Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang menjadi bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memperoleh pengalaman dalam memahami kehidupan masyarakat secara langsung. Melalui KKN, mahasiswa tidak hanya menjalankan kegiatan pengabdian, tetapi juga belajar beradaptasi, berkomunikasi, dan bekerja sama dengan berbagai unsur masyarakat. Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, merupakan salah satu wilayah yang menjadi lokasi pelaksanaan KKN mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang. Berdasarkan hasil observasi, koordinasi, dan interaksi dengan masyarakat, terdapat berbagai potensi serta kebutuhan yang dapat dikembangkan, terutama dalam bidang pendidikan, lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan kehidupan sosial.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan KKN di wilayah Kelurahan Karang Anyar adalah kondisi lingkungan dan pemanfaatan lahan yang masih dapat dioptimalkan. Beberapa area yang sebelumnya kurang termanfaatkan memerlukan perhatian agar dapat memberikan manfaat yang lebih baik bagi masyarakat. Kondisi lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kualitas kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan adanya upaya bersama untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan, penghijauan, serta pemanfaatan lingkungan secara berkelanjutan. Selain permasalahan lingkungan, keberadaan masyarakat sebagai bagian utama dalam pembangunan juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan KKN. Keterlibatan masyarakat sangat diperlukan agar setiap kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan. Melalui komunikasi dan kerja sama dengan masyarakat, mahasiswa dapat memahami kebutuhan yang ada di lapangan sekaligus menyesuaikan kegiatan dengan kondisi dan potensi yang dimiliki oleh wilayah setempat. Kondisi tersebut menjadi dasar bagi mahasiswa dalam menyusun kegiatan yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan lingkungan setempat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan melibatkan masyarakat serta berbagai pihak terkait agar mahasiswa dapat memberikan kontribusi secara langsung sekaligus membangun kerja sama yang baik selama masa pengabdian. Setiap kegiatan yang dilaksanakan diharapkan dapat menjadi sarana untuk mendorong partisipasi masyarakat serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan sosial di sekitar.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN tidak hanya berperan sebagai pelaksana kegiatan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mencari solusi terhadap berbagai kebutuhan yang ditemukan selama proses observasi. Mahasiswa berusaha mengintegrasikan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dengan kondisi nyata di masyarakat. Proses tersebut diharapkan dapat menciptakan kegiatan yang lebih tepat sasaran, sederhana, dan dapat diterima serta dilanjutkan oleh masyarakat setelah masa KKN berakhir. Kegiatan KKN juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun hubungan yang baik dengan masyarakat dan berbagai pihak di lingkungan Kelurahan Karang Anyar. Melalui kegiatan yang bersifat edukatif, sosial, dan lingkungan, mahasiswa dapat belajar mengenai pentingnya komunikasi, koordinasi, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Kerja sama yang terjalin selama kegiatan diharapkan dapat menciptakan hubungan yang positif antara mahasiswa, masyarakat, perangkat wilayah, dan pihak-pihak terkait. Dengan adanya KKN di Kelurahan Karang Anyar, mahasiswa diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat melalui kegiatan yang edukatif, partisipatif, dan sesuai dengan kondisi lapangan. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan pengalaman, kemampuan bekerja sama, serta menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, KKN diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan akademik yang harus diselesaikan oleh mahasiswa, tetapi juga menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa kepada masyarakat. Setiap program yang dijalankan diharapkan dapat memberikan dampak positif, meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan kehidupan sosial, serta menjadi pengalaman yang bermanfaat bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri untuk berkontribusi di tengah masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan.
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan kegiatan yang memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan akademik maupun sosial dengan terlibat secara langsung dalam kehidupan bermasyarakat. Adapun beberapa alasan dari pelaksanaan KKN adalah sebagai berikut:
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bertujuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan. Adapun tujuan pelaksanaan KKN adalah sebagai berikut:

Pelaksanaan KKN di Kelurahan Karang Anyar memberikan manfaat yang dapat dirasakan melalui perubahan pengetahuan, keterlibatan masyarakat, pemanfaatan sumber daya, serta kondisi lingkungan di beberapa lokasi kegiatan. Berbagai program yang dilaksanakan tidak hanya menghasilkan kegiatan selama masa KKN, tetapi juga memberikan hasil yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Adapun dampak yang diperoleh antara lain sebagai berikut:
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang di Kelurahan Karang Anyar dilaksanakan melalui berbagai rangkaian kegiatan yang telah disusun berdasarkan hasil koordinasi, observasi, serta kebutuhan masyarakat di lingkungan setempat. Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja utama, tetapi juga terlibat secara langsung dalam berbagai kegiatan sosial, lingkungan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta kegiatan kemasyarakatan. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara bertahap mulai dari proses pengenalan lingkungan, koordinasi dengan tokoh masyarakat, persiapan program kerja, pelaksanaan program, hingga evaluasi dan penyempurnaan kegiatan.
