Kolaborasi Edukasi Kesehatan dan Persiapan Program Bank Sampah

Kolaborasi Edukasi Kesehatan dan Persiapan Program Bank Sampah

: Minggu, 02 Agustus 2026 : Lengkong Kulon

Latar belakang kegiatan

Permasalahan kesehatan remaja dan pengelolaan lingkungan merupakan dua isu yang masih memerlukan perhatian di tingkat masyarakat. Berdasarkan hasil observasi dan diskusi dengan berbagai pihak selama pelaksanaan KKN, ditemukan bahwa pemahaman mengenai pentingnya sarapan sebagai sumber energi harian serta pencegahan anemia pada usia remaja masih perlu diperkuat melalui edukasi yang mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Edukasi tersebut perlu disertai dengan langkah nyata berupa pemeriksaan kesehatan sederhana agar masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki gambaran awal mengenai kondisi kesehatannya.

Berangkat dari kondisi tersebut, kelompok KKN melaksanakan seminar kesehatan bertajuk "Pentingnya Sarapan dan Pencegahan Anemia pada Usia Remaja" yang dilengkapi dengan layanan pemeriksaan tekanan darah (cek tensi) gratis bagi peserta sebagai bentuk skrining kesehatan awal. Pada hari yang sama, kelompok juga melaksanakan koordinasi teknis bersama tenaga pengelasan untuk membahas realisasi program utama Bank Sampah, mulai dari kebutuhan material, desain, hingga estimasi biaya pembuatan sarana pendukung. Kedua kegiatan tersebut menjadi langkah strategis yang menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya dilakukan melalui edukasi, tetapi juga melalui pelayanan langsung serta persiapan program yang memiliki keberlanjutan setelah masa KKN berakhir.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Seminar kesehatan diselenggarakan sebagai bentuk edukasi preventif untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pentingnya membiasakan sarapan serta mengenali risiko anemia yang dapat memengaruhi kesehatan, konsentrasi belajar, dan produktivitas sehari-hari. Untuk melengkapi kegiatan edukasi, peserta juga diberikan kesempatan mengikuti pemeriksaan tekanan darah secara gratis sehingga dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Sementara itu, koordinasi dengan tenaga pengelasan dilakukan untuk memastikan bahwa program Bank Sampah tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi dapat direalisasikan melalui persiapan teknis yang matang dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.


Tujuan kegiatan

  1. Meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pentingnya sarapan dan pencegahan anemia.
  2. Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat sejak usia remaja.
  3. Memberikan layanan pemeriksaan tekanan darah sebagai bentuk deteksi dini kondisi kesehatan peserta.
  4. Mendorong peserta untuk lebih peduli terhadap kesehatan melalui edukasi dan pemeriksaan sederhana.
  5. Memastikan kesiapan teknis pembangunan sarana Bank Sampah.
  6. Menyusun perencanaan yang realistis terkait kebutuhan material dan anggaran program utama.
  7. Membangun kolaborasi dengan pihak yang memiliki keahlian teknis guna mendukung keberlanjutan program.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  • mahasiwa kelompok KKN LENGKONG KULON 
  • narasumber 
  • DPL
  • Remaja peserta seminar


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

Seminar kesehatan memberikan ruang bagi remaja untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai kebiasaan sarapan dan pencegahan anemia sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan sejak dini. Antusiasme peserta selama sesi penyampaian materi dan diskusi menunjukkan bahwa edukasi yang komunikatif mampu meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pola hidup sehat.

Di sisi lain, pembahasan teknis pembangunan Bank Sampah menjadi langkah nyata menuju implementasi program utama KKN. Melalui koordinasi dengan tenaga pengelasan, kelompok memperoleh gambaran mengenai kebutuhan material, proses pengerjaan, serta estimasi biaya yang diperlukan. Tahap ini menjadi fondasi penting agar program tidak berhenti sebagai konsep, tetapi dapat diwujudkan menjadi fasilitas yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dalam pengelolaan sampah.


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Kegiatan dimulai pada pukul 07.00 WIB untuk mempersiapkan aula majelis tak'lim lalu pada pukul  09.00 WIB dengan pelaksanaan seminar kesehatan bertema "Pentingnya Sarapan dan Pencegahan Anemia pada Usia Remaja". Seminar diikuti oleh remaja setempat dengan suasana yang interaktif dan komunikatif. Narasumber menyampaikan materi mengenai peran sarapan dalam memenuhi kebutuhan energi harian, pentingnya asupan gizi seimbang, faktor-faktor yang menyebabkan anemia pada remaja, serta langkah-langkah pencegahannya melalui pola makan yang sehat dan kebiasaan hidup yang baik. Selama sesi berlangsung, peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif mengajukan pertanyaan, berbagi pengalaman, dan berdiskusi mengenai kebiasaan makan sehari-hari. Interaksi tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan menjadi ruang dialog yang mendorong peserta untuk lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak usia remaja.

Setelah rangkaian seminar selesai pada pukul 11.20 WIB, kelompok KKN melanjutkan agenda dengan menerima kunjungan dari tenaga pengelasan yang diundang oleh Mas Ajis (ketua kelompok) sebagai mitra dalam pelaksanaan program utama Bank Sampah. Pertemuan difokuskan pada pembahasan aspek teknis pembangunan sarana pendukung, mulai dari desain konstruksi, jenis material yang akan digunakan, kebutuhan proses pengelasan, hingga estimasi biaya yang diperlukan. Diskusi dilakukan secara rinci dengan mempertimbangkan kondisi lapangan, ketahanan material, efisiensi anggaran, serta kemudahan perawatan setelah fasilitas digunakan oleh masyarakat. Tahap koordinasi ini menjadi bagian penting dalam mengubah gagasan program menjadi rencana kerja yang realistis dan dapat segera direalisasikan.


Dokumentasi

preparation
pendaftaran peserta
sambutan ketua kelompok dan DPL
foto bersama DPL
foto full team 
tensi gratis
diskusi proker utama dengan mitra

Penutup

Hari ini menjadi salah satu tonggak penting dalam pelaksanaan program KKN karena memperlihatkan dua bentuk pengabdian yang saling melengkapi. Melalui seminar kesehatan, mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi mengenai pentingnya sarapan dan pencegahan anemia, tetapi juga menghadirkan layanan pemeriksaan tekanan darah gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dan upaya deteksi dini kondisi kesehatan peserta. Pendekatan ini membuat masyarakat memperoleh manfaat yang bersifat edukatif sekaligus praktis dalam satu rangkaian kegiatan.

Di sisi lain, pembahasan teknis program Bank Sampah menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat memerlukan perencanaan yang matang, kolaborasi lintas pihak, dan komitmen untuk menghadirkan solusi yang berkelanjutan. Rangkaian kegiatan ini menunjukkan bahwa keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari terlaksananya program, tetapi juga dari kualitas pelayanan, sinergi dengan berbagai pihak, serta manfaat nyata yang dapat terus dirasakan oleh masyarakat setelah kegiatan berakhir..

Penulis

Alfiah Fathinah Zayyan

Alfiah Fathinah Zayyan

S1-Manajemen