Laporan Akhir Kegiatan KKN Kelurahan Bencongan 2026

Laporan Akhir Kegiatan KKN Kelurahan Bencongan 2026

: Senin, 20 Juli 2026 : Bencongan

Latar belakang kegiatan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan sekaligus memperoleh pengalaman secara langsung di tengah masyarakat. Melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa diharapkan mampu memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat serta berperan aktif dalam memberikan kontribusi sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Pembangunan masyarakat pada dasarnya tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kondisi sosial dan ekonomi, tetapi juga perlu memperhatikan kelestarian lingkungan serta perkembangan teknologi. Lingkungan yang terjaga dapat mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang sehat dan nyaman, sedangkan pemanfaatan teknologi yang tepat dapat membantu masyarakat dalam menjalankan berbagai kegiatan secara lebih efektif. Oleh karena itu, kesadaran terhadap lingkungan dan pemanfaatan teknologi perlu berjalan secara seimbang sebagai bagian dari pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.

Berdasarkan hal tersebut, kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini mengusung tema "Kampung Cerdas Lingkungan: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat". Tema tersebut menggambarkan upaya untuk mendorong terbentuknya masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekaligus mampu mengikuti perkembangan teknologi sesuai dengan kebutuhan. Penerapan tema ini diharapkan dapat memberikan pemahaman bahwa menjaga lingkungan dan memanfaatkan teknologi bukan merupakan dua hal yang terpisah, melainkan dapat saling mendukung dalam kehidupan masyarakat.

Kesadaran ekologis menjadi salah satu bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik. Kebiasaan menjaga kebersihan, mengelola sampah, memanfaatkan kembali barang yang masih dapat digunakan, serta menjaga lingkungan sekitar perlu ditanamkan secara berkelanjutan. Upaya tersebut tidak hanya membutuhkan sarana, tetapi juga kesadaran dan keterlibatan masyarakat. Dengan adanya kepedulian bersama, lingkungan tempat tinggal dapat menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk dihuni.

Di sisi lain, perkembangan teknologi memberikan peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan berbagai aktivitas, termasuk dalam bidang ekonomi dan komunikasi. Pemanfaatan teknologi secara sederhana dan sesuai kebutuhan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi, memperkenalkan potensi yang dimiliki, serta mendukung kegiatan produktif. Hal ini menjadi salah satu bentuk penerapan konsep kampung cerdas yang tidak hanya berorientasi pada penggunaan teknologi, tetapi juga pada kemampuan masyarakat dalam memanfaatkannya secara tepat dan bermanfaat.

Melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan tema tersebut, mahasiswa diharapkan dapat menjadi mitra masyarakat dalam mendukung terciptanya lingkungan yang lebih peduli, sehat, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi proses pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepedulian sosial, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, tanggung jawab, serta kemampuan dalam menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama berada di perguruan tinggi. Dengan demikian, Kuliah Kerja Nyata (KKN) diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman yang bermakna bagi mahasiswa.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) perlu dilaksanakan sebagai bentuk keterlibatan mahasiswa dalam memberikan kontribusi secara langsung kepada masyarakat. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa tidak hanya menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga dapat memahami kondisi, kebutuhan, serta permasalahan yang terdapat di lingkungan masyarakat.

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan tema “Kampung Cerdas Lingkungan: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat” menjadi upaya untuk mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan serta mampu memanfaatkan teknologi sesuai dengan kebutuhan. Kesadaran terhadap kebersihan dan pengelolaan lingkungan perlu dibangun melalui kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan bersama, sedangkan pemanfaatan teknologi dapat menjadi salah satu pendukung dalam meningkatkan kegiatan masyarakat, khususnya dalam bidang ekonomi.

Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) juga penting bagi mahasiswa sebagai proses pembelajaran di luar lingkungan akademik. Interaksi secara langsung dengan masyarakat dapat melatih kemampuan mahasiswa dalam berkomunikasi, bekerja sama, beradaptasi, serta menyelesaikan berbagai situasi yang ditemui selama pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, Kuliah Kerja Nyata (KKN) diharapkan dapat menjadi sarana yang memberikan manfaat bagi kedua pihak, baik masyarakat maupun mahasiswa.


