LATAR BELAKANG
Minggu pertama kegiatan difokuskan pada penguatan fondasi operasional dan penerimaan program di masyarakat Kelurahan Periuk Jaya Permai. Survei posko dilakukan guna memastikan kesiapan sarana pendukung kegiatan tim di lapangan, yang dilanjutkan dengan koordinasi intensif bersama jajaran kelurahan, Ketua RT, dan Ketua RW untuk menyatukan persepsi serta menggalang dukungan warga.
Sejalan dengan upaya edukasi masyarakat, sosialisasi penataan lingkungan diarahkan ke tingkat Sekolah Dasar (SD). Edukasi mengenai lubang biopori dan tanaman TOGA dipilih sebagai materi utama untuk menumbuhkan kesadaran menjaga resapan air dan memanfaatkan tanaman obat sejak usia dini. Pendekatan ini diharapkan menjadi pemicu kebiasaan hidup ramah lingkungan yang berdampak jangka panjang bagi wilayah setempat.
Alasan Pelaksanaan Kegiatan:
Pembekalan DPL: Memastikan tim memiliki pemahaman materi, etika, dan kesiapan operasional yang matang sesuai regulasi program.
Survei Posko & Lingkungan: Menentukan pusat kegiatan yang strategis serta memetakan kondisi fisik, potensi, dan permasalahan aktual di wilayah sasaran.
Koordinasi Kelurahan, RT, & RW: Memperoleh izin resmi, membangun kepercayaan (trust), dan menyatukan persepsi. Langkah ini memastikan program kerja yang dirancang relevan dengan kebutuhan riil warga (bottom-up) serta mendapat dukungan penuh dari pemangku kepentingan lokal.
TUJUAN KEGIATAN
Meningkatkan Kesiapan Tim: Memahami arahan teknis dan etika lapangan dari DPL sebagai pedoman pelaksanaan program.
Optimasi Operasional: Memastikan posko yang strategis dan memetakan potensi serta kebutuhan lingkungan sekitar.
Membangun Legitimasi & Kemitraan: Memperoleh izin resmi dan dukungan dari jajaran Kelurahan Periuk Jaya Permai, Ketua RT, dan RW.
Menyelaraskan Program Kerja: Memastikan seluruh agenda kegiatan dirancang sesuai dengan aspirasi dan kondisi riil masyarakat setempat.
Pelaksanaan Kegiatan:
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pembekalan bersama DPL guna memantapkan strategi dan etika lapangan. Tim kemudian bergerak melakukan survei lokasi posko serta observasi lingkungan sekitar untuk memetakan kondisi fisik pemukiman. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan silaturahmi ke kantor Kelurahan Periuk Jaya Permai, serta berdiskusi hangat bersama para Ketua RT dan RW. Pendekatan ini disambut sangat baik oleh para pengurus wilayah, sehingga kesepakatan dan dukungan penuh resmi diperoleh untuk kelancaran program-program mendatang.










Kesimpulan
Seluruh tahap persiapan awal—mulai dari pembekalan DPL, survei posko dan lingkungan, hingga koordinasi bersama pihak Kelurahan, RT, dan RW—telah terlaksana dengan baik. Langkah awal ini berhasil membangun legitimasi dan sinergi yang kuat dengan pemangku kepentingan setempat.
Saran
Diharapkan komunikasi harmonis yang telah terjalin dapat terus dijaga guna mendukung kelancaran pelaksanaan seluruh program kerja di Kelurahan Periuk Jaya Permai pada minggu-minggu berikutnya.
Shah Shahieza Sherly