LAPORAN KKN KEL.NUSA JAYA - KEC.KARAWACI

LAPORAN KKN KEL.NUSA JAYA - KEC.KARAWACI

: Kamis, 31 Juli 2025 : Nusa Jaya

Latar belakang kegiatan

Kelurahan Nusa Jaya merupakan salah satu kelurahan yang berada di Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Secara administratif, Kelurahan Nusa Jaya terbagi ke dalam 12 Rukun Warga (RW) dan 40 Rukun Tetangga (RT) dengan jumlah penduduk sekitar ± 15.700 jiwa (berdasarkan data tahun 2022). Lokasi kelurahan ini cukup strategis karena berada di wilayah perkotaan dengan akses menuju pusat Kota Tangerang yang relatif mudah.

Penduduk Kelurahan Nusa Jaya didominasi oleh masyarakat dengan latar belakang beragam, mulai dari pekerja sektor informal, pedagang, karyawan pabrik, hingga pegawai swasta. Tingkat heterogenitas ini menjadikan Nusa Jaya sebagai salah satu kelurahan yang cukup dinamis dalam kegiatan sosial dan ekonomi.

Beberapa kegiatan dan program yang telah berjalan di Kelurahan Nusa Jaya antara lain:

  1. Posyandu dan PKK yang aktif dalam bidang kesehatan dan pemberdayaan perempuan.
  2. Karang Taruna yang berperan dalam pengembangan kegiatan kepemudaan.
  3. Program Bank Sampah dan kerja bakti rutin untuk menjaga kebersihan lingkungan.
  4. UMKM lokal seperti usaha kuliner, kerajinan, dan jasa, yang mulai berkembang namun masih menghadapi keterbatasan dalam pemasaran digital.

Meskipun memiliki potensi yang cukup besar, masyarakat Kelurahan Nusa Jaya masih menghadapi beberapa permasalahan, antara lain:

  1. Aspek sosial: kurangnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya pendidikan non-formal, pengelolaan kesehatan keluarga, dan peran aktif dalam kegiatan kemasyarakatan.
  2. Aspek ekonomi: masih rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam mengembangkan UMKM serta keterbatasan akses terhadap pelatihan kewirausahaan.
  3. Aspek lingkungan: permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga, drainase yang kurang memadai, serta kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan penghijauan lingkungan yang masih perlu ditingkatkan.

Pelaksanaan KKN di Kelurahan Nusa Jaya memiliki tujuan sebagai berikut:

  1. Tujuan Sosial
    • Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
    • Memberikan edukasi tentang kesehatan, pendidikan, dan pentingnya kolaborasi antar warga.
    • Mendorong semangat gotong royong dan solidaritas di lingkungan kelurahan.
  2. Tujuan Ekonomi
    • Mendukung pengembangan UMKM lokal melalui pelatihan kewirausahaan dan pemasaran digital.
    • Memberikan pendampingan terkait manajemen usaha sederhana.
    • Membuka wawasan masyarakat tentang peluang ekonomi kreatif.
  3. Tujuan Lingkungan
    • Mengajak masyarakat lebih peduli pada kebersihan dan keindahan lingkungan.
    • Mendukung pengelolaan sampah melalui sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
    • Memberikan edukasi tentang pentingnya penghijauan dan pengelolaan ruang terbuka hijau.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Penjelasan detail dari pertiap kegiatan / proker yang dilakukan:

 

Proker 1 - Edukasi Paud : Mengapa Edukasi ini dilakukan ? Kegiatan edukasi PAUD dilakukan karena anak usia dini merupakan fase penting dalam perkembangan kognitif, sosial, emosional, dan motorik. Di Kelurahan Nusa Jaya, masih banyak anak yang membutuhkan bimbingan belajar, pembiasaan perilaku positif, serta stimulasi kreatif agar tumbuh kembangnya optimal. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat membantu guru dan orang tua dalam memberikan pendidikan dasar yang menyenangkan dan bermanfaat.

Nama Kegiatan : Edukasi Kreatif Anak Usia Dini

Waktu Pelaksanaan : Seminggu 2x pada hari Selasa dan Kamis

Tempat Pelaksanaan : PAUD Melati Rw 12 Kelurahan Nusajaya Kecamatan Karawaci 

Narasumber : Mahasiswa/i KKN UMT

Audiens kegiatan : Audiencenya adalah anak-anak usia dini (3–6 tahun) yang berada di Kelurahan Nusa Jaya.

Bagaimana cara mengikuti agenda ini : Kegiatan dapat diikuti dengan cara:

  • Anak-anak hadir di PAUD/TK atau tempat kegiatan yang sudah ditentukan.
  • Kegiatan disusun dalam bentuk belajar sambil bermain seperti bercerita, menggambar, mewarnai, menyanyi, permainan edukatif, serta edukasi tentang kebersihan dan sopan santun.
  • Mahasiswa KKN berkolaborasi dengan guru PAUD dan orang tua untuk menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan.
  • Alasan Kebutuhan Kegiatan: Penjelasan mengenai urgensi atau kebutuhan masyarakat terhadap kegiatan yang dilakukan.
  • Dampak Positif: Penjelasan tentang potensi perubahan positif yang dapat dicapai melalui kegiatan ini.
  • Keterkaitan dengan Program KKN: Menghubungkan dengan tujuan dan sasaran dari program KKN yang lebih luas, serta bagaimana kegiatan ini dapat membantu mencapai tujuan tersebut.