Tujuan kegiatan

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk:

  1. Memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui kegiatan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan lingkungan setempat.
  2. Meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
  3. Mendorong masyarakat untuk memanfaatkan teknologi secara sederhana dan tepat guna dalam mendukung kegiatan sehari-hari.
  4. Membangun kerja sama dan hubungan yang baik antara mahasiswa dengan masyarakat serta pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan.
  5. Memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu, berkomunikasi, bekerja sama, dan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

Pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Bencongan antara lain:

  1. Aparatur Kelurahan Bencongan.
  2. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari Universitas Muhammadiyah Tangerang : Dr. Lena Erdawati, S.E., M.M
  3. Ketua RT 004 (Bapak Paryanto) dan RW 025 (Bapak Ade Sumantri) di lingkungan tempat pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN).
  4. Sekretaris RW 025 (Bapak Budiyono)
  5. Masyarakat dan warga di lingkungan Kelurahan Bencongan.
  6. Kader Posyandu di lingkungan Kelurahan Bencongan.
  7. Karang Taruna dan pemuda di lingkungan Kelurahan Bencongan.
  8. Tokoh masyarakat serta kelompok masyarakat setempat.
  9. Pihak sekolah dan tenaga pendidik SD Bencongan VII.
  10. Pelaku UMKM di lingkungan Kelurahan Bencongan.
  11. Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelurahan Bencongan.

 

No.

NIM

Nama

Prodi

1

23262010061

Achmad Choirul Affandy

Teknik Industri

2

23702010061

Angelita Niken Chaniago

Ilmu Komunikasi

3

2361206006

Aria Saputra

Perbankan Syariah

4

23862060033

Arina Salsabilla Rizkia

PGSD

5

23702010152

Chusnul Chotimah

Ilmu Komunikasi

6

23612090044

Dea Nurapliyani

Bisnis Digital

7

23612090053

Dhea Ayu Prasinta

Bisnis Digital

8

23622010082

Dimas Adrian Fernando Vargas

Akuntansi

9

23612010386

Djanet Sarina

Manajemen

10

23862060060

Falina Putri Aprilia

PGSD

11

23902410054

Fitra Al Hafidz

Desain Komunikasi Visual

12

23612090027

Haidar Kayla Diar

Bisnis Digital

13

23862070027

Haykal Fikri

PAUD

14

23742010003

Indah Agnesia Wildanii

Ilmu Hukum

15

23742010019

Irnawati

Ilmu Hukum

16

23612090004

Juar Prasaba

Bisnis Digital

17

23702010093

Khalifah Putri Wandiah

Ilmu Komunikasi

18

23702010077

Mezaluna Agmi Rahmawati

Ilmu Komunikasi

19

23262010095

Muhammad Herdi Suhendra

Teknik Industri

20

23612090051

Muhammad Taufik Habibi

Bisnis Digital

21

23355201066

Rahmadani

Teknik Informatika

22

23612090036

Raisya Nazhwa Tania

Bisnis Digital

23

23552010169

Roslina Martiana

Teknik Informatika

24

23552010152

Siti Masfupah

Teknik Informatika

25

23222010001

Yessi Septiani

Teknik Sipil

26

23152010029

Zahra Wi Adha

Kebidanan

 


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Bencongan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan bersama warga. Kegiatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada satu bidang, tetapi mencakup lingkungan, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Beberapa dampak yang dirasakan antara lain:

1. Bidang Pendidikan

Kegiatan edukasi yang dilaksanakan selama Kuliah Kerja Nyata (KKN) memberikan tambahan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat, khususnya anak-anak, mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kebiasaan positif, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta mendorong anak-anak untuk lebih aktif dalam belajar dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya kegiatan edukasi tersebut, diharapkan pengetahuan dan kesadaran yang diberikan dapat menjadi bekal bagi anak-anak untuk lebih peduli terhadap lingkungan serta mampu menerapkan kebiasaan yang baik dalam kehidupan sehari-hari. 

