Kelompok Wanita Tani (KWT) merupakan salah satu organisasi masyarakat yang berperan aktif dalam mendukung kegiatan penghijauan, pemanfaatan lahan pekarangan, serta budidaya tanaman yang bermanfaat bagi masyarakat. Untuk mendukung identitas dan keberadaan KWT, diperlukan sarana informasi yang dapat memperkenalkan lokasi serta fungsi KWT kepada masyarakat.
Salah satu sarana tersebut adalah papan nama KWT. Selain berfungsi sebagai penanda lokasi, papan KWT juga menjadi media informasi yang menunjukkan keberadaan kelompok tani kepada masyarakat maupun pihak luar yang berkunjung. Keberadaan papan nama dapat meningkatkan kerapihan, memberikan identitas yang jelas, serta mendukung pengembangan kawasan budidaya tanaman agar lebih tertata. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa bersama anggota Kelompok Wanita Tani melaksanakan proses pembuatan papan KWT sebagai salah satu bentuk kontribusi dalam mendukung program penghijauan dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat identitas KWT sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga dan mengembangkan kawasan penghijauan.
Pembuatan papan KWT perlu dilaksanakan karena belum tersedianya papan identitas yang dapat menunjukkan keberadaan kelompok tani secara jelas. Dengan adanya papan KWT, masyarakat akan lebih mudah mengenali lokasi kegiatan budidaya tanaman serta mengetahui keberadaan Kelompok Wanita Tani di lingkungan tersebut.
Selain sebagai identitas, papan KWT juga mendukung kerapihan dan estetika area penghijauan sehingga kawasan budidaya terlihat lebih tertata. Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan mahasiswa KKN terhadap pengembangan sarana pendukung yang dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Kegiatan diawali dengan musyawarah antara mahasiswa KKN dan pengelola KWT mengenai desain, ukuran, serta isi informasi yang akan dicantumkan pada papan KWT. Setelah desain disepakati, mahasiswa menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan, seperti papan, cat, kuas, tiang penyangga, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Selanjutnya dilakukan proses pengukuran dan pembuatan papan sesuai ukuran yang telah ditentukan. Mahasiswa bersama anggota KWT bekerja sama mengamplas permukaan papan, memberikan lapisan cat dasar, kemudian mengecat papan dengan warna yang telah disepakati. Setelah cat mengering, dilakukan penulisan nama Kelompok Wanita Tani beserta informasi pendukung menggunakan teknik pengecatan agar tulisan terlihat jelas dan mudah dibaca.
Setelah proses pengecatan selesai, papan diperiksa kembali untuk memastikan hasilnya rapi dan tahan terhadap kondisi cuaca. Papan kemudian dipasang pada lokasi yang strategis di area budidaya tanaman sehingga mudah terlihat oleh masyarakat maupun pengunjung. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa dan anggota KWT bekerja sama dengan penuh semangat dan saling membantu dalam setiap tahapan pekerjaan. Diskusi dan koordinasi yang baik membuat proses pembuatan papan berjalan lancar hingga selesai. Di akhir kegiatan dilakukan evaluasi hasil pekerjaan dan dokumentasi bersama sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan program kerja KKN.




Pembuatan papan KWT merupakan salah satu bentuk dukungan mahasiswa KKN dalam meningkatkan sarana pendukung kegiatan Kelompok Wanita Tani. Keberadaan papan ini tidak hanya berfungsi sebagai identitas kelompok, tetapi juga menjadi media informasi yang memperkuat keberadaan KWT di tengah masyarakat.
Diharapkan papan KWT yang telah dibuat dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik sehingga mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang. Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN, Kelompok Wanita Tani, dan masyarakat, diharapkan program penghijauan serta pemberdayaan masyarakat dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Sisca Nurhaliza