Proker 2 - Edukasi SD : Mengapa Edukasi ini dilakukan : Kegiatan edukasi untuk siswa Sekolah Dasar dilakukan karena pada tahap usia ini anak sedang berada dalam masa perkembangan intelektual dan karakter. Banyak siswa yang membutuhkan pendampingan tambahan dalam belajar, penguatan karakter, serta pembiasaan disiplin dan literasi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN dapat membantu meningkatkan motivasi belajar anak, memberikan pemahaman tentang pentingnya pendidikan, serta membangun kebiasaan positif sejak dini.

Nama Kegiatan : UMKM CILIK (Usaha Mandiri Kecil Menabung Ceria, Inovatif, Lincah, Inspiratif, Kreatif)

Hari / Tanggal : Selasa, 28 Juli 2025

Tempat Pelaksanaan : SDN Karawaci Baru 1 Kelurahan Nusa Jaya

Narasumber : Mahasiswa/i KKN UMT

Audiens Kegiatan : Audiencenya adalah siswa/i Sekolah Dasar kelas 5 di Kelurahan Nusa Jaya.
Alasan pemilihan audiens ini:

  • Anak SD berada pada masa transisi penting dalam pendidikan formal.
  • Mereka perlu bimbingan tambahan dalam belajar, literasi, numerasi, serta pendidikan karakter.
  • Edukasi di usia SD akan berpengaruh besar pada kesiapan anak untuk jenjang pendidikan selanjutnya.

Bagaimana cara mengikuti agenda ini :

  • Siswa mengikuti kegiatan melalui pembelajaran tambahan di sekolah atau di lokasi yang ditentukan.
  • kegiatan seru seperti membuat produk sederhana, simulasi jual beli, dan praktik menabung, siswa diajak menjadi pribadi yang kreatif, mandiri, dan bertanggung jawab. Program ini juga mengajarkan pentingnya inovasi dan kerja sama, sekaligus membentuk karakter hemat, percaya diri, serta peduli terhadap perkembangan ekonomi di lingkungan sekitarnya.
  • Mahasiswa KKN berperan sebagai fasilitator, bekerja sama dengan guru dan orang tua dalam pelaksanaannya.
     

Alasan Kebutuhan Kegiatan: Masyarakat Kelurahan Nusa Jaya memiliki kebutuhan akan pendampingan belajar tambahan bagi siswa SD, terutama karena keterbatasan waktu orang tua yang mayoritas bekerja, serta kurangnya fasilitas pendukung pembelajaran di rumah. Kegiatan ini hadir sebagai solusi untuk membantu anak-anak tetap semangat belajar, memperkuat kemampuan literasi dan numerasi, serta menanamkan karakter disiplin dan rasa percaya diri.

Dampak Positif: 

  • Bagi siswa SD: menumbuhkan jiwa kreatif, disiplin, dan rasa percaya diri sejak dini yang nantinya dapat menjadi bekal dalam berwirausaha atau mendukung usaha keluarga.
  • Bagi sekolah: terbentuknya budaya literasi dan kreativitas yang dapat mengembangkan potensi anak untuk berpikir inovatif.
  • Bagi masyarakat: anak-anak di usia dini mulai dikenalkan dengan nilai-nilai kemandirian, tanggung jawab, dan pentingnya peran UMKM dalam kehidupan sehari-hari (misalnya melalui cerita tentang usaha kecil, permainan simulasi jual beli sederhana).

Kegiatan edukasi SD ini berhubungan erat dengan tema penguatan UMKM karena:

  • Pendidikan karakter sejak dini → menyiapkan generasi muda yang kreatif, mandiri, dan inovatif sehingga di masa depan dapat menjadi pelaku atau pendukung UMKM.
  • Penguatan literasi dan numerasi → menjadi dasar penting bagi anak-anak untuk memahami konsep jual-beli, perhitungan sederhana, serta komunikasi yang baik dalam dunia usaha.
  • Sosialisasi nilai kewirausahaan secara sederhana → mengenalkan anak SD pada keterampilan dasar seperti menabung, mengenal uang, hingga simulasi usaha kecil, yang merupakan fondasi penguatan UMKM di tingkat masyarakat.

