewi Rara Amyati (23862080051)
5. Nusrotul Maula (23862060094)
6. Isaura khalda Syakira (23612010352)
7. Syahara (23612010024)
8. Risma Dwi Riyanti (23742010036)
9. Yuliana Nurfajryanti (23702010288)
10. Pitriya (23142010008)
11. Reni Anggraeni putri (23862060112)
12. Ainun mardiah (23862060085)
13. Muhamad Ramdani (23702010221)
14. Fahira Khoirotunnisa (23622010067)
15. Siti Aryani (236221010055)
16. Sri rahayu (2286206016)
17. Hapipah (23702010131)
18. Hazza Nur Lael (23612010130)
19. Yossi Anjani Putri (23612010017)
20. Rido Salesia F (23932020058)
21. Akmal Farizy (23932020030)
22. M. Reyhan (23932020001)
23. Achmad Radiet M (23552010062)
24. Zacky Al Buchory (23552010231)
25. Muhammad Ardiyan (23262080005)
26. Destiyana sartika fitri (23612010046)
Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan
Melalui program budidaya maggot, pengelolaan minyak jelantah, hidroponik, serta pemanfaatan kembali limbah organik dan anorganik, masyarakat memperoleh pengetahuan mengenai pentingnya mengelola sampah secara lebih bijak dan tidak langsung membuangnya ke lingkungan.
Mendorong masyarakat untuk memanfaatkan limbah rumah tangga
Program budidaya maggot memberikan alternatif pemanfaatan sampah organik rumah tangga, sedangkan limbah anorganik dapat dimanfaatkan kembali menjadi barang yang memiliki nilai guna. Hal ini membantu mengubah pandangan masyarakat bahwa sampah bukan hanya sesuatu yang harus dibuang, tetapi juga dapat dimanfaatkan.
Memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat
Penghubungan masyarakat dengan pengepul minyak jelantah dapat membuka peluang agar minyak jelantah yang sebelumnya hanya menjadi limbah dapat dikumpulkan dan memiliki nilai ekonomi. Dengan demikian, pengelolaan limbah dapat memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat.
Meningkatkan keterampilan masyarakat dalam bercocok tanam
Pembuatan perkebunan hidroponik memberikan pengetahuan dan pengalaman kepada masyarakat mengenai alternatif budidaya tanaman yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan secara efisien. Program ini juga berpotensi mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.
Mempermudah komunikasi antara masyarakat dan pemerintah kelurahan
Website pengaduan masyarakat yang dibuat oleh tim KKN dapat menjadi sarana untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun permasalahan masyarakat kepada Kelurahan Bojong Renged secara lebih terstruktur dan mudah diakses.
Mengurangi jumlah limbah organik yang dibuang
Pemanfaatan sampah organik untuk budidaya maggot dapat membantu mengurangi volume sampah rumah tangga yang berakhir di tempat pembuangan atau mencemari lingkungan.
Mengurangi pencemaran akibat minyak jelantah
Pengumpulan dan penyaluran minyak jelantah kepada pengepul dapat mencegah kebiasaan membuang minyak bekas ke saluran air, tanah, atau lingkungan sekitar yang berpotensi menyebabkan pencemaran.
Mengurangi timbulan sampah anorganik
Pemanfaatan kembali limbah anorganik mendorong prinsip penggunaan kembali barang yang masih memiliki nilai guna sehingga jumlah sampah yang harus dibuang dapat ditekan.
Mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan produktif
Pengelolaan limbah dan pemanfaatan lahan melalui perkebunan hidroponik dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih tertata, bersih, dan produktif.
