Laporan Akhir Kegiatan KKN Kelurahan Panunggangan Utara 2026

Laporan Akhir Kegiatan KKN Kelurahan Panunggangan Utara 2026

: Kamis, 20 Agustus 2026 : Panunggangan Utara

Latar belakang kegiatan

    Sampah merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang hingga kini masih menjadi tantangan besar bagi masyarakat perkotaan, termasuk di wilayah Kelurahan Panunggangan Utara. Meningkatnya jumlah penduduk serta pola konsumsi masyarakat yang terus berkembang berdampak langsung pada peningkatan volume sampah rumah tangga yang dihasilkan setiap harinya. Apabila tidak dikelola dengan baik, sampah dapat menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari pencemaran lingkungan, munculnya sumber penyakit, hingga menurunnya kualitas kebersihan dan estetika lingkungan tempat tinggal. Berdasarkan observasi dan identifikasi awal yang dilakukan oleh tim KKN, diketahui bahwa di wilayah RT 07 Kelurahan Panunggangan Utara belum tersedia sarana maupun prasarana yang memadai untuk mendukung proses pemilahan sampah. Masyarakat setempat masih terbiasa membuang sampah rumah tangga secara tercampur antara sampah organik, anorganik, dan sampah yang berpotensi memiliki nilai ekonomis, tanpa ada tempat maupun mekanisme khusus untuk memilah dan mengelolanya.
     Kondisi ini mendorong Kelompok KKN EcoTech Panunggangan Utara untuk mengangkat tema "Kampung Cerdas Lingkungan: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat". Tema ini diwujudkan melalui serangkaian program terpadu yang tidak hanya berfokus pada perbaikan sanitasi, tetapi juga pada pemberdayaan sosial, kesehatan, dan keagamaan masyarakat secara menyeluruh. Fokus utama program diawali dengan pemberian edukasi pemilahan sampah kepada warga untuk menumbuhkan pemahaman mendasar mengenai pengelompokan sampah organik dan anorganik. Sebagai wujud dukungan nyata, tim KKN juga melakukan penyerahan sarana tempat sampah pilah yang ditempatkan di titik-titik strategis warga. Langkah ini dilanjutkan dengan pembentukan dan pendampingan bank sampah sebagai wadah pengelolaan sampah bernilai ekonomis yang memanfaatkan mekanisme pencatatan sederhana berbasis masyarakat.
     Guna memperkuat kesejahteraan warga secara berkelanjutan, integrasi kesadaran lingkungan ini turut disinergikan dengan aspek kesehatan masyarakat melalui partisipasi aktif dalam giat di Posyandu Cemara. Di samping itu, pendampingan sosial-keagamaan juga dihadirkan melalui kegiatan mengajar mengaji Al-Qur'an dan tajwid bagi anak-anak di wilayah RT 07. Melalui pengajaran agama ini, tim KKN menyampaikan pesan-pesan moral mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam sebagai bagian dari nilai keimanan. Melalui integrasi seluruh kegiatan tersebut, diharapkan tumbuh kesadaran ekologis yang kuat serta peningkatan kualitas hidup masyarakat Panunggangan Utara secara harmonis dan berkelanjutan.
 


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

      Ketiadaan sarana pemilahan sampah di RT 07 menjadi alasan utama mengapa kegiatan ini penting untuk segera dilaksanakan. Beberapa pertimbangan yang mendasari urgensi kegiatan ini antara lain:
•    Belum adanya bank sampah atau sarana serupa yang dapat menampung dan memilah sampah rumah tangga warga secara terorganisir.
•    Rendahnya pemahaman sebagian warga mengenai cara memilah sampah organik, anorganik, dan sampah yang dapat didaur ulang atau memiliki nilai jual.
•    Potensi dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan apabila sampah terus dibuang secara tercampur, seperti pencemaran saluran air, bau tidak sedap,        dan berkembangnya vektor penyakit.
•    Adanya peluang ekonomi dari pengelolaan sampah yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh warga, khususnya sampah anorganik yang dapat ditabung        melalui sistem bank sampah.
•    Kebutuhan untuk menumbuhkan kesadaran dan kebiasaan baru masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan, sejalan dengan                semangat kampung cerdas lingkungan yang berbasis kesadaran ekologis.
•    Pelaksanaan edukasi pemilahan sampah yang disertai penyerahan fasilitas tempat sampah pilah sebagai sarana pendukung utama warga dalam memulai                kebiasaan memilah sampah secara langsung.
•    Pentingnya dukungan terhadap pelayanan kesehatan dasar masyarakat melalui partisipasi aktif dalam giat di Posyandu Cemara demi meningkatkan kualitas            kesehatan ibu dan anak di lingkungan setempat.
•    Kebutuhan akan pembinaan karakter dan nilai-nilai sosial-keagamaan bagi generasi muda melalui kegiatan mengajar mengaji Al-Qur'an dan tajwid bagi anak-        anak di wilayah RT 07.
    Berdasarkan kondisi tersebut, Kelompok KKN Panunggangan Utara memandang bahwa intervensi berupa pembentukan bank sampah, edukasi pemilahan sampah, penyerahan fasilitas tempat sampah, pendampingan Posyandu Cemara, serta bimbingan mengaji Al-Qur'an dan tajwid merupakan langkah yang tepat dan mendesak untuk dilaksanakan di wilayah ini.