 Proker 3 - Edukasi SMP : Penjelasanan 5W1H 

  1. Mengapa Edukasi ini dilakukan : Kegiatan ini dilakukan karena maraknya pengaruh negatif di kalangan remaja, seperti pergaulan bebas, narkoba, tawuran, dan penyimpangan perilaku yang dapat merusak masa depan generasi muda. Siswa SMP termasuk dalam kelompok usia rawan, sehingga perlu diberikan edukasi, pemahaman, dan pendampingan agar mampu menjaga diri, membangun karakter positif, serta memiliki kesadaran untuk menjauhi perilaku menyimpang.
  2. Nama Kegiatan : BERSAMA LINDUNGI GENERASI "Cegah LGBT, Tawuran, Narkoba, dan Pergaulan Bebas
  3. Waktu/Tanggal : Kamis, 31 Juli 2025
  4. Temapat Pelaksanaan : SMP Bhakti Pertiwi Kelurahan Nusa Jaya
  5. Narasumber 1 : Bapak Deny (Binamas Kel.Nusa jaya)
  6. Narasumber 2 : Mahasiswa/i KKN UMT 
  7. Audiens Kegiatan : Audiensnya adalah siswa/i SMP Bhakti Pertiwi Kelas 7 dan 8
    Alasan pemilihan audiens ini:
  • Remaja SMP berada dalam fase pencarian jati diri dan sangat rentan terpengaruh oleh lingkungan negatif.
  • Mereka perlu dibekali pengetahuan dan nilai moral sejak dini agar dapat mengambil keputusan yang benar dalam pergaulan.
  • Dengan melibatkan siswa SMP, diharapkan mereka dapat menjadi generasi yang kuat, sehat, dan berkarakter baik, serta menjadi teladan bagi teman sebayanya.
  1. Bagaimana Cara Mengikuti Agenda ini : 
  • Siswa mengikuti kegiatan secara langsung di aula/ruang pertemuan SMP Bhakti Pertiwi.
  • Metode penyampaian berupa:
    • Sosialisasi interaktif (materi, diskusi, tanya jawab).
    • Pemutaran video/short movie edukasi.
    • Simulasi atau role play tentang dampak negatif pergaulan bebas, narkoba, tawuran, dan LGBT.
    • Games edukatif untuk menarik perhatian peserta.
  • Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN bekerja sama dengan pihak sekolah dan narasumber terkait (misalnya dari BNN, kepolisian, atau tokoh masyarakat).
  1. Alasan Kebutuhan Kegiatan : Remaja usia SMP merupakan kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh negatif lingkungan, seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, tawuran, dan perilaku menyimpang lainnya. Pada fase ini, mereka sedang dalam masa pencarian jati diri sehingga sangat mudah dipengaruhi oleh media sosial, lingkungan pertemanan, maupun budaya luar yang tidak selalu sesuai dengan norma masyarakat.
  2. Dampak Positif : 
  • Memiliki pemahaman lebih baik tentang bahaya LGBT, narkoba, tawuran, dan pergaulan bebas.
  • Tumbuh kesadaran untuk menjaga diri, memilih lingkungan pergaulan yang sehat, serta berani menolak ajakan negatif.
  • Terbentuknya karakter remaja yang disiplin, berakhlak, dan memiliki tanggung jawab terhadap masa depannya.
  1. Kegiatan sosialisasi di SMP ini sangat relevan dengan tujuan pelaksanaan KKN, yaitu memberikan kontribusi nyata mahasiswa kepada masyarakat dalam bentuk pemberdayaan, edukasi, dan pembinaan generasi muda.

Aspek Sosial 

  1. Membantu sekolah dan orang tua dalam membentuk karakter remaja yang berakhlak, bertanggung jawab, dan menjauhi perilaku menyimpang.
  2. Meningkatkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan.

Aspek Pendidikan

  1. Menguatkan fungsi pendidikan di luar kelas melalui sosialisasi, diskusi, dan simulasi tentang bahaya LGBT, narkoba, tawuran, dan pergaulan bebas.
  2. Mendukung program pembinaan karakter di SMP Bhakti Pertiwi.

Aspek Lingkungan Masyarakat

  1. Menciptakan lingkungan sekolah dan masyarakat yang lebih aman, tertib, dan kondusif.
  2. Mengurangi potensi konflik sosial yang diakibatkan kenakalan remaja atau penyalahgunaan narkoba.

Proker 4 - Seminar & Workshop - UMKM Go Digital

  1. Alasan Memilih Kegiatan tersebut

Sesi Seminar:
Seminar dilakukan untuk memberikan wawasan teoretis dan inspirasi kepada para pelaku UMKM tentang pentingnya transformasi digital di era modern. Banyak pelaku usaha kecil yang belum memahami manfaat digitalisasi, seperti pemasaran online, penggunaan QRIS, dan media sosial sebagai sarana branding.

Sesi Workshop:
Workshop dilakukan sebagai pendampingan praktis agar para pelaku UMKM dapat langsung mempraktikkan materi yang diperoleh dalam seminar. Melalui sesi ini, peserta diajarkan langkah teknis, seperti membuat akun media sosial usaha, mendesain konten sederhana, menggunakan marketplace, serta mengelola pembayaran digital.

