LAPORAN AKHIR KEGIATAN KKN KELURAHAN PARUNG SERAB 2026

LAPORAN AKHIR KEGIATAN KKN KELURAHAN PARUNG SERAB 2026

: Selasa, 18 Agustus 2026 : Parung Serab

Latar belakang kegiatan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk tidak hanya memahami ilmu pengetahuan melalui proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga mengimplementasikan pengetahuan, keterampilan, gagasan, serta nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan ke dalam kehidupan masyarakat secara langsung. Dengan demikian, KKN tidak semata-mata dipandang sebagai sebuah kewajiban akademik, melainkan sebagai proses pembelajaran sosial yang mempertemukan dunia pendidikan tinggi dengan realitas kehidupan masyarakat.

Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat melalui kegiatan KKN pada dasarnya membawa sebuah semangat untuk belajar sekaligus memberikan kontribusi. Mahasiswa dituntut untuk mampu melihat berbagai persoalan yang terdapat di lingkungan sekitar secara lebih dekat, memahami karakteristik dan kebutuhan masyarakat, serta merumuskan langkah-langkah yang dapat dilakukan secara bersama-sama. Dalam proses tersebut, masyarakat bukanlah sekadar penerima manfaat dari program yang dilaksanakan, melainkan menjadi mitra yang memiliki peran penting dalam menentukan arah, keberhasilan, serta keberlanjutan setiap kegiatan. Oleh karena itu, keberhasilan KKN tidak hanya dapat diukur dari banyaknya program yang terlaksana, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu membangun partisipasi, menumbuhkan kesadaran, dan meninggalkan manfaat yang dapat terus dirasakan oleh masyarakat.

Kelurahan Parung Serab memiliki kehidupan masyarakat yang tidak terlepas dari berbagai aktivitas sosial, pendidikan, keagamaan, lingkungan, dan kemasyarakatan. Berbagai unsur masyarakat seperti perangkat kelurahan, pengurus RW dan RT, kader, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, kelompok pemuda, serta warga secara keseluruhan memiliki peran dalam membangun lingkungan tempat tinggalnya. Keberagaman unsur tersebut menjadi modal sosial yang penting dalam menciptakan masyarakat yang aktif, peduli, dan mampu berkembang secara bersama-sama. Dalam konteks inilah kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat menjadi bagian dari proses penguatan potensi yang telah tumbuh di masyarakat, bukan menggantikan peran masyarakat itu sendiri.

Berdasarkan hasil pengamatan awal dan interaksi dengan masyarakat, terdapat berbagai aspek yang dapat dikembangkan melalui kegiatan kolaboratif antara mahasiswa dan masyarakat Kelurahan Parung Serab. Aspek pendidikan, lingkungan, kesehatan, sosial kemasyarakatan, hingga pemberdayaan masyarakat menjadi ruang yang cukup luas untuk menghadirkan kegiatan yang bersifat edukatif sekaligus aplikatif. Hal tersebut kemudian menjadi dasar bagi mahasiswa untuk menyusun program kerja yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan dalam jangka pendek, tetapi juga diarahkan untuk memberikan pengalaman, pengetahuan, dan manfaat yang dapat diteruskan oleh masyarakat setelah kegiatan KKN berakhir.

Atas dasar tersebut, pelaksanaan KKN di Kelurahan Parung Serab dirancang dengan semangat “datang untuk belajar, hadir untuk berkolaborasi, dan pulang dengan meninggalkan manfaat.” Setiap program yang dilaksanakan diupayakan berangkat dari kebutuhan dan potensi yang terdapat di lingkungan masyarakat. Mahasiswa berusaha menempatkan diri sebagai mitra yang hadir untuk mendukung, menggerakkan, dan memberikan alternatif solusi melalui berbagai kegiatan yang sederhana namun memiliki nilai kebermanfaatan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, KKN di Kelurahan Parung Serab diharapkan tidak hanya menjadi sebuah rangkaian agenda mahasiswa selama berada di lapangan, tetapi menjadi sebuah proses yang mempertemukan pengetahuan akademik dengan kearifan masyarakat, gagasan mahasiswa dengan pengalaman warga, serta semangat generasi muda dengan potensi lingkungan yang ada. Dengan adanya sinergi tersebut, kegiatan KKN diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih peduli, aktif, edukatif, sehat, dan berdaya, sekaligus menjadi pengalaman pembelajaran yang bermakna bagi mahasiswa dalam memahami bahwa pengabdian kepada masyarakat pada hakikatnya adalah proses untuk tumbuh dan berkembang bersama.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) perlu dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa kepada masyarakat sekaligus sebagai sarana untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat berinteraksi secara langsung dengan masyarakat, memahami kondisi serta kebutuhan lingkungan, dan bersama-sama mencari solusi terhadap berbagai permasalahan yang terdapat di Kelurahan Parung Serab.