Tujuan kegiatan

      Kegiatan KKN ini bertujuan untuk:
•   Menyediakan sarana bank sampah sebagai wadah bagi warga RT 07 untuk menabung dan mengelola sampah anorganik secara terorganisir.
•   Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai cara memilah sampah organik, anorganik, dan sampah B3 (bahan berbahaya dan beracun)         rumah tangga dengan benar.
•   Mendorong perubahan perilaku masyarakat dari kebiasaan membuang sampah secara tercampur menjadi kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya.
•   Menyediakan dan menyerahkan fasilitas tempat sampah pemilah di titik-titik strategis wilayah RT 07 guna memfasilitasi serta mempermudah aksi nyata                   pemilahan sampah warga.
•   Memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga melalui pengelolaan sampah anorganik yang dapat ditabung atau dijual melalui bank sampah.
•   Mendukung terciptanya lingkungan RT 07 yang lebih bersih, sehat, dan lestari sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan.
•   Mengoptimalkan pelayanan kesehatan dasar ibu dan anak serta pemantauan tumbuh kembang balita melalui pendampingan aktif dalam giat di Posyandu              Cemara.
•   Membentuk karakter spiritual dan moral anak-anak RT 07 melalui bimbingan mengajar mengaji Al-Qur'an dan tajwid yang disinergikan dengan edukasi                    kepedulian lingkungan.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

      Pelaksanaan program kerja ini melibatkan berbagai pihak yang berperan penting dalam mendukung kelancaran dan keberhasilan kegiatan, di antaranya:
•    Mahasiswa KKN (Kelompok KKN Panunggangan Utara), sebagai penggagas, pelaksana, dan fasilitator utama dalam seluruh rangkaian kegiatan.
•    Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Metha Dwi Aprianti, S.E., M.M., yang memberikan arahan, bimbingan, dan evaluasi selama proses kegiatan berlangsung.
•    Bapak Lurah ( Warji, S.IP., M.IP. ) dan Aparatur Kelurahan Panunggangan Utara, sebagai pihak yang memberikan dukungan administratif dan kebijakan di                 tingkat kelurahan.
•    Ketua RT 07 ( Bapak Agus Supriatna ) dan RW 01 ( Bapak Ahmad Royani ), yang memberikan izin, dukungan, serta membantu mobilisasi warga.
•    Warga masyarakat RT 07, sebagai sasaran utama sekaligus peserta aktif dalam kegiatan edukasi dan pengelolaan bank sampah.
•    Kader lingkungan/PKK setempat, yang turut membantu penggerakan dan keberlanjutan program setelah masa KKN berakhir.

