Laporan KKN Kel. Desa Pasir Nangka - Kec. Tigaraksa

Laporan KKN Kel. Desa Pasir Nangka - Kec. Tigaraksa

: Senin, 10 Agustus 2026 : Desa Pasir Nangka

 

Latar belakang kegiatan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama proses perkuliahan ke dalam kehidupan masyarakat secara nyata. Melalui KKN, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung dalam memahami kondisi masyarakat, mengidentifikasi permasalahan, serta berupaya memberikan solusi sesuai dengan kebutuhan yang ada. Selain itu, kegiatan ini juga dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berkomunikasi, bekerja sama, berpikir kritis, dan membangun kepedulian terhadap lingkungan sosial maupun ekologis.

Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) sebagai institusi pendidikan tinggi secara berkelanjutan melaksanakan program KKN sebagai bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat. Pada pelaksanaan KKN UMT tahun 2026, Desa Pasir Nangka menjadi salah satu wilayah yang digunakan sebagai lokasi pengabdian mahasiswa. Desa Pasir Nangka memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan, baik dari sisi masyarakat maupun lingkungan. Namun demikian, dalam proses pengembangannya masih terdapat berbagai hal yang perlu mendapatkan perhatian, terutama berkaitan dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, pengelolaan sampah, pemanfaatan limbah, serta optimalisasi sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.

Melihat kondisi tersebut, KKN UMT 2026 di Desa Pasir Nangka mengusung tema “Kampung Cerdas Lingkungan: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat.” Tema tersebut menjadi dasar dalam penyusunan program kerja yang berfokus pada peningkatan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi sederhana. Konsep Kampung Cerdas Lingkungan diharapkan mampu mendorong terbentuknya pola pikir dan perilaku masyarakat yang lebih bertanggung jawab dalam mengelola lingkungan, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Dalam mewujudkan tema tersebut, mahasiswa KKN melaksanakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan dan pemanfaatan lingkungan. Program yang dijalankan mencakup edukasi mengenai pengelolaan sampah, praktik pembuatan komposter, pemanfaatan limbah organik, penanaman tanaman obat keluarga (TOGA), serta berbagai kegiatan pendukung lainnya. Pelaksanaan program tidak hanya berorientasi pada pemberian informasi, tetapi juga melibatkan masyarakat melalui kegiatan praktik dan pendampingan agar pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Pemanfaatan teknologi dalam kegiatan KKN diarahkan pada penggunaan teknologi yang sederhana, mudah dipahami, dan dapat diterapkan oleh masyarakat. Teknologi dalam konteks ini tidak terbatas pada penggunaan perangkat digital, tetapi juga mencakup penerapan metode dan inovasi yang dapat membantu masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan lingkungan. Dengan adanya integrasi antara teknologi dan kesadaran ekologis, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah memperoleh informasi, memahami pentingnya pengelolaan lingkungan, serta menerapkan berbagai solusi yang sesuai dengan kondisi lingkungan setempat.

Pelaksanaan program KKN di Desa Pasir Nangka menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat dalam proses identifikasi kebutuhan hingga pelaksanaan kegiatan. Mahasiswa melakukan observasi, fact finding, diskusi, sosialisasi, praktik, dan pendampingan sebagai bagian dari proses pelaksanaan program. Pendekatan tersebut dilakukan agar kegiatan yang dirancang dapat menyesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat. Keterlibatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menciptakan keberlanjutan program, sehingga manfaat yang diberikan tidak hanya dirasakan selama mahasiswa melaksanakan KKN, tetapi dapat terus diterapkan setelah kegiatan berakhir.

Melalui pelaksanaan KKN ini, mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Pasir Nangka, khususnya dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan yang dilakukan diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan baru kepada masyarakat mengenai pengelolaan lingkungan serta mendorong terbentuknya kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dalam berinteraksi dengan masyarakat, mengelola program, bekerja secara kelompok, serta menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama berada di lingkungan akademik.

Selain memberikan manfaat bagi masyarakat dan mahasiswa, kegiatan KKN UMT 2026 juga menjadi bentuk penguatan hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan kerja sama yang positif dalam mendukung pembangunan Desa Pasir Nangka. Melalui tema “Kampung Cerdas Lingkungan”, kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan teknologi dan inovasi sederhana dalam menghadapi berbagai permasalahan lingkungan.

Sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan, laporan akhir KKN disusun untuk menggambarkan seluruh proses kegiatan yang telah dilaksanakan di Desa Pasir Nangka. Laporan tersebut mencakup latar belakang, tujuan, metode pelaksanaan, program kerja, hasil kegiatan, evaluasi, serta rekomendasi. Penyusunan laporan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan program sekaligus menjadi referensi dalam pengembangan kegiatan pengabdian masyarakat di masa yang akan datang. Dengan demikian, pelaksanaan KKN UMT 2026 di Desa Pasir Nangka diharapkan dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan dalam membangun masyarakat yang peduli terhadap lingkungan, mampu memanfaatkan teknologi, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.