Pelaksanaan kegiatan KKN di Kelurahan Parung Serab menjadi penting karena terdapat berbagai potensi masyarakat dan lingkungan yang dapat dikembangkan secara optimal. Dalam bidang lingkungan, kegiatan seperti pengembangan vertical garden, TOGA, serta kegiatan kebersihan dilakukan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan, penghijauan, dan pemanfaatan lingkungan secara produktif.

Dalam bidang pendidikan, kegiatan pojok baca dan edukasi kepada anak-anak dilaksanakan sebagai upaya untuk mendukung peningkatan minat baca, pengetahuan, serta kemampuan belajar anak-anak di lingkungan masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan mendorong anak-anak untuk lebih aktif dalam kegiatan pendidikan.

Selain itu, aspek kesehatan juga menjadi salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian. Oleh karena itu, kelompok KKN melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan di Posyandu sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, memperhatikan tumbuh kembang anak, serta meningkatkan kesadaran mengenai pencegahan stunting. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang tepat dan meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan keluarga.

Kegiatan sosial dan kemasyarakatan juga diperlukan untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat serta meningkatkan semangat gotong royong dan kebersamaan. Keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, menjadi sarana untuk membangun kerja sama dan memperkuat hubungan sosial di lingkungan Kelurahan Parung Serab.

Dengan demikian, pelaksanaan berbagai program KKN tersebut disesuaikan dengan kondisi, potensi, dan kebutuhan masyarakat. Melalui kolaborasi antara mahasiswa, perangkat kelurahan, kader Posyandu, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga setempat, kegiatan KKN diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan dalam bidang lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan.


Tujuan kegiatan

Tujuan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Parung Serab adalah memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman akademik secara kontekstual melalui keterlibatan langsung dalam kehidupan masyarakat. Kegiatan ini diarahkan untuk membangun sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mengidentifikasi potensi, memahami kebutuhan, serta mengembangkan berbagai program yang bersifat edukatif, preventif, dan pemberdayaan guna mendukung peningkatan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Secara khusus, KKN ini bertujuan untuk:

  1. Memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui pelaksanaan program yang relevan dengan kebutuhan dan potensi Kelurahan Parung Serab, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan sosial kemasyarakatan.
  2. Meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan melalui kegiatan penghijauan, pemanfaatan lahan, pengembangan vertical garden, TOGA, serta kegiatan lain yang mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif.
  3. Mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan literasi anak-anak melalui kegiatan edukasi dan pengembangan pojok baca sebagai sarana untuk menumbuhkan minat baca, memperluas wawasan, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan menyenangkan.
  4. Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan, khususnya melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan di Posyandu yang berkaitan dengan kesehatan keluarga, tumbuh kembang anak, serta upaya pencegahan stunting.
  5. Mendorong penguatan kapasitas dan kemandirian masyarakat melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara aktif, sehingga program yang dilaksanakan tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek, tetapi juga dapat memberikan manfaat dan kesadaran yang berkelanjutan.
  6. Membangun hubungan kolaboratif antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, kader, tokoh masyarakat, pemuda, dan warga dalam merancang serta melaksanakan kegiatan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
  7. Mengembangkan kompetensi mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, memecahkan masalah, kepemimpinan, adaptasi, serta pengambilan keputusan melalui pengalaman langsung di lapangan.

