Pemanfaatan lahan kosong merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan lingkungan. Lahan yang tidak terawat sering kali menjadi tempat tumbuhnya gulma, penumpukan sampah, maupun sarang berbagai hama yang dapat mengganggu kebersihan dan kesehatan lingkungan. Padahal, apabila dikelola dengan baik, lahan tersebut memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai area budidaya tanaman yang bernilai guna serta mendukung ketahanan pangan di tingkat masyarakat.
Di Desa Bojong Renged masih terdapat lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Kondisi tersebut menjadi peluang untuk mengembangkan ruang hijau yang produktif melalui kegiatan pertanian sederhana. Pemanfaatan lahan kosong tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya mengoptimalkan sumber daya yang tersedia di sekitar mereka. Dengan memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak produktif, masyarakat dapat melihat bahwa ruang yang terbengkalai dapat diubah menjadi area yang memberikan manfaat bagi lingkungan maupun kehidupan sehari-hari.
Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan pembersihan lahan kosong yang kemudian dimanfaatkan sebagai media penanaman sayuran, yaitu kangkung dan bayam. Kedua jenis tanaman dipilih karena mudah dibudidayakan, memiliki masa panen yang relatif singkat, serta dapat tumbuh dengan baik sesuai dengan kondisi lingkungan setempat. Selain memberikan hasil panen yang bermanfaat, kegiatan ini juga menjadi contoh nyata bahwa pemanfaatan lahan secara sederhana dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih hijau, bersih, dan produktif.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memanfaatkan lahan yang tersedia secara bijaksana. Melalui keterlibatan mahasiswa KKN dan masyarakat, proses pembersihan hingga penanaman diharapkan dapat menumbuhkan semangat gotong royong serta mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan pemanfaatan lahan kosong sebagai sumber pangan dan ruang hijau yang berkelanjutan.
Kegiatan pembersihan lahan kosong dilakukan karena masih terdapat area di Desa Bojong Renged yang belum dimanfaatkan secara optimal. Lahan yang dibiarkan kosong dan tidak terawat berpotensi menjadi tempat tumbuhnya gulma, penumpukan sampah, serta sarang hama yang dapat mengurangi kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Apabila kondisi tersebut terus dibiarkan, potensi lahan yang sebenarnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat menjadi tidak termanfaatkan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) berupaya mengubah lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi area yang bermanfaat melalui penanaman kangkung dan bayam. Selain menghasilkan sayuran yang dapat dimanfaatkan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat bahwa lahan kosong memiliki nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan apabila dikelola dengan baik.
Kegiatan ini juga dilakukan untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar secara lebih optimal. Dengan melibatkan masyarakat dalam proses pembersihan dan penanaman, diharapkan tercipta semangat gotong royong serta kesadaran bersama untuk merawat lahan agar tetap produktif dan berkelanjutan.
1. Rizki Nurilhan (23742010054)
2. Nabila Ardenia (23932020002)
3. Dewi Rara Amyati (23862080051)
4. Nusrotul Maula (23862060094)
5. Isaura khalda Syakira (23612010352)
6. Syahara (23612010024)
7. Risma Dwi Riyanti (23742010036)
8. Yuliana Nurfajryanti (23702010288)
9. Pitriya (23142010008)
10.Reni Anggraeni putri (23862060112)
11. Ainun mardiah (23862060085)
12. Muhamad Ramdani (23702010221)
13. Fahira Khoirotunnisa (23622010067)
14. Siti Aryani (236221010055)
15. Sri rahayu (2286206016)
16. Hapipah (23702010131)
17. Hazza Nur Lael (23612010130)
18. Yossi Anjani Putri (23612010017)
19. Rido Salesia F (23932020058)
20. Akmal Farizy (23932020030)
21. M. Reyhan (23932020001)
22. Achmad Radiet M (23552010062)
23. Zacky Al Buchory (23552010231)
24. Muhammad Ardiyan (23262080005)
25. Destiyana sartika fitri (23612010046)
Meningkatkan kebersihan dan keindahan lingkungan, karena lahan yang sebelumnya dipenuhi gulma atau tidak terawat berubah menjadi area yang lebih bersih, rapi, dan hijau.
Mengoptimalkan pemanfaatan lahan kosong menjadi lahan yang produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memanfaatkan lahan yang tersedia sebagai sumber pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Mendorong budaya gotong royong dan partisipasi masyarakat dalam menjaga, merawat, dan mengembangkan lahan produktif di lingkungan sekitar.
Menyediakan media edukasi mengenai budidaya sayuran sederhana yang dapat diterapkan oleh masyarakat di pekarangan rumah atau lahan kosong lainnya
Kegiatan dimulai pada pukul 10.00-selesai dengan membersihkan perpustakaan pojok baca di Kampung Tematik, tempat dimana semua kegiatan KKN dilaksanakan. Setelah merapihkan buku pada tempatnya, dilanjutkan dengan membersihkan perpustakaan tersebut agar anak-anak yang membaca buku disitu menjadi nyaman dan aman.
Pada pukul 14.00-selesai kegiatan dilanjutkan dengan membersihkan lahan kosong disamping GreenHouse (Tempat dimana perkebunan hidroponik dilakukan). Kegiatan tersebut bertujuan memanfaatkan lahan tidur sehingga menjadi produktif kembali dan setelah panen nanti bisa langsung ditanami tumbuhan lain karena sudah bersih dari rumput liar dan ilalang.
Pada lahan tersebut, mahasiswa KKN berencana untuk menanam kangkung dan bayam. Kedua itu karena cepat masa pertumbuhannya dan cepat dipanen, sehingga mahasiswa dapat merasakan dengan apa yang mereka tanam. Harapan mahasiswa KKN lahan yang sudah dibersihkan tersebut selanjutnya dirawat dan digunakan oleh KWT sekitar untuk ditanami tanaman lain supaya ketahanan pangan di Desa Bojong Renged terjaga.




Kegiatan pembersihan lahan kosong yang dilanjutkan dengan penanaman kangkung dan bayam merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam mengoptimalkan potensi lingkungan di Desa Bojong Renged. Melalui kegiatan ini, lahan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan berhasil diubah menjadi area yang lebih bersih, hijau, dan produktif, sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menjadi contoh pemanfaatan lahan yang bernilai guna.
Selain menghasilkan lahan budidaya sayuran, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, memanfaatkan lahan kosong secara optimal, serta membangun kepedulian terhadap ketahanan pangan di tingkat rumah tangga. Keterlibatan masyarakat dalam proses pembersihan dan penanaman diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap lahan yang telah dikelola bersama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pemanfaatan lahan produktif tidak berhenti setelah program KKN berakhir, tetapi dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh masyarakat. Dengan perawatan yang berkesinambungan, lahan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang, baik sebagai sumber pangan, ruang hijau, maupun sarana pembelajaran bagi masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung terwujudnya Desa Bojong Renged yang lebih hijau, produktif, mandiri, dan berkelanjutan sesuai dengan semangat program KKN Smart Green Village.
Rizki Nurilhan