Tujuan kegiatan

Tujuan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pasir Nangka adalah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan dalam kehidupan masyarakat secara langsung. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat membantu mengidentifikasi serta memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan masyarakat dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, dan khususnya lingkungan. Selain itu, KKN bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui kegiatan yang edukatif dan bermanfaat. Pelaksanaan KKN juga diharapkan dapat mempererat kerja sama antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat serta mendorong terciptanya masyarakat yang lebih mandiri, peduli, aktif, dan bertanggung jawab dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  1. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (pelaksana program)
  2. Dosen Pembimbing Lapangan (pembina dan pengarah kegiatan)
  3. Pemerintah Desa Pasir Nangka (mitra utama pelaksanaan)
  4. Ketua RT dan RW (penghubung dan koordinasi dengan masyarakat)
  5. Lembaga pendidikan setempat (SD dan TK)
  6. Fasilitas kesehatan setempat (Posyandu)
  7. Lembaga organisasi masyarakat (Karang Taruna)
  8. Masyarakat Desa Pasir Nangka (penerima manfaat sekaligus mitra aktif)

 

NAMA

NIM

Program Studi

Teuku Nanda Zulfiqri

23742010084

Ilmu Hukum

Dhini Nuraeni

23622010086

Akutansi

Nadira Zahrawani

23882040015

Pendidikan BahasaArab

Rhisma Melati

23702010160

Ilmu Komunikasi

Noor Adzima Madiena

23882030037

Pendidikan BahasaInggris

Shofia Fithri Mahmudah

23882030061

Pendidikan BahasaInggris

Muhammad Zidan Faatir Rizki

23702010290

Ilmu Komunikasi

Mochamad Isnan Yanuar

23702010222

Ilmu Komunikasi

Aghnia Nur Syahida

23902410072

Desain Komunikasi Visual

Sulthanah Dzakyah Ashari

23702010196

Ilmu Komunikasi

Nur Fauziah

23862060160

PGSD

Cian Meria

23862070031

PAUD

Wahyu Santrika

23862070034

PAUD

Neneng Khairiyah

34862070043

PAUD

Mela Robiatul Adawiah

23862070033

PAUD

Juli Yanti

23862070036

PAUD

Siti Nur ShyfaAl Indra

23152010005

Kebidanan

Bayu Tri Effendi

23742010081

Ilmu Hukum

Kisa Naisila Ajjahra

23612010318

Manajemen

Ivan Fattah Setyawan

23262010101

Teknik Industri

Tegar Prakoso

23262010073

Teknik Industri

Assyifa Syauqi

23612010513

Manajemen

Alfi Aisyah

23262010075

Teknik Industri

Aldeira Bulan Rahma April

23612010502

Manajemen

Khopilah Nur Azahra

23612010607

Manajemen

Wandira Dwi Amarizky

23612010505

Manajemen


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

Hasil kegiatan KKN di Desa Pasir Nangka menunjukkan bahwa berbagai program kerja yang telah dilaksanakan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Kegiatan yang dilakukan bersama warga, mulai dari edukasi mengenai sampah organik dan nonorganik, praktik pemilahan sampah, penanaman TOGA, hingga sosialisasi kompos cair (eco enzyme), turut meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan serta memanfaatkan lingkungan secara lebih baik. Kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat dalam mengelola lingkungan dan memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar.

Selain dalam bidang lingkungan, kegiatan KKN juga memberikan dampak pada bidang kesehatan dan sosial melalui keterlibatan dalam kegiatan Posyandu ILP dan Posyandu Kutilang, termasuk membantu kegiatan yang berkaitan dengan ibu hamil, ibu nifas, bayi, balita, lansia, imunisasi, pemberian Vitamin A, dan pemeriksaan kesehatan. Berbagai kegiatan bersama masyarakat seperti senam pagi, turnamen voli, kepanitiaan 17 Agustus, hingga kegiatan penutupan juga membantu mempererat hubungan dan komunikasi antara kelompok KKN dengan warga Desa Pasir Nangka.

Dengan adanya rangkaian kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat berupa pengetahuan dan pengalaman baru, tetapi juga semakin terdorong untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang berkaitan dengan kebersihan, kesehatan, lingkungan, dan kehidupan sosial. Di sisi lain, kegiatan KKN menjadi sarana untuk membangun kerja sama dan gotong royong antara kelompok KKN dengan masyarakat. Dengan demikian, pelaksanaan KKN di Desa Pasir Nangka diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan, meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan kesehatan, serta meninggalkan pengalaman dan kebiasaan positif yang dapat terus diterapkan setelah kegiatan KKN selesai.


