Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk perwujudan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat. Melalui kegiatan KKN, mahasiswa diharapkan mampu memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat, mengidentifikasi berbagai potensi serta permasalahan yang ada, kemudian berkontribusi melalui program kerja yang bersifat edukatif, pemberdayaan, dan berkelanjutan.
Pada tahun 2026, KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang mengusung tema “Kampung Cerdas: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat.” Tema ini menjadi landasan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan di Desa Sukadamai yang mengintegrasikan pemanfaatan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, kepedulian terhadap lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat. Konsep Kampung Cerdas tidak hanya diarahkan pada pemanfaatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga pada terbentuknya masyarakat yang memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan, meningkatkan kesehatan, serta mampu mengembangkan potensi yang dimiliki secara mandiri.
Desa Sukadamai memiliki potensi masyarakat yang dapat dikembangkan melalui pendekatan pendidikan, lingkungan, ekonomi, kesehatan, dan sosial. Namun, masih terdapat beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian, seperti perlunya peningkatan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah dan penghijauan lingkungan, kebutuhan pendampingan belajar bagi anak-anak, serta pemanfaatan teknologi digital yang lebih optimal bagi pelaku UMKM. Selain itu, edukasi mengenai kesehatan masyarakat dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya lingkungan masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif.
Berdasarkan kondisi tersebut, mahasiswa KKN Desa Sukadamai menyusun beberapa program kerja utama yang berfokus pada kebutuhan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan, yaitu Bank Sampah, Penanaman Bibit Pohon, dan Bimbingan Belajar (Bimbel). Bank Sampah dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah sekaligus mendorong pemanfaatan sampah yang memiliki nilai ekonomis. Penanaman bibit pohon dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan penghijauan wilayah. Sementara itu, Bimbingan Belajar ditujukan untuk membantu meningkatkan pemahaman dan kemampuan belajar anak-anak melalui pendampingan yang edukatif dan interaktif.
Selain program kerja utama, kegiatan KKN juga didukung oleh beberapa program tambahan, yaitu mengajar di sekolah, digitalisasi UMKM melalui pemberdayaan QRIS dan Google Maps, cek kesehatan serta sosialisasi hasil pemeriksaan kesehatan, dan lomba mewarnai. Program digitalisasi UMKM diarahkan untuk membantu pelaku usaha memanfaatkan teknologi dalam mendukung transaksi dan memperluas jangkauan informasi usahanya. Sementara kegiatan pendidikan, kesehatan, dan lomba anak menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan, kreativitas, serta kepedulian masyarakat terhadap aspek kesehatan dan pendidikan.
Untuk memperkuat interaksi dan hubungan sosial dengan masyarakat, mahasiswa juga melaksanakan kegiatan rutin berupa senam bersama, mengajar mengaji, dan gotong royong. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk membangun kebersamaan, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan warga Desa Sukadamai.
Melalui keseluruhan rangkaian kegiatan tersebut, KKN Desa Sukadamai 2026 diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang lebih cerdas, peduli lingkungan, sehat, adaptif terhadap teknologi, serta memiliki semangat gotong royong. Integrasi antara teknologi, pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendukung terwujudnya Desa Sukadamai sebagai Kampung Cerdas yang mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
Pelaksanaan KKN di Desa Sukadamai perlu dilakukan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai kebutuhan di bidang lingkungan, pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan sosial. Sesuai dengan tema “Kampung Cerdas: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat,” kegiatan yang dilaksanakan diarahkan untuk membangun masyarakat yang tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.
Program kerja utama seperti Bank Sampah dan Penanaman Bibit Pohon diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan, mengelola sampah dengan baik, serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Sementara itu, Bimbingan Belajar dan kegiatan mengajar di sekolah dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan anak-anak melalui pendampingan belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan.