Melalui pelaksanaan KKN tersebut, diharapkan tercipta hubungan timbal balik yang positif antara mahasiswa dan masyarakat. Mahasiswa memperoleh pengalaman dalam menerapkan keilmuan secara nyata, sementara masyarakat mendapatkan dukungan melalui berbagai program yang bersifat edukatif, partisipatif, dan solutif. Pada akhirnya, kegiatan KKN diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap terciptanya masyarakat yang lebih peduli terhadap pendidikan, kesehatan, lingkungan, serta kehidupan sosial, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat secara berkelanjutan.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

Pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan KKN di Kelurahan Parung Serab antara lain:

  1. Kelurahan Parung Serab
  2. Dosen Pembimbing Lapangan: Ika Oktaviani, S.SIT,Bd,MKM 
  3. Masyarakat Kelurahan Parung Serab
  4. Ketua RW 003 (Bapak Mulyono), RW 005 (Bapak Jaelani), RW 008 (Bapak Indra) di lingkungan Kelurahan Parung Serab 
  5. ⁠Tokoh masyarakat setempat Kelurahan Parung Serab
  6. ⁠Kelompok Wanita Tani RW 003 dan Karang Taruna RW 003
  7. ⁠Perwakilan lembaga pendidikan TPQ wilayah Kelurahan Parung Serab 
  8. Mahasiswa peserta KKN Kelurahan Parung Serab

NAMA ANGGOTA

NIM

FAKULTAS

PRODI

Ernata Lintang

23882030049

Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Pendidikan Bahasa Inggris

Monica Sally

23882030052

Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Pendidikan Bahasa Inggris

Assylla Syafani

23882030019

Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Pendidikan Bahasa Inggris

Lulu Elvira Nawafil

23862060142

Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Nabilah Qanitah

23862060167

Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Alya Yunita

23612010365

Ekonomi dan Bisnis

Manajemen

Adi Wahyu Trihartuaji

23612010291

Ekonomi dan Bisnis

Manajemen

Firzatullah Herman

23612010333

Ekonomi dan Bisnis

Manajemen

Ahmad Maftuh Kamil

23612010331

Ekonomi dan Bisnis

Manajemen

Naufal Radien Irsan

23612010494

Ekonomi dan Bisnis

Manajemen

Amri Dwi Saputra

23612010262

Ekonomi dan Bisnis

Manajemen

Risya Nurdiana

23612090009

Ekonomi dan Bisnis

Bisnis Digital

Noor heryansyah

23612090039

Ekonomi dan Bisnis

Bisnis Digital

Alyza Putri Maharani

23702010188

Ilmu Sosial dan Politik

Ilmu Komunikasi

Ibnu Fajar Romadhon

23702010155

Ilmu Sosial dan Politik

Ilmu Komunikasi

Muhammad Rizal

23652010036

Ilmu Sosial dan Politik

Ilmu Pemerintahan

Arya Rafael Simbran

23652010040

Ilmu Sosial dan Politik

Ilmu Pemerintahan

Diah Ayu Saputri

25142010054

Ilmu Kesehatan

Keperawatan

Syafira Zahrani Santoso

23862080079

Fakultas Agama Islam

Pendidikan Agama Islam

Kurniyawan Ardiyansyah

23932020005

Pariwisata dan Industri Kreatif

Pariwisata

Asyiraf Rafsyanjani

23222010050

Teknik

Teknik Sipil


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Parung Serab memberikan dampak positif yang mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, maupun sosial kemasyarakatan. Berbagai program yang dilaksanakan dirancang berdasarkan hasil pengamatan terhadap kondisi, potensi, serta kebutuhan masyarakat sehingga tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung. Adapun dampak yang dihasilkan antara lain sebagai berikut:

  1. Bidang Pendidikan dan Literasi
    Kegiatan KKN memberikan kontribusi terhadap penguatan pendidikan masyarakat, khususnya bagi anak-anak melalui kegiatan edukasi, pendampingan belajar, dan pengembangan Pojok Baca. Kehadiran mahasiswa memberikan alternatif ruang belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan sehingga dapat mendorong ketertarikan anak-anak terhadap aktivitas membaca dan belajar. Program tersebut juga diharapkan dapat mendukung perkembangan pengetahuan, kreativitas, serta kemampuan literasi anak sebagai bagian penting dalam pembentukan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
  2. Bidang Kesehatan
    Dalam bidang kesehatan, pelaksanaan sosialisasi dan penyuluhan di Posyandu memberikan kontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan keluarga, pemenuhan gizi, serta tumbuh kembang anak. Edukasi mengenai pencegahan stunting menjadi salah satu upaya preventif untuk mendorong masyarakat agar lebih memahami faktor-faktor yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Dengan adanya penyampaian informasi secara langsung, masyarakat diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik dan mampu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Bidang Lingkungan
    Program di bidang lingkungan memberikan dampak terhadap peningkatan kepedulian masyarakat dalam menjaga, memanfaatkan, dan mengembangkan lingkungan sekitar. Kegiatan vertical garden menjadi salah satu bentuk pemanfaatan ruang secara kreatif untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan asri, sedangkan kegiatan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) mendorong pemanfaatan tanaman yang memiliki nilai guna bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan dan bank sampah turut memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan serta mengelola sampah secara lebih bertanggung jawab. Program-program tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran ekologis dan mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
  4. Bidang Sosial dan Kemasyarakatan
    Keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan turut memperkuat interaksi serta hubungan antara mahasiswa dengan warga Kelurahan Parung Serab. Partisipasi dalam kegiatan bersama masyarakat, kegiatan kepemudaan, persiapan dan pelaksanaan kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, serta berbagai aktivitas kemasyarakatan lainnya menjadi sarana untuk membangun komunikasi, kerja sama, dan semangat gotong royong. Interaksi tersebut menciptakan ruang kolaborasi yang memungkinkan mahasiswa dan masyarakat untuk saling berbagi pengalaman, pengetahuan, serta gagasan dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan di lingkungan setempat.
  5. Bidang Pemberdayaan Masyarakat
    Program KKN juga memberikan dampak dalam aspek pemberdayaan dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian aktif dalam proses pelaksanaan kegiatan. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi turut berpartisipasi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemeliharaan program tertentu. Pendekatan partisipatif tersebut diharapkan dapat meningkatkan rasa memiliki terhadap program yang telah dilaksanakan sehingga manfaatnya dapat terus dikembangkan setelah masa KKN berakhir.

Secara keseluruhan, pelaksanaan KKN di Kelurahan Parung Serab memberikan kontribusi dalam membangun kesadaran, partisipasi, dan kemandirian masyarakat melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif. Dampak yang dihasilkan tidak hanya berkaitan dengan terselenggaranya berbagai program, tetapi juga terciptanya proses interaksi dan kerja sama antara mahasiswa dengan masyarakat. Dengan demikian, KKN diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan kehidupan sosial masyarakat secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, dilaksanakan berdasarkan hasil observasi, identifikasi kebutuhan masyarakat, serta perencanaan program yang telah disusun oleh mahasiswa bersama pihak kelurahan dan masyarakat setempat. Setiap kegiatan diarahkan pada upaya pemberdayaan masyarakat, peningkatan kepedulian terhadap lingkungan, penguatan pendidikan anak, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pelaksana program, tetapi juga melakukan koordinasi dan pendampingan bersama pengurus RW, kader masyarakat, kelompok wanita tani (KWT), karang taruna.

  1. Bidang Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat
    a. Program Vertical Garden
    Program vertical garden merupakan salah satu program kerja utama yang berfokus pada pemanfaatan ruang terbatas untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan tertata. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pihak RW dan masyarakat mengenai lokasi serta konsep vertical garden yang akan dibuat. Mahasiswa kemudian melakukan persiapan bahan, pembuatan dan pemasangan rangka, pemilihan tanaman, serta penataan tanaman pada media yang telah disiapkan. Dalam proses pelaksanaannya, mahasiswa melibatkan masyarakat agar program tidak hanya menghasilkan fasilitas fisik, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya pemanfaatan ruang secara produktif. Setelah proses pembangunan selesai, dilakukan peresmian vertical garden sebagai bentuk simbolis keberlanjutan program. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan estetika lingkungan sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap penghijauan di kawasan permukiman.

    b. Pemantauan dan Perawatan TOGA
    Kegiatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dilaksanakan sebagai bentuk pemanfaatan lahan dan tanaman yang memiliki nilai guna bagi masyarakat. Mahasiswa melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi tanaman yang telah disiapkan bersama kelompok wanita tani (KWT). Kegiatan meliputi pengecekan pertumbuhan tanaman, kondisi media tanam, kebersihan area, serta perawatan sederhana agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa turut mendorong masyarakat untuk mempertahankan keberlanjutan pemanfaatan lahan sebagai ruang produktif. Pemantauan dilakukan kembali menjelang akhir pelaksanaan KKN untuk melihat perkembangan tanaman sekaligus memastikan bahwa program dapat dilanjutkan oleh masyarakat setelah mahasiswa menyelesaikan kegiatan KKN.