MINGGU KE-1
Pelaksanaan KKN diawali pada Senin, 20 Juli 2026 dengan kegiatan pelepasan mahasiswa KKN di Universitas Muhammadiyah Tangerang. Kegiatan pelepasan menjadi tanda dimulainya rangkaian pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Setelah pelepasan, mahasiswa mulai mempersiapkan diri untuk melaksanakan kegiatan KKN di wilayah yang telah ditentukan. Selanjutnya pada Rabu, 22 Juli 2026, mahasiswa melaksanakan pembukaan KKN di Kelurahan Karang Anyar. Kegiatan ini menjadi langkah awal mahasiswa untuk memperkenalkan diri kepada lingkungan masyarakat sekaligus menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan KKN. Pada hari yang sama, mahasiswa juga melakukan diskusi santai dengan Karang Taruna Karang Anyar. Diskusi tersebut dilakukan untuk membangun komunikasi dan hubungan yang baik dengan pemuda setempat serta memperoleh gambaran mengenai kondisi lingkungan dan kegiatan masyarakat yang dapat disinergikan dengan program kerja mahasiswa.
Pada Kamis, 23 Juli 2026, kegiatan dilanjutkan dengan bersih-bersih posko dan diskusi program kerja. Mahasiswa bersama-sama membersihkan dan menata posko agar dapat digunakan sebagai tempat berkegiatan selama pelaksanaan KKN. Setelah itu, mahasiswa melakukan diskusi untuk membahas pembagian tugas, kesiapan program kerja, serta rencana kegiatan yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian. Pada malam harinya, mahasiswa mengikuti yasinan bersama warga. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan sosial mahasiswa kepada masyarakat sekaligus menjadi kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi dengan warga sekitar.
Kemudian pada Jumat, 24 Juli 2026, mahasiswa melakukan sounding terkait agenda penyuluhan ke SDN Karang Anyar 1, 2, dan 3. Kegiatan ini dilakukan untuk 2 menyampaikan rencana pelaksanaan program penyuluhan mengenai jenis dan umur sampah kepada pihak sekolah. Mahasiswa melakukan koordinasi mengenai waktu pelaksanaan, sasaran peserta, materi yang akan disampaikan, serta teknis kegiatan agar program dapat berjalan dengan baik tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Pada Sabtu, 25 Juli 2026, mahasiswa melaksanakan kerja bakti di area posko bersama lingkungan sekitar. Kegiatan ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan posko yang bersih, nyaman, dan tertata selama mahasiswa menjalankan aktivitas KKN. Selain kerja bakti, mahasiswa juga mengikuti senam sore bersama ibu-ibu di Kelurahan Karang Anyar. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya ibu-ibu, sekaligus mendukung kegiatan positif yang berkaitan dengan kesehatan dan kebugaran.
Selanjutnya, pada Minggu, 26 Juli 2026, mahasiswa mengikuti kerja bakti di area RW 001 bersama masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa turut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus membangun semangat gotong royong bersama warga. Setelah kegiatan lapangan selesai, mahasiswa melaksanakan evaluasi, diskusi lanjutan, dan pematangan program kerja. Evaluasi dilakukan untuk melihat kesiapan kegiatan yang telah direncanakan serta mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki sebelum memasuki pelaksanaan program pada minggu berikutnya.
MINGGU KE-2
Memasuki Senin, 27 Juli 2026, mahasiswa mulai melakukan persiapan lebih lanjut untuk program penyuluhan sampah dengan membuat papan umur sampah dan media praktik jenis sampah. Pembuatan media ini dilakukan sebagai upaya agar kegiatan penyuluhan dapat disampaikan secara lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa. Papan umur sampah digunakan untuk memberikan gambaran mengenai lamanya waktu yang dibutuhkan berbagai jenis sampah untuk terurai, sedangkan media praktik digunakan untuk membantu siswa mengenali dan membedakan jenis sampah secara langsung.