Di bidang ekonomi, digitalisasi UMKM melalui pemberdayaan QRIS dan Google Maps diperlukan untuk membantu pelaku usaha mengikuti perkembangan teknologi, mempermudah transaksi, serta meningkatkan keberadaan dan jangkauan usaha di ruang digital. Di bidang kesehatan, kegiatan cek kesehatan dan sosialisasi hasil pemeriksaan menjadi upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatan dan pentingnya melakukan pemeriksaan secara berkala.
Selain itu, lomba mewarnai, senam, mengajar mengaji, dan gotong royong diperlukan sebagai sarana membangun kreativitas anak, menjaga kebugaran, meningkatkan nilai keagamaan, serta memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong antarwarga. Dengan demikian, seluruh rangkaian kegiatan KKN diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga mendorong terbentuknya masyarakat Desa Sukadamai yang cerdas, sehat, peduli lingkungan, adaptif terhadap teknologi, dan memiliki semangat kebersamaan dalam pembangunan yang berkelanjutan.
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sukadamai dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dengan mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan. Dengan mengusung tema “Kampung Cerdas: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat,” kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat melalui program yang berfokus pada lingkungan, pendidikan, teknologi, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan.
Tujuan utama dari pelaksanaan KKN ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga dan mengelola lingkungan melalui program Bank Sampah dan penanaman bibit pohon, mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak-anak melalui bimbingan belajar dan kegiatan mengajar di sekolah, serta mendorong pemanfaatan teknologi digital bagi pelaku UMKM melalui pendampingan penggunaan QRIS dan Google Maps.
Selain itu, kegiatan KKN bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan melalui kegiatan cek kesehatan dan sosialisasi hasil pemeriksaan, mengembangkan kreativitas anak melalui lomba mewarnai, serta membangun kebersamaan dan kepedulian sosial melalui kegiatan senam, mengajar mengaji, dan gotong royong. Keseluruhan kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong terbentuknya masyarakat Desa Sukadamai yang cerdas, sehat, peduli lingkungan, adaptif terhadap teknologi, mandiri, dan memiliki semangat gotong royong.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini juga bertujuan menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan dalam berkomunikasi, bekerja sama, memecahkan permasalahan, beradaptasi dengan lingkungan masyarakat, serta menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung dalam kehidupan bermasyarakat.
Pelaksanaan KKN di Desa Sukadamai tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama berbagai pihak. Keterlibatan berbagai unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan setiap program kerja dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Pihak-pihak yang terlibat dalam rangkaian kegiatan KKN Desa Sukadamai 2026 antara lain:
No. | Nama | Nim | Fakultas | Program Studi |
1. | Arni Damayanti | 23702010007 | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | S1-Ilmu Komunikasi |
2. | Dini Fatimatul Zahra | 23862060149 | Keguruan dan Ilmu Pendidikan | S1-Pendidikan Guru Sekolah Dasar |
3. | Firdawati Mega Rindah | 23732040002 | Agama Islam | S1-Psikologi Islam |
4. | Indah Vitriani | 23702010168 | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | S1-Ilmu Komunikasi |
5. | Karina Indah | 23702010003 | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | S1-Ilmu Komunikasi |
6. | Khalid Dani Oktaviyan | 23202010052 | Teknik | S1-Teknik Elektro |
7. | Muhammad Ilham Nur Fauzi | 23202010054 | Teknik | S1-Teknik Elektro |
8. | Muhammad Kafabih | 23862080074 | Agama Islam | S1-Pendidikan Agama Islam |
9. | Muhamad Naufal Bari | 23202010025 | Teknik | S1-Teknik Elektro |
10. | Muhamad Rafli | 23862060205 | Keguruan dan Ilmu Pendidikan | S1-Pendidikan Guru Sekolah Dasar |
11. | Muhamad Reza | 23202010001 | Teknik | S1-Teknik Elektro |
12. | Nasya Nurhayati | 23612010446 | Ekonomi dan Bisnis | S1-Manajemen |
13. | Nia Apriliya | 23862060184 | Keguruan dan Ilmu Pendidikan | S1-Pendidikan Guru Sekolah Dasar |
