Seminar Edukasi Pencegahan DBD, Penggunaan Abate, dan Pemanfaatan TOGA

Seminar Edukasi Pencegahan DBD, Penggunaan Abate, dan Pemanfaatan TOGA

: Kamis, 30 Juli 2026 : Jatake

Latar Belakang Kegiatan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. Salah satu bentuk pengabdian tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Seminar Penguatan Literasi Lingkungan dan Kesehatan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan.

Kelurahan Jatake sebagai wilayah pelaksanaan KKN memiliki komitmen dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui kolaborasi antara pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, kader masyarakat, serta mahasiswa. Berdasarkan kondisi tersebut, mahasiswa KKN menyelenggarakan seminar edukasi yang mengangkat tema pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), penggunaan bubuk Abate secara benar, serta pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai bagian dari upaya preventif menjaga kesehatan masyarakat.

Materi yang diberikan tidak hanya menjelaskan mengenai penyebab, gejala, dan pencegahan DBD, tetapi juga memperkenalkan Gerakan 3M Plus, penggunaan Abate sesuai dosis yang benar, serta Gerakan One House One Plant sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan hijau.


Mengapa Kegiatan Tersebut Perlu Dilaksanakan

Kegiatan ini perlu dilaksanakan karena masih terdapat risiko penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang erat kaitannya dengan kebersihan lingkungan dan perilaku hidup masyarakat. Edukasi menjadi langkah preventif yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mengurangi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

Selain itu, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tata cara penggunaan bubuk Abate yang tepat maupun manfaat tanaman obat keluarga sebagai pendukung kesehatan keluarga. Oleh karena itu, seminar ini menjadi media edukasi sekaligus wadah diskusi antara masyarakat dengan narasumber sehingga informasi yang diberikan dapat dipahami secara langsung dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta sinergi antara pemerintah kelurahan, kader kesehatan, serta masyarakat dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.


Tujuan Kegiatan

  • Meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyebab, gejala, dan pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD).
  • Memberikan edukasi mengenai penggunaan bubuk Abate yang benar sebagai bagian dari Gerakan 3M Plus.
  • Mengenalkan manfaat Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai upaya meningkatkan kemandirian kesehatan keluarga.
  • Mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan hidup sehat dan penghijauan lingkungan.
  • Mempererat kerja sama antara mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang dengan Pemerintah Kelurahan Jatake serta masyarakat.

Siapa Saja yang Terlibat Pada Kegiatan

Kegiatan seminar melibatkan berbagai unsur, yaitu:

  • Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang Kelompok Jatake.
  • Dosen Pembimbing Lapangan (Dr. Dilla Fadhillah, M.Pd).
  • Mahasiswa Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tangerang sebagai narasumber pendamping.
  • Pemerintah Kelurahan Jatake.
  • Ketua RW dan kader kesehatan dari RW 01 sampai RW 09.
  • Perwakilan masyarakat Kelurahan Jatake.

Adapun peserta yang telah melakukan konfirmasi kehadiran terdiri dari:

RWPeserta
RW 01Kiki (Pak RW), Herman, Ibu Suwarsi
RW 02Ibu Hj. Elis, Ibu Tri
RW 03Ibu Ervitasari, Ibu Suminem
RW 04Ibu Zelpine, Ibu Murni
RW 05Pak Mustofa Ali, Ibu Idawati
RW 06Devi Apriyani
RW 07Ibu Tinah Datta, Ibu Komariah
RW 08Erna Pujirahayu, Sukarti
RW 09Ibu RW Hasnah Salwa Abiyyu, Ibu Titin

Apa Dampak Bagi Masyarakat dan Lingkungan

Pelaksanaan seminar memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat, antara lain:

  • Bertambahnya pengetahuan masyarakat mengenai bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD) beserta langkah-langkah pencegahannya.
  • Meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai penggunaan bubuk Abate secara tepat dan aman.
  • Tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan Gerakan 3M Plus secara rutin.
  • Meningkatnya minat masyarakat dalam menanam TOGA sebagai bentuk kemandirian kesehatan keluarga.
  • Terbangunnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan serta upaya penghijauan melalui Gerakan One House One Plant.
  • Terjalinnya komunikasi dan kolaborasi yang lebih baik antara masyarakat, pemerintah kelurahan, kader kesehatan, dan mahasiswa KKN.

Ceritakan Bagaimana Kegiatan Tersebut Berjalan

Kegiatan Seminar Penguatan Literasi Lingkungan dan Kesehatan dilaksanakan pada hari Kamis, 30 Juli 2026 bertempat di Aula Kantor Kelurahan Jatake. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta mulai pukul 09.00 WIB yang dilakukan oleh Divisi Humas. Selanjutnya acara dibuka oleh pembawa acara dengan mengucapkan salam, pembacaan susunan acara, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan kepada bangsa dan negara.

Memasuki acara inti, narasumber yaitu Dr. Dilla Fadhillah, M.Pd bersama Anisa Fitriyani menyampaikan materi mengenai pentingnya menjaga kesehatan lingkungan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan produktif. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan Demam Berdarah Dengue (DBD), penyebab dan gejalanya, penerapan Gerakan 3M Plus, penggunaan bubuk Abate sesuai dosis yang benar, serta pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai pelengkap dalam menjaga kesehatan keluarga. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga peserta dapat memahami materi dengan baik.

Setelah penyampaian materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif. Peserta seminar menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai cara pencegahan DBD, penggunaan Abate, hingga jenis tanaman TOGA yang mudah ditanam di lingkungan rumah. Untuk meningkatkan partisipasi peserta, panitia juga menyelenggarakan sesi kuis berhadiah (doorprize) berdasarkan materi yang telah disampaikan sehingga suasana seminar menjadi lebih hidup dan komunikatif.

Pada akhir kegiatan dilakukan penyerahan kenang-kenangan kepada narasumber sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi yang diberikan, dilanjutkan dengan foto bersama seluruh peserta, aparatur Kelurahan Jatake, dosen pembimbing lapangan, serta mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang. Setelah acara selesai, panitia melaksanakan evaluasi internal dan mulai menyusun dokumentasi serta laporan kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan program kerja KKN.


Dokumentasi


Kegiatan registrasi peserta seminar oleh panitia KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang.


Penyampaian materi Seminar Penguatan Literasi Lingkungan dan Kesehatan oleh narasumber.


Sesi tanya jawab dan diskusi interaktif bersama peserta seminar dari perwakilan RW dan kader kesehatan.


Foto bersama seluruh peserta, narasumber, aparatur Kelurahan Jatake, dan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang.


Penutup

Seminar Penguatan Literasi Lingkungan dan Kesehatan merupakan salah satu program kerja unggulan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang yang berhasil dilaksanakan melalui kerja sama dengan Pemerintah Kelurahan Jatake. Kegiatan ini tidak hanya menjadi media penyampaian informasi mengenai pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), penggunaan bubuk Abate, dan pemanfaatan TOGA, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan keluarga.

Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat Kelurahan Jatake mampu menerapkan ilmu yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif. Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mengembangkan kemampuan komunikasi, serta membangun kolaborasi yang baik dengan pemerintah dan masyarakat sebagai wujud nyata pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.

Penulis

Septiyano Efendi

Septiyano Efendi

S1-Ilmu Komunikasi