EDUKASI “TUBUHKU, HAKKU” di SD KEDUNG JAYA

EDUKASI “TUBUHKU, HAKKU” di SD KEDUNG JAYA

: Kamis, 30 Juli 2026 : Desa Babakan Asem

A. LATAR BELAKANG

Anak-anak perlu mendapatkan pemahaman sejak dini mengenai cara menjaga dan melindungi tubuhnya. Masih ada anak yang belum memahami bahwa mereka memiliki batasan terhadap tubuh sendiri, termasuk membedakan sentuhan yang aman dan sentuhan yang membuat tidak nyaman.

Oleh karena itu, kegiatan edukasi “Tubuhku, Hakku” dilakukan untuk memberikan pengetahuan kepada siswa kelas VI SD Kedung Jaya mengenai pentingnya menjaga tubuh dan memahami batasan diri. Siswa diberikan pemahaman tentang bagian tubuh pribadi, sentuhan yang boleh dan tidak boleh dilakukan, serta tindakan yang dapat dilakukan ketika merasa tidak nyaman atau berada dalam situasi yang tidak aman.

B. MENGAPA KEGIATAN INI PERLU DILAKUKAN?

Kegiatan ini perlu dilakukan agar siswa memiliki pengetahuan dasar untuk menjaga dirinya sendiri. Dengan memahami batasan tubuh, siswa diharapkan dapat lebih waspada, berani mengatakan “tidak” terhadap sentuhan yang tidak nyaman, dan mengetahui kepada siapa mereka harus meminta bantuan.

C. TUJUAN KEGIATAN

1. Memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya menjaga tubuh.

2. Mengenalkan bagian tubuh pribadi yang harus dijaga.

3. Membantu siswa membedakan sentuhan aman dan tidak aman.

4. Mengajarkan siswa untuk berani mengatakan “tidak” ketika merasa tidak nyaman.

5. Mengajarkan siswa untuk mencari bantuan kepada orang dewasa yang dipercaya.

D. MANFAAT KEGIATAN

1. Siswa lebih memahami cara menjaga tubuh dan diri sendiri.

2. Siswa mengetahui batasan tubuh sendiri dan orang lain.

3. Siswa lebih berani menolak sentuhan yang membuat tidak nyaman.

4. Siswa mengetahui tindakan yang harus dilakukan ketika berada dalam situasi tidak aman.

5. Meningkatkan kesadaran siswa untuk saling menghargai dan menjaga batasan.

E. MATERI KEGIATAN

Materi yang disampaikan meliputi pengertian “Tubuhku, Hakku”, bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh, perbedaan sentuhan aman dan tidak aman, serta cara melindungi diri. Siswa dikenalkan bahwa bagian tubuh pribadi yang tertutup pakaian dalam, seperti dada, area kemaluan, dan bokong, harus dijaga dan tidak boleh disentuh sembarangan. Siswa juga diajarkan untuk mengatakan “tidak”, menjauh dari situasi yang membuat tidak nyaman, dan segera bercerita kepada orang dewasa yang dipercaya.

F. PIHAK YANG TERLIBAT

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa KKN sebagai pelaksana, guru SD Kedung Jaya sebagai pendamping, dan siswa kelas VI sebagai peserta edukasi.

G. DAMPAK BAGI SISWA

Kegiatan ini membantu siswa memahami pentingnya menjaga tubuh dan mengetahui batasan diri. Siswa juga menjadi lebih memahami cara membedakan sentuhan yang aman dan tidak aman serta mengetahui langkah yang dapat dilakukan ketika mengalami sesuatu yang membuat tidak nyaman.


Dokumentasi

 

 

 

 

 

 

 

 

foto bersama siswa siswi sd kedung jaya
penyampaian materi tubuhku hakku
siswa siswi sd kedung jaya 

H. PENUTUP

Kegiatan edukasi “Tubuhku, Hakku” diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan bekal kepada siswa untuk menjaga diri, menghargai batasan tubuh, serta berani mencari bantuan ketika menghadapi situasi yang tidak aman.H. PENUTUP

Kegiatan edukasi “Tubuhku, Hakku” diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan bekal kepada siswa untuk menjaga diri, menghargai batasan tubuh, serta berani mencari bantuan ketika menghadapi situasi yang tidak aman.

Penulis

Handayani Suprihatin

Handayani Suprihatin

S1-Manajemen