14. | Novi Puspita Sari | 23702010003 | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | S1-Ilmu Komunikasi |
15. | Rajaa Salaam | 23902410015 | Pariwisata dan Industri Kreatif | S1-Desain Komunikasi Visual |
16. | Rizki Dwi Cahya | 23202010014 | Teknik | S1-Teknik Elektro |
17. | Rofiqul Syawaludin | 23612010467 | Ekonomi dan Bisnis | S1-Manajemen |
18. | Sabrina Auriel Putri Kamal | 23142010029 | Ilmu Kesehatan | S1-Keperawatan |
19. | Selvya Widyaningrum | 23622010014 | Ekonomi dan Bisnis | S1-Akuntansi |
20. | Sevi Mailinda | 23842020012 | Keguruan dan Ilmu Pendidikan | S1-Pendidikan Matematika |
21. | Sinta Kartika Dewi | 23862060189 | Keguruan dan Ilmu Pendidikan | S1-Pendidikan Guru Sekolah Dasar |
22. | Siti Sutiawati | 23862060212 | Keguruan dan Ilmu Pendidikan | S1-Pendidikan Guru Sekolah Dasar |
23. | Suci Intan Aminati | 23142010022 | Ilmu Kesehatan | S1-Keperawatan |
24. | Zakii Nadhif Aufaa Ramadhan | 23202010032 | Teknik | S1-Teknik Elektro |
Berdasarkan tema “Kampung Cerdas: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat,” pelaksanaan KKN Desa Sukadamai 2026 memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan melalui berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan. Dampak tersebut antara lain:
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang menjadi sarana untuk mengimplementasikan ilmu, pengetahuan, dan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja yang telah direncanakan, tetapi juga belajar memahami kondisi masyarakat secara langsung, membangun komunikasi dengan berbagai pihak, serta bekerja sama dalam mencari solusi terhadap kebutuhan yang ditemukan di lingkungan masyarakat.
Pelaksanaan KKN Desa Sukadamai Tahun 2026 mengusung tema “Kampung Cerdas: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat.” Tema tersebut menjadi dasar dalam menentukan berbagai program kerja yang dilaksanakan selama kegiatan KKN. Program yang disusun tidak hanya berfokus pada satu bidang, tetapi mencakup aspek lingkungan, pendidikan, teknologi, kesehatan, sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan KKN diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat Desa Sukadamai.
Sebelum kegiatan dilaksanakan, mahasiswa terlebih dahulu melakukan berbagai persiapan, mulai dari pembentukan kelompok, koordinasi dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), pembahasan struktur kepengurusan, penyusunan rencana program kerja, hingga pembekalan KKN. Setelah itu, mahasiswa melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah Desa Sukadamai serta perangkat desa untuk menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan KKN. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengenalan lingkungan dan observasi ke beberapa wilayah yang menjadi lokasi pelaksanaan program kerja.
Melalui proses observasi dan komunikasi dengan perangkat desa, Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga setempat, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat. Hasil dari koordinasi tersebut kemudian menjadi bahan dalam menentukan prioritas kegiatan dan menyesuaikan pelaksanaan program kerja agar dapat diterima serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa juga melibatkan masyarakat sebagai bagian dari kegiatan sehingga tercipta kerja sama dan komunikasi yang baik antara mahasiswa KKN dengan warga Desa Sukadamai.
Adapun rangkaian program kerja yang telah dilaksanakan selama KKN Desa Sukadamai Tahun 2026 adalah sebagai berikut:
Waktu Pelaksanaan: 24 Juli 2026 s.d. 15 Agustus 2026, pukul 16.30–17.30 WIB, dilaksanakan secara rutin dengan libur setiap malam Jumat
Kegiatan mengajar mengaji merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan anak-anak di Desa Sukadamai. Mahasiswa berkoordinasi dengan pihak pengajar dan masyarakat setempat untuk mengikuti kegiatan mengaji yang telah berjalan di lingkungan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa membantu anak-anak dalam belajar membaca Al-Qur'an dan memberikan pendampingan sesuai dengan kemampuan masing-masing. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan yang sederhana dan menyenangkan agar anak-anak dapat mengikuti pembelajaran dengan nyaman. Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan dan kedisiplinan kepada anak-anak.