  1. Nama Kegiatan : 

Sesi Seminar:
Acara seminar berjudul “Strategi Kampanye Promosi UMKM Yang Efektif di Era Digital” dengan Narasumber Ibu Raden Nita Rohmatunisa M.I.Kom Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Tangerang , berisi materi motivasi, sharing pengalaman sukses, dan pemahaman umum mengenai peluang bisnis digital.

Sesi Workshop:
Acara workshop pertama berjudul “Shoot It Right! Pelatihan Foto Produk Umkm Yang Bikin Dagangan Di Lirik” dengan Narasumber Ibu Korry El Yana M.I.Kom Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Tangerang , yang berfokus pada pelatihan teknis seperti Fotografi produk menggunakan kamera hanphone, agar mengetahui bagaimana caranya produk tersebut bisa lebih menarik ketika di foto, Acara workshop kedua berjudul “ Canva-in aja! Pelatihan Desain Konten Kece Buat Jualan Laris” dengan Narasumber Ibu Citra DNA - Duta Canva Indonesia, yang berfokus pada pelatihan editing kemasan produk UMKM menggunakan aplikasi Canva.

  1. Waktu & Tempat Pelaksanaan : Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 9 Agustus 2025. Bertempat di Aula Kelurahan Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.
  • Seminar: pagi/siang hari (±2 jam).
  • Workshop: siang/sore hari setelah seminar (±3 jam).
  • Audiens Kegiatan Seminar : Audiensnya adalah pelaku UMKM di Kelurahan Nusa Jaya, meliputi pedagang kuliner, pengrajin, jasa, dan usaha rumahan dengan jumlah 20 Peserta UMKM yang mengikuti kegiatan ini sebagai berikut:
  1. Dewi Rahmah sebagai pedagang UMKM pada bidang Jasa
  2. Raidi Permana sebagai pedagang UMKM pada bidang Jasa
  3. Asep Saepudin sebagai pedagang UMKM  pada bidang Perdagangan
  4. Mintarsih sebagai pedagang UMKM pada bidang Kuliner
  5. Bu Khoirul sebagai pedagang UMKM pada bidang Jasa
  6. Bu Fatihatur sebagai pedagang UMKM pada bidang Kuliner
  7. Miarose sebagai pedagang UMKM pada bidang Jasa
  8. Wati Rustinah sebagai pedagang UMKM pada bidang Kuliner
  9. Rejeki Gea sebagai pedagang UMKM pada bidang Jasa 
  10. Khibarig Gulo sebagai pedagang UMKM pada bidang Kuliner
  11. Eko Sulistyorini sebagai pedagang UMKM pada bidang Kuliner
  12. Liauw Florentina sebagai pedagang UMKM pada bidang Jasa
  13. Wivina Suminta sebagai pedagang UMKM pada bidang Jasa
  14. Ferryansyah sebagai pedagang UMKM  pada bidang Kuliner
  15. Bu Ikhwan sebagai pedagang UMKM pada bidang Jasa
  16. Ana Purwanti sebagai pedagang UMKM pada bidang Kuliner
  17. Yumita.S sebagai pedagang UMKM pada bidang Fashion
  18. Ria Sarijariah sebagai pedagang UMKM pada bidang Kuliner
  19. Iriawati sebagai pedagang UMKM pada bidang Kuliner
  20. Nurhani Hamzah sebagai pedagang UMKM pada bidang Kuliner

Bagaimana Mengikuti Kegiatan ini : 

  1. Peserta mendaftar melalui undangan resmi dari kelurahan atau pendaftaran di posko KKN.
  2. Peserta hadir langsung di lokasi kegiatan (tatap muka).
  3. Sesi Seminar: peserta mendengarkan paparan materi, sharing, dan tanya jawab dengan narasumber.
  4. Sesi Workshop: peserta mengikuti praktik langsung (hands-on) dengan didampingi mahasiswa KKN, seperti foto produk menggunakan kamera handphone, belajar editing konten sederhana, hingga cara mengatur strategi promosi.
  5. Materi kegiatan dibagikan dalam bentuk modul singkat agar peserta bisa mempraktikkan kembali di rumah.
  • Alasan Kebutuhan Kegiatan: Penjelasan mengenai urgensi atau kebutuhan masyarakat terhadap kegiatan yang dilakukan.
  • Dampak Positif: Penjelasan tentang potensi perubahan positif yang dapat dicapai melalui kegiatan ini.
  • Keterkaitan dengan Program KKN: Menghubungkan dengan tujuan dan sasaran dari program KKN yang lebih luas, serta bagaimana kegiatan ini dapat membantu mencapai tujuan tersebut.

Proker 5 - Pasar Malam UMKM Street Festival

  1. Alasan Mengadakan Kegiatan Ini : 

1. Pemberdayaan UMKM Lokal : Pasar malam UMKM merupakan tempat strategis untuk memberdayakan pelaku usaha kecil dan menengah. Melalui KKN:

  1. Mahasiswa dapat membantu promosi produk UMKM.
  2. Memberikan pelatihan manajemen usaha, pemasaran digital, dan literasi keuangan.
  3. Membantu UMKM meningkatkan daya saing dan profesionalisme.

