Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberikan kontribusi berdasarkan kondisi, kebutuhan, dan potensi yang dimiliki oleh lingkungan masyarakat. Melalui kegiatan KKN mahasiswa melakukan pengamatan serta berinteraksi secara langsung dengan masyarakat untuk memahami kondisi lingkungan dan mengidentifikasi berbagai potensi yang dapat dikembangkan melalui program kerja yang inovatif dan berkelanjutan.
Berdasarkan hasil observasi, RW 08 Kelurahan Gebang Raya telah memiliki berbagai kegiatan yang menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan, seperti Bank Sampah, kegiatan penghijauan, serta pemanfaatan barang bekas. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang dapat dikembangkan, khususnya dalam pemeliharaan tanaman, penyediaan papan informasi mengenai informasi pemilahan sampah, serta pemanfaatan sampah plastik agar memiliki nilai guna. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya perpaduan antara pemanfaatan teknologi sederhana dan peningkatan kesadaran ekologis masyarakat dalam mendukung terciptanya lingkungan yang lebih berkelanjutan.
Sejalan dengan tema “Kampung Cerdas Lingkungan: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat,” kelompok KKN melaksanakan beberapa program kerja yang mengintegrasikan inovasi sederhana dengan kepedulian terhadap lingkungan. Program tersebut meliputi pengadaan tanaman lidah mertua, pembuatan sistem penyiraman tanaman otomatis sebagai bentuk penerapan teknologi sederhana, pembuatan papan informasi mengenai jenis sampah yang dapat didaur ulang beserta masa terurainya untuk ditempatkan di Bank Sampah, serta pembuatan kerajinan keychain dari tutup botol bekas.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung bagi lingkungan RW 08, tetapi juga mendorong masyarakat untuk memiliki kesadaran dan keterlibatan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dengan mengintegrasikan teknologi sederhana, edukasi, dan kreativitas dalam pengelolaan lingkungan, kegiatan KKN ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan lingkungan masyarakat yang lebih hijau, cerdas, mandiri, dan berkelanjutan.
Atas dasar kondisi tersebut, kelompok KKN melaksanakan beberapa program kerja yang saling berkaitan, yaitu pengadaan tanaman lidah mertua, pembuatan sistem penyiraman tanaman otomatis, pembuatan papan informasi mengenai sampah yang dapat didaur ulang beserta masa terurainya untuk ditempatkan di Bank Sampah, serta pembuatan kerajinan keychain dari tutup botol bekas. Rangkaian kegiatan tersebut disusun sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung terciptanya lingkungan yang lebih hijau, informatif, dan memiliki kesadaran terhadap pengelolaan sampah.
Rangkaian kegiatan ini perlu dilaksanakan sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus mengembangkan potensi yang telah dimiliki oleh RW 08. Pengelolaan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan menjaga kebersihan, tetapi juga mencakup penghijauan, pemeliharaan tanaman, pengelolaan sampah, pemanfaatan kembali barang bekas, serta penyediaan informasi yang dapat meningkatkan pemahaman masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan yang tidak hanya memberikan hasil secara langsung, tetapi juga mampu mendorong perubahan kebiasaan masyarakat secara bertahap dan berkelanjutan.
Pengadaan tanaman lidah mertua diperlukan untuk mendukung penghijauan lingkungan sekaligus meningkatkan pemanfaatan ruang yang tersedia di sekitar masyarakat. Tanaman lidah mertua dipilih karena relatif mudah dirawat dan dapat ditempatkan di berbagai area lingkungan. Keberadaan tanaman tersebut diharapkan dapat menambah unsur hijau serta mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap keberadaan dan perawatan tanaman di lingkungan tempat tinggal.
Selanjutnya, pembuatan sistem penyiraman tanaman otomatis dilaksanakan sebagai bentuk penerapan teknologi sederhana dalam mendukung perawatan tanaman. Sistem ini dapat membantu proses penyiraman agar lebih praktis dan teratur, terutama ketika penyiraman secara manual tidak dapat dilakukan secara rutin. Penerapan teknologi sederhana tersebut menjadi salah satu bentuk integrasi antara inovasi dan kepedulian ekologis, sehingga pemanfaatan teknologi tidak hanya berorientasi pada kemudahan, tetapi juga dapat digunakan untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.