No

NamaMahasiswa

NIM

Fakultas

Program Studi

1

Tantri Kartika Sutanto

23622010115

Ekonomi

S1-Akuntansi

2

Siti Hodijah Setiawaty

23702010228

Ilmu Sosial dan

Ilmu Politik

S1-Ilmu Komunikasi

3

Rahmadewi Yunita

23612010476

Ekonomi

S1-Manajemen

4

Zulfatul AzizahSalsabila

23612010407

Ekonomi

S1-Manajemen

5

Oktaviani

23612010376

Ekonomi

S1-Manajemen

6

Kaella Shabrina

23702010234

Ilmu Sosial dan

Ilmu Politik

S1-Ilmu Komunikasi

7

Najwa Assyifa Anwar

23862060030

Keguruan dan

Ilmu Pendidikan

S1-PGSD

8

Intan Maharani

23862070018

Keguruan dan

Ilmu Pendidikan

PAUD

9

Ashwa Dzikria

23902410056

Pariwisata &

Industri Kreatif

Desain Komunikasi

Visual

10

Fayza Hauliandri

23862060173

Keguruan dan

Ilmu Pendidikan

S1-PGSD

11

Devona PutriEldora

23612010161

Ekonomi

S1-Manajemen

12

Dita Aulia

23612010005

Ekonomi

S1-Manajemen

13

Alya Salzabil Azhaar

23552010099

Teknik

S1-Teknik Informatika

14

Heni Setiawati

23702010182

Ilmu Sosial dan

Ilmu Politik

S1-Ilmu Komunikasi

15

Aan Ramadha Azkiya

23622010107

Ekonomi

S1-Akuntansi

16

Marsanda Apriyanti

23622010146

Ekonomi

S1-Akuntansi

17

Aghnia Nafillah Arfiana

23552010077

Teknik

S1-Teknik Informatika

18

Nadia NandaRahim

23552010182

Teknik

S1-Teknik Informatika

19

Risma Indri

23552010128

Teknik

S1-Teknik Informatika

20

Nabilla Shakya

23142010066

Kesehatan

S1-Keperawatan

21

Angelina Prilily

23552010127

Teknik

S1-Teknik Informatika

22

Husen

23862080054

Agama Islam

S1-Pend. Agama Islam

23

Lutfi Ibnu Huseini

23702010246

Ilmu Sosial dan

Ilmu Politik

S1-Ilmu Komunikasi

24

Muhammad DaffaRa'if

23262010081

Teknik

S1-Teknik Industri


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

      Pelaksanaan kegiatan pembuatan bank sampah, edukasi pemilahan sampah, penyerahan fasilitas tempat sampah, pendampingan kesehatan, serta bimbingan keagamaan memberikan sejumlah dampak positif, baik bagi masyarakat maupun lingkungan sekitar, antara lain:
•  Tersedianya sarana bank sampah sebagai wadah baru bagi warga untuk mengelola sampah rumah tangga secara lebih tertata.
•  Meningkatnya pemahaman dan kesadaran warga mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari rumah masing-masing.
•  Tersedianya fasilitas tempat sampah pemilah di titik-titik strategis yang mempermudah warga dalam mengaplikasikan langsung kebiasaan memilah sampah.
•  Berkurangnya volume sampah tercampur yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, karena sebagian sampah anorganik kini dikelola melalui bank sampah.
•  Terbukanya potensi manfaat ekonomi bagi warga melalui hasil tabungan sampah yang dapat dikonversi menjadi nilai rupiah.
•  Lingkungan RT 07 menjadi lebih bersih dan tertata, sehingga turut menurunkan risiko pencemaran serta gangguan kesehatan akibat sampah yang menumpuk.
•  Meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan dasar, pemantauan tumbuh kembang balita, serta kesehatan ibu dan anak melalui keterlibatan aktif dalam giat             Posyandu Cemara.
•  Terbentuknya karakter spiritual, akhlak mulia, serta pemahaman moral generasi muda terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan           mengajar mengaji Al-Qur'an dan tajwid.
•  Tumbuhnya semangat gotong royong dan kepedulian bersama warga terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan tempat tinggal, sejalan dengan visi               kampung cerdas lingkungan.


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

     Kegiatan KKN dengan tema "Kampung Cerdas Lingkungan: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat" ini dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2026 s.d. 20 Agustus 2026 melalui beberapa tahapan secara sistematis agar seluruh program dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi warga RT 07 Kelurahan Panunggangan Utara:
a. Tahap Persiapan
   Tahap awal diawali dengan observasi lapangan dan wawancara bersama Ketua RT 07, pengurus Posyandu Cemara, serta tokoh masyarakat/agama setempat untuk menggali informasi mengenai kondisi pengelolaan sampah, kebutuhan layanan kesehatan dasar, dan kegiatan pembinaan anak-anak di wilayah tersebut. Dari hasil observasi, disusunlah rencana program kerja terpadu. Tim kemudian melakukan koordinasi perizinan, menyiapkan materi edukasi pemilahan sampah, pengadaan sarana tempat sampah pilah, perlengkapan bank sampah (timbangan dan buku tabungan), materi pembelajaran mengaji dan tajwid, serta berkoordinasi dengan kader Posyandu terkait teknis pendampingan kegiatan kesehatan.
b. Tahap Sosialisasi, Edukasi, dan Penyerahan Tempat Sampah
   Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi interaktif kepada warga RT 07 mengenai pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga. Tim KKN memberikan edukasi secara langsung mengenai tata cara memilah sampah organik, anorganik, dan B3 yang disertai dengan praktik pemilahan. Edukasi dilakukan melalui pertemuan warga dan pembagian media informasi seperti poster dan leaflet. Sebagai wujud aksi nyata, tahap ini diakhiri dengan penyerahan fasilitas tempat sampah pemilah secara simbolis dan penempatannya di titik-titik strategis wilayah RT 07 agar warga dapat langsung mempraktikkan pemilahan sampah dari rumah.
c. Tahap Pelaksanaan Pembentukan Bank Sampah
   Setelah warga memahami konsep pemilahan sampah dan tersedianya fasilitas dasar, tim KKN bersama warga serta perangkat RT bergotong royong membangun dan menata sarana bank sampah. Bank sampah dilengkapi dengan sistem operasional dan pencatatan sederhana berupa buku tabungan bagi setiap warga yang menyetorkan sampah anorganik terpilah, sehingga warga dapat memantau jumlah sampah yang ditabung beserta nilai konversi ekonominya.
d. Tahap Pelaksanaan Giat Posyandu Cemara dan Pengabdian Mengajar Mengaji
   Di samping program lingkungan, tim KKN mengintegrasikan kegiatan pelayanan sosial-masyarakat melalui dua aksi utama:
Giat Dampingan Posyandu Cemara: Tim KKN berpartisipasi aktif membantu para kader dalam pelaksanaan layanan kesehatan bulanan, seperti pendaftaran, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan balita, pencatatan KMS/KMS elektronik, hingga pendistribusian makanan tambahan (PMT) serta penyuluhan gizi bagi ibu dan anak.
Mengajar Mengaji Al-Qur'an dan Tajwid: Tim KKN menyelenggarakan bimbingan belajar mengaji Al-Qur'an dan pemahaman hukum tajwid secara rutin bagi anak-anak di lingkungan RT 07. Dalam kegiatan keagamaan ini, tim KKN juga menyisipkan pesan moral dan nilai-nilai keislaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan sekitar.
e. Tahap Pendampingan dan Evaluasi
   Setelah seluruh program berjalan, tim KKN melakukan pendampingan kepada kader lingkungan, pengurus bank sampah, dan tokoh masyarakat lokal agar seluruh sistem pengelolaan sampah dan kegiatan kemasyarakatan dapat terus berjalan secara mandiri setelah masa KKN selesai. Tim juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas kegiatan, mengumpulkan masukan dari warga, serta menyusun rekomendasi perbaikan agar program-program tersebut dapat terus berkembang secara berkelanjutan.
 