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Tahun 2026 pada tanggal 21 Juli - 20  Agustus 2026 merupakan tahap awal kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Pada tahap ini, mahasiswa tidak hanya melaksanakan kegiatan yang telah direncanakan, tetapi juga melakukan proses pengenalan, pendekatan, observasi, survei, dan komunikasi dengan berbagai unsur masyarakat. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran secara langsung mengenai kondisi lingkungan, sosial, kesehatan, dan pendidikan yang terdapat di wilayah pelaksanaan KKN. Hasil dari kegiatan awal ini kemudian menjadi dasar bagi mahasiswa dalam menentukan dan melaksanakan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan diawali pada Selasa, 21 Juli 2026 melalui kegiatan Opening Ceremony yang dilaksanakan di Balai Desa. Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk memperkenalkan diri kepada pihak pemerintahan serta menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan KKN. Kehadiran mahasiswa disambut melalui proses komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mulai membangun hubungan kerja sama dengan pemerintah desa sebagai salah satu pihak yang akan mendukung pelaksanaan kegiatan selama masa KKN. Dari aspek pemerintahan dan kelembagaan, kegiatan pembukaan menjadi langkah penting karena mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami tata cara berkoordinasi dengan pihak desa serta menyampaikan rencana kegiatan secara baik dan terarah. Kegiatan ini juga menjadi awal bagi mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan dan membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

Pada Rabu, 22 Juli 2026, kegiatan dilanjutkan dengan survei ke TPST Mustika. Kegiatan ini merupakan bagian dari bidang lingkungan yang bertujuan untuk mengetahui kondisi pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat. Mahasiswa melakukan pengamatan secara langsung terhadap lokasi dan kondisi TPST serta memperoleh informasi mengenai pengelolaan sampah. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mulai memahami bahwa pengelolaan sampah merupakan salah satu aspek penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Survei ini juga memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai permasalahan lingkungan yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program kerja, khususnya kegiatan yang berkaitan dengan pengenalan sampah organik dan nonorganik serta pemilahan sampah. Dengan demikian, kegiatan survei tidak hanya berfungsi sebagai pengumpulan informasi, tetapi juga menjadi proses pembelajaran bagi mahasiswa untuk melihat kondisi lingkungan secara langsung.

Selanjutnya, Pada Bidang Kesehatan, mahasiswa melaksanakan beberapa kegiatan yang mencakup bidang kesehatan, sosial kemasyarakatan, dan pendidikan. Dalam bidang kesehatan, mahasiswa ikut serta membantu kegiatan Posyandu Rajawali dengan sasaran ibu hamil, ibu nifas, bayi, dan balita. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat. Mahasiswa berinteraksi dengan kader posyandu dan warga yang hadir serta membantu kegiatan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa pelayanan kesehatan masyarakat membutuhkan kerja sama antara kader, masyarakat, dan berbagai pihak yang mendukung. Kegiatan posyandu juga memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam berkomunikasi dengan masyarakat dari berbagai kelompok usia serta meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.

Pada Bidang budaya dan sosial , mahasiswa juga melaksanakan sosialisasi kepada warga Desa Mustika RT 04 bersama Ibu RT 04. Kegiatan ini termasuk dalam aspek sosial kemasyarakatan karena menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperkenalkan diri sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat. Mahasiswa melakukan komunikasi secara langsung dengan warga untuk mengetahui kondisi lingkungan, kehidupan sosial, serta berbagai hal yang berkaitan dengan masyarakat setempat. Proses interaksi tersebut sangat penting karena keberhasilan program KKN tidak hanya bergantung pada perencanaan mahasiswa, tetapi juga pada dukungan dan partisipasi masyarakat. Melalui sosialisasi, mahasiswa mulai membangun rasa saling percaya dan menciptakan hubungan yang lebih terbuka dengan warga. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar beradaptasi, menghargai kondisi masyarakat, serta menyampaikan maksud kegiatan dengan cara yang baik.

Selain kegiatan kesehatan dan sosial, mahasiswa juga melakukan survei dan wawancara di RA Al Fatin. Kegiatan ini merupakan bagian dari bidang pendidikan. Mahasiswa melakukan pengamatan dan komunikasi dengan pihak sekolah untuk memperoleh informasi mengenai kondisi lembaga pendidikan serta kebutuhan peserta didik. Survei dan wawancara dilakukan sebagai langkah awal sebelum melaksanakan program edukasi. Mahasiswa menyadari bahwa kegiatan pendidikan perlu disesuaikan dengan karakteristik peserta didik, sehingga diperlukan informasi mengenai kondisi sekolah dan lingkungan belajar. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam melakukan observasi, wawancara, serta membangun komunikasi dengan pihak lembaga pendidikan. Informasi yang diperoleh kemudian menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun kegiatan edukasi yang sesuai bagi anak usia dini.