Pada Selasa, 28 Juli 2026, mahasiswa melaksanakan kegiatan penyuluhan jenis dan umur sampah di SDN Karang Anyar 1. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja utama mahasiswa KKN dalam bidang pendidikan lingkungan. Mahasiswa memberikan pemahaman kepada siswa mengenai jenis-jenis sampah, perbedaan sampah organik dan anorganik, serta waktu yang dibutuhkan oleh sampah untuk terurai. Penyampaian materi dilakukan dengan cara yang sederhana dan interaktif agar siswa dapat mengikuti kegiatan dengan antusias. Mahasiswa juga memanfaatkan media yang telah dibuat sebelumnya sehingga siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi dapat melihat dan mempraktikkan secara langsung materi yang diberikan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap siswa dapat mulai membiasakan diri untuk membuang dan memilah sampah dengan benar.
Kemudian pada Rabu, 29 Juli 2026, mahasiswa melakukan survei KWT untuk lahan sprinkler air. Survei dilakukan dengan melihat kondisi lahan, posisi tanaman, sumber air, serta lokasi yang memungkinkan untuk digunakan sebagai tempat pemasangan sprinkler. Kegiatan ini menjadi tahap awal sebelum sistem sprinkler diterapkan agar pemasangannya dapat disesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan. Pada hari yang sama, mahasiswa juga melakukan pengecatan pot TOGA sebagai bagian dari persiapan program pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga. Pot yang telah disiapkan kemudian diperbaiki dan diperindah agar dapat digunakan sebagai media penanaman sekaligus memberikan nilai estetika bagi lingkungan.
Pada Kamis, 30 Juli 2026, mahasiswa mengadakan kegiatan kreativitas bersama anak-anak sekitar posko melalui kegiatan mewarnai. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk interaksi mahasiswa dengan anak-anak di lingkungan sekitar sekaligus memberikan aktivitas positif yang dapat meningkatkan kreativitas mereka. Selain itu, mahasiswa juga melakukan penyusunan hiasan bendera plastik merah putih untuk mempersiapkan lingkungan dalam menyambut perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Pada malam harinya, mahasiswa kembali mengikuti yasinan bersama warga sebagai bagian dari kegiatan sosial dan pendekatan mahasiswa dengan masyarakat.
Selanjutnya pada Jumat, 31 Juli 2026, mahasiswa melaksanakan diskusi lanjutan dan pematangan program kerja. Kegiatan ini dilakukan untuk mengevaluasi program yang telah berjalan serta mempersiapkan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari berikutnya. Mahasiswa memastikan pembagian tugas, perlengkapan, serta kebutuhan teknis setiap kegiatan agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan lebih terarah.
Pada Sabtu, 1 Agustus 2026, mahasiswa melaksanakan implementasi sprinkler air di KWT Rosella. Setelah sebelumnya dilakukan survei lokasi, mahasiswa mulai menerapkan sistem sprinkler pada lahan yang telah ditentukan. Proses dilakukan melalui pemasangan, penataan, dan uji coba aliran air untuk memastikan penyiraman dapat menjangkau area tanaman dengan baik. Pada hari yang sama, mahasiswa juga melakukan penanaman dan menghias pot TOGA yang sebelumnya telah dipersiapkan. Kegiatan dilakukan secara bersama-sama dengan menata tanaman agar terlihat rapi dan menarik. Selain itu, mahasiswa kembali melakukan diskusi lanjutan dan pematangan program kerja sebagai bentuk evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan.
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, mahasiswa melaksanakan kerja bakti di area Masjid Nurul Hidayah. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan fasilitas umum dan tempat ibadah di lingkungan masyarakat. Setelah itu, mahasiswa turut melakukan pembersihan empang dari tanaman eceng gondok yang dinilai mengganggu kondisi lingkungan sekitar. Mahasiswa juga ikut serta dalam penggalangan dana HUT RI RT 001 sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan masyarakat dalam menyambut Hari Kemerdekaan. Seluruh kegiatan kemudian ditutup dengan evaluasi, diskusi lanjutan, dan pematangan program kerja untuk mempersiapkan agenda pada minggu berikutnya.