    c. Program Bank Sampah
    Program bank sampah dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Kegiatan diawali dengan koordinasi dan penyampaian informasi mengenai pemilahan sampah, khususnya pemisahan sampah yang masih memiliki nilai guna atau dapat didaur ulang. Mahasiswa membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya membiasakan pemilahan sampah dari sumbernya. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih teratur sekaligus meningkatkan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan RW 03.

    d. Kerja Bakti dan Kebersihan Lingkungan
    Mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan kerja bakti bersama masyarakat RW 03. Kegiatan dilakukan melalui pembersihan lingkungan, penataan area sekitar permukiman, serta membantu mempersiapkan lingkungan agar lebih nyaman digunakan oleh masyarakat. Kegiatan kerja bakti menjadi sarana untuk memperkuat budaya gotong royong sekaligus membangun komunikasi antara mahasiswa dan warga.
     
  2. Bidang Pendidikan dan Literasi
    a. Program Pojok Baca
    Program pojok baca dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap peningkatan budaya literasi anak-anak di lingkungan RW 03. Mahasiswa membantu menyediakan dan menyalurkan buku bacaan yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak, kemudian menata buku agar mudah dijangkau dan digunakan. Pelaksanaan kegiatan tidak hanya berorientasi pada penyediaan fasilitas membaca, tetapi juga mendorong anak-anak untuk memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang edukatif. Mahasiswa memberikan pendampingan kepada anak-anak saat membaca serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan minat baca dan menjadikan kegiatan membaca sebagai salah satu aktivitas positif di lingkungan masyarakat.

    b. Pendampingan Belajar Anak
    Mahasiswa turut memberikan pendampingan belajar kepada anak-anak di lingkungan RW 03. Kegiatan dilakukan melalui pembelajaran membaca, menulis, berhitung, serta materi dasar lainnya sesuai dengan kebutuhan anak. Pendekatan yang digunakan dibuat lebih interaktif agar anak-anak tidak merasa terbebani selama proses belajar. Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam membantu anak-anak memperoleh pendampingan akademik di luar lingkungan sekolah. Selain memberikan materi pembelajaran, mahasiswa juga memberikan motivasi agar anak-anak memiliki semangat belajar dan lebih percaya diri dalam mengikuti kegiatan pendidikan.

    c. Pengajaran Al-Qur’an dan Membaca
    Selain kegiatan akademik, mahasiswa turut berpartisipasi dalam kegiatan pendidikan keagamaan anak-anak melalui pendampingan membaca Al-Qur’an dan membaca dasar. Kegiatan dilakukan bersama anak-anak yang mengikuti pengajian di lingkungan RW 03. Mahasiswa membantu anak-anak dalam membaca secara bertahap sekaligus memberikan motivasi agar mereka memiliki kebiasaan belajar yang baik. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk berinteraksi lebih dekat dengan anak-anak dan masyarakat, sekaligus mendukung kegiatan keagamaan yang telah berjalan di lingkungan RW 03.
     
  3. Bidang Kesehatan dan Kebugaran Masyarakat
    a. Senam Bersama Warga
    Kegiatan senam bersama masyarakat dilaksanakan sebagai salah satu bentuk kegiatan promotif dalam menjaga kebugaran tubuh. Mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan senam yang melibatkan warga sekitar RW 03. Selain memberikan manfaat bagi kebugaran, kegiatan ini menjadi ruang interaksi sosial yang mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat. Pelaksanaan senam berlangsung dalam suasana yang santai dan partisipatif sehingga masyarakat dapat mengikuti kegiatan tanpa merasa terbebani. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup aktif melalui aktivitas fisik sederhana yang dapat dilakukan secara bersama-sama.
     