Rangkaian kegiatan awal dilanjutkan dengan survei dan wawancara ke SDN Cogreg 1 dan SDN Kadongdong. Kedua kegiatan tersebut berfokus pada bidang pendidikan. Di SDN Cogreg 1, mahasiswa melakukan pengamatan terhadap kondisi sekolah serta melakukan komunikasi dan wawancara dengan pihak terkait untuk mengetahui kebutuhan peserta didik. Kegiatan ini memberikan gambaran mengenai kondisi lingkungan belajar dan hal-hal yang dapat dikembangkan melalui program edukasi mahasiswa. Hasil survei menjadi salah satu dasar dalam menentukan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan siswa, termasuk rencana edukasi mengenai cara menyikat gigi yang benar.

Setelah melakukan survei di SDN Cogreg 1, mahasiswa melanjutkan kegiatan survei dan wawancara di SDN Kadongdong. Kegiatan dilakukan untuk mengetahui kondisi sekolah, lingkungan belajar, serta kebutuhan peserta didik. Mahasiswa melakukan komunikasi dengan pihak sekolah dan mengamati kondisi yang ada sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan program kerja. Hasil observasi tersebut kemudian menjadi dasar untuk mengembangkan kegiatan edukasi yang sesuai dengan siswa, salah satunya adalah edukasi mengenai Stop Bullying. Kegiatan survei ini memberikan pengalaman kepada mahasiswa bahwa setiap program pendidikan perlu diawali dengan pemahaman terhadap kondisi dan kebutuhan sasaran kegiatan.

Berdasarkan hasil pengamatan terhadap kondisi dan aktivitas masyarakat di Desa Pasir Nangka, khususnya di lingkungan RW 09, serta hasil pembahasan dan kesepakatan bersama dalam kelompok KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang, kami telah melaksanakan beberapa kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat setempat. Berbagai program kerja tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat serta menjadi bentuk kontribusi dalam membantu masyarakat dan lingkungan sekitar. Adapun beberapa program kerja yang telah kami laksanakan di Desa Pasir Nangka, khususnya RW 09, antara lain:

Program kerja pertama adalah Turnamen Voli yang dilaksanakan oleh kelompok KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang bersama warga Desa Mustika pada tanggal 25–26 Juli 2026 di Lapangan Voli Desa Mustika. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai salah satu bentuk upaya untuk membangun kebersamaan dan mempererat hubungan antara kelompok KKN dengan masyarakat Desa Mustika. Melalui kegiatan olahraga bersama, kami tidak hanya mengajak masyarakat untuk melakukan aktivitas fisik, tetapi juga menciptakan suasana yang lebih santai dan menyenangkan sehingga dapat memperkuat interaksi antarwarga. Turnamen voli diikuti dengan antusias oleh masyarakat dan menjadi kesempatan bagi kami untuk ikut membaur serta berpartisipasi dalam kegiatan yang ada di lingkungan sekitar. Selama kegiatan berlangsung, suasana kebersamaan dan semangat sportivitas terlihat dari keterlibatan warga dalam mendukung jalannya pertandingan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi masyarakat, meningkatkan semangat kebersamaan, serta menjadi salah satu kegiatan yang dapat mempererat hubungan antara kelompok KKN dan warga Desa Mustika.

Program kerja kedua adalah Perkenalan dan Sosialisasi Pengenalan Sampah Organik dan Nonorganik yang dilaksanakan kepada siswa dan siswi RA Al Fatin pada tanggal 27 Juli 2026 di RA Al Fatin. Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai bentuk edukasi sejak dini mengenai pentingnya mengenal dan menjaga kebersihan lingkungan. Dalam kegiatan ini, kami memperkenalkan kepada anak-anak mengenai perbedaan antara sampah organik dan nonorganik dengan menggunakan penjelasan yang sederhana dan mudah dipahami sesuai dengan usia mereka. Anak-anak diajak untuk mengenali jenis-jenis sampah yang sering mereka temui dalam kehidupan sehari-hari serta memahami pentingnya membuang sampah pada tempat yang sesuai. Kegiatan berlangsung dengan suasana yang menyenangkan agar anak-anak dapat mengikuti materi dengan baik dan tidak merasa bosan. Antusiasme siswa dan siswi terlihat dari perhatian mereka selama kegiatan berlangsung serta keingintahuan mereka terhadap materi yang disampaikan. Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak dapat mulai membiasakan diri menjaga kebersihan lingkungan dan memahami bahwa membuang serta memilah sampah dengan benar merupakan kebiasaan sederhana yang memiliki manfaat besar bagi lingkungan.

Program kerja ketiga adalah Praktik Pemilahan Sampah yang dilaksanakan kepada siswa dan siswi RA Al Fatin pada tanggal 28 Juli 2026 di RA Al Fatin. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari sosialisasi mengenai pengenalan sampah organik dan nonorganik yang telah diberikan sebelumnya. Dalam kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan penjelasan secara teori, tetapi juga diajak untuk mempraktikkan secara langsung cara memilah sampah berdasarkan jenisnya. Melalui kegiatan praktik, kami berusaha memberikan pengalaman yang lebih mudah dipahami sehingga anak-anak dapat mengetahui secara langsung perbedaan antara sampah organik dan nonorganik. Kegiatan dilaksanakan dengan suasana yang interaktif dan menyenangkan agar anak-anak dapat berpartisipasi secara aktif. Mereka diberikan kesempatan untuk mencoba menentukan jenis sampah dan menempatkannya pada tempat yang sesuai. Antusiasme anak-anak terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti praktik yang diberikan. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kebiasaan positif sejak dini serta membuat anak-anak lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitar mereka.