2. Mendukung Perekonomian Warga RW.012 : Pasar malam sering menjadi sumber pendapatan utama bagi sebagian warga. Kegiatan KKN di tempat ini dapat:

  1. Meningkatkan jumlah pengunjung pasar malam melalui kegiatan promosi atau event.
  2. Mendorong perputaran ekonomi lokal.

3. Penerapan Ilmu di Lapangan :Mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu bisa mengaplikasikan keahliannya secara nyata, seperti:

  1. Mahasiswa ekonomi: membantu pembukuan UMKM.
  2. Mahasiswa komunikasi: membuat media promosi.
  3. Mahasiswa teknik: mendesain stan atau alat bantu.

4. Penguatan Relasi Sosial : Melalui interaksi langsung dengan warga dan pelaku UMKM, mahasiswa dapat:

  1. Belajar tentang dinamika sosial masyarakat.
  2. Menumbuhkan empati dan rasa tanggung jawab sosial.
  3. Membantu mempererat hubungan antar rwarga RW.012.

5. Mendukung Program Pemerintah Daerah : Pasar malam dan UMKM sering menjadi fokus pemberdayaan dari pemerintah kelurahan/kecamatan. KKN ini bisa menjadi bentuk:

  1. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah setempat.
  2. Dukungan terhadap program pembangunan berbasis masyarakat.

6. Memberikan Pengalaman Nyata bagi Mahasiswa : KKN di lokasi aktif seperti pasar malam membuat mahasiswa:

  1. Terlibat langsung dalam dinamika ekonomi dan sosial.
  2. Mengembangkan soft skill seperti komunikasi, kepemimpinan, dan problem solving.
  3. Mengenal realita kehidupan masyarakat dari berbagai latar belakang.

7. Potensi Pengembangan dan Inovasi : Pasar malam sebagai ruang ekonomi informal punya banyak potensi yang bisa dikembangkan:

  1. Digitalisasi transaksi (menggunakan QRIS, misalnya).
  2. Branding produk lokal.
  3. Pengelolaan sampah dan kebersihan pasar malam.
  1. Nama Kegiatan : Pasar Malam UMKM RW.012 Kelurahan Nusa Jaya
  2. Hari/Tanggal : Jum’at, 15 Agustus 2025
  3. Tempat Pelaksanaan : Lapangan Depan SMK Bhakti Pertiwi 
  4. Audiens kegiatan : Audiens nya adalah pelaku UMKM warga lokal khusus RW.012, dengan jumlah 8 peserta UMKM yang mengikuti kegiatan ini sebagai berikut:
  1. Hastin Saraswati dengan produk UMKM Donat, Kue basah, dan Es teh
  2. Iip dengan produk UMKM Siomay
  3. Sumiyati dengan produk UMKM Papeda, baso goreng
  4. Sindi Febriyanti dengan produk UMKM Mie chili oil, Roti bakar, Otak-otak, Basreng chili oil
  5. Riaqy Nur Hidayah dengan produk UMKM Bakso
  6. Tri Rahayu dengan produk UMKM Desert
  7. Herliawati dengan produk UMKM Gorengan 
  8. Dewi Karwati dengan produk UMKM Bubur sumsum candil
  1. Bagaimana Mengikuti Kegiatan ini :

Langkah-langkah:

  1. Daftar ke panitia penyelenggara (biasanya pengurus RW atau tim KKN).
  2. Isi formulir pendaftaran peserta UMKM, yang biasanya mencakup:
    1. Nama UMKM :
    2. Jenis produk/jasa : 
    3. Kontak :
    4. Kebutuhan stan (meja, listrik, dll.) :
  3. Hadir saat hari H dan setting stan sesuai ketentuan.
  4. Ikuti teknis acara: jam buka, penataan barang, promosi, dsb.

7) Dampak Positif : 

1. Meningkatkan Pendapatan Masyarakat

  • Memberi wadah bagi pelaku usaha kecil untuk berjualan dan memperoleh penghasilan tambahan.
  • Menarik konsumen lokal dan luar untuk berbelanja produk UMKM.

2. Mendorong Pertumbuhan UMKM

  • Menjadi sarana promosi produk lokal.
  • UMKM dapat menguji pasar, mendapat feedback, dan memperbaiki produk mereka.

6. Mendorong Kreativitas dan Inovasi

  • Pelaku UMKM terdorong untuk terus meningkatkan kualitas produk dan layanan.
  • Anak muda bisa menunjukkan kreativitas dalam bentuk seni, kuliner, kerajinan, dll.

8) Keterkaitan dengan Program KKN 

  • Memberikan solusi nyata pada kebutuhan masyarakat.
  • Menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar dari masyarakat dan menerapkan keilmuannya.
  • Mendorong keberlanjutan kegiatan ekonomi lokal yang bisa bertahan setelah KKN selesai.