  4. Bidang Sosial, Kemasyarakatan, dan Nasionalisme
    a. Kegiatan Persiapan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia
    Mahasiswa turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan RW 03. Kegiatan meliputi koordinasi bersama pihak kelurahan dan masyarakat, persiapan perlengkapan, pemasangan dekorasi dan bendera, pembuatan serta pemasangan photobooth, hingga membantu persiapan berbagai perlombaan masyarakat. Mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan pawai obor sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut peringatan kemerdekaan. Selain itu, mahasiswa membantu persiapan upacara melalui latihan dan gladi bersih bersama pihak terkait. Keterlibatan tersebut menjadi bentuk partisipasi mahasiswa dalam kegiatan sosial sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan nasionalisme masyarakat.

    b. Partisipasi dalam Kegiatan Kemasyarakatan
    Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa secara aktif mengikuti berbagai kegiatan masyarakat yang telah berjalan di RW 03. Mahasiswa membantu kegiatan yang berkaitan dengan persiapan acara lingkungan, kegiatan kepemudaan, serta agenda sosial lainnya. Salah satu bentuk keterlibatan mahasiswa adalah membantu persiapan kegiatan bersama karang taruna dan mengikuti kegiatan masyarakat seperti nonton bersama pertandingan sepak bola yang diselenggarakan di lingkungan RW. Keterlibatan dalam kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami karakteristik masyarakat secara lebih dekat. Interaksi yang terjalin juga membantu membangun hubungan yang harmonis antara mahasiswa KKN dengan masyarakat setempat.

    c. Koordinasi dan Evaluasi Bersama Masyarakat
    Setiap program kerja dilaksanakan melalui proses koordinasi dan evaluasi secara berkala. Mahasiswa melakukan komunikasi dengan ketua RW, pengurus lingkungan, KWT, karang taruna, serta pihak-pihak terkait untuk menyesuaikan pelaksanaan kegiatan dengan kondisi masyarakat. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui perkembangan setiap program, mengidentifikasi kendala yang muncul, serta menentukan tindak lanjut yang diperlukan. Menjelang berakhirnya masa KKN, mahasiswa juga melaksanakan evaluasi akhir untuk memastikan bahwa program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat dan memiliki peluang untuk dilanjutkan oleh masyarakat secara mandiri.
     
  5. Bidang Penguatan Hubungan Sosial dan Kelembagaan
    Pelaksanaan KKN di RW 03 juga diisi dengan kegiatan silaturahmi dan koordinasi bersama berbagai unsur masyarakat. Mahasiswa melakukan komunikasi secara langsung dengan pihak kelurahan, ketua RW, KWT, karang taruna, serta tokoh masyarakat. Hubungan tersebut dibangun sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi program. Menjelang berakhirnya masa KKN, mahasiswa melakukan kegiatan berpamitan dan menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah mendukung seluruh rangkaian kegiatan. Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghargaan sekaligus refleksi atas kerja sama yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN.

Kesimpulan Pelaksanaan:
Secara keseluruhan, pelaksanaan program KKN di RW 03 Kelurahan Parung Serab berjalan dengan baik melalui keterlibatan aktif mahasiswa dan dukungan masyarakat setempat. Program yang dilaksanakan mencakup aspek lingkungan, pendidikan, keagamaan, kesehatan, serta sosial kemasyarakatan. Program vertical garden, TOGA, bank sampah, pojok baca, pendampingan belajar, kegiatan keagamaan, senam bersama, serta rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan menjadi bentuk kontribusi mahasiswa yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Keberhasilan pelaksanaan program tidak hanya ditentukan oleh kegiatan yang telah dirancang, tetapi juga oleh proses komunikasi, koordinasi, partisipasi, dan gotong royong antara mahasiswa dengan masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, kegiatan KKN diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan program selama masa pengabdian, tetapi dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta mendorong masyarakat untuk melanjutkan berbagai kegiatan positif yang telah dirintis bersama.


Dokumentasi

 

Kunjungan Awal Mahasiswa KKN ke Kantor Kelurahan Parung Serab

 

Koordinasi dan Silaturahmi dengan Ketua RW

 

Partisipasi dalam Kegiatan MTQ ke 25 Kota Tangerang

 

Senam Bersama Masyarakat Kelurahan Parung Serab

 

Penanaman serta Perawatan dan Pemantauan Tanaman TOGA
Pelaksanaan Program Pojok Baca di TPQ Al- Ikhlas RW 05 Parung Serab

 

Pelaksanaan Sosialisasi terkait Stunting di Posyandu Belimbing RW 03 Parung Serab

