Pelaksanaan KKN tidak hanya menjadi proses bagi mahasiswa untuk menjalankan program kerja di tengah masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun hubungan, belajar beradaptasi, dan berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Setelah rangkaian kegiatan dan program kerja dilaksanakan, momen penutupan menjadi kesempatan untuk kembali berkumpul bersama warga sekaligus memperkuat harapan agar hubungan dan program yang telah dirintis dapat terus berlanjut.
Pada kegiatan ini, mahasiswa KKN mengikuti acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia bersama masyarakat dan Karang Taruna. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi salah satu momen kebersamaan terakhir sebelum berakhirnya masa pengabdian mahasiswa di lingkungan tersebut. Dalam kesempatan yang sama, kelompok juga melaksanakan perpisahan dengan warga serta melakukan penyerahan simbolis program Bank Sampah kepada Karang Taruna sebagai bentuk keberlanjutan dari program utama KKN yang telah dirintis bersama masyarakat.
Acara puncak HUT Republik Indonesia diikuti sebagai bentuk partisipasi mahasiswa KKN dalam kegiatan masyarakat sekaligus melanjutkan kolaborasi yang telah terjalin bersama Karang Taruna dan warga selama pelaksanaan KKN. Momen tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berpamitan dan menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah menerima serta mendukung berbagai kegiatan selama masa pengabdian.
Penyerahan simbolis Bank Sampah dilakukan karena program utama yang telah dirintis membutuhkan keberlanjutan setelah masa KKN berakhir. Karang Taruna dipilih sebagai pihak yang akan melanjutkan program karena memiliki peran aktif dalam kegiatan masyarakat dan diharapkan dapat menjadi penggerak dalam pengelolaan Bank Sampah ke depannya.
Kegiatan ini memperkuat hubungan yang telah terjalin antara mahasiswa KKN, Karang Taruna, dan masyarakat hingga akhir masa pengabdian. Perpisahan tidak hanya menjadi momen untuk mengakhiri kegiatan, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan atas keterlibatan dan dukungan masyarakat selama seluruh program KKN berlangsung.
Penyerahan simbolis Bank Sampah kepada Karang Taruna menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan program utama. Dengan adanya pihak lokal yang melanjutkan pengelolaan, program Bank Sampah diharapkan tidak berhenti bersamaan dengan berakhirnya masa KKN. Selain memberikan manfaat dalam pengelolaan sampah, program tersebut juga membuka peluang bagi masyarakat untuk terus membangun kepedulian terhadap lingkungan secara mandiri.
Kegiatan diawali dengan mengikuti acara puncak peringatan HUT Republik Indonesia bersama masyarakat dan Karang Taruna. Mahasiswa KKN turut hadir dan berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan sebagai bentuk kebersamaan sekaligus dukungan terhadap kegiatan masyarakat. Suasana acara menjadi salah satu momen terakhir mahasiswa untuk berkumpul dan berinteraksi bersama warga setelah menjalani berbagai kegiatan selama masa KKN.
Setelah rangkaian acara berlangsung, kegiatan dilanjutkan dengan momen perpisahan bersama masyarakat. Mahasiswa KKN menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan, bantuan, dan kerja sama yang telah diberikan warga selama pelaksanaan KKN. Momen tersebut menjadi kesempatan untuk mengenang berbagai proses yang telah dilalui bersama, mulai dari kegiatan pendidikan, sosial, lingkungan, hingga persiapan berbagai agenda masyarakat.
Salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut adalah penyerahan simbolis program Bank Sampah kepada Karang Taruna. Penyerahan dilakukan sebagai bentuk kepercayaan dan harapan agar program utama KKN dapat terus dijalankan setelah mahasiswa menyelesaikan masa pengabdiannya. Melalui penyerahan ini, keberlanjutan program tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab mahasiswa, tetapi mulai diteruskan oleh masyarakat melalui peran Karang Taruna sebagai penggerak lokal.
Penyerahan simbolis tersebut sekaligus menjadi penutup dari proses panjang perencanaan dan pelaksanaan program Bank Sampah. Program yang sebelumnya dimulai dari observasi kebutuhan lingkungan, koordinasi dengan berbagai pihak, hingga persiapan sarana dan mekanisme pengelolaan, akhirnya diserahkan kepada masyarakat untuk dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan lingkungan setempat.




Kegiatan ini menjadi salah satu penutup penting dalam perjalanan pelaksanaan KKN. Acara puncak HUT Republik Indonesia dan momen perpisahan menjadi bukti bahwa selama menjalankan pengabdian, mahasiswa tidak hanya hadir untuk melaksanakan program kerja, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan dan aktivitas masyarakat. Berbagai kegiatan yang telah dilalui bersama membangun hubungan yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga meninggalkan pengalaman dan kebersamaan bagi kedua belah pihak.
Penyerahan simbolis Bank Sampah kepada Karang Taruna menjadi harapan bahwa berakhirnya masa KKN bukan berarti berakhir pula manfaat dari program yang telah dijalankan. Justru, keberlanjutan program berada pada tahap baru, yaitu ketika masyarakat mulai mengambil peran untuk menjaga dan mengembangkannya secara mandiri. Dengan demikian, perjalanan KKN dapat berakhir, tetapi semangat kolaborasi, kepedulian terhadap lingkungan, dan program yang telah dirintis diharapkan tetap terus berjalan.
Alfiah Fathinah Zayyan