Kegiatan mengajar di sekolah merupakan salah satu kegiatan KKN di bidang pendidikan yang bertujuan untuk membantu proses pembelajaran sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif bagi siswa. Kegiatan dilaksanakan di SD Muhammadiyah 34, SDN Cirewed, dan SD Islam Azzahro dengan terlebih dahulu melakukan koordinasi bersama pihak sekolah terkait jadwal dan pelaksanaannya. Adapun pelaksanaan kegiatan di masing-masing sekolah adalah sebagai berikut:
a. SD Muhammadiyah 34
Waktu Pelaksanaan: 27–28 Juli 2026 dan dilanjutkan pada 3–4 Agustus 2026
Mahasiswa membantu proses pembelajaran dengan mendampingi siswa dalam memahami materi melalui penyampaian yang sederhana, tanya jawab, dan kegiatan edukatif. Kegiatan berlangsung secara interaktif sehingga siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan lebih aktif dan nyaman.
b. SDN Cirewed
Waktu Pelaksanaan: 28–29 Juli 2026 dan dilanjutkan pada 03–04 Agustus 2026
Selain membantu proses pembelajaran, mahasiswa juga memberikan kegiatan tambahan berupa sosialisasi bullying, keputrian, dan regulasi emosi. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana melalui diskusi dan contoh yang dekat dengan kehidupan siswa, sehingga mereka dapat memahami pentingnya saling menghargai, mengenali diri, serta mengelola emosi dengan baik.
c. SD Islam Azzahro
Waktu Pelaksanaan: 29–30 Juli 2026 dan dilanjutkan pada 05–06 Agustus 2026
Mahasiswa turut mendampingi kegiatan belajar melalui penyampaian materi, tanya jawab, dan aktivitas edukatif yang disesuaikan dengan kondisi siswa. Kegiatan dilaksanakan dengan suasana yang santai dan komunikatif agar siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan antusias.
Secara keseluruhan, kegiatan di ketiga sekolah memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan siswa dan tenaga pendidik. Selain mendukung proses pembelajaran, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memberikan pembekalan mengenai karakter, pergaulan, dan pengelolaan emosi.
Senam bersama merupakan salah satu kegiatan rutin KKN yang dilaksanakan untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat hubungan mahasiswa dengan masyarakat Desa Sukadamai. Kegiatan ini dilaksanakan di dua wilayah yang memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas mahasiswa selama KKN, yaitu RT 01/RW 01 di sekitar Kantor Balai Desa dan RT 03/RW 03 yang menjadi lokasi posko serta homestay mahasiswa.
a. Senam Bersama RT 01/RW 01
Waktu Pelaksanaan: Sabtu, 25 Juli 2026 dan Sabtu, 01 Agustus 2026, pukul 16.00–17.30 WIB
Kegiatan senam di RT 01/RW 01 dilaksanakan bersama warga dengan suasana yang santai dan penuh kebersamaan. Lokasi yang berada di sekitar Kantor Balai Desa memudahkan mahasiswa untuk mengikuti kegiatan sekaligus berinteraksi dengan masyarakat setempat. Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang lebih dekat dengan warga.
b. Senam Bersama RT 03/RW 03
Waktu Pelaksanaan: Sabtu, 16 Agustus 2026, pukul 07.00–09.30 WIB
Kegiatan senam di RT 03/RW 03 dilaksanakan bersama masyarakat pada pagi hari. Wilayah ini merupakan lokasi posko sekaligus homestay mahasiswa, sehingga mahasiswa memiliki kesempatan untuk berinteraksi lebih dekat dengan warga dalam kegiatan sehari-hari. Melalui senam bersama, mahasiswa dan masyarakat dapat beraktivitas secara aktif sekaligus memperkuat hubungan dan kebersamaan di lingkungan sekitar.