2. Bidang Kesehatan

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Posyandu dan senam sehat bersama warga menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan kesehatan di lingkungan masyarakat. Kehadiran mahasiswa juga membantu meningkatkan interaksi dengan warga serta mendorong masyarakat untuk lebih memperhatikan pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup yang sehat.

3. Bidang Lingkungan

Kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan memberikan dampak terhadap peningkatan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah. Penataan serta finalisasi tong sampah untuk kegiatan edukasi, pemanfaatan barang bekas sebagai media tanam, dan kegiatan kerja bakti menjadi contoh upaya sederhana dalam menjaga kebersihan sekaligus memanfaatkan lingkungan dan barang yang tersedia secara lebih bermanfaat.

4. Bidang Ekonomi dan Teknologi

Kegiatan yang berkaitan dengan perekonomian masyarakat diwujudkan melalui sistem bank sampah. Setiap hari Rabu pagi, warga RW 025 mendatangi Gedung Serba Guna di wilayah tersebut untuk menyetorkan dan memilah sampah yang telah mereka kumpulkan selama satu minggu. Dalam kegiatan ini, sampah yang diterima akan dipilah sesuai kategori, kemudian ditimbang untuk menentukan beratnya. Warga akan memperoleh saldo sesuai dengan berat sampah yang dikumpulkan, yang dapat dicairkan setiap tiga bulan sekali.

Sebagai bentuk dukungan teknologi bagi warga RW 025, kami menyediakan alat pres untuk sampah botol minuman guna mempermudah proses pemadatan dan perhitungan berat sampah yang dikumpulkan. Selain itu, kegiatan Workshop Digitalisasi UMKM bertujuan memberikan tambahan wawasan kepada para pelaku usaha mengenai pemanfaatan media digital sebagai sarana memperkenalkan dan memasarkan produk. Pemanfaatan teknologi ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan promosi serta menyesuaikan kegiatan usahanya dengan perkembangan teknologi yang ada.

Pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lingkungan tempat Kuliah Kerja Nyata (KKN). Sebelum menjalankan kegiatan, mahasiswa melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar program yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Selama pelaksanaan, mahasiswa terlibat secara langsung dalam berbagai kegiatan bersama masyarakat, mulai dari kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Dalam bidang lingkungan, mahasiswa turut melakukan kegiatan edukasi mengenai pemilahan sampah, penataan sarana sampah, serta kegiatan pemanfaatan barang bekas untuk media tanam. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk penerapan kesadaran ekologis yang menjadi bagian dari tema Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Salah satu kegiatan yang berkaitan dengan perekonomian masyarakat diwujudkan melalui sistem bank sampah. Setiap hari Rabu pagi, warga RW 025 mendatangi Gedung Serba Guna di wilayah tersebut untuk menyetorkan dan memilah sampah yang telah mereka kumpulkan selama satu minggu. Dalam kegiatan ini, sampah yang diterima akan dipilah sesuai kategori, kemudian ditimbang untuk menentukan beratnya. Warga akan memperoleh saldo sesuai dengan berat sampah yang dikumpulkan, yang dapat dicairkan setiap tiga bulan sekali. Sebagai bentuk dukungan teknologi bagi warga RW 025, mahasiswa juga menyediakan alat pres untuk sampah botol minuman guna mempermudah proses pemadatan dan perhitungan berat sampah yang dikumpulkan.

Dalam bidang pemberdayaan masyarakat, mahasiswa juga melakukan kegiatan yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi melalui Workshop Digitalisasi UMKM. Kegiatan ini memberikan tambahan wawasan kepada para pelaku usaha mengenai pemanfaatan media digital sebagai sarana memperkenalkan dan memasarkan produk. Pemanfaatan teknologi ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan promosi serta menyesuaikan kegiatan usahanya dengan perkembangan teknologi yang ada. Selain itu, mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat seperti Posyandu, senam bersama, kerja bakti, serta berbagai kegiatan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa berkoordinasi dan bekerja sama dengan masyarakat serta pihak terkait. Tidak semua kegiatan berjalan tanpa kendala, namun melalui komunikasi dan kerja sama yang baik, berbagai kegiatan dapat diselesaikan dan memberikan pengalaman tersendiri bagi mahasiswa. Keterlibatan langsung tersebut juga membuat mahasiswa dapat lebih memahami kehidupan masyarakat dan pentingnya kerja sama dalam menjalankan suatu kegiatan.