Program kerja keempat adalah Aksi Peduli Lingkungan yang dilaksanakan bersama siswa dan siswi RA Al Fatin pada tanggal 29 Juli 2026 di RA Al Fatin. Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai bentuk penerapan dari pengetahuan yang sebelumnya telah diberikan mengenai pengenalan dan pemilahan sampah. Melalui aksi peduli lingkungan, kami mengajak anak-anak untuk memahami bahwa menjaga kebersihan bukan hanya sekadar mengetahui jenis sampah, tetapi juga dapat dilakukan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak diajak untuk memiliki kepedulian terhadap kondisi lingkungan di sekitar mereka dan membangun kebiasaan menjaga kebersihan sejak usia dini. Kegiatan dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan disesuaikan dengan kondisi anak-anak sehingga mereka dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman. Antusiasme mereka terlihat dari keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung. Melalui kegiatan ini, kami berharap rasa peduli terhadap lingkungan dapat tumbuh sejak dini dan menjadi kebiasaan yang terus diterapkan oleh anak-anak, baik di sekolah maupun di lingkungan rumah.

Program kerja kelima adalah Edukasi Stop Bullying yang dilaksanakan kepada siswa dan siswi kelas 5 SDN Kadongdong pada tanggal 30 Juli 2026 di SDN Kadongdong. Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai bentuk edukasi mengenai pentingnya menciptakan lingkungan pertemanan yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Dalam kegiatan ini, kami memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya menjaga sikap dan perkataan ketika berinteraksi dengan teman. Kami mengajak siswa untuk memahami bahwa setiap orang perlu diperlakukan dengan baik serta pentingnya menghargai perbedaan yang ada di antara teman-teman. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang mudah dipahami agar siswa dapat mengikuti pembahasan dengan baik. Kegiatan juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk memahami pentingnya saling mendukung dan tidak melakukan tindakan yang dapat membuat teman merasa tidak nyaman. Kami berharap edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran siswa untuk membangun hubungan pertemanan yang positif serta menciptakan suasana sekolah yang lebih nyaman, aman, dan saling menghargai.

Program kerja keenam adalah Edukasi Cara Sikat Gigi yang Benar yang dilaksanakan kepada siswa dan siswi kelas 2 SDN Cogreg 1 pada tanggal 31 Juli 2026 di SDN Cogreg 1. Kegiatan ini kami selenggarakan untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan gigi melalui kebiasaan menyikat gigi dengan cara yang benar. Dalam kegiatan ini, kami memberikan penjelasan mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi serta memperkenalkan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Anak-anak diberikan pemahaman agar tidak hanya rajin menyikat gigi, tetapi juga memperhatikan cara melakukannya. Penyampaian edukasi dilakukan secara sederhana dan menyesuaikan dengan usia siswa agar materi lebih mudah diterima. Kegiatan berlangsung dengan suasana yang menyenangkan dan interaktif sehingga siswa dapat mengikuti setiap penjelasan dengan baik. Kami berharap melalui kegiatan ini anak-anak dapat mulai menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan gigi dalam kehidupan sehari-hari dan lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Program kerja ketujuh adalah Senam Pagi dan Sosialisasi Bersama Warga Desa Mustika yang dilaksanakan pada tanggal 1–2 Agustus 2026 di Lapangan RW 09. Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai salah satu bentuk kegiatan bersama masyarakat yang bertujuan untuk menciptakan suasana yang sehat, aktif, dan penuh kebersamaan. Kegiatan senam pagi menjadi kesempatan bagi warga untuk melakukan aktivitas fisik bersama dalam suasana yang santai dan menyenangkan. Selain senam, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi sehingga kami dapat berinteraksi dan berkomunikasi secara langsung dengan warga Desa Mustika. Kegiatan ini menjadi salah satu kesempatan bagi kami untuk lebih mengenal masyarakat dan membangun hubungan yang baik selama pelaksanaan KKN. Antusiasme warga terlihat dari keikutsertaan mereka dalam kegiatan serta suasana kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan dan komunikasi antara kelompok KKN dengan warga Desa Mustika.