Secara keseluruhan, kegiatan senam bersama di RT 01/RW 01 dan RT 03/RW 03 menjadi salah satu kegiatan yang mendukung terciptanya masyarakat yang lebih sehat dan aktif. Perbedaan lokasi pelaksanaan juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun hubungan yang lebih luas dengan masyarakat, baik di sekitar Kantor Balai Desa sebagai pusat mobilitas kegiatan maupun di sekitar posko dan homestay sebagai tempat tinggal mahasiswa selama KKN.
Waktu Pelaksanaan: Sabtu, 01 Agustus 2026
Kegiatan cek kesehatan dilaksanakan sebagai salah satu kegiatan KKN yang bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi kesehatan. Sebelum kegiatan dimulai, mahasiswa melakukan koordinasi dan mempersiapkan kebutuhan pemeriksaan serta menginformasikan pelaksanaan kepada masyarakat.
Pemeriksaan meliputi tekanan darah (tensi), gula darah, kolesterol, dan asam urat. Masyarakat mengikuti pemeriksaan secara bergantian, sementara mahasiswa membantu mengarahkan peserta agar kegiatan berjalan tertib dan lancar.
Setelah pemeriksaan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi hasil pemeriksaan dan penyampaian informasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat lebih memperhatikan kondisi kesehatan dan terdorong untuk melakukan pemeriksaan secara rutin.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat lebih peduli terhadap kondisi kesehatan diri sendiri serta memahami pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu bentuk upaya preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup yang lebih sehat.
Bimbingan Belajar merupakan salah satu kegiatan KKN di bidang pendidikan yang ditujukan kepada anak-anak di Desa Sukadamai. Kegiatan ini menjadi bentuk pendampingan tambahan bagi anak-anak dalam memahami materi pelajaran, mengerjakan tugas, serta memberikan suasana belajar yang lebih nyaman di luar pembelajaran sekolah.
a. Bimbingan Belajar RT 01/RW 01
Waktu Pelaksanaan: Minggu, 26 Juli 2026 dan Jumat, 31 Juli 2026
Kegiatan Bimbingan Belajar di RT 01/RW 01 dilaksanakan di perpustakaan belakang Kantor Balai Desa Sukadamai. Mahasiswa mendampingi anak-anak dalam mengerjakan tugas, memahami materi pelajaran, dan memberikan latihan sesuai kebutuhan. Kegiatan dilakukan dengan cara yang sederhana dan interaktif agar anak-anak lebih mudah memahami materi serta tetap antusias selama belajar.
b. Bimbingan Belajar RT 03/RW 03
Waktu Pelaksanaan: 05, 07, 12, 13, dan 14 Agustus 2026
Kegiatan Bimbingan Belajar di RT 03/RW 03 dilaksanakan di kediaman Ibu Ami dan dilakukan melalui kolaborasi dengan guru bimbel. Mahasiswa turut membantu mendampingi anak-anak dalam belajar, mengerjakan tugas, dan memahami materi yang diberikan. Kolaborasi ini juga membantu mahasiswa dalam menyesuaikan pendampingan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing anak.
Melalui pelaksanaan Bimbingan Belajar di RT 01/RW 01 dan RT 03/RW 03, mahasiswa KKN berupaya memberikan dukungan terhadap proses pendidikan anak-anak di Desa Sukadamai. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pemahaman terhadap materi pelajaran, menumbuhkan motivasi belajar, serta memberikan pengalaman belajar yang positif bagi anak-anak di lingkungan masyarakat.
Waktu Pelaksanaan: Sabtu, 08 Agustus 2026
Program digitalisasi UMKM merupakan salah satu kegiatan KKN yang bertujuan membantu pelaku usaha di Desa Sukadamai dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung kegiatan usahanya. Kegiatan ini berfokus pada penggunaan pembayaran cashless melalui QRIS serta pendaftaran usaha pada Google Maps, sehingga pelaku UMKM dapat lebih mudah menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.