Pembuatan papan informasi mengenai pemilahan sampah juga diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai jenis-jenis sampah yang dapat disetorkan ke bank sampai hingga waktu untuk teruranya sampah. Papan tersebut ditempatkan di area Bank Sampah yang diharapkan dapat menjadi media edukasi yang mudah diakses oleh masyarakat. Dengan adanya informasi tersebut, masyarakat dapat lebih memahami dampak sampah terhadap lingkungan dan terdorong untuk melakukan pemilahan serta pengelolaan sampah dengan lebih tepat.
Selain itu, pemanfaatan tutup botol bekas menjadi kerajinan keychain dilaksanakan sebagai upaya mengenalkan konsep penggunaan kembali barang bekas melalui kegiatan yang kreatif. Kegiatan ini dapat memberikan pemahaman bahwa barang yang dianggap tidak memiliki nilai guna masih dapat dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai fungsi maupun nilai estetika. Khususnya bagi anak-anak, kegiatan tersebut dapat menjadi media pembelajaran yang lebih menarik karena menggabungkan unsur edukasi, kreativitas, dan praktik secara langsung.
Dengan demikian, kegiatan tidak hanya berfokus pada penyelesaian permasalahan lingkungan secara praktis, tetapi juga berupaya membangun pola pikir masyarakat agar lebih sadar terhadap pentingnya menjaga dan memanfaatkan lingkungan secara bijak. Melalui pelaksanaan kegiatan tersebut, diharapkan tercipta lingkungan RW 08 Gebang Raya yang lebih hijau, informatif, kreatif, dan memiliki kesadaran ekologis yang lebih baik. Lebih dari sekadar menghasilkan fasilitas atau produk, program kerja ini diharapkan dapat meninggalkan pengetahuan dan kebiasaan positif yang dapat diterapkan oleh masyarakat secara mandiri setelah kegiatan KKN selesai.
Pelaksanaan rangkaian kegiatan ini melibatkan beberapa pihak yang saling mendukung dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga keberlanjutan program, yaitu:
NAMA MAHASISWA | NIM |
Afra Nada Farihah | 23142010068 |
Azhara Nur Afifah Aryanti | 23702010050 |
Dhea Oktavia Amanda | 23702010207 |
Dini Shofiyah Az-zahra | 23862080056 |
Dita Amelia | 23702010005 |
Fadla Raihan | 23702010105 |
Firanda Akhwa Asyisya | 23612010252 |
Hanifah Dwi Jannati | 23612010255 |
Irfan Syaef Fudianto | 2222201082 |
Kezia Citra Kirana | 23862060141 |
Marselina Siriyani Gulo | 23862060141 |
Mikyoyuki Rezmayadhi | 23262010035 |
Muhammad Ronald Bustomi | 23262010022 |
Neli Putri Indrayani | 23262010022 |
Nur Alya Putri Ani | 23612010273 |
Nur Fitri Dwi Rahma Aulia | 23262010024 |
Purnama Wira Yudha | 23742010079 |
Salsabila Ananda Yusuf | 23612010258 |
Sri Supatmi | 23262010019 |
Tita Agustianingrum | 23622010009 |
Tri Bintang Putri Illahi Amy Wahyudin | 23842020003 |
Trisanda Martan | 23262010023 |
Vriska Nadilla Handayani | 23862060144 |
Yuliana Dila Pansela | 23622010120 |
| Yuriket Gulo | 23622010136 |
Perjalanan KKN kami di RW 08 dimulai dengan kedatangan dan pengenalan lingkungan tempat kami melaksanakan pengabdian. Pada tahap awal, kami melakukan koordinasi dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ketua RW, Ketua RT, serta berbagai pihak di lingkungan masyarakat untuk memperkenalkan diri sekaligus memahami kondisi, kebutuhan, dan potensi yang terdapat di wilayah RW 08. Dari proses tersebut, kami mulai membangun komunikasi dan hubungan yang baik dengan masyarakat sebagai dasar dalam pelaksanaan berbagai kegiatan selama KKN.
