Membuat Papan Literasi Sampah

Membuat Papan Literasi Sampah

: Sabtu, 01 Agustus 2026 : Bojong Renged

Latar belakang kegiatan

Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan merupakan salah satu faktor utama dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan. Namun, dalam kehidupan sehari-hari masih banyak ditemukan kebiasaan membuang sampah tanpa memperhatikan jenis maupun dampaknya terhadap lingkungan. Kondisi tersebut umumnya terjadi karena kurangnya informasi yang mudah dipahami mengenai pengelolaan sampah, sehingga masyarakat belum sepenuhnya menyadari bahwa setiap jenis sampah memiliki karakteristik dan waktu penguraian yang berbeda-beda.

Di Desa Bojong Renged, pengelolaan sampah menjadi salah satu aspek yang perlu terus ditingkatkan melalui edukasi yang sederhana namun berkelanjutan. Sampah organik seperti sisa makanan dapat terurai dalam waktu yang relatif singkat, sedangkan sampah anorganik seperti plastik, kaleng, kaca, dan styrofoam membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai secara alami. Apabila tidak dikelola dengan baik, penumpukan sampah tersebut dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, mengganggu kesehatan masyarakat, serta mengurangi kualitas lingkungan tempat tinggal.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menginisiasi pembuatan Papan Literasi Sampah sebagai media edukasi yang informatif dan mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat. Papan literasi ini memuat informasi mengenai pengelompokan jenis-jenis sampah beserta perkiraan waktu penguraiannya di alam. Penyampaian informasi dikemas dengan bahasa yang sederhana dan tampilan yang menarik sehingga dapat dibaca oleh anak-anak, remaja, maupun orang dewasa.

Melalui media edukasi yang dipasang di lokasi yang mudah dijangkau masyarakat, diharapkan informasi mengenai pentingnya memilah sampah dapat tersampaikan secara berkelanjutan. Kehadiran papan literasi tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap tindakan kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah sesuai jenisnya, memiliki dampak besar terhadap kelestarian lingkungan.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Kegiatan pembuatan Papan Literasi Sampah perlu dilaksanakan karena masih terdapat masyarakat yang belum memiliki pemahaman yang cukup mengenai jenis-jenis sampah, cara pengelolaannya, serta dampak yang ditimbulkan apabila sampah tidak dikelola dengan baik. Kurangnya informasi yang mudah diakses dan dipahami menyebabkan kebiasaan membuang sampah tanpa memilah masih sering terjadi, sehingga berpotensi meningkatkan pencemaran lingkungan.

Selain itu, tidak semua masyarakat mengetahui bahwa setiap jenis sampah memiliki waktu penguraian yang berbeda. Sampah organik dapat terurai dalam waktu yang relatif singkat, sedangkan sampah anorganik seperti plastik, kaca, dan kaleng membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai. Informasi tersebut penting untuk diketahui agar masyarakat semakin memahami dampak jangka panjang dari sampah yang dihasilkan setiap hari.

Papan Literasi Sampah menjadi media edukasi yang sederhana, mudah dibaca, dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang oleh seluruh lapisan masyarakat. Melalui penyampaian informasi yang menarik dan mudah dipahami, diharapkan masyarakat memperoleh pengetahuan yang dapat mendorong perubahan perilaku menuju kebiasaan memilah dan membuang sampah dengan benar.


Tujuan kegiatan

  1. Meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai jenis-jenis sampah, baik sampah organik maupun anorganik.
  2. Memberikan informasi kepada masyarakat tentang perkiraan waktu penguraian berbagai jenis sampah di lingkungan.
  3. Menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memilah dan membuang sampah sesuai dengan jenisnya.
  4. Mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
  5. Menjadikan papan literasi sebagai media edukasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

1. Rizki Nurilhan (23742010054)
2. ⁠Nabila Ardenia (23932020002)
3. ⁠Dewi Rara Amyati (23862080051)
4. Nusrotul Maula (23862060094)
5. Isaura khalda Syakira (23612010352)
6. Syahara (23612010024)
7. ⁠Risma Dwi Riyanti (23742010036)
8. ⁠Yuliana Nurfajryanti (23702010288)
9. ⁠Pitriya (23142010008)
10. ⁠Reni Anggraeni putri (23862060112)
11. ⁠Ainun mardiah (23862060085)
12. ⁠Muhamad Ramdani (23702010221)
13. ⁠Fahira Khoirotunnisa (23622010067)
14. ⁠Siti Aryani (236221010055)
15. ⁠Sri rahayu (2286206016)
16. ⁠Hapipah (23702010131)
17. ⁠Hazza Nur Lael (23612010130)
18. ⁠Yossi Anjani Putri (23612010017)
19. ⁠Rido Salesia F (23932020058)
20. ⁠Akmal Farizy (23932020030)
21. ⁠M. Reyhan (23932020001)
22. ⁠Achmad Radiet M (23552010062)
23. ⁠Zacky Al Buchory (23552010231)
24. ⁠Muhammad Ardiyan (23262080005)
25. ⁠Destiyana sartika fitri (23612010046)


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

Meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai jenis-jenis sampah serta perbedaan waktu penguraian setiap jenis sampah di alam.

Menumbuhkan kesadaran lingkungan, sehingga masyarakat lebih memahami pentingnya memilah dan membuang sampah sesuai dengan jenisnya.

Mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju kebiasaan yang lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Menjadikan papan literasi sebagai media edukasi berkelanjutan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, termasuk anak-anak dan generasi muda, sebagai sumber informasi mengenai pengelolaan sampah.


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Kegiatan dimulai pada pagi hari pukul 09-selesai dimulai breafing di posko KKN dengan tujuan menyusun kegiatan selanjutnya.

Pada pukul 11-selesai dimulai kegiatan membuat papan literasi sampah yang dimulai dari memotong, mengamplas dan menyatukan semua papan menjadi suatu bangunan yang menarik untuk menjadi sarana edukasi ke masyarakat.

Dibuatnya papan literasi sampah tersebut dengan maksud mengedukasi masyarakat supaya masyarakat lebih aware terkait masalah sampah yang menjadi permasalahan di Desa Bojong Renged ini. Dibuatnya papan tersebut membuat masyarakat tahu tentang sampah organik dan anorganik sehingga bisa memilah sampah sesuai sifatnya dan masyarakat jadi mengetahui berapa lama sampah tersebut terurai, sehingga masyarakat lebih terbuka matanya untuk mengolah sampah yang lama terurai.


Dokumentasi

 

 

 

 

Penutup

Kegiatan pembuatan Papan Literasi Sampah merupakan salah satu upaya edukatif yang dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Bojong Renged mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan bertanggung jawab. Melalui penyampaian informasi mengenai jenis-jenis sampah serta waktu penguraiannya, masyarakat diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang dampak sampah terhadap lingkungan dan pentingnya menerapkan kebiasaan memilah serta membuang sampah sesuai dengan jenisnya.

Meskipun dilaksanakan dalam waktu yang terbatas, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan. Papan literasi yang telah dipasang dapat terus dimanfaatkan sebagai media edukasi bagi masyarakat, sehingga pesan mengenai kepedulian terhadap lingkungan tetap tersampaikan kepada berbagai kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten, seperti memilah sampah dan mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan, masyarakat dapat berkontribusi dalam menciptakan Desa Bojong Renged yang lebih bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat program KKN bertema Smart Green Village.

Penulis

Rizki Nurilhan

Rizki Nurilhan

S1-Ilmu Hukum