5. Bidang Sosial Kemasyarakatan

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kerja bakti, kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI, serta berbagai kegiatan bersama warga turut mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. Kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama juga membantu menumbuhkan semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Secara keseluruhan, pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Bencongan diharapkan dapat memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat melalui peningkatan pengetahuan, kepedulian terhadap lingkungan, dukungan terhadap kegiatan kesehatan dan ekonomi, serta hubungan sosial yang semakin baik. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman untuk belajar berkomunikasi, bekerja sama, dan terlibat langsung dalam kehidupan masyarakat


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lingkungan tempat Kuliah Kerja Nyata (KKN). Sebelum menjalankan kegiatan, mahasiswa melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar program yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Selama pelaksanaan, mahasiswa terlibat secara langsung dalam berbagai kegiatan bersama masyarakat, mulai dari kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Dalam bidang lingkungan, mahasiswa turut melakukan kegiatan edukasi mengenai pemilahan sampah, penataan sarana sampah, serta kegiatan pemanfaatan barang bekas untuk media tanam. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk penerapan kesadaran ekologis yang menjadi bagian dari tema Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Dalam bidang pemberdayaan masyarakat, mahasiswa juga melakukan kegiatan yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi melalui edukasi digitalisasi UMKM. Selain itu, mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat seperti Posyandu, senam bersama, kerja bakti, serta berbagai kegiatan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa berkoordinasi dan bekerja sama dengan masyarakat serta pihak terkait. Tidak semua kegiatan berjalan tanpa kendala, namun melalui komunikasi dan kerja sama yang baik, berbagai kegiatan dapat diselesaikan dan memberikan pengalaman tersendiri bagi mahasiswa. Keterlibatan langsung tersebut juga membuat mahasiswa dapat lebih memahami kehidupan masyarakat dan pentingnya kerja sama dalam menjalankan suatu kegiatan.


Dokumentasi

Pembukaan KKN (Kuliah Kerja Nyata)
 
Edukasi Peduli Lingkungan SDN Bencongan VII
Pemilihan Sampah di Bank Sampah
Seminar Bank Sampah dan Digitalisasi UMKM
Senam Pagi Rutin
Edukasi Pemilahan Sampah di TPA
Partisipasi Acara Agustusan
Penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelurahan Bencongan
Hasil Kompos dan Tempat Sampah Daur Ulang
Malam Puncak HUT Kemerdekaan RI Bersama Warga RW. 025

 

Penutup

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Bencongan telah memberikan pengalaman dan pembelajaran yang berarti bagi mahasiswa dalam berinteraksi serta berkontribusi secara langsung kepada masyarakat. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan menjadi sarana untuk menerapkan pengetahuan, membangun kerja sama, serta memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat secara lebih dekat.

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa bersama masyarakat terlibat dalam berbagai kegiatan yang mendukung kepedulian terhadap lingkungan, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta kegiatan sosial. Keterlibatan dan dukungan dari aparatur kelurahan, masyarakat, kader, Karang Taruna, pihak sekolah, pelaku UMKM, serta berbagai pihak lainnya turut membantu sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik.

Melalui kegiatan yang telah dilaksanakan, diharapkan kontribusi yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan dapat dilanjutkan secara mandiri sesuai dengan kebutuhan lingkungan setempat. Bagi mahasiswa, kegiatan KKN menjadi pengalaman untuk belajar beradaptasi, berkomunikasi, bekerja sama, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. Semoga hubungan baik yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN dapat tetap terjaga meskipun kegiatan KKN telah berakhir.

Penulis

Roslina Martiana

Roslina Martiana

S1-Teknik Informatika