Program kerja kedelapan adalah Perkenalan dan Sosialisasi Pengenalan Sampah Organik dan Nonorganik yang dilaksanakan kepada siswa dan siswi PAUD SPS Cendrawasih 2 pada tanggal 3–4 Agustus 2026 di PAUD SPS Cendrawasih 2. Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai bentuk edukasi kepada anak-anak mengenai pentingnya mengenal sampah dan menjaga kebersihan lingkungan sejak usia dini. Dalam kegiatan ini, kami memperkenalkan perbedaan antara sampah organik dan nonorganik dengan menggunakan bahasa serta contoh yang sederhana agar dapat dipahami oleh anak-anak PAUD. Anak-anak diajak untuk mengenali berbagai jenis sampah yang ada di sekitar mereka dan memahami bahwa setiap sampah memiliki jenis yang berbeda. Kegiatan dilakukan secara interaktif dan menyenangkan agar anak-anak dapat mengikuti sosialisasi dengan penuh perhatian. Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak dapat mulai mengenal kebiasaan menjaga kebersihan dan memahami pentingnya membuang sampah pada tempat yang sesuai. Edukasi sejak dini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk kebiasaan peduli terhadap lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Program kerja kesembilan adalah Penanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) yang dilaksanakan bersama warga RT 04 pada tanggal 5 Agustus 2026 di lahan RT 04. Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai bentuk kegiatan yang mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lingkungan sekitar melalui penanaman tanaman obat keluarga. Dalam kegiatan ini, kami bersama warga melakukan proses penanaman TOGA secara bersama-sama di lahan yang telah disediakan. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk membangun kerja sama antara kelompok KKN dan warga sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan bermanfaat. Warga turut berpartisipasi dalam proses penanaman sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan suasana kebersamaan. Selain memberikan kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan, penanaman TOGA juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memanfaatkan lahan sekitar untuk tanaman yang dapat digunakan oleh keluarga. Kami berharap tanaman yang telah ditanam dapat dirawat dengan baik dan memberikan manfaat bagi warga RT 04 serta menjadi bagian dari kegiatan lingkungan yang dapat terus dilanjutkan setelah kegiatan KKN selesai.

Program kerja kesepuluh adalah Sosialisasi Kompos Cair (Eco Enzyme) yang dilaksanakan kepada warga RT 04 pada tanggal 7 Agustus 2026 di Posko KKN Desa Pasir Nangka. Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan dan pengelolaan bahan organik agar dapat digunakan kembali. Dalam kegiatan ini, kami menyampaikan informasi mengenai kompos cair atau eco enzyme serta memberikan pemahaman kepada warga mengenai pentingnya pengelolaan limbah organik dari lingkungan rumah tangga. Sosialisasi dilakukan dengan tujuan agar masyarakat mendapatkan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan semakin peduli terhadap pengelolaan lingkungan. Warga diberikan kesempatan untuk memperhatikan penjelasan dan memahami proses serta manfaat dari pengelolaan kompos cair. Kegiatan berlangsung dengan suasana yang cukup interaktif karena masyarakat dapat mengikuti pembahasan mengenai pengelolaan limbah organik. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh melalui sosialisasi ini dapat dimanfaatkan oleh warga dan menjadi salah satu langkah dalam membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih baik di lingkungan RT 04.

Program kerja kesebelas adalah kegiatan membantu Posyandu ILP yang dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2026 di Posyandu Dara. Kegiatan ini kami lakukan dengan ikut serta membantu berbagai kegiatan pelayanan yang ditujukan kepada ibu hamil, ibu nifas, lansia, bayi, dan balita. Dalam kegiatan tersebut, kami turut membantu pelaksanaan kegiatan posyandu yang meliputi imunisasi bayi dan balita, pemberian Vitamin A, serta pemeriksaan gula darah gratis. Keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat sekaligus membantu kelancaran kegiatan pelayanan yang berlangsung di posyandu. Kegiatan berjalan dengan suasana yang cukup aktif karena masyarakat datang untuk mengikuti pelayanan yang telah disediakan. Kami berharap kehadiran dan bantuan yang diberikan dapat membantu kelancaran kegiatan Posyandu ILP serta memberikan pengalaman bagi kami dalam berinteraksi dan berkontribusi secara langsung dalam kegiatan pelayanan masyarakat.

Program kerja kedua belas adalah kegiatan ikut serta membantu Posyandu Kutilang yang dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2026 bersama warga RT 04 di Posyandu Kutilang. Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk partisipasi dalam kegiatan pelayanan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan ibu hamil, ibu nifas, bayi, dan balita. Dalam kegiatan ini, kami ikut membantu jalannya kegiatan posyandu sesuai dengan kebutuhan di lapangan sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan lebih tertib dan lancar. Keikutsertaan dalam kegiatan posyandu juga menjadi kesempatan bagi kami untuk berinteraksi langsung dengan warga dan lebih mengenal kegiatan pelayanan yang rutin dilaksanakan di lingkungan masyarakat. Suasana kegiatan berlangsung cukup aktif karena warga turut hadir untuk mengikuti pelayanan yang tersedia. Kami berharap keterlibatan dalam kegiatan Posyandu Kutilang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta membantu mendukung kelancaran kegiatan posyandu di lingkungan RT 04.