Dokumentasi

Gambar 1. Pelepasan KKN UMT 2026
Gambar 2. Diskusi Terkait Program Kerja Bersama Bapak Lurah Panunggangan Utara
Gambar 3. Observasi Lingkungan Bersama Bapak RT07 dan Bapak RW01
Gambar 4. Studi Banding Bank Sampah RW03 Sekneg
Gambar 5. Giat Posyandu Cemara RT03/RW01
Gambar 6. Sosialisasi Warga Mengenai Pemilahan Sampah Rumah Tangga
Gambar 7. Pembuatan Posko Bank Sampah di RT07/RW01
Gambar 8. Mengajar Ngaji Al-Quran dan Tajwid
Gambar 9. Edukasi Pemilahan Sampah dan Penyerahan Bak Sampah di SDN Panunggangan 04
Gambar 10. Pembuatan Tempat Pemilahan Sampah
Gambar 11. Pembuatan Board Edukasi Sampah
Gambar 12. Peresmian dan Seminar Bank Sampah RT07
Gambar 13. Ikut Serta Menjadi Panitia 17 Agustus Bersama Karang Taruna RT07
Gambar 14. Perpisahan Mahasiswa KKN dengan Bapak Ketua RT07

Penutup

      Kegiatan Kuliah Kerja Nyata dengan tema "Kampung Cerdas Lingkungan: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat" yang dilaksanakan di RT 07 Kelurahan Panunggangan Utara pada 20 Juli 2026 s.d. 20 Agustus 2026 telah berjalan dengan lancar berkat dukungan dan partisipasi aktif dari berbagai pihak, khususnya warga setempat, perangkat RT, dan Kelurahan Panunggangan Utara. Melalui program pembuatan bank sampah dan edukasi pemilahan sampah, diharapkan masyarakat dapat terus menerapkan kebiasaan memilah sampah dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan lestari.
     Kelompok KKN Panunggangan Utara menyadari bahwa program ini baru merupakan langkah awal dan masih memerlukan keberlanjutan pengelolaan agar manfaatnya dapat dirasakan secara jangka panjang. Oleh karena itu, dukungan dan kerja sama dari seluruh warga serta perangkat setempat sangat diharapkan agar bank sampah yang telah dibentuk dapat terus dikelola secara mandiri dan berkelanjutan di masa yang akan datang.
Akhir kata, tim penyusun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung terlaksananya kegiatan ini, termasuk Ibu Metha Dwi Aprianti, S.E., M.M. selaku Dosen Pembimbing Lapangan yang telah memberikan bimbingan selama pelaksanaan kegiatan. Semoga laporan ini dapat bermanfaat dan menjadi bahan evaluasi serta rujukan bagi program pengelolaan lingkungan selanjutnya.
 

Penulis

Muhammad Daffa Ra’if

Muhammad Daffa Ra’if

S1-Teknik Industri