Setelah mengenal lingkungan dan masyarakat, kami mulai melakukan pengamatan serta berdiskusi untuk menentukan program kerja yang sesuai dengan kondisi di lapangan. Berbagai ide kemudian dikembangkan menjadi beberapa kegiatan yang berfokus pada lingkungan, edukasi, kreativitas, dan pemberdayaan masyarakat. Dalam proses persiapannya, kami tidak berjalan sendiri. Kami mendapatkan dukungan dari pengurus RW dan RT, Greenfinity, Karang Taruna, kader Posyandu, pengelola Bank Sampah, serta masyarakat yang turut membantu menyediakan fasilitas, memberikan masukan, dan mendukung pelaksanaan kegiatan.
Memasuki tahap pelaksanaan, satu per satu program kerja mulai kami jalankan. Kami melaksanakan kegiatan penghijauan melalui penyebaran tanaman lidah mertua, membuat sistem penyiraman otomatis sebagai penerapan teknologi sederhana, serta membuat papan informasi di Bank Sampah untuk memberikan pemahaman mengenai jenis sampah yang dapat didaur ulang dan masa terurainya. Selain itu, kami juga melaksanakan kegiatan kreatif dengan memanfaatkan tutup botol bekas menjadi keychain. Setiap kegiatan menjadi pengalaman baru bagi kami karena tidak hanya melaksanakan program, tetapi juga belajar berkomunikasi, bekerja sama, dan menyesuaikan diri dengan kondisi masyarakat.
Selama pelaksanaan KKN, tentunya terdapat berbagai tantangan dan kendala yang kami hadapi. Namun, melalui komunikasi, kerja sama, dan dukungan dari berbagai pihak, kendala tersebut dapat kami lalui bersama. Dari setiap kegiatan yang dilaksanakan, kami memperoleh banyak pengalaman dan pembelajaran mengenai bagaimana sebuah program dapat dirancang dan dijalankan dengan melibatkan masyarakat secara langsung.
Hingga akhirnya, waktu pelaksanaan KKN kami sampai pada penghujung kegiatan. Berbagai program yang telah direncanakan berhasil kami selesaikan dengan dukungan dari seluruh pihak yang terlibat. Kegiatan kemudian ditutup dengan acara malam puncak dan perpisahan KKN yang menjadi momen untuk mengenang perjalanan serta kebersamaan kami bersama masyarakat RW 08. Bagi kami, KKN bukan hanya tentang menjalankan program kerja, tetapi juga tentang membangun hubungan, belajar dari masyarakat, berbagi pengalaman, dan meninggalkan manfaat yang dapat terus dilanjutkan setelah kami kembali.
Perjalanan dari awal hingga akhir KKN menjadi pengalaman yang penuh dengan cerita, tantangan, kebersamaan, dan pembelajaran. Meskipun kegiatan KKN telah selesai, kami berharap hubungan baik yang telah terjalin serta berbagai program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian kecil dari upaya menciptakan lingkungan RW 08 yang lebih hijau, peduli, dan berkelanjutan.









Rangkaian program kerja KKN yang meliputi pembuatan sistem penyiraman tanaman otomatis, pembuatan papan informasi Bank Sampah, pengadaan tanaman lidah mertua, serta pemanfaatan tutup botol bekas menjadi keychain merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan lingkungan RW 08. Kegiatan tidak hanya berfokus pada hasil fisik, tetapi juga pada upaya memberikan edukasi dan membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.
Melalui pelaksanaan kegiatan tersebut, diharapkan hasil program dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat setelah kegiatan KKN berakhir. Keberlanjutan program sangat bergantung pada kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam merawat tanaman, menggunakan sistem yang telah dibuat, memanfaatkan papan informasi, serta menerapkan kebiasaan memilah dan memanfaatkan kembali sampah dalam kehidupan sehari-hari.
Fadla Raihan