Program kerja ketiga belas adalah Ikut Serta dalam Kepanitiaan 17 Agustus yang dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2026 bersama warga RW 09 di Lapangan RW 09. Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk partisipasi dalam memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia bersama masyarakat. Dalam kegiatan ini, kami ikut terlibat dalam kepanitiaan dan membantu pelaksanaan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan di lingkungan RW 09. Keterlibatan dalam kepanitiaan menjadi kesempatan bagi kami untuk bekerja sama dengan warga, saling berkoordinasi, serta ikut merasakan suasana perayaan kemerdekaan bersama masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan semangat kebersamaan dan antusiasme warga yang turut berpartisipasi dalam memeriahkan peringatan 17 Agustus. Kami berharap keterlibatan dalam kegiatan ini dapat mempererat hubungan dengan masyarakat, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta memberikan pengalaman berharga dalam bekerja sama dan berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan.

Program kerja keempat belas adalah Closing Ceremony yang dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus 2026 di Balai Desa Mustika dan diikuti oleh kepala desa, lurah, serta warga Desa Mustika Pasir Nangka. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian penutup dari pelaksanaan kegiatan KKN yang telah dilakukan selama berada di lingkungan masyarakat. Closing Ceremony diselenggarakan sebagai bentuk penutupan sekaligus kesempatan untuk berkumpul bersama pihak desa, lurah, dan warga yang telah mendukung berbagai kegiatan selama pelaksanaan KKN. Kegiatan ini juga menjadi momen untuk menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama, bantuan, serta sambutan yang telah diberikan oleh masyarakat selama kami menjalankan berbagai program kerja. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan karena menjadi salah satu pertemuan terakhir dalam rangkaian kegiatan KKN. Kami berharap hubungan baik yang telah terjalin selama kegiatan dapat tetap terjaga meskipun rangkaian KKN telah selesai.

Program kerja terakhir adalah After Movie yang dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2026 di Balai Warga bersama warga RW 09. Kegiatan ini menjadi bagian akhir dari rangkaian pelaksanaan KKN sekaligus menjadi dokumentasi berbagai kegiatan dan pengalaman yang telah dilalui selama berada di tengah masyarakat. Melalui After Movie, berbagai momen selama kegiatan KKN dapat dirangkum menjadi sebuah dokumentasi yang menggambarkan kebersamaan, kerja sama, dan interaksi yang telah terjalin bersama warga. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk kembali mengenang berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan bersama masyarakat selama program KKN berlangsung. Warga RW 09 turut menjadi bagian dari kegiatan penutup ini sehingga suasana kebersamaan tetap terasa hingga akhir rangkaian kegiatan. Kami berharap dokumentasi yang dihasilkan dapat menjadi kenangan atas seluruh proses dan pengalaman selama KKN serta menjadi bukti dari berbagai kegiatan yang telah dilakukan bersama masyarakat Desa Pasir Nangka.

 


Dokumentasi


Pembukaan KKN ( Kuliah Kerja Nyata) Di Kantor Desa Pasir Nangka

 

Survei Ke TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu) Mustika

 

Ikut serta dalam Turnamen Volly Di Lapangan Mustika RW 09

 

Ikut Serta Dalam Kegiatan Posyandu Rajawali Di Mustika RW 09

 

Survei dan Wawancara ke RA AL FATIN

 

Survei Dan Wawancara Ke SD KADONGDONG

 

Survei Dan Wawancara Ke SD COGREG 1

 

Sosialisasi dengan warga Mustika RW 09

 

Sosialisasi Perkenanalan dan Pemilahan Sampah Di RA AL FATIN

 

Sosialisasi Stop Buillyng Di SD KADONGDONG

 

Sosialisasi Edukasi Cara Sikat Gigi Yang Benar Di SD COGREG 1

 

Senam Pagi dan Sosialisasi Bersama Warga Mustika Di Lapangan RW 09

 

Sosialisasi Pengenalan dan Pemilahan Sampah Organik Dan Non Organik Di Paud SPS CENDRAWASIH 2

 

Penanaman TOGA Bersama Warga Mustika RT 04 RW 09

 

Sosialisasi Pembuatan Pupuk Cair Bersama Warga Mustika RT 04 RW 09

 

Kegiatan ILP di Posyandu DARA Desa Pasir Nangka

 

Kegiatan Posyandu Posyandu KUTILANG Di Mustika RW 09

 

Ikutserta Dalam Kepanitiaan Kegiatan Hari Kemerdekaan Indonesia Di Lapangan Mustika RW 09

 

Penutupan KKN ( Kuliah Kerja Nyata ) Di Kantor Desa Pasir Nangka

 

After Movie Bersama Warga Mustika RT 04 RW 09

Penutup

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang di Desa Pasir Nangka telah menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang memberikan pengalaman dan pembelajaran berharga bagi kami. Selama pelaksanaan KKN, kami mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat, memahami kondisi lingkungan sekitar, serta ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang ada di tengah masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik berkat adanya kerja sama, komunikasi, dan dukungan dari berbagai pihak yang telah menerima keberadaan kami selama melaksanakan kegiatan di Desa Pasir Nangka.

