Kolaborasi Mahasiswa KKN dan Masyarakat dalam Menciptakan Lingkungan Bersih dan Kreatif

Kolaborasi Mahasiswa KKN dan Masyarakat dalam Menciptakan Lingkungan Bersih dan Kreatif

: Minggu, 26 Juli 2026 : Lengkong Kulon

Latar belakang kegiatan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan untuk membangun hubungan harmonis sekaligus memberikan kontribusi nyata melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat. Salah satu nilai yang penting untuk ditanamkan dalam kehidupan bermasyarakat adalah budaya gotong royong, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, serta semangat kebersamaan dalam setiap kegiatan sosial.

Dalam rangka mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, mahasiswa KKN bersama masyarakat Kampung Jawara melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar. Selain itu, mahasiswa juga turut berpartisipasi dalam membantu ibu-ibu RT 01 membuat kostum karnaval berbahan daur ulang sebagai persiapan menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mempersiapkan perlengkapan karnaval, tetapi juga menjadi media edukasi mengenai pentingnya pemanfaatan kembali barang bekas menjadi karya yang bernilai guna dan bernilai seni.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk partisipasi aktif mahasiswa KKN dalam mendukung kegiatan kemasyarakatan serta memperkuat hubungan dengan warga setempat. Gotong royong menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap kebersihan lingkungan, sedangkan pendampingan pembuatan kostum bertujuan mendukung kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan bahan daur ulang sebagai alternatif yang ramah lingkungan. Selain menghasilkan kostum yang menarik, kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai pentingnya mengurangi limbah melalui konsep penggunaan kembali barang bekas.


Tujuan kegiatan

  1. Menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
  2. Menciptakan lingkungan Kampung Jawara yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
  3. Mempererat hubungan silaturahmi serta kerja sama antara mahasiswa KKN dengan masyarakat.
  4. Mendukung persiapan kegiatan karnaval dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
  5. Meningkatkan kreativitas masyarakat melalui pemanfaatan bahan daur ulang menjadi kostum yang menarik dan bernilai guna.
  6. Menanamkan kesadaran kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah dan penerapan konsep daur ulang dalam kehidupan sehari-hari.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  • seluruh Mahasiswa KKN kelompok Lengkong Kulon 
  • warga kampung Jawara khususnya bapak-bapak
  • ibu-ibu RT 01
  • Ketua RT beserta pengurus lingkungan.


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

Kegiatan gotong royong memberikan dampak positif terhadap kondisi lingkungan Kampung Jawara yang menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Partisipasi aktif masyarakat bersama mahasiswa menunjukkan bahwa budaya gotong royong masih menjadi nilai penting dalam menjaga lingkungan.

Sementara itu, kegiatan pendampingan pembuatan kostum berbahan daur ulang memberikan manfaat dalam meningkatkan kreativitas masyarakat, khususnya ibu-ibu RT 01, dalam memanfaatkan barang-barang bekas menjadi karya yang memiliki nilai estetika. Kegiatan ini juga menjadi bentuk edukasi sederhana mengenai pentingnya mengurangi sampah melalui pemanfaatan kembali material yang masih layak digunakan. Di samping manfaat tersebut, interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung mampu mempererat hubungan kekeluargaan antara mahasiswa KKN dan masyarakat sehingga tercipta kerja sama yang baik dalam pelaksanaan program-program berikutnya.


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Kegiatan diawali sejak pagi hari dengan mengikuti gotong royong bersama warga Kampung Jawara. Mahasiswa KKN bersama masyarakat membersihkan jalan lingkungan, menyapu area sekitar permukiman, mengumpulkan sampah, serta merapikan beberapa titik yang memerlukan perhatian agar lingkungan menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman. Seluruh kegiatan dilakukan secara bersama-sama dengan penuh semangat, mencerminkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan.

Setelah kegiatan gotong royong selesai, mahasiswa KKN dan warga melaksanakan makan bersama sebagai bentuk kebersamaan sekaligus mempererat hubungan silaturahmi. Momen tersebut dimanfaatkan untuk saling berbincang, bertukar pengalaman, serta membangun komunikasi yang lebih akrab antara mahasiswa dan masyarakat sehingga tercipta hubungan yang harmonis dalam mendukung pelaksanaan program-program KKN.

Pada malam hari setelah salat Magrib, mahasiswa KKN melanjutkan kegiatan dengan membantu ibu-ibu RT 01 dalam proses pembuatan kostum karnaval berbahan daur ulang sebagai persiapan menyambut peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan diselenggarakan pada tanggal 16 Agustus. Berbagai bahan bekas seperti plastik, kardus, kain sisa, dan material lainnya diolah menjadi kostum yang kreatif dan memiliki nilai estetika. Mahasiswa turut membantu dalam proses pemilihan bahan, penyusunan desain, pemotongan, perakitan, hingga tahap penyelesaian kostum. Suasana kegiatan berlangsung penuh antusiasme dan kerja sama, di mana mahasiswa dan masyarakat saling bertukar ide serta berkolaborasi untuk menghasilkan kostum yang menarik sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya pemanfaatan kembali bahan bekas sebagai upaya mengurangi limbah dan menjaga kelestarian lingkungan.


Dokumentasi

gotong royong bersama warga

 

membantu ibu-ibu membuat baju karnaval dari barang daur ulang 

 

Penutup

Kegiatan gotong royong, makan bersama, dan pendampingan pembuatan kostum berbahan daur ulang telah terlaksana dengan baik berkat partisipasi aktif seluruh mahasiswa KKN dan masyarakat Kampung Jawara. Melalui kegiatan ini, tidak hanya tercipta lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, tetapi juga terbangun hubungan yang semakin erat antara mahasiswa dan warga melalui semangat kebersamaan, kerja sama, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Pendampingan pembuatan kostum dari bahan daur ulang juga memberikan pengalaman positif bagi masyarakat dalam mengembangkan kreativitas sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan kembali barang bekas sebagai upaya mengurangi limbah. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga mampu memperkuat budaya gotong royong, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam setiap kegiatan sosial dan pembangunan di lingkungan Kampung Jawara.

Penulis

Alfiah Fathinah Zayyan

Alfiah Fathinah Zayyan

S1-Manajemen