MINGGU KE-3
Memasuki Senin, 3 Agustus 2026, mahasiswa melakukan gladi resik penyuluhan sebagai persiapan untuk pelaksanaan penyuluhan berikutnya. Gladi resik dilakukan untuk mengevaluasi kembali materi, media, pembagian tugas, serta cara penyampaian kepada siswa. Kegiatan ini juga menjadi bahan evaluasi dari penyuluhan yang sebelumnya telah dilaksanakan di SDN Karang Anyar 1 sehingga kekurangan yang ditemukan dapat diperbaiki.
Pada Selasa, 4 Agustus 2026, mahasiswa kembali melaksanakan kegiatan penyuluhan jenis dan umur sampah di SDN Karang Anyar 2. Materi yang diberikan meliputi pengenalan jenis sampah, perbedaan sampah organik dan anorganik, serta pemahaman mengenai umur sampah. Mahasiswa mengajak siswa untuk mengenali berbagai jenis sampah yang sering mereka temui di lingkungan sekolah dan rumah. Kegiatan dibuat interaktif agar siswa lebih mudah memahami materi dan terdorong untuk menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan dalam kehidupan sehari-hari. Pada hari yang sama, mahasiswa juga melakukan diskusi dengan RW 003 sebagai bagian dari koordinasi dan pendekatan kepada masyarakat.
Selanjutnya pada Rabu, 5 Agustus 2026, mahasiswa melakukan diskusi lanjutan dan pematangan program kerja. Kegiatan ini dilanjutkan dengan mulai mengerjakan pembuatan alat press botol. Pembuatan alat dilakukan sebagai salah satu bentuk inovasi sederhana dalam mendukung pengelolaan sampah plastik. Mahasiswa mempersiapkan bahan, merakit komponen alat, serta melakukan penyesuaian agar alat dapat digunakan dengan baik.
Pada Kamis, 6 Agustus 2026, mahasiswa kembali melaksanakan kegiatan kreativitas bersama anak-anak sekitar posko melalui kegiatan mewarnai gypsum. Kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kreativitas anak sekaligus mempererat hubungan mahasiswa dengan anak-anak di lingkungan sekitar. Pada hari yang sama, mahasiswa juga mengikuti diskusi dan rapat kepanitiaan 17 Agustus bersama RT 001 sebagai bagian dari persiapan kegiatan perayaan Hari Kemerdekaan.
Kemudian pada Jumat, 7 Agustus 2026, mahasiswa kembali melakukan diskusi dengan RW 003 untuk membahas koordinasi kegiatan di lingkungan masyarakat. Setelah itu, proses pembuatan alat press botol kembali dilanjutkan. Mahasiswa melakukan penyempurnaan terhadap alat serta mengecek fungsi setiap bagian agar alat dapat digunakan sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan.
Pada Sabtu, 8 Agustus 2026, mahasiswa melakukan survei lahan TPS untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan penataan area tersebut. Setelah survei, mahasiswa melakukan pengecatan papan PKK Kelurahan Karang Anyar sebagai bentuk dukungan 5 terhadap penataan fasilitas lingkungan. Mahasiswa juga melanjutkan penyusunan hiasan bendera plastik merah putih sebagai persiapan menyambut peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pada Minggu, 9 Agustus 2026, mahasiswa melaksanakan kerja bakti di halaman posko bersama masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan senam pagi di halaman posko. Pada hari yang sama, mahasiswa melaksanakan demonstrasi dan penyerahan alat press botol. Alat yang telah selesai dibuat diperkenalkan kepada masyarakat melalui demonstrasi penggunaan secara langsung. Mahasiswa menjelaskan cara penggunaan alat agar masyarakat dapat memanfaatkannya untuk membantu mengurangi volume botol plastik. Selain itu, mahasiswa juga melakukan pemasangan papan nama TOGA sebagai penyempurnaan program TOGA yang sebelumnya telah ditanam dan ditata.
MINGGU KE-4
Pada Senin, 10 Agustus 2026, mahasiswa kembali melaksanakan diskusi lanjutan dan pematangan program kerja. Evaluasi dilakukan terhadap kegiatan yang telah terlaksana sekaligus mempersiapkan program utama yang masih harus dijalankan. Mahasiswa juga melakukan koordinasi agar setiap kegiatan dapat berjalan sesuai target dan pembagian tugas yang telah ditentukan.