Tujuan kegiatan

Tujuan Umum

Memberikan kontribusi nyata mahasiswa kepada masyarakat Kelurahan Nusa Jaya melalui program-program edukasi, pembinaan karakter, serta pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis UMKM agar tercipta masyarakat yang lebih berdaya, mandiri, dan sejahtera dalam aspek sosial, pendidikan, dan ekonomi.

Tujuan Khusus Per Proker

1. Proker Edukasi PAUD

  • Menstimulasi perkembangan kognitif, motorik, sosial, dan emosional anak usia dini.
  • Membiasakan anak pada perilaku positif, seperti menjaga kebersihan dan disiplin.
  • Memberikan suasana belajar yang menyenangkan dengan metode belajar sambil bermain.

2. Proker Edukasi SD

  • Meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, dan kreativitas siswa.
  • Membentuk karakter disiplin, percaya diri, dan mandiri sejak dini.
  • Mengenalkan nilai kewirausahaan sederhana agar anak terbiasa dengan konsep menabung, berdagang, dan usaha kecil.

3. Proker Edukasi SMP (Tema: BERSAMA LINDUNGI GENERASI – Cegah LGBT, Tawuran, Narkoba, dan Pergaulan Bebas)

  • Memberikan pemahaman kepada siswa SMP tentang bahaya pergaulan bebas, narkoba, tawuran, dan LGBT.
  • Membentuk kesadaran remaja untuk memilih pergaulan yang sehat dan berakhlak.
  • Membekali siswa dengan keterampilan menolak ajakan negatif melalui simulasi, diskusi, dan edukasi interaktif.
     

4. Proker Seminar & Workshop UMKM Go Digital

  • Sesi Seminar
  1. Dengan judul : Strategi Kmpanye Promosi UMKM yang Efektif
  2. Narasumber :  Ibu Raden Nita Rohmatunisa M.I.Kom , Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Tangerang.
  3. Materi yang disampaikan diantaranya: 
  4. Problem Steatment : Mengapa promosi masih jadi masalah untuk UMKM? , Karena Kurangnya Pengetahuan Digital Marketing, Terbatasnya Anggaran Promosi, Konten yang Kurang Menarik, Kurang Konsistensi, Persaingan yang Ketat, Kurangnya Pemahaman Target Pasar, Keterbatasan SDM.
  5. UMKM Go Digital : Tranformasi dari offline dan online menggabungkan keduanya
  6. Strategi Kampanye Efektif : Langkah strategis membuat strategi kampanye yang efektif
  7. UMKM Sebagai Tulang punggung perekonomian Indonesia, 2025 tercatat UMKM di Indonesia mencapai 64 juta unit usaha, namun UMKM mengeluh karena omzet yang mereka dapatkan menurun akibat daya beli yang lemah, pemerintah merespon UMKM lemah dalam memanfaatkan teknologi digital.
  8. UMKM Go Digital baru tercapai -+ 30%, namun laporan dari INDEF( Institute For Development of Economics and Finance) Digitalisasai mendorong lonjakan omzet dengan rata rata tahunan hingga 50% dan sekitar  11,9% UMKM bahkan mencatat kenaikan omzet >50%-100% dibanding saat mulai usaha
  9. Problem Steatment Digital Promotion, terutama pada Alokasi dana sering dianggap bukan prioritas, Banyak UMKM belum melek teknologi/pemasaran online, dan tidak semua pelaku UMKM punya pengetahuan promosi/branding
  10. Para UMKM bisa menggunakan pembayaran melalui  Cashless (QRIS, bank transfer, e-wallet), tempat penjualan bisa menggunakan  Digital Selling Channels (E-Commerce, WhatsApp Business), dan menggunakan media promosi seperti instagram, whatsapp, youtub, tik tok, facebook, banner atau brosur.
  11. Point Penting Promosi Digital : Visual & Storytelling lebih efektif dari pada teks promosi biasa, Situation Analysis, Setting Objektives, Indetifikasi dan Segmentasi Audiens, Pemilihan Pesan dan Narasi Kampanye, Monitoring dan Evaluasi, Execution, Perencanaan aktivitas da Timeline, Pemilihan Media dan Aktivitas Online
  12. Conclusion :  Strategi kampanye promosi yang efektif membantu UMKM menarik pembeli dan meningkatkan penjualan, Kuncinya adalah kenali target pasar, gunakan media sosial untuk promosi, tampilkan foto produk yang menarik, dan manfaatkan pembayaran digital serta marketplace.  
  • Sesi Workshop :
  1. Dengan judul : Shoot It Right! Pelatihan Foto Produk Umkm Yang Bikin Dagangan Di Lirik.
  2. Nrasumber :  Ibu Korry El Yana M.I.Kom Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Tangerang,
  3. Materi yang disampaikan: praktik secara langsung Fotografi Produk menggunakan handphone, agar mengetahui bagaimana caranya produk tersebut bisa lebih menarik ketika di foto   
  4. Dengan judul :  Canva-in aja! Pelatihan Desain Konten Kece Buat Jualan Laris
  5. Narasumber : Ibu Citra DNA - Duta Canva Indonesia
  6. Materi yang di sampaikan : Pengenalan Canva dan Praktik secara langsung bagaimana cara mengedit, membuat logo produk, membuat desain konten agar lebih kece dan bisa membuat jualan menjadi menarik,  