Pelaksanaan dilakukan melalui pendampingan langsung kepada pelaku UMKM. Mahasiswa memberikan penjelasan mengenai manfaat QRIS sebagai pilihan pembayaran non-tunai serta membantu pelaku usaha dalam memahami penggunaan dan pemanfaatannya. Selain itu, mahasiswa juga mendampingi proses pendaftaran dan pengelolaan informasi usaha pada Google Maps agar lokasi usaha lebih mudah ditemukan oleh masyarakat.
Kegiatan dilakukan dengan pendekatan sederhana dan menyesuaikan kemampuan masing-masing pelaku usaha. Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM dapat mulai memanfaatkan teknologi dalam kegiatan usaha, memberikan kemudahan bagi konsumen dalam melakukan transaksi, serta meningkatkan keberadaan usaha secara digital.
Waktu Pelaksanaan: Minggu, 09 Agustus 2026
Gotong royong merupakan salah satu kegiatan rutin KKN yang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa dan masyarakat terhadap kebersihan lingkungan Desa Sukadamai. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk ikut terlibat langsung dalam kegiatan masyarakat sekaligus membangun hubungan dan kebersamaan dengan warga.
Kegiatan dilakukan bersama masyarakat melalui pembersihan lingkungan, pengumpulan sampah, dan perapihan area sekitar yang membutuhkan perhatian. Mahasiswa turut membantu secara langsung sehingga kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan dilakukan secara bersama-sama.
Selain menjaga kebersihan, kegiatan gotong royong juga menjadi bagian yang mendukung kepedulian terhadap lingkungan, terutama dalam pelaksanaan Bank Sampah dan penanaman bibit pohon. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan dan memahami bahwa lingkungan yang bersih dan nyaman merupakan tanggung jawab bersama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan budaya gotong royong di tengah masyarakat tetap terjaga serta tumbuh kepedulian yang lebih kuat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk nyata penerapan konsep “Kampung Cerdas”, yaitu membangun masyarakat yang tidak hanya aktif dan peduli terhadap lingkungan, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan tempat tinggal yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
Waktu Pelaksanaan: Sabtu, 15 Agustus 2026
Bank Sampah merupakan salah satu program kerja utama KKN Desa Sukadamai yang menjadi bagian penting dalam mewujudkan tema “Kampung Cerdas: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat.” Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap permasalahan sampah sekaligus upaya untuk membangun kebiasaan baru di tengah masyarakat dalam mengelola sampah secara lebih terarah. Bank Sampah tidak hanya dipandang sebagai tempat untuk mengumpulkan sampah, tetapi juga sebagai sarana edukasi agar masyarakat memahami bahwa sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai dapat dikelola dan dimanfaatkan kembali.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi bersama perangkat desa dan masyarakat untuk mengetahui kondisi serta kebiasaan pengelolaan sampah di lingkungan setempat. Selanjutnya, mahasiswa memberikan pemahaman mengenai pentingnya memilah sampah dari sumbernya, terutama dengan membedakan sampah yang masih memiliki nilai guna dan dapat didaur ulang.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin menyadari bahwa tidak semua sampah harus langsung dibuang. Sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dikumpulkan dan dimanfaatkan sehingga dapat mengurangi jumlah sampah yang terbuang sekaligus memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat.
Kegiatan Bank Sampah menjadi salah satu bentuk sederhana dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan. Diharapkan awareness yang telah dibangun selama kegiatan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga masyarakat Desa Sukadamai semakin terbiasa melihat sampah bukan hanya sebagai sesuatu yang harus dibuang, tetapi juga sebagai sesuatu yang masih dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai guna.
