KBM & Edukasi Lingkungan serta melanjutkan program kerja pembuatan ecobrick

KBM & Edukasi Lingkungan serta melanjutkan program kerja pembuatan ecobrick

: Senin, 27 Juli 2026 : Kelurahan Benda

Latar belakang kegiatan

Pendidikan lingkungan sejak dini merupakan langkah penting dalam membentuk karakter generasi yang peduli terhadap kelestarian alam. Salah satu permasalahan lingkungan yang masih menjadi perhatian adalah meningkatnya jumlah sampah plastik yang sulit terurai dan mencemari lingkungan. Oleh karena itu, mahasiswa KKN Kelompok Benda UMT 2026 melaksanakan kegiatan edukasi lingkungan di Kampoeng Baca yang dipadukan dengan praktik pembuatan ecobrick sebagai bentuk pembelajaran yang interaktif dan aplikatif. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga belajar mengolah sampah plastik menjadi produk yang bermanfaat.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Masih rendahnya kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak, dalam mengelola sampah menjadi alasan utama kegiatan ini dilaksanakan. Kebiasaan membuang sampah sembarangan serta minimnya pemahaman mengenai pemanfaatan sampah plastik dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan metode pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan memberikan pengalaman langsung agar peserta lebih mudah memahami pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mampu menerapkan pengelolaan sampah melalui pembuatan ecobrick.


Tujuan kegiatan

  1. Meningkatkan minat belajar dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
  2. Memberikan pemahaman mengenai jenis-jenis sampah dan pentingnya pengelolaan sampah.
  3. Melatih peserta membuat ecobrick sebagai salah satu solusi pemanfaatan sampah plastik.
  4. Menumbuhkan kebiasaan hidup bersih, kreatif, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
  5. Mempererat hubungan antara mahasiswa KKN, pengelola Kampoeng Baca, dan masyarakat.
  6. Meningkatkan minat belajar dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
  7. Memberikan pemahaman mengenai jenis-jenis sampah dan pentingnya pengelolaan sampah.
  8. Melatih peserta membuat ecobrick sebagai salah satu solusi pemanfaatan sampah plastik.
  9. Menumbuhkan kebiasaan hidup bersih, kreatif, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
  10. Mempererat hubungan antara mahasiswa KKN, pengelola Kampoeng Baca, dan masyarakat.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  1. Mahasiswa KKN Kelompok Benda UMT 2026 sebagai pelaksana kegiatan.
  2. Adik-adik Kampoeng Baca sebagai peserta utama.
  3. Pengelola Kampoeng Baca.
  4. Masyarakat Kampoeng Baca.


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

Kegiatan ini memberikan manfaat berupa meningkatnya pengetahuan peserta mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta keterampilan mengolah sampah plastik menjadi ecobrick. Selain mengurangi volume sampah plastik, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa tanggung jawab, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan di kalangan anak-anak maupun masyarakat sekitar.


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Kegiatan diawali dengan sesi perkenalan, ice breaking, dan permainan edukatif untuk membangun suasana belajar yang menyenangkan. Selanjutnya, mahasiswa memberikan materi mengenai pentingnya menjaga lingkungan, pengenalan jenis-jenis sampah, serta cara mengurangi penggunaan plastik. Setelah penyampaian materi, peserta diajak mempraktikkan pembuatan ecobrick dengan mengisi botol plastik menggunakan sampah plastik yang telah dipilah dan dipadatkan hingga mencapai kepadatan yang sesuai. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh antusias, kebersamaan, dan partisipasi aktif dari peserta. Hasil akhirnya berupa ecobrick yang siap dimanfaatkan sebagai bahan untuk berbagai produk ramah lingkungan.


Dokumentasi

 

 

Penutup

Kegiatan edukasi lingkungan dan pembuatan ecobrick berjalan dengan baik serta mendapat respons positif dari peserta. Melalui kombinasi pembelajaran dan praktik langsung, peserta memperoleh pengetahuan sekaligus pengalaman nyata dalam menjaga lingkungan. Diharapkan kegiatan ini mampu menumbuhkan kebiasaan baik yang berkelanjutan sehingga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Penulis

Indri Angraini

Indri Angraini

S1-Akuntansi