5. Proker Pasar Malam UMKM Nusa Jaya

  • Menjadi wadah promosi dan penjualan produk UMKM lokal.
  • Memberikan pengalaman langsung bagi pelaku UMKM dalam memperluas jaringan konsumen.
  • Menggerakkan perekonomian masyarakat Kelurahan Nusa Jaya melalui kegiatan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
  • Menumbuhkan semangat gotong royong, kebersamaan, dan rasa bangga masyarakat terhadap produk lokal.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  • Pihak Penyusun Program :

Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang sebagai penyusun sekaligus pelaksana program.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang memberikan arahan, bimbingan, serta evaluasi terhadap kegiatan.

Panitia internal KKN yang mengatur teknis pelaksanaan kegiatan.
 

  • Masyarakat Setempat :

Tokoh masyarakat dan aparat desa/kelurahan yang memberikan izin, dukungan, serta arahan dalam pelaksanaan kegiatan.

Warga sekitar yang berpartisipasi secara langsung dalam kegiatan, baik sebagai peserta, panitia lokal, maupun pendukung teknis.

Anak-anak, remaja, hingga orang tua yang ikut serta dalam berbagai program edukasi, sosialisasi, maupun kegiatan sosial.
 

  • Pihak Pendukung dan Mitra :

Pemerintah Desa/Kelurahan yang membantu dari segi fasilitas maupun koordinasi.

Lembaga pendidikan (PAUD, SD, SMP) yang menjadi tempat pelaksanaan program edukasi.

Pihak sponsor atau donatur (jika ada) yang memberikan dukungan berupa dana, fasilitas, atau perlengkapan kegiatan.

  • Karang taruna RW12 yang ikut serta dalam mendukung keberlangsungan program.
     


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

  1. Dampak Sosial

    • Terjadi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan, kesehatan, dan kebersihan lingkungan.
    • Masyarakat lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial, gotong royong, serta mendukung program-program pembangunan desa.
    • Terbentuknya hubungan yang lebih erat antara mahasiswa, aparat desa, dan masyarakat, sehingga meningkatkan solidaritas dan rasa kebersamaan.
       
  2. Dampak Ekonomi

    • Adanya dorongan bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha kecil menengah (UMKM) dengan memanfaatkan potensi lokal.
    • Peningkatan keterampilan masyarakat melalui pelatihan/edukasi yang berhubungan dengan wirausaha.
    • Memberi peluang terciptanya lapangan pekerjaan baru, meskipun bersifat sederhana, dari adanya kegiatan yang melibatkan masyarakat.
       
  3. Dampak Lingkungan

    • Lingkungan menjadi lebih bersih melalui kegiatan kebersihan, penghijauan, atau pengelolaan sampah.
    • Meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
    • Tantangan yang muncul adalah keberlanjutan program pasca-KKN, sehingga perlu adanya tindak lanjut dari masyarakat setempat agar dampak positif tetap terjaga.


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

  1. Proker 1 - Edukasi Paud 
  • Proses Persiapan: Tim KKN berkoordinasi dengan guru PAUD Melati, menyusun materi belajar sambil bermain (mewarnai, bercerita, bernyanyi), serta menyiapkan alat tulis dan media gambar.
  • Pelaksanaan Kegiatan: Kegiatan dilaksanakan 2x seminggu (Selasa dan kamis). Anak-anak mengikuti sesi interaktif dengan didampingi guru, mahasiswa, dan orang tua. Materi menekankan kebersihan diri, sopan santun, dan kreativitas.
  • Evaluasi dan Tantangan: Anak-anak sangat antusias, namun tantangan muncul saat menjaga fokus mereka. Solusi: kegiatan dibuat lebih variatif dengan metode permainan. Secara umum, kegiatan dinilai berhasil karena anak terlihat senang dan aktif.

 

  1. Proker 2 - Edukasi SD 
  • Proses Persiapan: Tim menyiapkan materi simulasi jual beli, alat peraga uang mainan, dan kegiatan praktek sederhana. Koordinasi dilakukan dengan wali kelas.
  • Pelaksanaan Kegiatan: Anak-anak mengikuti pembelajaran tambahan yang diisi dengan cerita kewirausahaan, simulasi jual beli, praktik menabung, dan membuat produk sederhana.
  • Evaluasi dan Tantangan: Siswa sangat tertarik karena belajar dengan cara bermain. Tantangan muncul pada keterbatasan waktu sekolah. Solusi: materi diringkas menjadi poin-poin utama. Kegiatan berhasil menumbuhkan rasa percaya diri siswa.