Selanjutnya pada Selasa, 11 Agustus 2026, mahasiswa melaksanakan kegiatan penyuluhan jenis dan umur sampah di SDN Karang Anyar 3. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan penyuluhan di sekolah ketiga setelah sebelumnya dilakukan di SDN Karang Anyar 1 dan SDN Karang Anyar 2. Mahasiswa memberikan edukasi mengenai jenis sampah, umur sampah, dampak sampah terhadap lingkungan, serta pentingnya membuang dan memilah sampah dengan benar. Selain penyuluhan, pada hari yang sama mahasiswa juga melaksanakan seminar teknologi informasi dalam edukasi pengelolaan bank sampah. Seminar ini bertujuan memberikan wawasan mengenai pemanfaatan teknologi dalam membantu proses pencatatan dan pengelolaan bank sampah agar dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan efektif.
Pada Rabu, 12 Agustus 2026, mahasiswa melakukan pematangan dan persiapan program kerja utama. Persiapan dilakukan dengan mengevaluasi kebutuhan kegiatan serta memastikan perlengkapan dan pembagian tugas telah siap. Selain itu, mahasiswa melakukan pengecatan dan penghiasan area Kelurahan Karang Anyar untuk membantu memperindah lingkungan dalam rangka menyambut perayaan HUT RI. Pada hari yang sama, mahasiswa mengikuti diskusi dan rapat kepanitiaan 17 Agustus bersama RT 001 untuk mempersiapkan rangkaian kegiatan perayaan kemerdekaan.
Pada Kamis, 13 Agustus 2026, mahasiswa membuat photobooth untuk perayaan 17 Agustus RT 001. Pembuatan photobooth dilakukan dengan memanfaatkan kreativitas mahasiswa agar dapat menjadi salah satu fasilitas yang menarik bagi masyarakat saat 6 kegiatan perayaan berlangsung. Setelah itu, mahasiswa mengikuti diskusi dan rapat kepanitiaan 17 Agustus bersama RT 002 untuk melakukan koordinasi mengenai persiapan kegiatan di lingkungan RT 002.
Kemudian pada Jumat, 14 Agustus 2026, mahasiswa melaksanakan penanaman tanaman pucuk merah sebagai bagian dari kegiatan penghijauan dan penataan lingkungan. Penanaman dilakukan di area TPS liar yang dijadikan ruang hijau dengan harapan dapat memberikan suasana lingkungan yang lebih hijau, rapi, dan asri. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap keberlanjutan lingkungan di Kelurahan Karang Anyar.
Pada Sabtu, 15 Agustus 2026, mahasiswa bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti di lahan bekas TPS. Kegiatan dilakukan untuk membersihkan dan menata kembali lahan yang sebelumnya digunakan sebagai tempat pembuangan sampah. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus mendorong masyarakat untuk memiliki kepedulian terhadap kondisi lahan di sekitar tempat tinggal mereka.
Selanjutnya pada Minggu, 16 Agustus 2026, mahasiswa berpartisipasi dalam kepanitiaan perlombaan perayaan 17 Agustus RT 001 dan RT 002. Mahasiswa membantu berbagai kebutuhan teknis dan persiapan kegiatan agar perlombaan dapat berjalan dengan tertib. Keterlibatan ini menjadi bentuk partisipasi mahasiswa dalam kegiatan sosial masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dengan warga.
MINGGU KE-5
Memasuki Senin, 17 Agustus 2026, mahasiswa mengikuti berbagai rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Mahasiswa berpartisipasi dalam kepanitiaan perayaan 17 Agustus RT 001 dan RT 002, termasuk kegiatan gerak jalan dan perlombaan. Keterlibatan mahasiswa dilakukan mulai dari membantu persiapan, mendukung pelaksanaan kegiatan, hingga memastikan kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Selain itu, mahasiswa juga melakukan penebaran bibit ikan lele di KWT Rosella sebagai bagian dari kegiatan pemberdayaan dan pemanfaatan potensi lingkungan. Pada malam harinya, mahasiswa kembali terlibat dalam kepanitiaan malam puncak perayaan 17 Agustus RT 001. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi salah satu momen penting selama KKN karena mahasiswa dapat berbaur secara langsung dengan masyarakat dalam suasana kebersamaan dan perayaan kemerdekaan.