Membangun kesadaran lingkungan yang berkelanjutan
Penutupan KKN menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat bahwa berbagai program lingkungan yang telah dimulai selama KKN diharapkan tidak berhenti setelah mahasiswa meninggalkan kelurahan. Keberlanjutan program oleh masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Kegiatan penutupan KKN yang diadakan dihari jumat tanggal 20 Agustus 2026 pada pukul 09.00-selesai ini cukup berkesan. Penutupan KKN tersebut dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Lurah Bojong Renged, seluruh Tim KKN, serta peserta dari Kader Posyandu, KWT, Ibu-ibu PKK, RT dan RW setempat. Dalam kegiatan tersebut DPL mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada Kelurahan Bojong Renged beserta warga-warganya yang dari awal menyambut hangat Tim KKN dan berpartisipasi dalam program kerja Tim KKN dan kehadiran DPL tersebut juga sebagai perwakilan dari Kampus untuk mengakhiri dan menjemput Tim KKN. Lurah pun banyak-banyak terimakasih kepada Tim KKN yang membawa dan menjalankan program kerja yang berdampak kepada masyarakat khususnya pada isu lingkungan. Lurah berharap kepada peserta yang hadir untuk melanjutkan dan menjaga program kerja dari Tim KKN sehingga kebermanfaatannya dapat terjaga dan hasilnya berkelajutan. Ketua Tim KKN juga mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada Kelurahan Bojong Renged karena sudah menerima dengan baik Tim KKN untuk mengabdi kepada masyarakat dan mengimplementasikan kemampuan nya kepada Masyarakat. DPL dan Ketua KKN mempresentasikan hasil program kerja dari Tim KKn sehingga masyarakat lebih tau dan mensosialisasikan untuk menjaga program kerja yang telah dilaksanakan Tim KKN sehingga dapat terjaga dan terawat.
Dalam acara tersebut DPL dan Ketua KKN melakukan serah terima program kerja kepada Lurah secara simbolis dan membagikan kenang-kenangan berupa sertifikat dan cenderamata untuk kenang-kenangan kepada Lurah Bojong Renged.
Harapan dari adanya kegiatan KKN ini adalah masyarakat dapat mengelola limbah organik, anorganik dan rumah tangga secara mandiri sehingga isu lingkungan tentang sampah dapat terselesaikan dari desa dan menjawab berbagai permasalahan warga.




Kegiatan penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Bojong Renged yang dilaksanakan pada Jumat, 21 Agustus 2026 di Taman Tematik merupakan momentum untuk mengakhiri seluruh rangkaian kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi tanda berakhirnya masa pelaksanaan KKN, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, arahan, serta partisipasi selama kegiatan berlangsung.
Selama pelaksanaan KKN, berbagai program kerja telah dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan, di antaranya pengelolaan limbah rumah tangga melalui budidaya maggot, penghubungan masyarakat dengan pengepul minyak jelantah, pembuatan perkebunan hidroponik, pengembangan website pengaduan masyarakat kepada Kelurahan Bojong Renged, serta pemanfaatan kembali limbah organik dan anorganik. Berbagai program tersebut diharapkan tidak berhenti setelah masa KKN berakhir, tetapi dapat terus dimanfaatkan, dipelihara, dan dikembangkan oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan lingkungan setempat.
Kegiatan penutupan yang dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Lurah Bojong Renged, Kader Posyandu, Kelompok Wanita Tani, Guru PAUD, Ibu-Ibu PKK, serta RT dan RW setempat juga menjadi simbol terjalinnya kerja sama dan hubungan baik antara mahasiswa dengan masyarakat. Kebersamaan yang telah terbentuk selama pelaksanaan KKN diharapkan dapat menjadi pengalaman yang berharga bagi mahasiswa sekaligus memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Kelurahan Bojong Renged.
Dengan berakhirnya kegiatan KKN, mahasiswa berharap berbagai pengetahuan, keterampilan, dan inovasi yang telah dibagikan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Semoga semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta pemanfaatan teknologi yang telah dibangun selama KKN dapat terus dilanjutkan sehingga memberikan kontribusi positif bagi terciptanya Kelurahan Bojong Renged yang lebih bersih, produktif, responsif, dan berkelanjutan.
Rizki Nurilhan