 

  1. Proker 3 – Edukasi SMP
  • Proses Persiapan: Tim KKN bekerja sama dengan guru BK, tokoh masyarakat, dan narasumber (kepolisian). Materi berupa slide ppt.
  • Pelaksanaan Kegiatan: Sosialisasi dilaksanakan di aula sekolah dengan metode ceramah interaktif, diskusi, games singkat dan tanya jawab.
  • Evaluasi & Tantangan: Tantangan utama adalah menjaga konsentrasi peserta karena jumlah siswa cukup banyak. Solusi: diselingi dengan games edukatif. Hasilnya, siswa lebih memahami bahaya narkoba, tawuran, dan pergaulan bebas.

 

  1. Proker 4 – Seminar UMKM
  • Proses Persiapan: Tim menyiapkan undangan, narasumber, materi presentasi, dan modul singkat. Koordinasi dilakukan dengan kelurahan serta komunitas UMKM.
  • Pelaksanaan Kegiatan: Seminar diadakan di aula kelurahan Nusa Jaya, berisi materi motivasi, sharing pengalaman, strategi branding, dan tanya jawab interaktif.
  • Evaluasi & Tantangan: Tantangan utama adalah sebagian peserta belum familiar dengan istilah digital marketing. Solusi: narasumber menggunakan bahasa sederhana dan contoh nyata. Hasilnya, peserta memperoleh wawasan baru tentang peluang digitalisasi usaha.

 

  1. Proker 5 – Workshop UMKM
  • Proses Persiapan: Tim menyiapkan laptop/HP peserta, aplikasi desain, koneksi internet, serta modul langkah teknis. Mahasiswa dibagi menjadi kelompok kecil untuk pendampingan.
  • Pelaksanaan Kegiatan:  Workshop Sesi 1 Judul: Shoot It Right! Pelatihan Foto Produk UMKM yang Bikin Dagangan Dilirik

Isi / Kegiatan: Workshop ini fokus pada fotografi produk khusus untuk UMKM. Peserta akan diajari teknik dasar mengambil foto produk supaya terlihat lebih menarik dan profesional. Materinya meliputi cara mengatur angle, pencahayaan, background, hingga tips sederhana agar foto produk bisa langsung dipakai untuk promosi online (misalnya di Instagram, marketplace, atau katalog). Tujuannya agar dagangan UMKM lebih mudah dilirik calon pembeli hanya dari visual fotonya.

  • Pelaksanaan Kegiatan:  Workshop Sesi 2 Judul: Canva-in Aja! Pelatihan Desain Konten Kece Buat Jualan Laris

Isi / Kegiatan: Workshop ini membahas desain konten promosi digital menggunakan aplikasi Canva. Peserta akan dilatih membuat konten visual yang menarik, seperti poster, flyer, konten Instagram, atau banner promosi. Materi juga mencakup cara memilih template, warna, font, hingga elemen desain yang sesuai dengan branding UMKM. Tujuannya supaya pelaku UMKM bisa menghasilkan desain promosi yang keren tanpa harus jago desain grafis, sehingga jualan lebih menarik perhatian pembeli.

  • Evaluasi & Tantangan: Perbedaan kemampuan teknologi antar peserta menjadi kendala. Solusi: mahasiswa mendampingi secara personal. Hasilnya, sebagian besar peserta berhasil membuat akun usaha online dan merasa lebih percaya diri mengelola bisnisnya.

 

  1. Proker 6 – Pasar Malam UMKM
  • Proses Persiapan: Panitia bersama warga menyiapkan lokasi, stand UMKM, listrik, serta koordinasi keamanan. Promosi dilakukan melalui media sosial dan selebaran.
  • Pelaksanaan Kegiatan: UMKM lokal memamerkan produk (kuliner dan kerajinan). Warga hadir meramaikan acara, disertai hiburan musik untuk menarik pengunjung.
  • Evaluasi & Tantangan: Tantangan utama adalah penumpukan sampah dan keterbatasan lahan parkir. Solusi: koordinasi dengan bank sampah dan penempatan petugas parkir. Secara umum, kegiatan sukses meningkatkan pendapatan UMKM dan mempererat kebersamaan masyarakat.


Dokumentasi

 

Penutup

Sebagai penutup, pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang Tahun 2025 di Kelurahan Nusajaya, Kecamatan Karawaci, merupakan wujud nyata dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus sarana implementasi ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan. Melalui rangkaian program yang telah dilaksanakan, kami berharap kontribusi yang sederhana ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran, partisipasi, serta semangat gotong royong di berbagai aspek kehidupan. Kami menyadari sepenuhnya bahwa kegiatan ini masih jauh dari sempurna, namun pengalaman berharga yang diperoleh telah menjadi pembelajaran penting bagi kami dalam memahami dinamika sosial di tengah masyarakat. Dengan demikian, kami berharap kerja sama dan silaturahmi yang telah terjalin dapat terus terjaga, sehingga hubungan baik antara mahasiswa, pihak kelurahan, serta masyarakat Nusajaya tetap harmonis dan dapat menjadi fondasi untuk kolaborasi yang lebih bermanfaat di masa mendatang.

Penulis

Syifa Tusyadiah Irfan

Syifa Tusyadiah Irfan

S1-Akuntansi