 

Pelaksanaan Kegiatan Posyandu Belimbing RW 03 Parung Serab

 

Pelaksanaan Program Bank Sampah di wilayah Parung Serab

 

Kerja Bakti dan Gotong Royong di Lingkungan Kelurahan Parung Serab

 

Kegiatan Edukasi dan Pendampingan Belajar Anak di Lingkungan RW 03 Parung Serab

 

Pembuatan dan Peresmian Vertical Garden di Kelurahan Parung Serab

 

Partisipasi dalam Kegiatan Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di RW 03 Parung Serab

 

Silaturahmi dan Perpisahan Mahasiswa KKN dengan Ketua RW 03 Parung Serab

 

Silaturahmi dan Perpisahan Mahasiswa KKN dengan Pihak Kelurahan Parung Serab

 

Penutup

Laporan KKN di Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik atas seluruh rangkaian kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan mahasiswa selama berada di tengah masyarakat. Pelaksanaan KKN diarahkan pada kegiatan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat, meliputi bidang lingkungan, pendidikan dan literasi, keagamaan, kesehatan, serta sosial kemasyarakatan. Berbagai program kerja seperti pengembangan vertical garden, pemantauan TOGA bersama KWT, pengelolaan bank sampah, penguatan pojok baca, pendampingan belajar dan kegiatan keagamaan anak, senam bersama warga, hingga keterlibatan dalam rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk memberikan kontribusi yang nyata dan relevan bagi masyarakat.

Pelaksanaan program tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi proses pembelajaran yang bermakna bagi mahasiswa. Keterlibatan secara langsung dalam berbagai aktivitas masyarakat memberikan pengalaman dalam memahami kondisi sosial di lapangan, membangun komunikasi dengan berbagai unsur masyarakat, serta mengembangkan kemampuan dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi suatu program. Selain itu, kegiatan KKN turut membentuk sikap tanggung jawab, kepedulian sosial, kemampuan beradaptasi, kedisiplinan, serta semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi mahasiswa sebagai calon profesional dan anggota masyarakat.

Hasil pelaksanaan KKN di Kelurahan Parung Serab menunjukkan bahwa kegiatan yang dirancang dapat terlaksana dengan baik melalui kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat. Program di bidang lingkungan memberikan perhatian terhadap pemanfaatan ruang dan pengelolaan lingkungan melalui vertical garden, TOGA, kerja bakti, dan bank sampah. Sementara itu, kegiatan pendidikan dan literasi melalui pojok baca, pendampingan belajar, serta kegiatan membaca Al-Qur’an turut memberikan ruang bagi anak-anak untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih beragam. Di sisi lain, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan senam, kegiatan kepemudaan, persiapan HUT Kemerdekaan, pawai obor, hingga berbagai kegiatan sosial masyarakat turut memperkuat hubungan dan kebersamaan antara mahasiswa dengan warga.

Keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi berbagai pihak, khususnya Pemerintah Kelurahan Parung Serab, Ketua RW 03 beserta pengurus lingkungan, KWT, karang taruna, tokoh masyarakat, serta seluruh warga RW 03 yang telah memberikan kesempatan, arahan, dan dukungan kepada mahasiswa selama menjalankan program KKN. Sinergi yang terjalin menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan pelaksanaan program yang kondusif, partisipatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan demikian, pelaksanaan KKN di Kelurahan Parung Serab diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan yang bersifat sementara, tetapi dapat menjadi bagian dari proses penguatan inisiatif masyarakat untuk melanjutkan berbagai kegiatan positif yang telah dirintis bersama. Keberlanjutan program seperti pemeliharaan vertical garden dan TOGA, pemanfaatan pojok baca, pengelolaan lingkungan, serta kegiatan pendidikan dan sosial diharapkan dapat terus dikembangkan secara mandiri sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan masyarakat.

Akhirnya, kami menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu, mendampingi, dan berpartisipasi dalam pelaksanaan KKN di Kelurahan Parung Serab. Semoga seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi pengalaman akademik dan sosial yang berharga bagi mahasiswa. Kami menyadari bahwa pelaksanaan maupun penyusunan laporan ini masih memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan sebagai bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Penulis

Ernata Lintang Sumardi

Ernata Lintang Sumardi

S1-Pend. Bahasa Inggris