Waktu Pelaksanaan: Sabtu, 15 Agustus 2026
Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu kegiatan KKN yang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus pemanfaatan lahan untuk tanaman yang memiliki manfaat bagi kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih hijau serta mengenalkan kembali pemanfaatan tanaman herbal yang dapat ditanam dan dirawat secara sederhana oleh masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya ditujukan untuk menanam dan merawat tanaman yang diberikan, tetapi juga memiliki tujuan jangka panjang. Mahasiswa mengajak masyarakat untuk memperhatikan keberlanjutan tanaman setelah tumbuh, terutama ketika tanaman mulai menghasilkan bunga, biji, atau bagian tanaman yang dapat dikembangbiakkan kembali. Hasil tersebut diharapkan tidak hanya digunakan atau dibuang, tetapi dapat dikumpulkan dan ditanam kembali sehingga tanaman dapat terus berkembang dan menghasilkan tanaman baru.
Dengan konsep tersebut, kegiatan TOGA diharapkan dapat membentuk siklus sederhana yang berkelanjutan, yaitu tanaman dirawat hingga tumbuh dan menghasilkan benih, kemudian benih tersebut dapat ditanam kembali dan menghasilkan tanaman berikutnya. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menerima tanaman, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan dan memperbanyak tanaman secara mandiri.
Melalui kegiatan ini, diharapkan keberadaan rak TOGA dapat menjadi awal dari kebiasaan masyarakat dalam merawat tanaman dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Kegiatan tersebut juga sejalan dengan semangat “Kampung Cerdas”, yaitu memanfaatkan ruang dan sumber daya yang ada secara sederhana, bermanfaat, serta dapat terus dikembangkan oleh masyarakat setelah kegiatan KKN berakhir.
Waktu Pelaksanaan: Minggu, 16 Agustus 2026
Lomba mewarnai merupakan salah satu kegiatan KKN yang ditujukan kepada anak-anak Desa Sukadamai sebagai wadah untuk mengembangkan kreativitas, ketelitian, keberanian, dan rasa percaya diri. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI yang dikemas dalam suasana edukatif dan menyenangkan.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui kolaborasi mahasiswa KKN Desa Sukadamai, Karang Taruna, dan kepanitiaan HUT RI. Kerja sama dilakukan mulai dari persiapan perlengkapan, pendataan peserta, hingga pelaksanaan dan penilaian lomba. Peserta dibagi menjadi dua kategori, yaitu TK–SD kelas 1 dan SD kelas 3–kelas 6, sehingga anak-anak dapat mengikuti perlombaan sesuai dengan usia dan kemampuan masing-masing.
Selama perlombaan berlangsung, mahasiswa bersama Karang Taruna dan panitia membantu mengarahkan peserta serta menjaga kegiatan agar berjalan tertib. Anak-anak terlihat antusias dalam menuangkan kreativitas melalui hasil karya masing-masing. Setelah waktu perlombaan selesai, hasil karya peserta dinilai berdasarkan ketentuan yang telah disepakati oleh panitia.
Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berkreasi, belajar mengikuti aturan, dan meningkatkan rasa percaya diri. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman dalam bekerja sama dengan pemuda dan masyarakat setempat serta turut berpartisipasi dalam memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI di Desa Sukadamai.
Setelah seluruh rangkaian program kerja KKN di Desa Sukadamai selesai dilaksanakan, mahasiswa melakukan kegiatan penutup sekaligus berpamitan kepada pihak desa dan masyarakat. Selama pelaksanaan, berbagai program telah terlaksana, mulai dari Bank Sampah, penanaman bibit pohon herbal, bimbingan belajar, mengajar di sekolah, digitalisasi UMKM, cek kesehatan, lomba mewarnai, hingga kegiatan rutin masyarakat.
Seluruh kegiatan dapat berjalan berkat dukungan dan kerja sama Pemerintah Desa, perangkat RT/RW, Karang Taruna, pihak sekolah, serta masyarakat setempat. Kegiatan penutup menjadi bentuk ucapan terima kasih dan apresiasi mahasiswa atas sambutan, bantuan, serta kerja sama yang telah diberikan selama pelaksanaan KKN di Desa Sukadamai.













Nasya Nurhayati