Berbagai program kerja yang telah dilaksanakan disusun dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan masyarakat serta lingkungan sekitar. Kegiatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada satu bidang, tetapi mencakup beberapa aspek, seperti pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan. Dalam bidang pendidikan dan edukasi, kami melaksanakan kegiatan pengenalan sampah organik dan nonorganik, praktik pemilahan sampah, aksi peduli lingkungan, edukasi stop bullying, serta edukasi mengenai cara menyikat gigi yang benar kepada siswa di beberapa lembaga pendidikan. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memberikan pengetahuan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada bidang lingkungan, kami juga melaksanakan beberapa kegiatan bersama masyarakat, di antaranya penanaman TOGA bersama warga RT 04, pembuatan penyangga ember pupuk cair berbahan besi, serta sosialisasi kompos cair atau eco enzyme. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya yang ada di sekitar. Melalui kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama, kami juga belajar bahwa menjaga lingkungan membutuhkan kesadaran dan keterlibatan dari berbagai pihak agar dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Selain kegiatan pendidikan dan lingkungan, kami turut berpartisipasi dalam kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Salah satunya melalui keterlibatan dalam kegiatan Posyandu ILP dan Posyandu Kutilang. Dalam kegiatan tersebut, kami membantu pelaksanaan kegiatan yang ditujukan kepada ibu hamil, ibu nifas, bayi, balita, serta lansia. Keterlibatan ini memberikan pengalaman bagi kami untuk dapat berinteraksi secara langsung dengan masyarakat dalam kegiatan pelayanan yang ada di lingkungan sekitar.

Kegiatan KKN juga memberikan kesempatan bagi kami untuk lebih dekat dan membaur dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial. Turnamen voli, senam pagi dan sosialisasi bersama warga, kepanitiaan kegiatan 17 Agustus, hingga rangkaian kegiatan penutupan menjadi bagian dari pengalaman yang mempererat hubungan antara kelompok KKN dengan masyarakat. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk partisipasi dalam kehidupan masyarakat, tetapi juga mengajarkan pentingnya kerja sama, komunikasi, tanggung jawab, dan gotong royong dalam menjalankan suatu kegiatan.

Bagi masyarakat, kami berharap keberadaan berbagai program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat, baik dalam bentuk pengetahuan, pengalaman, maupun kebiasaan positif yang dapat diterapkan setelah kegiatan KKN selesai. Sementara bagi kami, kegiatan ini menjadi proses pembelajaran di luar lingkungan perkuliahan yang memberikan pemahaman lebih luas mengenai kehidupan bermasyarakat. Kami belajar untuk menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan, berkomunikasi dengan berbagai kalangan, bekerja dalam tim, serta menjalankan tanggung jawab dengan sebaik mungkin.

Penyusunan laporan akhir ini merupakan bentuk dokumentasi dari seluruh rangkaian kegiatan yang telah kami jalankan selama berada di Desa Pasir Nangka. Laporan ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai proses, kegiatan, serta pengalaman yang telah kami peroleh selama pelaksanaan KKN. Kami juga berharap beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan bersama masyarakat dapat terus dikembangkan dan dilanjutkan sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan masyarakat, sehingga manfaat yang diberikan tidak hanya dirasakan selama kegiatan KKN berlangsung, tetapi dapat terus berlanjut setelah program berakhir.

Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan maupun penyusunan laporan ini masih terdapat kekurangan. Oleh karena itu, kami sangat terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun sebagai bahan evaluasi untuk menjadi lebih baik ke depannya. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, bantuan, arahan, serta kerja sama selama pelaksanaan KKN di Desa Pasir Nangka. Terima kasih kepada pihak desa, perangkat lingkungan, lembaga pendidikan, kader kesehatan, para warga, serta seluruh pihak yang telah menerima dan mendampingi kami selama menjalankan berbagai kegiatan.

Pada akhirnya, kami berharap seluruh pengalaman, kebersamaan, dan kegiatan yang telah dilalui selama KKN dapat memberikan kesan yang baik bagi masyarakat Desa Pasir Nangka maupun bagi kami sebagai peserta KKN. Semoga hubungan yang telah terjalin selama kegiatan dapat tetap terjaga, dan semoga kontribusi yang telah kami berikan, meskipun masih sederhana, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi bagian dari pengalaman yang berharga dalam perjalanan kami.

 

Hormat kami,

Mahasiswa Peserta KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang

Kelompok KKN Desa Pasir Nangka

Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang

Penulis

Nur Fauziah

Nur Fauziah

S1-PGSD