Kemudian pada Selasa, 18 Agustus 2026, kegiatan dilanjutkan dengan pengecatan papan PKK Kelurahan Karang Anyar sebagai bagian dari penataan fasilitas lingkungan. Selain itu, mahasiswa melaksanakan proses pemasangan ban bekas sebagai pagar hias. Pemanfaatan ban bekas tersebut merupakan bentuk kreativitas dalam mengolah barang yang sudah tidak terpakai menjadi elemen yang memiliki fungsi dan nilai estetika bagi lingkungan. Kegiatan ini sekaligus menjadi salah satu rangkaian akhir dari pelaksanaan 7 program KKN di Kelurahan Karang Anyar.
Pada tanggal 19–21 Agustus 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Kelurahan Karang Anyar Tahun 2026 melaksanakan dan menuntaskan salah satu program kerja berupa penataan lahan bekas TPS liar menjadi ruang hijau yang bersih, asri, dan bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan diawali dengan persiapan dan pencarian berbagai kebutuhan untuk memperindah area, seperti mencari dan menyiapkan ban bekas yang akan dimanfaatkan sebagai media penghias sekaligus pot tanaman, serta membeli berbagai jenis tanaman yang akan ditanam di area tersebut. Setelah seluruh kebutuhan tersedia, mahasiswa KKN bersama masyarakat melakukan pembersihan lahan dari sisa-sisa sampah dan rumput liar yang masih terdapat di sekitar lokasi TPS liar.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pengecatan ban yang nantinya digunakan sebagai bagian dari dekorasi area dan media penanaman. Mahasiswa kemudian melakukan penataan dan penanaman tanaman di sepanjang area lahan, dengan total sebanyak 26 pohon yang ditanam dan disebarkan di berbagai titik di seluruh area TPS liar. Penanaman ini dilakukan sebagai upaya untuk mengubah lahan yang sebelumnya tidak tertata menjadi kawasan yang lebih hijau, asri, dan memiliki nilai manfaat bagi masyarakat sekitar. Sebagai bentuk edukasi dan upaya pencegahan agar lokasi tersebut tidak kembali digunakan sebagai tempat pembuangan sampah, mahasiswa KKN juga melakukan pemasangan banner peringatan “Dilarang Buang Sampah” di area yang mudah terlihat oleh masyarakat. Selain itu, papan edukasi mengenai sampah terurai yang telah dibuat sebelumnya turut ditancapkan dan dipasang di area tersebut sebagai media informasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan memahami jenis-jenis sampah. Seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN UMT Kelurahan Karang Anyar dalam mengubah TPS liar menjadi ruang hijau yang lebih bersih, tertata, edukatif, dan bermanfaat, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan serta tidak kembali melakukan pembuangan sampah di lokasi tersebut.





































Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan di Kelurahan Karang Anyar telah menjadi pengalaman yang berharga bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang. Selama pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya memperoleh kesempatan untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan, tetapi juga belajar memahami kondisi masyarakat, beradaptasi dengan lingkungan, serta membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak. Melalui berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, mahasiswa berupaya memberikan kontribusi dalam bidang pendidikan, lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan sosial kemasyarakatan. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan, kepedulian, kreativitas, serta pemanfaatan potensi yang terdapat di lingkungan Kelurahan Karang Anyar. Dalam pelaksanaannya, dukungan dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting yang membantu kegiatan berjalan dengan baik.
Kami menyadari bahwa pelaksanaan KKN masih memiliki keterbatasan dan belum dapat menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat. Namun, kami berharap berbagai kegiatan dan hasil yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat serta menjadi langkah awal yang dapat dilanjutkan dan dikembangkan oleh masyarakat. Keberlanjutan tersebut diharapkan dapat menjaga manfaat yang telah terbentuk dan memberikan dampak positif bagi lingkungan dalam jangka panjang. Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, bantuan, dan partisipasi selama pelaksanaan KKN, khususnya Pemerintah Kelurahan Karang Anyar dan seluruh masyarakat yang telah menerima serta mendampingi mahasiswa dengan baik. Semoga pengalaman dan kegiatan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, menjadi pembelajaran yang berarti bagi mahasiswa, serta menjadi bagian dari kebaikan yang dapat terus dirasakan setelah KKN berakhir.
Desta Elviano